Ali Azhar Sebut Pempinan Terpilih Hendaknya Seseorang yang Berkomitmen

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebagai pemerhati perjalanan Kabupaten Indragiri Hilir dalam 2 era mantan bupati Indragiri Hilir selama 20 tahun hingga saat ini. Ada beberapa catatan yang perlu di evaluasi. Bagi siapapun yang akan memimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini, tentunya sangat besar harapan akan terjadinya perbaikan dan kemajuan dalam berbagai bidang dan tatanan kehidupan masyarakat.

“Terwujudnya harapan tersebut dapat menjadi poin penting dalam menaikan integritas kabupaten Inhil,” ucap Ali Azhar yang di kenal sebagai seorang tokoh cendikiawan muslim Inhil.

Jika seorang pimpinan terpilih hendaknya seseorang tersebut ialah pemimpin yang berkomitmen terutama dalam mengedepankan bidang inprasturuktur yang urgen.

“Dapat di ambil contoh urgen seperti kantor-kantor pelayanan publik yang di pasilitasi secara proposional dan dapat menjalankan program kegiatan yang bermuara pada APBN Kabupaten Inhil secara teratur dan bertanggung jawab secara profesional,” tuturnya.

Selain itu, seorang pemimpin kabupaten Inhil juga harus memperhatikan beberapa sektor penonggak kesejahteraan masyarakatnya seperti perkebunan, perikanan, dan pasar agar dapat bersaing secara nasional hingga ke pada taraf internasional.

Bidang lain yang menginventarisir hak dan kekayaan Pemda Inhil termasuk lahan-lahan kosong yang dibangun secara ilegal tanpa dasar hukum yang jelas juga haruslah menjadi sorotan seorang pemimpin kabupaten Indragiri Hilir sedari dulu hingga kini.

“Mengevaluasi dari setiap kegiatan keagamaan yang terukur dan berdaya guna tanpa merugikan APBD dalam hal penggunaan dan pemborosan tata kelola pemerintahan yang berkomitmen secara kebangsaan yang berintegritas,” imbuh Ali azhar.

Lanjutnya, Indragiri Hilir memiliki 20 kecamatan dan merupakan kabupaten yang luas sangat membutuhkan perhatian penuh, terutama pada kebutuhan urgen untuk di belah menjadi tiga bagian.

Dalam mewujudkan tujuan ini sehingga menjadi fakta dan bukan sekedar retorika saat menjelang pilkada belaka. Kabupaten Inhili butuh pemimpin yang memiliki dedikasi dan semangat kebangsaan untuk sebuah harapan kedepan.

“Saatnya para kandidat untuk menguras keringat mereka dengan tujuan masa depan sebuah kabupaten yang berintegritas menuju propinsi Indragiri terbaru di republik ini,sebagai harapan besar dari masyarakat banyak,” tutup Ali azhar. ***




Kafilah yang Ikut Berkompetisi di MTQ di Dumai Diberi Motivasi oleh Haji Herman

ARB INdonesia, DUMAI – Pj Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman sambangi pemondokan para kafilah yang mengikuti kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XLII (42) Tingkat Provinsi Riau di Kota Dumai

Kedatangan Haji Herman itu sebagai bentuk perhatian kepada para kafilah asal Negeri Seribu Parit, sekaligus turun langsung memberikan motivasi kepada Kafilah yang akan mengharumkan Inhil ditingkat Provinsi Riau.

“Berlomba lah dengan semangat, keluarkan semua kemampuan yang dimiliki sehingga dapat hasil yang maksimal dan dapat mengharumkan nama kabupaten Inhil,” ungkap Haji Herman.

Haji Herman berharap, semua kafilah dapat tampil penuh percaya diri dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik dalam meraih juara dengan harapan hasil dari perhelatan MTQ di kota Dumai ini dapat meningkat dari tahun sebelumnya.

Pada perhelatan MTQ ke-43 tahun 2023 yang diadakan di kabupaten Indragiri Hulu, kafilah utusan Kabupaten Inhil berhasil meraih peringkat ke empat. Maka dari itu Haji Herman berharap MTQ di Kota Dumai nantinya bisa meraih peringkat pertama.

Pada kesempatan tersebut juga Pj Bupati Herman mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Inhil akan memberikan reward kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi terbaik.

Usai mennyampaikan motivasi, Haji Herman juga memberikan kesempatan kepada para qari dan qariah untuk memberikan masukan dan saran guna menstimulasi kafilah untuk tampil optimal pada perhelatan MTQ nantinya. (adv)




Dukung Kegiatan MTQ di Dumai, Pemkab Inhil kirim Delegasi dan Ramaikan Pawai Ta’aruf

ARB INdonesia, DUMAI – Semangat keagamaan dan persatuan tidak hanya dirasakan oleh warga Kota Dumai, tetapi juga diresapi oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam mendukung kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kota Dumai, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir mengirimkan delegasi dan ikut serta meramaikan Pawai Ta’aruf.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya menjaga harmoni dan memperkuat persatuan antar warga Riau.

Dengan mengirimkan delegasi ke acara MTQ Dumai, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir ingin meneguhkan bahwa semangat kebersamaan dan persatuan harus senantiasa dijaga dan diperkuat.

“Partisipasi kami dalam acara MTQ Dumai adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk mempererat tali silaturahmi antarwilayah dan mendukung semangat keagamaan yang merupakan bagian dari kearifan lokal kita,” tutur Pj Bupati Indragiri Hilir, H. Herman.

Kehadiran delegasi dari Kabupaten Indragiri Hilir juga menjadi momen berharga untuk memperluas jejaring dan kerja sama antar daerah dalam upaya membangun semangat keagamaan dan persatuan yang kokoh di Provinsi Riau.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap bahwa partisipasi mereka dalam acara ini dapat menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten lainnya untuk bersatu dalam kebaikan dan mempererat hubungan antarwilayah dalam semangat persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Haji Herman (Adv)




Api Muncul dari Colokan Listrik, Satu Rumah di Desa Sungai Ara Terbakar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satu unit rumah milik Ishak (39), warga Desa Sungai Ara, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ludes terbakar, Minggu (23/4/2024).

Rumah yang terletak di alamat RT 06 RW 03 Dusun Beringin Jaya itu terbakar sekitar pukul 23:45 wib.

Dokumen penting keluarga juga ikut hangus terbakar.

“Rumah yang terbakar tersebut milik warga bernama Ishak,” ungkap Kapolsek Kempas AKP Mardani Tohenes, saat dikonfirmasi.

Menurutnya sesuai keterangan yang diperoleh polisi dari saksi, tak lain istri Ishak, kebakaran itu bermula dari api yang muncul dari colokan listrik yang berada dekat ventilasi pintu kamar. Mengetahui ia lalu menghubungi suaminya.

Mendapat kabar itu, Ishak pulang ke rumah sesegera mungkin untuk menyelamatkan orang tua, istri dan anak dan mengeluarkan barang seperti kompor gas dan tabung gas.

“Api semakin membesar sehingga tidak dapat lagi menyelamatkan benda-benda berharga lainnya, televisi, mesin cuci, kulkas dan dokumen keluarga seperti raport sekolah anak, buku nikah, akte kelahiran, Kartu Keluarga, sertifikat rumah dan KTP,” ungkap Kapolsek.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

“Api dipadamkan oleh masyarakat sekitar. Penyebabnya belum bisa kami pastikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Ara, Kojim saat dirinya meninjau langsung kelokasi, terlihat rumah milik korban atas nama Ishak hanya tersisa sedikit di bagian belakang, dan dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik.

“Saya sudah mendatangi langsung TKP (Tempat Kejadian Perkara red) melihat kondisi rumah, dugaan sementara ini akibat korsleting listrik karena api berasal dari depan rumah dan bagian belakang rumah masih tersisa sedikit,” terang Kojim.

Akibat kebakaran tersebut, 6 orang anggota keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat dan kehilangan barang berharga miliknya.

“Kerugian diperkirakan mencapai 75 Juta Rupiah, seluruh barang tidak ada yang bisa diselamatkan termasuk dokumen-dokumen penting. Hanya motor yang saat itu memang sedang dipakai Bapak Ishak pergi ke luar,” tutup Kepala Desa Sungai Ara itu. (Arbain)




TA 2023, Pengadaan Alkes Rp 2,6 Miliar untuk Ruangan ICU di RSJ Tampan Menuai Sorotan

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru, Riau yang menggelontorkan dana Rp 2,6 miliar lebih APBD Provinsi Riau TA 2023 menuai sorotan.

Seperti yang diungkapkan dari sumber ARB INdonesia, pengadaan alkes tersebut dalam perencanaannya diperuntukan untuk ruang ICU RSJ tampan yang diduga tidak tanpa study kelayakan.

“RSJ itu Rumah Sakit Khusus menangani pasien gangguan jiwa, bukan Rumah Sakit Umum, terlebih lagi pendirian ICU sepengetahuan saya memang tidak ada dalam master plannya RSJ Tampan,” sebut sumber yang meminta namanya tidak dipublikasikan, beberapa waktu lalu.

Sumber juga menerangkan bahwa seharusnya jika RSJ Tampan ingin mendirikan ruang ICU, tentu sebelumnya harus adanya “study kelayakan”, sebuah kajian yang memberikan alasan pendirian ICU tersebut.

“ICU nya aja belum ada, kok bisa alkesnya sudah diadakan. ini kan aneh. mengada-ngada namanya,” tuturnya.

Sumber menduga pengadaan Alkes ini tidak lebih semata untuk mencari keuntungan pribadi.

“Bisa saja saya menduga pengadaan Alkes ini hanya untuk mendapatkan discount, besarannya sekira 15-20%. Jika benar, diduga ini ada indikasi tindakan korupsi,” ungkapnya.

“Saya juga mendengar bahwa pembelian alkes ini sudah menjadi temuan BPK tapi sampai saat ini saya tidak tau seperti apa tindaklanjutnya,” akhiri sumber.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau drg Sri Sadono M,M.Han mengakui bahwa memang ada pengadaan Alkes TA 2023 yang diperuntukan untuk ruang ICU di RSJ Tampan, yang mana hingga saat ini ruangan tersebut masih dalam tahap penyelesaian.

“Ruangan ICU nya sudah ada dan dianggarkan perbaikannya di awal tahun 2023 (rehap bukan bangun baru-red), jadi harapannya diakhir tahun lalu ruangannya sudah siap, maka pengadaan alkesnya saat itu pelaksanaannya diakhir tahun 2023 sehingga sampai saat ini garansinya masih berlaku. Sekarang rehap ruangan ICU tersebut tengah dalam proses finishing dan dalam satu atau dua bulan kedepan akan segera kita fungsikan,” ungkapnya, Jum’at (19/4/2024).

Selain itu mantan Direktur RSJ Tampan, drg Sri Sadono ini juga mengatakan mengenai pendirian ruangan ICU di RSJ Tampan tersebut pihaknya saat itu mengacu pada Peratuan Presiden (PP) nomor 47 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan.

Ruangan ICU ini nantinya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasien OGDJ di RSJ Tampan, karena pasien ini juga memiliki penyakit fisik penyerta.

“Selama ini jika ada pasien OGDJ membutuhkan layanan ICU harus kita rujuk keluar. Makanya dengn adanya ICU ini pasien OGDJ yang membutuhkan layanan Insentif sudah bisa kita tangani langsung tanpa susah harus dirujuk keluar (RS Umum-red),”

“Sehingga sesuai ketentuan, maka rumah sakit jiwa itu harus ada ICU, itulah dasarnya,” tutup drg Sri Sadono.

Dikonfirmasi Kembali, Jum’at (29/4/2024) sumber memastikan seluruh alkes yang dibeli sampai saat ini tidak bisa digunakan. Dalam artian tidak fungsional dan tersimpan di Gudang.

“Cenderung enam bulan tidak difungsikan akan rusak dan merugikan negara atau total loss” pertegas sumber media.

Disamping hal tersebut, sumber juga memastikan bahwa dalam prosesnya, pengadaan alat Kesehatan tersebut juga tidak melibatkan dokter spesialis Anestesi sebagai User (pengguna) dalam memberikan layanan kepada pasien.

“Sehingga dokter spesialis tidak mengetahui adanya ruang ICU dan alat-alat ICU yang diadakan di RSJ Tampan,” tutupnya.

Sekedar menginformasikan, sejumah Alkes yang diadakan di RSJ Tampan tersebut diantaranya; 1 unit ventilator pediantric to adult Rp499,950 juta, ventilator adult (basic) 3 unit Rp 1,185 miliar, pasien monitor 6 parameter 4 unit Rp472 uta, central monitor 1 unit Rp 260 juta, defibriliator 1 unit Rp 214 juta.

Selanjutnya, tray film viewer led 2 unit Rp 15,8jt, tensi meter digital amron+trolly Rp45 juta, termasuk sejumlah Alkes lainnya, 4 unit timbangan + ukur tinggi, termometer infrared, 5 unit stetoskop dewasa, 1 unit waist ruller, 3 unit pita lila, 1 unit meja periksa knockdown+tanga ss, 3 unit penlight led general care, 3 unit reflex hammer, 1 unit tensi digital, 1 unit spirometer, 1 unit alat ukur tinggi lutut, 1 unit EKG, 8 unit tensi digital, 1 unit minor surgery instrument set, nebulizer, tang exo gigi susu, dan root clevator/. (R.Arb)




Dampingi Pj Bupati Inhil, Kaban Kesbangpol Inhil Hadiri Acara Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) H Arifin mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Inhil, H. Herman yang diwakili Asisten III Setdakab Inhil H. Fajar Husein menghadiri acara Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau dalam rangka pemeriksaan terinci laporan keuangan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Inhil TA.2023 di Aula Lantai 5 Kantor Bupati, Kamis (18/04/2024).

Tim BPK sendiri dipimpin oleh Pengendali Teknis BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, Anita Irma Anggriany beserta Ketua dan Anggota Tim Pemeriksa yang juga diikuti seluruh Kepala OPD dan Camat di Lingkungan Pemkab Inhil.

Mengawali sambutannya, Pj Bupati Inhil Herman yang diwakili Asisten III H. Fajar Husein mengucapkan selamat datang dan terima kasih, serta penghargaan kepada Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi Riau atas kehadirannya dalam acara Entry Meeting yang dilaksanakan pada hari ini.

Dijelaskannya, BPK RI Perwakilan Provinsi Riau telah melaksanakan pemeriksaan interim atas LKPD Kabupaten Inhil TA.2023 beberapa waktu yang lalu. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Inhil telah menyerahkan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Inhil unaudited pada tanggal 26 maret 2024 bertempat di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau di Pekanbaru.

“Dengan telah diserahkannya LKPD Kabupaten Inhil unaudited TA.2023, maka tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan terinci yang dimulai tanggal 17 april dan akan berakhir tanggal 8 mei 2024, selama 22 hari,” tambahnya

Oleh sebab itu, Pj Bupati Herman menghimbau kepada seluruh Pimpinan OPD agar tidak melaksanakan kunjungan keluar daerah, berperan serta aktif dalam membantu kelancaran proses pemeriksaan, memperhatikan administrasi pengelolaan keuangan, serta menjalin koordinasi dan komunikasi jika terdapat hal-hal yang tidak dipahami, dan segera menjawab, mengkonfirmasi dan menindaklanjuti hasil temuan pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau. (adv)