Bupati Resmikan Kelurahan Harapan Tani

IMG_9260TEMBILAHAN (detikriau.org) -Bupati Inhil meresmikan Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, Sabtu (21/6/14). Bupati berharap perubahan status ini tentunya diiringi dengan adanya peningkatan pelayanan kepada publik.

Peresmian yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama Kantor Lurah Harapan Tani ini dihadiri juga Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, pejabat Pemkab Inhil, Camat Kempas Dwi Budiyanto, Lurah Harapan Tani, Suardi serta Upika dan tokoh masyarakat Kempas.

“Diharapkan, keberadaan kelurahan baru diiringi pula dengan peningkatan kinerja dan pelayanan kepada publik,” pesan Bupati.

Diterangkan, sebagai PNS yang merupakan abdi negara dan masyarakat, pejabat lurah ditunjuk dan diangkat langsung oleh bupati. Sedangkan kepala desa dipilih langsung masyarakat. Maka sidah ,enjadi keharsan lurah untuk mampu menunjukkan dedikasi dan kinerjanya melakukan pembenahan kelurahan, kalau tidak, bisa saja jabatannya yang diembannya akan dievaluasi kembali.

Camat Kempas, Dwi Budiyanto menyampaikan sempena peresmian Kelurahan Harapan Tani tersebut, digelar selamatan menyambut bulan suci Ramadan dan pengobatan gratis serta pelayanan KB gratis bahwa warga setempat.

Keberadaan Kelurahan Harapan Tani ini dapat membantu pihak kecamatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(adv pemkab inhil)




Suryo Prabowo: Jokowi Punya Beban Kasus Masa Lalu

2111909Jakarta – Rekam jejak Capres Jokowi, ternyata tak semulus yang diduga. Pasalnya, dalam kepemimpinan Jokowi mulai dari Wali Kota Solo hingga Gubernur DKI, ada rekam jejak kasus-kasus korupsi.

Penasehat Pemenangan Prabowo-Hatta, Suryo Prabowo menjelaskan, mulai kasus mobil Esemka saat Jokowi menjabat Wali Kota Solo, hingga mal administrasi taman BMW dan dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta.

“Selain kasus korupsi bus TransJakarta senilai Rp1,3 triliun, saat ini BPK juga menemukan dugaan korupsi sebesar Rp1,54 triliun. Begitu pula sewaktu Jokowi menjadi Wali Kota Solo terjadi 14 kasus korupsi,” ujar Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo, dalam keterangan persnya, Sabtu (21/6/2014).

Dia meminta kepada publik, untuk tidak pernah percaya pada capres yang menyatakan dirinya jujur. Sebab, selama Jokowi ini menyatakan bersih dan jujur, ternyata bermasalah.

“Hanya pembohong yang menyatakan dirinya jujur. Kejujuran tidak untuk dideklarasikan. Hari ini naik bajaj besok naik jet mewah, mengaku suka barang murah tapi isteri tertangkap kamera pakai tas mewah. Apakah ini yang disebut jujur dan sederhana?”, tanyanya.

Suryo mengatakan, tudingan yang diarahkan secara bertubi-tubi pada Prabowo sebagai pelanggaran HAM oleh lima jenderal seniornya, merupakan strategi usang untuk alihkan masalah yang melilit Jokowi.

“Semua tuduhan Prabowo itu fitnah yang sengaja dihembuskan untuk alihkan beban permasalahan Jokowi dimasa menjabat sebagai Wali Kota dan Gubernur”, jelasnya.

Dia mengatakan, sosok Prabowo dan Jokowi berbeda. Sebab, Prabowo selalu tampil apa adanya dan tak memiliki beban apapun.

Namun, beban terberatnya adalah masa depannya yang selalu dituding terlibat kasus 1998.

“Prabowo hanya memiliki beban masa kini yaitu selalu difitnah oleh senior yang menzoliminya sejak tahun 1998. Tetapi Prabowo adalah ksatria tulen. Ditanduk tidak remuk dan ditendang malah menang, maka rakyat mulai sadar untuk tidak memilih Jokowi yang sarat dengan masalah korupsi di Solo dan Jakarta”, bebernya.

Penerimaan yang luas dari rakyat terhadap Prabowo, lanjut dia, telah membuat panik tim Jokowi, terutama di Jawa Tengah.

Kepanikan bisa terlihat dengan cara merusak spanduk Prabowo-Hatta dan mengintimidasi rakyat.

“Para relawan petani nelayan urut sewu (Cilacap-Wonogiri) diharapkan tidak terpancing untuk melakukan keburukan serupa. Lakukan kampanye damai dan sejuk seperti yang selalu ditekankan oleh Prabowo Subianto. Bantu TNI/Polri dalam menjaga rakyat dari intimidasi dan kebrutalan aksi premanisme lawan,” tutupnya.

sumber: inilah.com




Ketua Gardu Inhil : Indonesia harus jadi nomor satu. “Sukarno Kecil” Ada Pada Diri Prabowo

IMG01052-20140311-1513_001_001Tembilahan(detikriau.org) – Indonesia Harus memiliki pemimpin yang Kuat, Tegas, Mandiri, Berkarakter dan semua itu ada pada dalam diri “Sukarno Kecil” yaitu calon Presiden No urut 1, Prabowo
pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu) sekaligus Ketua Sekbercab Korwil V Inhil, Zulfendi kepada detikriau.org. Sabtu (21/6/14).

“Jika Prabowo-Hatta yang memimpin Indonesia maka saya yakin dan percaya Indonesia akan menjadi Negara Nomor 1 di Dunia,”

Menurut penuturannya, sebagai bangsa yang besar, Indonesia wajib memiliki pemimpin yang memiliki ketegasan, kuat, mandiri serta berkarakter untuk mengembalikan Indonesia menjadi Macan Asia yang dahulunya disegani oleh bangsa-bangsa lainnya

“Hanya Prabowo saja yang siap mempimpin Indonesia kembali menjadi macan Asia”. Tuturnya

Pada saat yang sama ia juga mengatakan bahwa dengan visi dan misi yang besar bagi kepentingan negara dan seluruh masyarakat Indonesia, sudah jelas. Indonesia akan bangkit menjadi negara kesatuan yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah sebagai faktor pendukung untuk mewujudkan kecerdasan bangsa dan negara dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas

“Visi-Misinya sudah jelas, yaitu Membela Rakyat Indonesia dan Menyelamatkan Sumber Daya Alam demi Kepentingan Rakyat Indonesia,” tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Hari Lingkungan Hidup Se Dunia, Desa Tanjung Pasir ditanami Sejuta Pohon Mangrove

Wakil Bupati Inhil Foto bersama dengan Warga masyarakat Desa Tanjung Pasir. Foto, Agustan/ humas pemkab inhil
Wakil Bupati Inhil Foto bersama dengan Warga masyarakat Desa Tanjung Pasir. Foto, Agustan/ humas pemkab inhil

Tanah Merah – Sempena Peringatan hari Lingkungan Hidup se Dunia Provinsi Riau Tahun 2014, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo melakukan penanaman pohon mangrove secara simbolis. Dalam kegiatan penanaman sejuta pohon mangrove yang dilaksanakan di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Merah ini juga turut dihadiri oleh Kepala BLH Provinsi Riau Hj.Yul Wiryati Musa,S.Apt. M.Si, Kadis Kehutanan Kab. Inhil H.M.Tahaher, Kadis Perikanan dan Kelautan Urip Sukarno, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab. Inhil H.Encik Kamal Syahindra, Staf Ahli Bupati Inhil, Kepala BLH Kabupaten Kota Propinsi Riau serta Camat dan upika kecamatan Tanah Merah.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia provinsi Riau tahun 2014 tajaan BLH, Dinas Khutanan dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Inhil ini mengambil Tema ”satukan langkah, lindungi ekosistem pesisir dari dampak perubahan iklim”.

Usai melaksanakan kegiatan Penanaman pohon mangrove, rombongan juga melakukan peninjauan pembibitan mangrove sebanyak satu juta pohon yang terletak di Desa tanjung Pasir Kecamatan Tanah Merah.

Dalam sambutannya Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau Hj.Yul Wiryati Musa,S.Apt. M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia yang pertama di provinsi Riau TH 2014. Dan Desa Tanjung Pasir ini merupakan daerah pesisir yang mempunyai potensi besara kedepan.

Wakil Bupati Inhil H.Rosman Malomo atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan terimakasih kepada Kepala BLH Propinsi Riau atas dipilihnya Desa tanjung Pasir Kabupaten Inhil sebagai salah satu daerah pesisir tempat penanaman sejuta mangrove dari 7 kabupaten/kota tempat penyemaian Porvinsi Riau. Dikatakan Wabup, dengan dipilihnya Desa Tanjung Pasir pastinya akan memberikan manfaat yang sangat besar.

“akhir –akhir ini terjadinya beberapa bencana alam seperti bencana longsor salah satu penyebabnya tentu diakibatkan dari semakin berkurangnya hutan mangrove ini.” Ujar Wabup. Oleh karena itu, atas nama PEMDA Inhil, Wabup menyatakan sambutan baik terselenggaranya kegiatan ini. Geografis Kabupaten Inhil ditambahkan Wabup, terbentang daerah pesisir yang sangat panjang yaitu kurang lebih sepanjang 339 KM.

“Setelah kita tanam, saya berharap masyarakat tidak lagi melakukan pengrusakan karena untuk memperbaikinya dibutuhkan dana yang sangat besar. Mari bersama-sama kita pelihara dan jaga kelestariannya agar memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan kedepannya,” Pesan Wabup. (agus/adv pemkab inhil)




Ketua TP PKK Propinsi Riau Berkunjung Ke Inhil

Foto Bersama Ketua TP PKK Propinsi Riau dengan Ketua TP PKK dan GOW  Kab. Inhil. Foto: Agustan/ humas pemkab inhil)
Foto Bersama Ketua TP PKK Propinsi Riau dengan Ketua TP PKK dan GOW Kab. Inhil. Foto: Agustan/ humas pemkab inhil)

Tembilahan (detikriau.org) Ketua TP PKK Propinsi Riau Hj. Latifah Hanum Annas melaksanakan Kunjungan Kerja sekaligus ramah tamah dengan TP PKK Kab. Inhil serta pengurus, BKMT dan Gabungan organisasi wanita yang ada di Kab. Inhil. Kegiatan yang di laksanakan bertempat di kediaman Bupati Inhil ini di hadiri Ketua TP PKK Kab. Inhil serta pengurus, BKMT dan seluruh gabungan organisasi wanita se Kab. Inhil. , Jum’at (20/6/2014)

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Inhil, Hj. Zulaikha Wardan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan kepada Ibu Ketua TP PKK Propinsi Riau di tengah kesibukan beliau menemani suami sebagai seeorang Gubernur masih menyempatkan untuk berkunjung ke Kabupaten ini.

“Semoga dengan silaturahmi ini dapat memberikan semangat dalam melaksanakan program-program PKK,” Sampaikan Zulaikah
Istri Bupati Inhil ini juga berkesempatan menjelaskan beberapa kegiatan yang sudah di laksanakan TP PKK Inhil diantaranya, melaksanakan KUNKER Ke 7 Kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Kab. Inhil, Pelantikan Bunda PAUD Se-Kab.Inhil, serta turut serta menyukseskan program PEMDA 1 Desa 1 PAUD dan kedepannya akan di laksanakan Jambore PKK se-Kabupaten Inhil.

Dalam Arahannya, Ketua TP PKK Propinsi Riau Hj.Latifah Hanum Annas berharap agar seluruh TP PKK dapat menjalankan program – program PKK, di antaranya tertib Administrasi serta membuat laporan sekali dalam setahun yang berfunsi untuk mengevaluasi dan mengetahui kendala-kendala apa yang kita hadapi.

Di akhir acara juga di lakukan penyuluhan penyakit Diabetes Miletus yang menghadirkan pembicara Direktur Rumah Sakit Puri Husada, Dr. Iriyanto, SPD. (Agus/Adv Pemkab inhil)




Gubri Irup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Inhil

Gubernur Riau, H Annas Maamun menjadi Irup peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2014 di Kabupaten Inhil.
Gubernur Riau, H Annas Maamun menjadi Irup peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2014 di Kabupaten Inhil.

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Gubernur Riau, H Annas Maamun tampil sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2014 tingkat Provinsi Riau, yang dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir, Jum’at (20/6/2014).

Upacara yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan ini, turut diikuti oleh Bupati Inhil, HM Wardan, Bupati dan perwakilan Bupati kabupaten/kota se Provinsi Riau, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Unsur Muspida, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemprov Riau dan Pemkab Inhil, Pejabat Sipil, TNI dan Polri serta beberapa organisasi lainnya di Inhil

Gubernur Riau (Gubri mengatakan bahwa peringatan hari lingkungan hidup tahun 2014 ini diharapkan dapat menjadi momentum pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup secara lebih konsisten, dengan komitmen yang lebih tinggi.

Sumber daya alam (SDA) yang dimiliki, kata Gubri, perlu dikelola untuk masyarakat dengan tidak hanya mempertimbangkan generasi masa kini, tetapi juga generasi yang akan datang. Karena, pengelolaan lingkungan hidup mendorong pemanfaatan SDA secara arif.

“Saya mengingatkan bahwa sesuai tema hari lingkungan hidup tahun ini, maka perhatian terhadap kerusakan, serta dampak perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir menjadi hal yang penting untuk diperhatikan,” tutur Gubri, H Annas Maamun membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof Balthasar Kambuaya.

Kesamaan pandang dan langkah antara pemerintah dan pemerintah daerah perlu lebih ditingkatkan, demikian halnya dengan keterlibatan masyarakat dan dunia swasta. Pasalnya, kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup serta pengelolaan SDA yang tidak berkelanjutan, dapat mengganggu ketahanan lingkungan hidup.

“Saya berharap dengan komitmen dan kerjasama kita, dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup Indonesia, termasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil,” tandasnya. (adv pemkab inhil)