Pemeriksaan Kesehatan JCH Tahap II Dimulai Usai Idul Fitri

jchTEMBILAHAN (detikriau.org)-Pemeriksaan kesehatan tahap kedua bagi seluruh Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Indragiri Hilir, yang masuk dalam porsi keberangkatan tahun 2014 direncanakan akan digelar setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang.

“Pemeriksanaan kesehatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahap II, rencananya akan kita mulai dari tanggal 11 hingga 19 Agustus nanti, yang dipusatkan di Kantor Dinas Kesehatan (Diskes),” Sampaikan Kepala Diskes Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwie usai menghadiri Diklat Prajabatan Golongan III bagi CPNS di aula Kantor Dispenda Inhil, Senin (9/4).

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan dengan lebih lengkap, seperti rontgen dan laboratorium, ditambah pengobatan yang dilakukan langsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan. “termasuk pemberian dua macam vaksin, yaitu vaksin Meningitis dan vaksin Influenza,” terang Alvi.

Dijelaskan mantan Kepala Bappeda Inhil ini, pemeriksaan kesehatan bagi JCH harus dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah, agar dapat dipastikan kondisi kesehatan JCH secara pasti guna meminimalisir jumlah jemaah haji yang sakit saat melakukan ibadah haji.

“Proses pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada JCH ini melalui dua tahap. Dimana, tahap pertama adalah pemeriksaan kesehatan fisik dan penyakit-penyakit kronis, di Puskesmas setempat, yang pelaksanaannya sudah dilakukan sebelumnya,” tambahnya.

Oleh karena itu, mengingat pemeriksaan kesehatan ini sangat penting, maka JCH diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan, karena hal itu merupakan salah satu ketentuan yang harus diikuti JCH sebelum melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, akan didapatkan data secara jelas apakah seorang JCH itu dianggap sudah mampu atau tidak untuk diberangkatkan,” tandasnya.

Untuk diketahui, jumlah keseluruhan JCH asal Kabupaten Inhil yang masuk dalam porsi keberangkatan, untuk melaksanakan Ibadah Haji ke Tanah Suci Mekkah tahun 1435 H adalah sebanyak 550 orang, yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Inhil.(dro)




Sekda Inhil Buka Pendidikan dan Pelatihan CPNS Formasi 2013

Sekda Memasang tanda Peserta Secara simbolis kepada Perwakilan Peserta Diklat. Foto: Agustan, Humas Pemkab inhil
Sekda Memasang tanda Peserta Secara simbolis kepada Perwakilan Peserta Diklat. Foto: Agustan, Humas Pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM buka kegiatan Pendidikan dan pelatihan Jabatan Golongan III bagi Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dari pelamar umum di lingkungan Pemkab Inhil Formasi TH 2013. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Dispenda Inhil ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), beserta beberapa pejabat esselon di Lingkungan Pemkab Inhil.

Diawal arahannya, Sekda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan serupa ini. Peserta adalah adalah orang-orang terpilih dari sekian banyak orang yang ingin mengabdikan diri sebagai aparatur negara dan ingin bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil.

“Oleh sebab itu janganlah saudara sia-siakan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah. Buktikanlah bahwa saudara layak menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil dan layak diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil yaitu dengan cara bekerja secara profesional, disiplin, penuh pengabdian dan tanggung jawab serta yang terpenting adalah keiklasan saudara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.” Ujar Sekda

Ditambahkan Sekda yang terpenting harus mampu menghindari melekatnya image negatif publik terhadap PNS seperti indisipliner, kurang beretika, koruptif dan lain-lain.

Berkenaan dengan konsep diri PNS, sebagai aparatur dan sekaligus pelayan masyarakat harus memiliki sikap, yang perlu menjadi perhatian antara lain , Bekerja sebagai ibadah, Menghindari sikap tidak terpuji, Bekerja secara professional, Selalu meningkatkan kompetensi dirinya secara terus menerus, mampu menempatkan diri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, Bekerja berdasarkan peraturan yang berlaku serta Tidak rentan terhadap perubahan dan terbuka serta bersikap realistis.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan Jabatan Golongan III bagi Calon Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dari pelamar umum Di lingkungan PEMKAB Inhil Formasi TH 2013 ini diikuti oleh sebanyak 21 peserta yang terdiri dari tenaga Pendidik 10 orang, tenaga Medis 7 Orang dan tenaga Teknis 4 orang. (dro/adv pemkab inhil.)




WAKIL GUBERNUR RIAU MENERIMA “SIKOMPAK AWARD” TINGKAT NASIONAL

“PEMBINA TERBAIK ASPEK KELEMBAGAAN UPK”

 

wakil gubri 1Jakarta (detikriau.org) – Gubernur Riau yang diwakili wakil Gubernur Ir. H. Arsyad Juliandi Rachman menerima Si Kompak Award Tingkat Nsional karena dinilai sebagai Pembina terbaik Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dalam Aspek Kelembagaan.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono setelah membuka secara resmi rapat kerja nasional Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM – MPd ) di Hotel Grand Sahid Jakarta,Kamis (5/6/14) keamren. Acara yang dihadiri oleh kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten se Indonesia ini merupakan wujud perhatian pemerintah dalam melaksanakan amanat dalam mengentaskan kemiskinan melalui program pemberdayaan.

 

Wakil Gubernur Riau, Ir. H. Arsyad Juliandi Rachman menyampaikan kegembiraannya atas kerja keras yang telah dicapai oleh TIM Kerja sehingga penghargaan tertinggi sebagai Pembina bagi program yang menyentuh masyarakat ini bisa membuahkan sebuah kepercayaan, khususnya kepercayaan dalam membina masyarakat sehingga tujuan program dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan bisa terwujud dengan terciptanya kelembagaan UPK yang kuat.

 

” Hal yang terpenting dalam program ini adalah masyarakat bisa merasakan manfaat secara langsung sehingga memberikan perubahan bagi hidup yang lebih baik. Keberadaan UPK bisa memberikan manfaat sebagai lembaga milik masyarakat desa, baik memberikan bantuan pemodalan, pelatihan keterampilan, dan keterampilan dalam mengelola kegiatan di desa dengan pola-pola yang ideal sesui prinsip bernegara, yakni transparan, gotong royong, non diskriminasi, partisipasi dan lain-lain. Program ini dilakukan untuk Lebih mendorong upaya peningkatan kualitas hidup, kesejateraaan dan kemandirian masyakarakat pedesaan, “Sampaikan Wagubri

 

Seperti diketahui, ditambahkannya, UPK adalah unit yang mengelola kegiatan di perdesaan, baik pembangunan fisik maupun dalam penyaluran pemodalan kepada masyarakat. Di dalam pengelolaan lembaga ini dipilih masyarakat perdesaan yang didampingi oleh fasilitator sehingga program berjalan dengan baik, sesuai dengan prinsip-prinsip yang manusiawi, prinsip PNPM Mandiri Perdesaan yang diantaranya mengutamakan partisipatif, gotong royong, nondiskriminasi, musyawarah untuk mufakat , transparans dan lainnya.

 

Saat ini saja asset yang dimiliki seluruh UPK se provinsi Riau yang terdiri dari 59 kecamatan nilainya sebesar Rp 183 Miliar, Diperhitungkan untuk 1 UPK di kecamatan bisa mengelola Rp 2 Miliar sampai Rp 4 Miliar. Aset UPK tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat desa dalam program perguliran Simpan pinjam perempuan untuk modal usaha, yang bisa menguatkan ekonomi keluarga

 

Dalam seleksi anugrah si Kompak Award ini, provinsi Riau mengusulkan UPK Pangkalan Kerinci sebagai utusan yang mewakili Provinsi Riau untuk ditandingkan dengan provinsi lainnya. Dalam proses yang berkompetisi dengan 33 Provinsi lainnya, akhirnya 3 Provinsi diantaranya Riau, aceh dan Sulawesi Utara mendapat penghargaan dalam kategori UPK dan Riau menang dalam aspek kelembagaan.

 

Wakil Gubernur Riau berharap, kedepannya akan terus dilakukan terobosan-terobosan untuk mewujudkan pendampingan kepada masyarakat lebih maksimal lagi, sehingga bisa memenuhi harapan masyarakat Program PNPM Mandiri Perdesaan semakin dicintai dan bermanfaat bagi kelangsungan hidup utamanya masyarakat miskin yang membutuhkan pemberdaan.

 

Wakil Gubernur Riau Ir. H. Arsyad Juliandi Rachman juga menegaskan bahwa program PNPM – MPd yang mengantarkan Provinsi Riau menjadi provinsi yang diperhitungkan dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendorong peningkatan kwalitas hidup, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat perdesaan.

 

Acara Rakernas PNPM – MPd juga diisi paparan dari kepala Bappenas, menteri keuangan, menteri dalam negeri yang membahas tentang kebijakan penanggulangan kemiskinan, kebijakan pemberdayaan masyarakat dalam implementasi undang – undang Desa. Rakernas PNPM – MPd kali ini mengangkat tema keberlanjutan pemberdayaan masyarakat menuju desa yang mandiri, sejahtera.(rls)




Prabowo tak Simulasi Debat untuk Hadapi Jokowi-JK

20140606_215557_probowo-resmikan-rumah-merah-putihJAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto mengaku dirinya dan pasangannya Hatta Rajasa selaku calon wakil presiden bersama Tim Pemenangan tak melakukan simulasi atau brifing khusus sebagai persiapan menghadapi debat capres-cawapres yang mulai digelar pada Senin (9/6/2014) malam ini.

“Hahaha..nggak, nggak. Insya Allah nanti kami ada waktu,” ujar Prabowo.

Prabowo tertawa saat mendapat pertanyaan wartawan tentang ada atau tidaknya simulasi debat tersebut karena ia merasa sudah siap menghadapi debat yang digelar pihak KPU tersebut.

Sebelumnya, Tim Pemenangan Prabowo-Hatta menyatakan, kubunya telah menyiapkan tim khusus untuk membantu Prabowo-Hatta menghadapi debat dari capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla. Tim yang terdiri dari beberapa orang berbagai latar belakang keahlian itu menyiapkan sejumlah materi debat sesuai tema yang ditentukan oleh KPU.

Rencananya, KPU bakal menggelar lima kali debat capres-cawapres dengan berbagai tema mulai 9 Juni hingga 5 Juli 2014. Seluruh proses debat tersebut akan disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Debat perdana untuk capres-cawapres bertema Pembangunan Demokrasi, Pemerintah yang Bersih dan Kepastian Hukum digelar pada 9 Juni 2014.

Sumber: tribunnews.com




Malam Ini Debat Capres, Jokowi Dapatkan Pembekalan Dari Tim Sukses

20140609_065633_capres-mencapresJakarta- Dua pasang peserta Pemilu Presiden 2014, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan mengikuti debat calon presiden dan calon wakil presiden, pada Senin (9/6/2014) malam ini. Debat dijadwalkan pukul 19.30 WIB, di Balai Sarbini, Jakarta Selatan. Acara ini akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.
Menghadapi moment ini, Joko Widodo mendapat pembekalan dari tiga pengamat yang masuk menjadi tim suskesnya. Ketiga orang itu adalah Andrinof Chaniago, Ari Dwipayana dan Sukardi Rinakit.
“Tadi bikin persiapan untuk besok,” kata Jokowi, seusai melakukan pertemuan di sebuah rumah di Jalan Subang 3A, Menteng, Minggu (8/6/2014) sebagaimana dilansir tribunnews.com.
Menurutnya, secara garis besar pembekalan yang diberikan tiga orang tadi. Di antaranya, mengenai pemerintahan, birokrasi, dan hukum. (dro)




Revisi Jadwal Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden

253432_pengambilan-nomor-urut-calon-presiden-dan-wakil-presiden-pemilu-2014_663_382detikriau.org – Komisi Pemilihan Umum mengubah formasi debat calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan presiden 2014. Perubahan dilakukan karena para kandidat tidak menyepakati formasi awal yang ditawarkan KPU.

“Formasi peserta debatnya berubah karena kesepakatan dari dua pasangan calon, itu saja. ” kata Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah di kantornya, sebagaimana dilansir vivanews.co.id.

Menurut Ferry, debat perdana dan terakhir akan dihadiri oleh pasangan capres dan cawapres. “Capresnya dua kali, cawapresnya satu kali,” jelasnya.

Berikut jadwal debat capres-cawapres 2014:

9 Juni 2014
Tema debat capres dan cawapres: Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum. Disiarkan SCTV, Indosiar dan Berita Satu.

15 Juni 2014
Tema debat capres: Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial. Disiarkan Metro Tv dan Bloomberg Tv.

22 Juni 2014
Tema Debat Capres: Politik Internal dan Ketahanan Nasional. Disiarkan TV One dan ANTV.

29 Juni 2014
Tema Debat Cawapres: Pembangunan Sumber Daya Manusia dan IPTEK. Disiarkan RCTI, MNCTV.

5 Juli 2014
Tema Debat capres dan cawapres: Pangan, Energi, Lingkungan. Disiarkan TVRI dan KompasTV.(dro)