Disperindag Inhil Undi 62 Kios dan 152 Los Pasar Pagi

Bupati Inhil di dampingi Kadisperindag melakukan Pencabutan Undian untuk Alek, pedagang ayam di pasar pagi. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Bupati Inhil di dampingi Kadisperindag melakukan Pencabutan Undian untuk Alek, pedagang ayam di pasar pagi. Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Bertempat di Pasar Pagi Jalan Telaga biru Tembilahan di laksanakan pencabutan Undian bagi pedagang yang akan menempati Los pasar pagi sebanyak 214 Pedagang. Acara ini turut di hadiri Bupati Inhil H.M.Wardan, Kadis Perindag Kab. Inhil H.Pahrolrozy, MM, Camat Tembilahan dan beberapa pejabat Eselon di lingkungan PEMKAB Inhil serta Karyawan di lingkungan Dinas Perdagangan Kab. Inhil.

Dalam sambutannya Kadisperindag Inhil, H.Pahrolrozy Pencabutan undian ini di laksanakan bagi para pedagang, dan ini merupakan pusat penjualan kelontong. Bangunan ini terdiri 62 buah kios dan 152 los. Mantan kadishub dan kominfo inhil ini berpesan kepada Para penjual agar memanfaatkan tempat ini dengan sebaik-baiknya.

“yang menjadi peserta adalah pedagang bukan yang selama ini terdata sebagai pemilik tapi menyewakannya kepada orang lain sebagai tempat berdagang,” Tegas Pahrolrozy. (dro)




Prabowo Tunjuk Mahfud MD Jadi Ketua Tim Pemenangan

mohammad-mahfudJAKARTA – Koalisi besar yang mengusung bakal calon presiden (capres) dan wakil presiden (wapres) Prabowo Subianto-Hatta Radjasa, menunjuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sebagai Ketua tim pemenangan.

“Sebagai Ketua tim pemenangan, kami telah menunjuk Prof Mahfud MD. Kita sudah berbicara dengan beliau dan beliau sudah meminta pendapat dari para Kiai,” ujar Prabowo Subianto di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Menurut Prabowo, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pemilihan tersebut. Antara lain, Mahfud merupakan tokoh nasional dan memiliki jaringan yang sangat luas.

Mahfud beberapa waktu lalu merupakan salah seorang kandidat calon Presiden Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dan partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar tersebut, telah memberikan dukungan kepada pasangan bakal calon Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Saat ditanya apakah untuk meminta Mahfud menjadi ketua tim pemenangan, Prabowo sudah meminta izin kepada Muhaimin, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menyatakan belum.

Namun begitu ia yakin hasil tersebut bukan menjadi persoalan. Yang penting Mahfud sudah menyatakan kesediaannya. “Pak Mahfud juga sudah berbicara dengan Pak Hatta,” katanya.

Prabowo juga mengklaim pencalonannya didukung enam partai. Masing-masing Gerindra, PAN, PKS, PPP, PBB dan Golkar. Ia  berharap dukungan masih akan bertambah dari Partai Demokrat.

“Saat ini sudah ada 6 partai dan bisa bertambah. Saya sudah ketemu Ketua Umum PD, dari bahasa tubuh dan senyuman, Insya Allah memberi dukungan memerkuat  koalisi kita,” ujarnya.(jpnn.com)




Dipandang Tidak Kompeten, Seluruh Organisasi Pers di Inhil Tolak Pengangkatan Kabag Humas

2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh organisasi wartawan di Kabupaten Indragiri Hilir sepakat menolak pengangkatan Kepala Bagian Humas Setdakab Inhil yang baru. Bupati Inhil diminta mengevaluasi kembali pengangkatannya.

Penolakan ini berasal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI) dan Forum Komunikasi Wartawan Inhil (FKWI).

Para jurnalis menilai, pejabat Kabag Humas yang baru, Martha Haryadi selama ini tidak bisa menjalin komunikasi yang baik dengan kalangan wartawan di Inhil. Padahal, jabatan yang diemban ini memerlukan sosok yang familiar dan dapat merangkul semua elemen wartawan.

“Kami menolak Kabag Humas Pemkab Inhil yang baru, karena dinilai tidak dapat menjalin komunikasi dan pendekatan dengan rekan-rekan wartawan di Inhil,” ungkap Ketua PWI Inhil, Muhammad Yusuf.

Sebutnya, jabatan humas di pemerintahan sangat penting, karena merupakan ujung tombak penyampaian berbagai program dan kebijakan pemerintah kepada publik. Sehingga patut dipertanyakan sosok Kabag Humas yang sepertinya ‘alergi’ dengan wartawan, mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Muhammad Faisal, dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) juga mempertanyakan penunjukan pejabat Kabag Humas yang selama ini tidak dapat menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan jurnalis, padahal posisi ini jelas-jelas selalu dekat dengan jurnalis.

“Maka, kami minta bupati melakukan evaluasi atas pengangkatan Kabag Humas yang tidak bisa menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan wartawan,” tegasnya.

J Marbun, Ketua FKWI menyebutkan, Kabag Humas harus merupakan sosok yang mampu melakukan pendekatan dan koordinasi yang baik dengan semua elemen, khususnya wartawan.

“Kita khawatir tidak jalan kegiatan publikasi program dan kegiatan Pemkab Inhil, kalau pejabat Kabag Humasnya selama ini tidak bagus hubungannya dengan wartawan,” cetus Marbun.

Untuk itu, Bupati Inhil diharapkan arif dan dapat menyaring dan mengakomodir serta menerima masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat terkait pengangkatan pejabat, bukan hanya dalam hal pengangkatan Kabag Humas Setdakab Inhil. Masyarakat, termasuk wartawan memiliki hak melakukan kontrol dan mengkritisi setiap kebijakan pemerintah yang dipandang tidak mengakomodir kepentingan publik.

Untuk diketahui, Kabag Humas yang baru, Martha Haryadi dilantik Wabup Inhil, H Rosman Malomo bersama 15 pejabat eselon III lainnya, Senin (19/5) di aula Dispenda Inhil. Sebelumnya ia menjabat Kakan Satpol PP Inhil. (rls)




Program Magrib Mengaji Terealisasi 60%

mengajiTembilahan(detikriau.org)- Program Magrib Mengaji yang dicanangkan Bupati Inhil HM Wardan, terus bergema diseluruh kecamatan di Kabupaten Inhil. Tercatat hingga saat ini, program andalan Pemda Inhil ini sudah mencapai realisasi 60 Persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Kabag Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Inhil HM Arifin kepada detikriau.org, kemarin. “Hingga saat ini, menurut pantauan kita program magrib sudah mencapai 60 Persen,” kata Arifin.

Selain itu, ia mengatakan, program Magrib Mengaji ini telah dilakukan di seluruh kecamatan hanya saja belum menyeluruh hingga ke desa-desa.

“Semua kecamatan sudah dilaksanakan, semoga seluruh desa-desa sudah bisa memaksimalkan Magrib Mengaji ini,” harapnya.

Dengan Magrib Mengaji ini, katanya, kita bisa meningkatkan ketakwaan kita kepada Tuhan yang maha Esa. tandasnya (Ahmad Tarmizi/Adv Pemkab Inhil)




Ical dan Prabowo-Hatta Ternyata Sempat Salat Berjamaah, Begini Suasananya

223206_icalimamJakarta – Usai mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres-cawapres, Prabowo-Hatta sempat mendatangi kediaman Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) di Jl Ki Mangun Sarkoro, Menteng, Jakarta Pusat. Selain acara penyerahan surat dukungan, ternyata mereka sempat salat magrib berjamaah yang diimami oleh Ical.

Foto salat Magrib berjamaah ini diunggah Waketum partai Gerindra Fadli Zon ke akun twitternya @fadlizon, Senin (19/5/2014). Dalam foto tersebut nampak Ical berdiri paling depan dan bertindak sebagai imam salat. Ical mengenakan kemeja putih dan celana berwarna krem.

Di shaf makmum, terlihat Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, Waketum partai Golkar Sharif Cicip Sutarjo, Waketum Gerindra Fadli Zon, Hatta Rajasa dan Prabowo. Nampak hanya Fadli Zon dan Hatta Rajasa yang memakai kopiah di kepalanya.

“Salat magrib berjamaah bersama @Prabowo08 @hattarajasa & sahabat2 lain. Bang Ical, tuan rumah, menjadi imam,” kicau Fadli Zon sekitar 55 menit yang lalu di twitternya.

Dalam kunjungan Prabowo dan Hatta ini, Ical menyerahkan secara resmi surat dukungan partai Golkar pada pasangan Prabowo Hatta. Pada deklarasi Prabowo-Hatta di Rumah Polonia Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, memang hanya dihadiri oleh Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham. Prabowo melarang Ical untuk hadir, sebaliknya ia memilih mendatangi Ical langsung di kediamanannya sebagai bentuk hormatnya pada pria yang disebutnya sebagai King Maker itu.(detik.com)




PAN: Satu Minggu ke Depan Ada Kejutan dari Demokrat

21251000-banjir254780x390Bogor (detikriau.org) — Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengaku optimistis melihat hasil pertemuan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pertemuan berlangsung di kediaman SBY, Puri Cikeas, Jawa Barat, Senin (19/5/2014) malam.

Menurut Zulkifli, akan ada kejutan dari Partai Demokrat.

“Partai Demokrat mendukung Prabowo-Hatta saya kira tinggal menunggu waktu saja. Lima hari sampai seminggu mendatang, saya kira akan ada kejutan,” ujar Zulkifli di kompleks Puri Cikeas, Senin (19/5/2014) malam.

Zulkifli mengatakan, secara formal, pasangan Prabowo-Hatta memang tidak mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat sebagai syarat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum. Namun, kata dia, dukungan yang akan disertakan ke KPU hanya sebuah formalitas.

“Tapi mudah-mudahan satu minggu mendatang, soal waktu saja, Demokrat akan sama-sama kami,” katanya.

Di dalam pertemuan ini, hadir pula sejumlah elite partai pendukung Prabowo-Hatta. Beberapa di antaranya yakni Sjarief Tjitjip Soetardjo (Partai Golkar), Zulkifli Hasan (Partai Amanat Nasional), dan Suryadharma Ali (Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Adapun, dari Partai Demokrat hadir Syarief Hasan, Jero Wacik, EE Mangindaan, dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Sementara itu, Hatta mengungkapkan, ia dan Prabowo sudah menyampaikan sejumlah gagasan di hadapan SBY. Menurut Hatta, gagasan yang mereka sampaikan ternyata memiliki kesamaan platform dengan Partai Demokrat.

“Walau pun secara formal kita sudah tahu bahwa Partai Demokrat itu menempatkan posisi tidak mendukung ke sana. Namun adanya kesamaan platform ini, kami harapkan memberikan sinyal yang kuat kepada Partai Demokrat dan pendukung Pak SBY untuk memberikan dukungan kepada kami,” kata mantan Menteri Koordinator Perekonomian ini.(*)

Sumber: Kompas.com