Berdalih Tawarkan Koran, Kok Masuk Kamar dan Buka Lemari?

_&v=att&attid=Tembilahan(detikriau.org) – Berniat mencuri di rumah pemilik Rumah Makan Pondok Indragiri, Yudi (17) Warga Gang Mataram 2 Jalan Gunung Daek Tembilahan kepergok pemilik rumah dan berdalih mau mengantar koran.
Berdasarkan pengakuan korban, saat insiden tersebut terjadi, ia sedang berisitirahat didalam kamar karena baru pulang dari perjalanan jauh.
“Saya dengar ada yang masuk kamar, saya kira itu anak saya. Tetapi saya merasa curiga saat mendengar suara lemari terbuka,” papar pemilik rumah R Irwansyah kepada detikriau.org Rabu (4/6/14).
Namun, setelah korban memperhatikan ia melihat tersangka sedang membuka lemari di kamarnya. “Saat saya Tanya, ia bilang mau antar koran, masak antar koran ke dalam kamar dan membuka lemari. Kan saya juga tidak ada langganan koran,” sebutnya.
Seketika itu, korban bermaksud mengamankan tersangka dengan cara menguncinya di dalam kamar namun tersangka berhasil merusak pintu dan kabur.
Meski berhasil kabur, korban mengakui kenal dengan tersangka karena pernah bertetangga beberapa waktu lalu.
Sementara itu, saudara korban Saldian yang mencari tersangka dikediamannya mengatakan tersangka sempat kabur saat hendak diajak ke rumah korban.
“Kita datangi kerumahnya di jalan Mataram 2. Ketemu, namun saat diminta keluar, korban bilang tunggu sebentar tapi dia malah kabur lewat pintu belakang,” cerita Saldian.
Setelah mengetahui korban kembali melarikan diri, saldian bersama beberapa rekannya kembali melakukan pengejaran, dan akhirnya berhasil ditemukan dilokasi pasar pagi jalan Baharuddin Jusuf namun korban kembali melarikan diri.
“Saat hendak kita tangkap, dia malah kabur lagi. Kita baru berhasil meringkusnya di Jalan Gunung Daek tak jauh dari PLN Rayon Tembilahan,” papar Saldian.
Sementara itu, tersangka yang dimintai keterangan masih ngotot mengatakan bahwa kedatangannya ke rumah korban hanya sebatas berniat hendak mengantar koran. “Saya hanya antar koran,” jawabnya singkat.
Saat ini tersangka telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Ahmad Tarmizi)




Lindungi Konsumen, Disperindag Inhil Sidak Pedagang Handphone

Kasi Penertiban dan Penyuluhan Disperindag Inhil, Trio Beni Putra saat melakukan pemeriksaan dokumen barang elektronik di salah satu toko di Tembilahan
Kasi Penertiban dan Penyuluhan Disperindag Inhil, Trio Beni Putra saat melakukan pemeriksaan dokumen barang elektronik di salah satu toko di Tembilahan

Tembilahan (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil kembali melakukan sidak. Upaya penertiban kepatuhan pelaku perdagangan kali ini difokuskan kepada peredaran Handphone yang tidak memenuhi ketentuan aturan perundang-undangan yang dikabarkan marak dipasaran Inhil. Rabu (4/6/2014)

“Sidak yang kita lakukan kali ini untuk memberikan perlindungan kepada konsumen agar benar mendapatkan barang sesuai dengan nilai tukar yang dibayarkan,” Ujar Kadisperindag Inhil, Fahrolrozy melalui Kabid Perdagangan, Raja Taruna disela pelaksanaan razia.

Menurutnya, jika dalam sidak ini ditemukan adanya handphone replika, petugas akan langsung membawanya dan diproses sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam pelaksanaan sidak ini, disamping melakukan pemeriksaan terhadap barang dagangan telekomunikasi, Disperindag juga melakukan pemeriksaan izin usaha yan g menjadi kewajiban untuk dilengkapi.

Tak hanya itu, menghadapi bulan puasa mendatang, Disperindag juga bakal melakukan tera ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapanya (UTTP). Upaya itu selain mengarahkan para pedagang untuk bertindak jujur, utamanya menjamin hak para konsumen.

“Setiap menjelang ramadhan hingga selsainya perayaan Idul Fitri, kebutuhan konsumen akan berbagai barang semakin meningkat. Disinilah peran Disperindag untuk memberikan jaminan hak-hak konsumen dapat terpenuhi,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Disperindag mengimbau agar para pedagang, pemilik toko dan distributor memperhatikan barang yang beredar. Maknanya, barang-barang tersebut harus sesuai dengan standarisasi yang telah ditetapkan secara nasional

Pantauan detikriau.org, Sidak terhadap handphone replika dilakukan dibeberapa tempat. Diantaranya di Sinar Permata Smart Phone Jalan Jendral Sudirman Parit 11 dan Toko Tharuzan Hill Cell Jalan Sutan Syarif Qasim. Dikedua tempat ini, petugas tidak menemukan adanya handphone replika.

Namun di Toko Tharuzan Hill Cell Jalan Sutan Syarif Qasim, petugas menemukan bahwa toko penjual barang elektronik ini sama sekali tidak memiliki izin usaha.

“Kali ini kita belum memberikan sanksi. Kita hanya meminta pemilik usaha untuk segera melengkapi surat-surat izin usaha sebagaimana yang diharuskan. Namun jika dalam sidak mendatang masih belum melengkapi, pastinya akan dikenai sanksi sebagaimana ketentuan aturan yang berlaku,” Sampaikan kasi Penertiban dan Penyuluhan Disperindag Inhil, Trio Beni Putra yang ikut mendampingi operasi. (dro)




Pemkab Inhil Komit Kembalikan Kelapa Sebagai Potensi Ungulan Daerah

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) -Mengingat sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani terutama kelapa dalam, maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk mempertahankan keberadaan kelapa dalam di Kabupaten Indragiri Hilir.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

Menurut Bupati, Kabupaten Inhil memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup berlimpah dan beraneka ragam, seperti wilayah perkebunan kelapa yang mencapai luas sekitar 393 ribu hektar, yang merupakan salah satu mata pencarian dan lahan penghidupan bagi masyarakat.

“Kalau boleh dikatakan, untuk wilayah kabupaten, Inhil merupakan daerah terbesar di dunia yang ditumbuhi dan ditanami pohon kelapa. Jadi, sesungguhnya kelapa adalah identitas Kabupaten Inhil, yang bisa dijadikan sebagai potensi unggulan dari daerah ini,” tutur Bupati.

Kendati demikian, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, sekarang sudah lebih dari 100 ribuan hektar lahan perkebunan kelapa masyarakat yang terkena intrusi air laut, yang berdampak pada tidak berfungsi dan tidak produktifnya hasil dari perkebunan kelapa tersebut, sehingga masyarakat banyak yang mengalih-fungsikan lahannya menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Saya akan tetap mempertahankan kelapa sebagai pohon kehidupan di Kabupaten Inhil, salah satunya melalui Program Gerakan Masyarakat Tanam dan Pelihara Pohon Kelapa. Kemudian, Kita juga sudah mulai menanam kelapa hias di sejumlah titik jalan di Kota Tembilahan,” terangnya.

Selanjutnya ditegaskan Bupati, bahwa pada tahun 2014 ini Pemkab Inhil berkomitmen dan akan lebih fokus pada pembangunan di sektor perkebunan. Dimana, lebih dari 70 persen masyarakat Kabupaten Inhil menggantungkan hidupnya pada hasil perkebunan kelapa.

“Saya harapkan SKPD terkait bisa betul-betul mendata perkebunan yang terkena abrasi. Sebab, masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk membenahinya. Jadi, kita harus membantu masyarakat dengan membuat trio tata air, yakni tanggul, pintu klep dan drainase. Jika tidak, tentu kebun-kebun ini tidak akan berhasil dan gagal panen,” pungkasnya.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Hadiri Rakornas Pilpres di Bogor

wabupBogor (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir, H Rosman Malomo menghadiri Rapat Koordinasi Nasional pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014, Selasa (3/6).

Rakornas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sentul Internasional Convention Center (SICC) Bogor ini, dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Sosilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Turut hadir saat itu, jajaran dari Kabinet Indonesia Bersatu II, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) se-Indonesia, TNI dan Polri, Kejaksaan Agung, serta Ketua dan pengurus partai politik (parpol).

Kegiatan yang juga diikuti oleh para pejabat daerah, mulai dari gubernur, walikota dan bupati se-Indonesia ini, bertujuan untuk melakukan sinergitas antara pemangku kepentingan Pemilu, serta memperkuat koordinasi dan pemantapan penyelenggaraan berbagai tapahan Pilpres tahun 2014.

Terkait dengan penyelenggaraan Pilpres, yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 9 Juli mendatang, Wabup menyatakan bahwa Pemkab Inhil siap untuk mendukung dan mensukseskan perhelatan pesta demokrasi tersebut, sehingga dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

“Kita harapkan seluruh pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Inhil dapat ikut berperan dan turut bersama-sama dalam mensukseskan jalannya Pilpres nanti, serta memberikan hak suaranya, guna menentukan pemimpin Indonesia ke depan,” tutur Wabup.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) beberapa waktu lalu, Kabupaten Inhil berhasil menciptakan Pemilu yang kondusif, dengan partisipasi pemilih yang cukup tinggi. Kondisi seperti ini, tentunya diharapkan dapat terus terjaga dan berlanjut hingga selesainya tahapan-tahapan Pilpres 2014, dalam upaya mewujudkan pembangunan dan kemajuan Indonesia kea rah yang lebih baik.(dro/adv pemkab inhil)




Pemimpin Jenius, IQ Prabowo 152

prabowoPalangkaraya – Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto memiliki IQ (intelligence questions) 152. Demikian hasil tes psikologi Prabowo saat tes kesehatan calon presiden beberapa waktu lalu.

“Satu saya dengar, yang belum didengar umum, karena pemimpin mendatang meringkankan beban kita. Dan berita gembira bagi kita, hasil tes psikologi capres, bahwa IQ Pak Prabowo, dalam tes itu 152,” ungkap Wasekjen PKS Fahri Hamzah saat menghadiri peresmian tim kampanye Prabowo-Hatta di Kalimantan Tengah, Senin (2/6/2014).

Dia membandingkan IQ rata-rata orang di dunia. Menurutnya, rata-rata IQ dunia, 91 sampai 111. “Sudah dianggap luar biasa 120 sampai 130, bayangkan kalau 152, itu kategori pemimpin jenius,” ujarnya.

“Bapak-bapak, saudara-saudara sekalian, hanya pemimpin cerdas, jenius, yang mampu memikul beban rakyat, pemimpin tidak cerdas, apa lagi tidak memadai, hanya jadi beban pikiran rakyat. Anda mau pemimpin beban pikiran, atau memikul beban kita,” tukasnya. (inilah.com)




Dewan Kritik Manajemen Rayon PLN Tembilahan

gambar ilustrasiTembilahan (detikriau.org) — Ketua Komisi III DPRD inhil, Ir Feriandy melontarkan kritikan terhadap kinerja manajemen Rayon PLN Tembilahan. Kritikan ini dilontarkan terkait tidak kunjung tuntasnya persoalan pemutusan pasokan listrik kerumah-rumah pelanggan.

“Kerusakan mesin pembangkit Rayon PLN Tembilahan bukan terjadi kali pertama, tetapi kejadian ini sudah terjadi secara berulang-ulang dan tidak pernah ada penyelesaian. saya nilai titik lemahnya tentu berada di manajemen PLN sendiri,” Sampaikan Fery kepada detikriau.org menanggapi kerapnya terjadi byar pet Rayon PLN Tembilahan, senin (2/6/2014) kemaren

Menurut Fery, persoalan rusaknya mesin pembangkit PLN sudah menjadi persoalan basi, manajemen PLN harusnya sudah membacanya dengan baik. Pemutusan pasokan listrik secara bergilir yang belakangan ini kembali berulang, lagi-lagi dilatarbelakangi persoalan klasik, tidak mampunya mesin pembangkit mensuplay kebutuhan listrik akibat kerusakan mesin.

Untuk memenuhi kebutuhan daya, PLN selama ini memanfaatkan beberapa unit mesin sewa. hari ini dikabarkan beberapa unit mesin sewa mengalami kerusakan.

“Ini yang saya bilang persoalan basi. persoalan ini terjadi berulang-ulang dan penyebabnyapun sama. harusnya PLN memiliki unit pembangkit cadangan untuk menutupi defisit daya jika terjadinya kerusakan mesin pembangkit,” Sampaikan Fery

Bahkan ditambahkan fery, untuk menuntaskan persoalan ini, kenapa tidak seluruh kebutuhan daya pelanggan dipenuhi saja dengan mesin sewa? sedangkan mesin milik PLN bisa dimanfaatkan sebagai mesin cadangan.

Disamping persoalan ini, Fery juga sangat menyayangkan tidak adanya penyampaian informasi kepada masyarakat setiap kali akan adanya pemberlakuan pemadaman bergilir. kondisi ini pastinya sangat merugikan masyarakat.

“informasinya mereka sudah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat namun tidak sedikit masyarakat dan kawan-kawan media yang mempertanyakan hal ini ke pihak kita di DPRD. jadi dimana PLN menyampaikan pemberitahuan?” Tanyakan Fery.

Hanya berselang setelah dua mingguan pemberlakukan pemadaman bergilir dengan durasi 4 hidup dan 1 mati, pihak Rayon PLN Tembilahan kembali memberlakukan pemadaman bergilir, kali ini dengan durasi 6:1, alasannya juga sama, kekurangan daya dikarenakan kerusakan mesin pembangkit. (dro)