Bupati Ajak Warganya di Perantauan Ikut Bangun Inhil

IMG_20140713_172000Jakarta (detikriau.org) – Bupati Inhil mengharapkan masyarakat yang ada di perantauan untuk ikut serta membangun daerah asalnya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Inhil saat buka puasa bersama dengan masyarakat Inhil di Jakarta yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Inhil (KKIH) bertempat di Hotel Grand Sahid Jalan Jendral Sudirman Jakarta, Sabtu (12/7/2014) kemaren.

“Jika bandara Tempuling sudah aktif, masyarakat Inhil yang ada di perantauan tentunya akan lebih mudah untuk pulang dan bersama-sama membangun kampung halaman,” Sampaikan Bupati dalam kata sambutannya

Bupati juga mengenalkan berbagai program yang digulirkannya semenjak dia dilantik menjadi bupati inhil serta mengajak kepada masyarakat inhil yang bertempat tinggal dijakarta untuk ikut berperan aktif dalam membangun inhil.

Buka puasa bersama dilanjutkan teraweh dan dialog bersama. Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Skpd dan Para Camat.(Ahmad Tarmizi/adv pemkab inhil)




Hamas Ancam Israel Lewat Nasyid Perang Versi Bahasa Ibrani

Ini sejak lama jadi lagu wajib peperangan bagi para pejuang Palestina.

258992_anggota-front-demokrasi-untuk-pembebasan-palestina-di-gaza_663_382detikriau.org – Serangan Israel ke Gaza tidak membuat Hamas gentar. Sayap militan partai Palestina ini bahkan mengeluarkan ancamannya, bukan melalui pernyataan, tapi melalui nasyid yang membakar semangat perang.

Diberitakan Al-Arabiya, Sabtu 12 Mei 2014, nasyid itu dibuat dalam bahasa ibrani agar Israel mengerti. Sebetulnya, nasyid itu sudah terkenal lebih dulu dalam versi Arab yang berjudul “Goncangkan Keamanan Israel.”

Nasyid versi Arab ini telah sejak lama menjadi lagu wajib peperangan bagi para pejuang Palestina di Gaza, terutama Brigade Ezz al Deen Al Qassa. Liriknya sudah pasti mengobarkan semangat juang para mujahid.

“Singkirkan seluruh zionis, bakar tentara dan pangkalan mereka. Musnahkan seluruh sarang-sarang kecoa, usir zionis,” bunyi lirik pada nasyid.

Korban tewas di Gaza telah mencapai 121 orang, puluhan di antara mereka wanita dan anak-anak. Israel sepertinya belum akan menyurutkan serangan, malah akan memperparahnya dengan menurunkan pasukan darat.

Hamas membalas dengan roket yang kalah canggih dari Israel. Jumat lalu, Hamas meluncurkan roket ke Israel tengah, membuat ribuan warganya kocar-kacir menyelamatkan diri. Hingga saat ini, belum ada roket Hamas yang menewaskan satu pun orang Israel. Hal ini berkat tameng rudal dan bunker anti bom mereka.

“Mereka takut mati dan bersembunyi di balik dinding dan berlindung. Mereka dihujani roket. Membuat dunia mereka jadi mengerikan,” ujar nasyid Hamas lagi.

Saat ini Hamas mengincar Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv. Brigade al-Qassam memperingatkan maskapai asing untuk tidak menuju bandara itu jika tidak ingin diroket.

“Kami berpesan kepada seluruh maskapai asing yang terbang menuju entitas zionis, agar mereka menghentikan penerbangan ke tempat itu karena bahaya meliputi bandara di tengah perang,” kata Brigade al-Qassam dalam pernyataannya.(*)

http://dunia.news.viva.co.id/news/read/521057-hamas-ancam-israel-lewat-nasyid-perang-versi-bahasa-ibrani




Bukti Intervensi Asing (Konspirasi Global) di Pilpres 2014

“Bung Karno: Ingatlah pesanku, jika engkau mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti, atau dicacimaki asing karena itu yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu di atas kepentingan asing. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuji-puji asing, karena ia akan memperdayaimu”……………………

imagesBukti – bukti keterlibatan asing, lebih dari satu negara atau kekuatan asing biasa disebut dengan istilah Konspirasi Global, singkat KG.

Selama puluhan tahun KG terbukti telah menyerang Indonesia melalui berbagai modus dan instrument KG, yang secara kasat mata tidak menampilkan fisiknya, tetapi sangat terasa dalam kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia. Perubahan besar perilaku rakyat Indonesia, pergeseran nilai dan persepsi, transformasi budaya dan seterusnya, yang terjadi pada bangsa Indonesia, terutama disebabkan oleh rekayasa opini publik ciptaan konspirasi global yang bertujuan mengubah bangsa Indoensia menjadi suatu bangsa yang mudah mendukung atau menerima kepentingan KG di Indonesia.

Instrumen atau alat KG dalam melancarkan ‘serangannya’ kepada suatu bangsa/negara, termasuk Indonesia dapat terdiri dari berbagai macam, seperti media massa, LSM (lembaga swadaya masyarakat), akademisi, ulama, tokoh dan cendikiawan yang telah direkrut secara sadar atau tidak sadar, politisi dan pejabat tinggi sipil dan militer, lembaga atau instansi tertentu (direkrut secara tidak sadar melalui berbagai kerjasama atau bantuan program), dan lain – lain. Semua alat atau instrument ini dikenal dengan sebut agen KG.

Upaya pencapaian tujuan KG dengan mengendalikan perilaku suatu bangsa umumnya dicapai melalui penerapan strategi AWS atau Assymetric Warfar Strategy. KG tidak mengirim pasukan militernya untuk invasi suatu negara, melainkan cukup dengan memaksimalkan fungsi agen-agen AWS KG yang tersebar di negara sasaran.

Indonesia sudah lama diserang AWS KG dengan tujuan utama mereka adalah melakukan akselerasi perubahaan sosial agar rakyat Indonesia lebih mudah dikuasai dan dikendalikan oleh pihak asing.

Terkait pemilu dan pilpres 2014 di Indonesia, KG telah lama melakukan serangan dengan pembentukan opini dan persepsi rakyat Indonesia agar lebih menerima kelompok minoritas sebagai pemimpin bangsa terutama presiden. Untuk lebih efektif, KG juga secara bersamaan menghancurkan nilai-nilai luhur bangsa, nilai-nilai agama dan ideologi Pancasila. Rakyat Indonesia digiring dan diarahkan agar lebih liberal, individualis, egois, permisif, materialistis, hedonis dan pragmatis oportunitis.

Serangan utama KG pertama kali ditujukan pada penghancuran nilai-nilai dan simbol-simbol Islam di Indonesia. Serangan ini dilakukan KG secara sistematis, berkesinambungan, melibatkan lembaga hukum seperti Polri dan KPK, serta jaringan media.

Operasi penyergapan terorisme yang diikuti dengan penembakan mati terhadap terduga teroris, yang kemudian dipublikasikan oleh media tertentu dengan sudut pandang (angel) tertentu, dimaksudkan untuk membentuk opini dan persepsi bahwa Indonesia adalah negara teroris atau setidaknya untuk menimbulkan kesan terorisme (Islam) tumbuh subuh di Indonesia.

Padahal semua operasi pemberantasan terorisme Indonesia itu adalah rekayasa belaka karena berdasarkan fakta dan postulat bahwa tidak mungkin atau mustahil terorisme dilahirkan dari kelompok masyarakat yang mayoritas dan tidak tertekan sama sekali. Sudah merupakan postulat (hukum) bahwa terorisme hanya lahir dari kelompok minoritas yang tertekan atau diperlakukan secara tidak adil di seuatu negara.

Setelah labeling atau stigma terorisme dilekatkan di entitas Islam Indonesia, KG kemudian melancarkan serangannya terhadap tokoh – tokoh Islam dengan modus penjeratan delik pidana korupsi. Tokoh – tokoh Islam yang dijerat dengan pidana korupsi, kasusnya dikembangkan dan dibesar-besarkan hingga keluar dari substansi hukum yang sebenarnya. Media massa agen AWS KG digunakan secara maksimal untuk mempublikasikan politainment seputar aib dan perilaku buruk tokoh islam yang sedang dijerat delik korupsi itu. Agen AWS KG yang paling dominan dalam menjalankan peran menghancurkan nilai-nilai dan simbol-simbol Islam melalui kasus-kasus hukum para tokoh Islam adalah KPK, yang notabene saat ini dikendalikan oleh kelompok sosialis liberal Indonesia. Merekalah agen ASW KG.

Secara simultan, media massa agen AWS KG dan tokoh – tokoh tertentu yang juga agen AWS KG, secara masif selalu mengeluarkan hujatan – hujatan, pelecehan-pelecehan dan penistaan-pemistaan terhadap simbol-simbol Islam, seperti konsep poligami, perceraian, kebiasaan berjenggot, dan seterusnya. Mereka bertujuan membentuk opini dan persepsi publik yang mempermalu umat Islam dan menghancurkan keyakinan umat Islam terhadap agama yang dianutnya.

Puncaknya serangan KG ditujukan untuk memenangkan pemilu dan pilpres 2014, di mana KG berkolaborasi dengan mayoritas konglomerat cina Indonesia dan para pribumi yang menjadi antek-antek KG untuk mendudukan seorang tokoh ciptaan KG sebagai presiden Indonesia.

Direktur Eksekutif NCID Jajat Nurjaman mengatakan Pemilu Presiden 2014 sarat intervensi asing. Berbagai upaya dilakukan oleh orang asing di Indonesia dan di luar negeri untuk memenangkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Termasuk di antaranya adalah melakukan pembunuhan karakter Prabowo Subianto.

“Selama dua bulan terakhir, saya monitor dan terus kumpulkan bukti intervensi asing di Pemilu Presiden 2014. Ini membuktikan bahwa yang terjadi bukanlah spontanitas, tetapi terkoordinasi dengan baik oleh sebuah kekuatan besar. Mereka benar-benar tidak ingin Prabowo jadi Presiden RI menggantikan SBY” ungkap Jajat, Selasa (8/7/2014).

NCID memaparkan sedikitnya delapan bukti intervensi asing (KG) di Pemilu Presiden 2014, yakni :

1) Pernyataan keberpihakan dari Majalah TIME dan Majalah The Economist. Kedua majalah ini secara terbuka mengatakan bahwa Prabowo tidak boleh sampai jadi Presiden RI.

2) Kemunculan penulis asal Amerika Allan Nairn dengan tulisan yang memojokkan Prabowo. Di kalangan diplomat Indonesia, Allan dikenal memiliki rekam jejak menulis berita palsu tentang TNI. Mantan Duta Besar Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal mengatakan “dia (Allan Nairn) sejak dulu selalu mencari peluang untuk memecah belah Indonesia.”

3) Adanya intimidasi kepada WNI yang hendak memilih di depan KJRI Perth, Australia oleh WNA yang mengkampanyekan kemerdekaan Papua. Mereka meminta WNI untuk memilih Joko Widodo dan mengatakan hanya orang bodoh yang memilih Prabowo. Tercatat beberapa WNI yang tinggal di Perth melaporkan kejadian ini melalui media sosial.

4) Pernyataan keberpihakan kepada Joko Widodo oleh artis-artis asal Amerika dan Inggris seperti Jason Mraz, Sting dan Akarna, serta bintang porno Vicky Vette. Pengumuman yang dilakukan H-1 menjelang pemilihan dengan penyeragaman agar jelas menunjukkan adanya koordinasi, bukan aksi spontanitas.

5) Kemunculan iklan yang mempromosikan Joko Widodo dan mendiskreditkan Prabowo Subianto di Google, YouTube dan jaringan iklan AdSense. Padahal di situsnya sendiri secara eksplisit Google melarang segala jenis iklan politik untuk ditayangkan di Indonesia.

6) Penutupan secara serentak beberapa akun yang secara terbuka tidak mendukung Joko Widodo, tidak lama setelah pertemuan Joko Widodo dengan direktur politik Twitter Peter Greenberger di Jakarta.

7) Pemberitaan palsu oleh Bloomberg mengenai transaksi saham MNC Group yang mendiskreditkan pasangan Prabowo-Hatta. Pada 20 Juni 2014, Bloomberg mengatakan bahwa Prabowo-Hatta memborong saham MNC Group. Padahal transaksi tersebut tidak pernah terjadi.

8) Pernyataan Duta Besar Amerika untuk Indonesia Robert Blake pada 23 Juni 2014. Ia mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa Pemerintah RI harus mengusut dugaan kasus HAM Prabowo. Pernyataan terbuka ini memicu reaksi keras dari DPR karena merupakan bukti konkret campur tangan Amerika dalam Pemilu Presiden Indonesia.

Menurut Jajat, intervensi asing yang begitu kentara untuk mengurangi elektabilitas Prabowo justru mengkokohkan keyakinan rakyat Indonesia bahwa Prabowo adalah presiden yang harus dipilih pada 9 Juli 2014.

“Hal ini disebabkan oleh pernyataan legendaris Bung Karno tentang intervensi asing. Bung Karno mengatakan: Ingatlah pesanku, jika engkau mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti, atau dicacimaki asing karena itu yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu di atas kepentingan asing itu. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuji-puji asing, karena ia akan memperdayaimu” tutup Jajat menirukan Sukarno.

Pencitraan luar biasa yang dipublikasikan media – media asing untuk Joko Widodo, termasuk pernyataan – pernyataan bernada pujian yang sebenarnya tidak berdasar atau absurd dari tokoh-tokoh atau selebriti dunia, juga merupakan bukti kuat intervensi KG / asing dalam pilpres 2014.
Tidak dapat disangkal bahwa intervensi asing itu juga diwujudkan dalam bentuk bantuan uang kampanye dan money politcs untuk kepentingan capres Joko Widodo. Puncaknya, intervensi asing dalam pilpres ditampilkan secara vulgar melalui kehadiran agen – agen mereka di Indonesia.

Mulai dari kedatangan para selebritis dunia (hiburan, olahraga dst), menteri luar negeri dari beberapa negara, duta besar, pimpinan – pimpinan lembaga internasional, konsultan politik, hingga direktur politik dan strategi global dari perusahaan raksasa social media Twitter.

Mereka semua bekerja untuk mendukung Jokowi terpilih sebagai presiden Indonesia dalam rangka mewujudakan kepentingan konspirasi global (KG) di Indonesia, yang tak lain dan tak bukan adalah neo imperialisme asing terhadap NKRI.

sumber: http://yudisamara.org/2014/07/12/bukti-intervensi-asing-konspirasi-global-di-pilpres-2014/




Jokowi Menang, Puskaptis Siap Dibubarkan

Direktur Puskaptis Husin Yazid
Direktur Puskaptis Husin Yazid

JAKARTA – Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Husain Yazid mengaku lembaganya siap dibubarkan apabila berdasarkan hitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tidak menang dalam Pemilihan Presiden 2014.

Hal senada, pinta Husain, juga berlaku bagi lembaga survei yang memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam hitung cepat atau quick count.

“Kalau hasil KPU menyatakan Jokowi menang, Puskaptis siap dibubarkan. Kalau memang Prabowo menang, yang delapan itu harus dibubarkan,” kata Husain dalam diskusi “Republik Quick Count” di Cikini, Jakarta, Sabtu (12/7).

Menurut Husain, hal tersebut menjadi bukti pertanggungjawaban dan kredibilitas lembaga survei terhadap publik. “Jangan hanya ngomong kami benar, kami salah,” ujarnya.

Lebih lanjut Husain mengaku, Puskaptis siap untuk diaudit. Namun dia meminta agar audit itu dilakukan oleh pihak independen. “Audit ini wajib dilakukan. Kalau hukum wajib itu haram tidak dilakukan,” ucapnya.

Namun demikian, Husain menyarankan agar audit tersebut dilakukan secara berkala. “Seharusnya buat berkala audit itu per tiga bulankah, per enam bulankah atau per satu tahun. Jadi terlihat di mana lembaga yang kredibel dan sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu peneliti Lingkaran Survei Indonesia, Adjie Alfaraby menyatakan, pihaknya sangat siap untuk proses audit. Waluapun paling valid menunggu hasil KPU.

“Proses itu harus lewat asosiasi atau panel ahli di luar itu saya pikir bisa secara terbuka kita lakukan,” kata Adjie.

Hal senada disampaikan peneliti Indonesia Research Center (IRC), Yunita Mandolang. IRC, diakuinya, siap untuk diaudit. “Audit silakan sangat dimungkinkan untuk audit,” tandasnya.(jpnn)




Pererat Silaturahim, Bupati dan Wakil Buka Bersama KKIH di Jakarta

IMG_20140713_173813Jakarta (detikriau.org) – Bupati dan Wakil Bupati Inhil melaksanakan buka puasa bersama dengan Kerukunan Keluarga Inhil (KKIH) di Jakarta. Dalam kegiatan yang dilaksankan bertempat di salah satu Hotel di Jakarta ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Indragiri Hilir. Sabtu (12/7/2014)

“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkab Inhil setiap bulan Ramadan. Demikian pula ramadhan tahun ini,” Sampaikan Kabag Kesra Setdakab Inhil, Arifin melalui sambungan selularnya.

Dikatakan Arifin, kegiatan ini ditujukan untuk lebih mempererat rasa persaudaraan antara masyarakat Inhil yang ada di Jakarta dengan jajaran pemerintah daerah.

“Kita laksanakan ini untuk mempererat tali silaturahmi kita bersama masyarakat yang ada di Jakarta yang jarang pulang ke kampong halaman,”tambah Arifin

Setelah melakukan buka bersama dengan KKIH, Bupati Inhil dan Wakil Bupati Inhil akan dijadwalkan melakukan buka bersama di Pekanbaru bersama masyarakat Inhil di ibukota Provinsi Riau itu.

“Insyaallah pada Senin (14/7/14) kita akan melaksanakan buka bersama dengan masyarkat Inhil yang ada di Pekanbaru yang direncanakan bertempat di Hotel Pangeran.”Tandas Arifin. (adv pemkab inhil)




Mahasiswa Muslim Uighur dipaksa makan siang dan diancam akan diusir jika ketahuan berpuasa

mahasiswa-muslim-uighurURUMQI (Internasional) – Mahasiswa Muslim Uighur di perguruan tinggi Kashgar menghadapi ancaman diusir jika mereka terlihat berpuasa Ramadhan karena pejabat di Xinjiang telah mengeluarkan pelarangan bagi Muslim untuk menjalankan ibadah puasa.

“Administrasi kampus kami secara tegas melarang puasa Ramadhan dan praktik ibadah lainnya oleh mahasiswa Uighur,” kata seorang mahasiswa Uighur kepada Radio Free Asia (RFA), dengan syarat anonim, karena takut mendapatkan hukuman karena berbicara dengan media asing.

“Mereka yang menolak untuk makan siang akan diingatkan bahwa mereka akan diusir dari perguruan tinggi atau mereka akan kehilangan ijazah mereka,” katanya.

Setiap tahun, pemerintah Cina telah berulang kali memberlakukan pembatasan terhadap Muslim Uighur di wilayah barat laut Xinjiang setiap Ramadan.

Pihak kampus memerintahkan kepada semua restoran dekat kampus untuk tidak membuka restoran mereka untuk menghalangi mahasiswa Muslim berbuka puasa saat matahari terbenam.

Pihak administrasi perguruan tinggi juga telah mendistribusikan hidangan makan siang dan botol air gratis. “Mereka yang menolak makan siang akan dimasukkan ke dalam daftar hitam dan nama mereka akan disampaikan ke pimpinan Partai Komunis China di berbagai fakultas,” kata mahasiswa tersebut.

Meskipun ada ancaman pengusiran, beberapa mahasiswa Muslim mengambil resiko dengan tetap menjalankan ibadah puasa.

“Meskipun ada aturan ketat dan aktivitas mereka dipantau secara ketat, beberapa mahasiswa Uighur secara diam-diam tetap berpuasa” kata salah satu mahasiswa Uighur.

“Mereka meninggalkan kelas lebih awal dan membawa pulang makanan dari perguruan tinggi untuk berbuka puasa di asrama mereka.”

Beberapa ada yang tertangkap saat staf administrasi perguruan tinggi memeriksa tas-tas mahasiswa di pintu keluar, katanya.

“Jika otoritas perguruan tinggi menemukan masih ada makanan di tas mereka, para mahasiswa itu dipaksa untuk mengkonsumsi makanan itu di tempat,” katanya.

Mahasiswa yang bangun untuk makan sahur dan membaca doa di asrama mereka juga akan dihukum.

“Jika ada mahasiswa yang menyalakan lampu untuk makan sahur, para penjaga perguruan tinggi akan segera memblacklist mereka,” kata mahasiswa.

“Perguruan tinggi telah menyiapkan kamera pengintai di asrama dan di koridor perguruan tinggi untuk memantau kegiatan mahasiswa,” katanya.

“Mereka mengendalikan semua kegiatan kami dan kehidupan pribadi kami,” katanya.

“Perguruan tinggi kami bukan lembaga akademis tetapi sebuah kamp politik. Jika seorang mahasiswa berharap untuk tinggal di kamp ini, ia harus mematuhi aturan dan hanya tinggal diam,” tegasnya.(*)

 

– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/11/mahasiswa-muslim-uighur-dipaksa-makan-siang-dan-diancam-akan-diusir-jika-puasa-di-bulan-ramadhan.html#sthash.vaWAcVMv.dpuf