Calon Kuat Walikota Dumai, Ferdiansyah Berdialog dan Tampung Aspirasi Kelompok Tani

ARB INdonesia, DUMAI – Salah satu kandidat kuat calon Walikota Dumai, Ferdiansyah melaksanakan dialog langsung dengan
masyarakat kelompok tani di Kecamatan Dumai Selatan yang berlokasi di Jalan Bukit Timah, Dumai Barat, komplek BTN Taman Mitra Bukit Datuk, Jum’at (21/6/2024).

Dalam diskusi bersama kelompok tani, Ferdiansyah yang merupakan putra daerah Dumai tersebut menyampaikan bahwa peran petani sangatlah penting dalam menunjang Ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan.

Maka dari itu, peran pemerintah dalam menjalankan program untuk menghidupkan sektor perikanan,perdagangn dan sektor Pertanian, dan lainnya harus menjadi prioritas.

”Peran petani sangatlah penting dalam menunjang Ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan apalagi kalau dibantu oleh Pemerintah. Oleh karena itu seandainya saya diberi amanah memimpin Kota Dumai, maka salah satu program yang menjadi prioritas adalah menghidupkan sektor perikanan, sektor perdagangn dan sektor Pertanian, dan lain lain,” ungkap Ferdiansyah.

Selain itu, Calon Walikota Dumai ini juga menegaskas apa yang menjadi keluhan kelompok tani selama ini akan dituntaskan agar kesejahteraan kelompok petani semakin meningkat.

“Mulai dari infrastruktur jalan, penerangan, normalisasi parit dan lainnya yang menjadi keluhan kelompok tani di Kecamatan Dumai Selatan selama ini telah kita masukan dalam program sekala prioritas demi menujang kelancaran akses perekonomian bagi kelompok tani,” tegas Ferdiansyah.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari kelompok tani yang mengikuti agenda dialog bersama Ferdiansyah berharap kedepannya untuk para kelompok tani untuk diperhatikan, dan jangan sampai terbiarkan.

”Untuk itu kami sangat berharap sekali kepada bapak (Ferdiansyah-red) ketika memimpin Kota Dumai untuk dapat memberikan kenyamanan pada kami pra Petani ini,” ujar seorang kelompok tani yang memaparkan keluh kesah yang di hadapi selama ini. (Dedi)

.




H Herman Lantik dan Serahkan 1.470 SK PPPK Formasi Tahun 2023

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman menyerahkan SK sekaligus melantik dan mengambil sumpah janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Penyerahan SK tersebut dipusatkan di Lapangan Venue Vutsal Tembilahan bagi PPPK di lingkungan Pemkab Inhil formasi tahun 2023 dan 2024, Jum’at pagi (21/06/2024).

Dihadiri Plh Sekda, Staf Ahli Bupati dan Asisten serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil dengan diikuti 1470 PPPK yang dilantik dan diambil sumpah.

1470 PPPK yang dinyatakan lulus tersebut dengan rincian 1439 tenaga guru dan 31 tenaga kesehatan untuk ditempatkan di seluruh wilayah dalam Kabupaten Inhil.

Saat kata sambutan, Pj Bupati Inhil, Haji Herman mengucapkan selamat kepada guru-guru dan tenaga kesehatan yang telah menerima SK penempatan.

“Selamat, semoga dapat mengemban amanah sebagai guru dan tenaga kesehatan,” kata Haji Herman.

Dikatakan Haji Herman, penyerahan SK tersebut merupakan proses seleksi penerimaan PPPK oleh Panselda di lingkungan Pemkab Inhil untuk formasi tahun 2023.

“Penyerahan SK PPPK yang kita lakukan hari ini merupakan akhir dari proses seleksi penerimaan PPPK,” ucapnya.

Sebelum mengakhirinya sambutannya, Haji Herman juga berpesan kepada PPPK yang diangkat agar mensyukuri dan dapat menunjukkan profesionalisme serta kapabilitas.

“Kerjalah dengan profesional dimanapun ditugaskan dan ditempatkan,” tutupnya. (Adv)




Sondrom pada Anak 3-5 Tahun, Bunda Wajib Tau Gejalanya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan menyampaikan pesan penting terkait penyakit Sindrom Lennox Gastaut (SLG).

SLG merupakan salah satu bentuk epilepsi kompleks yang sering kali mengenai anak-anak pada rentang usia 3-5 tahun. Kondisi ini memerlukan pemahaman mendalam dari para orang tua dan keluarga yang merawat anak-anak dengan SLG. 12/06/2024.

Gejala Utama

SLG ditandai dengan berbagai jenis kejang, yang meliputi kejang anatonik (tipe kejang yang menyebabkan kehilangan tonus otot), kejang tonik (kejang dengan kontraksi otot yang kaku), dan kejang obsensi atipikal (kejang yang mungkin terlihat seperti absen atau perilaku aneh). Selain kejang, anak-anak dengan SLG sering mengalami penurunan perkembangan kognitif dan masalah perilaku seperti hiperaktivitas dan agresivitas.

Diagnosis

Diagnosis SLG didasarkan pada gejala klinis yang spesifik, termasuk pola kejang yang khas dan hasil tes EEG (elektroensefalogram) yang menunjukkan aktivitas listrik otak yang tidak normal. Dokter mungkin juga melakukan pencitraan otak seperti MRI untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari gejala yang terlihat.

Penanganan dan Perawatan

Penanganan SLG sangatlah menantang. Terapi utama biasanya melibatkan kombinasi antikonvulsan atau obat anti-epilepsi untuk mengendalikan kejang. Kadang-kadang, pembedahan bisa menjadi pilihan terakhir jika obat-obatan tidak berhasil mengendalikan kejang.

Selain itu, terapi pendukung seperti terapi fisik, terapi bicara, dan pendekatan pendidikan yang spesifik dibutuhkan untuk membantu anak-anak dengan SLG mencapai potensi maksimal mereka dalam hal perkembangan kognitif dan sosial.

Dukungan untuk Keluarga

Bagi keluarga yang memiliki anak dengan SLG, penting untuk mencari dukungan emosional dan informasi yang memadai. Melibatkan diri dalam kelompok dukungan untuk keluarga dengan epilepsi dapat membantu orang tua berbagi pengalaman, strategi, dan solusi yang berguna.

Kesimpulan

Sindrom Lennox Gastaut adalah kondisi yang kompleks dan menantang, tetapi dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang memadai, anak-anak dengan SLG dapat memiliki kehidupan yang bermakna dan berkualitas. Pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan bagi mereka yang terkena dampaknya.

Dengan begitu, masyarakat Indragiri Hilir diharapkan dapat lebih memahami SLG dan memberikan dukungan yang lebih besar kepada keluarga yang terpengaruh oleh kondisi ini. (Galeri Foto)




Pesan Penting Dinkes Inhil, Bunda Harus Kenali Gejala Sondrom pada Anak 3-5 Tahun

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan menyampaikan pesan penting terkait penyakit Sindrom Lennox Gastaut (SLG).

SLG merupakan salah satu bentuk epilepsi kompleks yang sering kali mengenai anak-anak pada rentang usia 3-5 tahun. Kondisi ini memerlukan pemahaman mendalam dari para orang tua dan keluarga yang merawat anak-anak dengan SLG. 12/06/2024

Gejala Utama

SLG ditandai dengan berbagai jenis kejang, yang meliputi kejang anatonik (tipe kejang yang menyebabkan kehilangan tonus otot), kejang tonik (kejang dengan kontraksi otot yang kaku), dan kejang obsensi atipikal (kejang yang mungkin terlihat seperti absen atau perilaku aneh). Selain kejang, anak-anak dengan SLG sering mengalami penurunan perkembangan kognitif dan masalah perilaku seperti hiperaktivitas dan agresivitas.

Diagnosis

Diagnosis SLG didasarkan pada gejala klinis yang spesifik, termasuk pola kejang yang khas dan hasil tes EEG (elektroensefalogram) yang menunjukkan aktivitas listrik otak yang tidak normal. Dokter mungkin juga melakukan pencitraan otak seperti MRI untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari gejala yang terlihat.

Penanganan dan Perawatan

Penanganan SLG sangatlah menantang. Terapi utama biasanya melibatkan kombinasi antikonvulsan atau obat anti-epilepsi untuk mengendalikan kejang. Kadang-kadang, pembedahan bisa menjadi pilihan terakhir jika obat-obatan tidak berhasil mengendalikan kejang.

Selain itu, terapi pendukung seperti terapi fisik, terapi bicara, dan pendekatan pendidikan yang spesifik dibutuhkan untuk membantu anak-anak dengan SLG mencapai potensi maksimal mereka dalam hal perkembangan kognitif dan sosial.

Dukungan untuk Keluarga

Bagi keluarga yang memiliki anak dengan SLG, penting untuk mencari dukungan emosional dan informasi yang memadai. Melibatkan diri dalam kelompok dukungan untuk keluarga dengan epilepsi dapat membantu orang tua berbagi pengalaman, strategi, dan solusi yang berguna.

Kesimpulan

Sindrom Lennox Gastaut adalah kondisi yang kompleks dan menantang, tetapi dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang memadai, anak-anak dengan SLG dapat memiliki kehidupan yang bermakna dan berkualitas. Pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan bagi mereka yang terkena dampaknya.

Dengan begitu, masyarakat Indragiri Hilir diharapkan dapat lebih memahami SLG dan memberikan dukungan yang lebih besar kepada keluarga yang terpengaruh oleh kondisi ini. (Adv)




H Arifin Hadiri Makan Malam Bersama Pj. Bupati Inhil dan Kasrem 031/Wira Bima

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah menerima kedatangan Kasrem 031/Wira Bima pada sore hari, malam harinya Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Herman, SE, MT bersama istri Hj Katerina Susanti Herman kembali menjamu Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Kav Eko Agus Nugroho S.I.P., M.Si dan istri beserta jajaran dengan makan malam bersama, Selasa (18/6/2024) di rumah dinas Bupati Inhil Jl. Kesehatan No. 01 Tembilahan.

Selain itu, juga turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Inhil, H Arifin, S.Sos., MM, Komandan Kodim 0314/Inhil, Plh Sekda serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan.

Sambil berbincang-bincang ringan dengan penuh keakraban, H. Herman juga menyampaikan berbagai bentuk sinergi pemerintah daerah bersama jajaran Kodim 0314/Inhil terutama terkait optimalisasi lahan pertanian dalam upaya mewujudkan swasembada beras di Kabupaten Inhil.

Terpisah , Kaban Kesbangpol mengatakan bahwa kehadiran Kasrem 031/Wira Bima di Kabupaten nhil untuk melaksanakan kunjungan kerja, diantaranyabKecamatan Sungai Batang, Kateman dan Pulau Burung. (Adv)




Pernah Jadi Tukang Becak, H Herman Sambut Kedatangan Rombongan Pengayuh Becak di Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Terlihat para tukang becak berduyun-duyun mengayuh becak tuanya menuju kediaman Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau.

Para tukang becak yang sudah berumur tersebut mendatangi Pj Bupati Inhil, Haji Herman, dalam rangka bersilahturahmi di Hari Raya Idul Adha 2024.

Terik matahari menerpa menyengat tubuh Pj Bupati Inhil, Haji Herman, saat menyalami seluruh tukang becak yang sudah puluhan tahun tersebut.

Antrean panjang becak tua itu pun tampak mengular hingga depan halaman kediaman Pj Bupati Inhil pada Selasa siang, (18/6/2024).

“Alhamdulillah hari ini para tukang becak mendatangi saya untuk bersilaturahim,” kata Haji Herman putra kelahiran Jalan M Boya Tembilahan itu.

Haji Herman sangat bersyukur dan berterimakasih kepada para tukang becak yang telah sudi mendatanginya.

“Saya merasa bersyukur bisa bertemu dengan para tukang becak,” ucapnya.

Haji Herman bercerita saat dirinya masih muda, juga pernah menjadi tukang becak, bahkan tukang sapu sampah.

“Hari ini saya mengingat masa lampau, dimana saya juga pernah menjadi tukang becak,” ungkapnya.

“Saya juga pernah jadi tukang sapu sampah semasa saya sekolah,” sambungnya.

Haji Herman mengaku banyak tukang becak yang dia kenal. Bahkan sebagian tukang becak adalah teman dekatnya semasa tinggal di Jalan M Boya.

“Ni kawan saya ni, pernah sama-sama membecak di pasar,” ungkapnya.

Haji Herman mengatakan, tukang becak jangan dianggap remeh. Jika tidak ada tukang becak, susah masyarakat mengangkut barang-barang.

“Dulu tranportasi becak jadi andalan. Jadi tranportasi pilihan warga Inhil jika berkunjung ke Tembilahan,” sebutnya.

Haji Herman berharap, jangan ada perbedaan antara bupati dengan tukang becak. Semuanya sama dimata Allah sebagai umat.

“Kita ini sama, jika ketemu saya dijalan mohon ditegur saya,” pesannya.

Haji Herman berjanji akan memberikan perhatian kepada para tukang becak dan mencarikan solusi agar perekonomiannya bisa membaik

“Mudahan-mudahan selanjutnya akan lebih dari pada hari ini,” ucapnya.

Ditempat yang sama, salah seorang tukang becak, Hamidi (60 Tahun) warga jalan M Boya Lorong Jambu berterimakasih kepada Pj Bupati Inhil.

“Terimakasih telah sudi menerima kami untuk berkunjung dan bersilaturahmi,” ucapnya.

Selanjutnya Ujang (67 tahun), tukang becak yang sudah puluhan tahun tersebut mengaku bahwa Pj Bupati Inhil merupakan teman dekatnya semasa muda.

“Pak Pj ini kawan saya waktu membecak. Silahkan tanya beliau, pasti kenal,” sebutnya usai bertemu Pj.

Sebagai informasi, setelah menerima kedatangan tukang becak se Inhil, Haji Herman juga menunggu kedatangan para tukang sapu sampah dan tukang penambang pompong. arb