Malam Ke 19, Bupati Inhil Safari Ramdhan ke Masjid Zahratul Islamiyah

Bupati Inhil menyampaikan sambutan. Foto: Agustan, humas pemkab inhil
Bupati Inhil menyampaikan sambutan. Foto: Agustan, humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Malam ke 19 ramdahan, Bupati Inhil bersama rombongan kembali mengadakan safari ramdahan. Kegiatan yang ditujukan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat kali ini dilaksanakan di Masjid Zahratul Islamiyah RT 03 RW 01 Keluarahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan. Kamis (17/7/2014)

Sebelum menyampaikan sambutan Bupati Inhil terlebih dahulu memberikan bantuan Pembangunan masjid serta bantuan sejumlah kita suci Al – Qur’an secara simbolis kepada Masjid Zahratul Islamiyah dan Masjid Al-Insaniyah.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa hamper setiap malam dibulan Ramadan 1435 H, bersama keluarga dan beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Inhil bersilaturahmi dengan sejumlah masjid dan mushola yang ada di Kab Inhil.

Dari 20 Kecamatan di Inhil terdata sebanyak 2118 Masjid dan Mushola. Semenjak menjabat sebagai Bupati Inhil, Bupati mengadatakan bahwa ia mempunya komitmen yang besar untuk mewujudkan pembangunan di bidang keagamaan yang diantaranya dilakukan dengan memberikan bantuan bagi pembangunan Masjid dan Mushola disamping juga menjalankan beberapa program pemerintah di bidang agama di antaranya Magrib dan program-program lainnya.

Semua program ini menurut Bupati di laksanakan untuk mewujudkan Kab. Inhil dengan motto Kota IBADAH ( Indah Bersih Aman Damai dan Harmonis ), apalagi mengingat Kab. Inhil ini akan menjadi tuan Rumah MTQ tingkat propinsi di.

“Agar semua program ini dapat berjalan dengan baik, sekali lagi saya sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi dari semua lapisan masyarakat.” Pinta Bupati (adv pemkab inhil)




Media massa “Israel”: Sampai saat ini biaya serangan “Israel” ke Gaza melebihi 294 juta dolar

jet-israelGAZA – Laporan-laporan “Israel” menyatakan biaya yang dihabiskan oleh pasukan “Israel” dalam menyerang Jalur Gaza sampai saat ini telah melampaui angka 1 miliar shekel, atau setara dengan US $ 294 juta. Angka itu belum terhitung kerugian-kerugian secara langsung dan tidak langsung yang berjumlah jutaan dolar, dikutip oleh Al-Jazeera pada Rabu (16/7/2014).

Selain membahas besarnya anggaran langsung yang dihabiskan oleh pasukan “Israel” dan peralatan perangnya, media-media massa “Israel” mengkaji kerugian-kerugian lainnya yang terkonsentrasikan pada sektor wisata dan ekonomi kelas bawah, yang belum diungkap sampai saat ini.
Koran Yedioth Ahronot mengatakan biaya yang dihabiskan pasukan “Israel” untuk peperangan dalam sehari adalah sekitar 150 juta shekel, atau sekitar 1 miliar shekel sejak hari pertama serangan “Israel” ke jalur Gaza.

Laporan Yedioth Ahronot menyebutkan kerugian terbesar dialami oleh hotel-hotel, tempat-tempat peristirahatan dan obyek-obyek wisata. Laporan itu menyebutkan angka penjualan mengalami penurunan drastis pada pusat-pusat perdagangan di kawasan “Israel” selatan. Adapun sektor produksi dan industri mengalami perlambatan serius.

Biaya “Iron Dome”

Koran Yedioth Ahronot menjelaskan bahwa biaya setiap rudal dalam sistem pertahanan anti rudal “Iron Dome” yang dibiayai Amerika Serikat adalah 50.000 dolar. Koran itu mengisyaratkan “Israel” telah menembakkan sekitar 200 rudal untuk mencegat roket-roket pejuang Palestina. Selain itu “Israel” menembakkan rudal Patriot yang biaya per satuannya mencapai 2 juta dolar.

Koran itu melaporkan bahwa sampai hari Selasa (15/7/2014) sebanyak 662 klaim asuransi telah diajukan kepada pemerintah “Israel” akibat serangan roket kelompok pejuang Palestina. Ratusan klaim lainnya menunggu untuk diproses terkait kerugian di kawasan pemukiman Yahudi yang berdekatan dengan Gaza.

Koran itu memperkirakan kerugiaan sektor pertanian “Israel” mencapai puluhan juta shekel, dan kerugian sektor pariwisata “Israel” mencapai setengah juta shekel.

Koran utama “Israel” lainnya Haaretz melaporkan bahwa militer dan Departemen Pertahanan “Israel” sebelum melancarkan serangan ke Jalur Gaza telah meminta tambahan anggaran militer sebesar 5 milyar shekel, atau sekitar US $ 1,5 milyar, untuk tahun anggaran 2015. Haaretz memperkirakan Departemen Pertahanan akan meminta tambahan anggaran jika serangan militer kali ini berlangsung lebih lama.

Haaretz mencatat biaya yang diperlukan untuk mengoperasikan terbang sebuah pesawat drone selama satu jam di udara adalah sekitar 1500 dolar, pengoperasian helikopter tempur selama satu jam di udara adalah sekitar 5000 dolar, dan pengoperasian pesawat tempur selama satu jam di udara adalah sekitar 15.000 dolar.

Haaretz juga mencatat biaya yang diperlukan untuk setiap orang tentara cadangan selama satu hari bertugas adalah sekitar 130 dolar.
Lebih lanjut Haaretz menyebutkan bahwa kerugiaan jutaan shekel menimpa stasiun-stasiun kereta di Al-Quds menyusul demonstrasi-demonstrasi penduduk muslim Palestina menentang pembunuhan dan pembakaran seorang pemuda muslim Palestina oleh penduduk Yahudi.

– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/17/media-massa-israel-sampai-saat-ini-biaya-serangan-israel-ke-gaza-melebihi-294-juta-dolar.html#sthash.k4o8hSKA.dpuf

 




Ust Farid Okbah: Apakah Quraish Shihab tidak percaya pada Rasulullah SAW?

farid-okbahJAKARTA– “Siapa yg menafsirkan Qur’an, dengan pendapatnya saja meskipun benar, dia bersalah. Apalagi menafsirkan dengan hawa nafsu. Itu sesuatu kekeliruan yang fatal yang dilakukan oleh seorang Prof. Dr. Quraish Shihab,” ujar Ketua Yayasan Pesantren Tinggi Al-Islam, Ustadz Farid Ahmad Okbah.

Pernyataan itu disampaikan beliau menanggapi komentar Prof. DR. Quraish Shihab dalam tayangan “Tafsir Al-Misbah” edisi 12 Juli 2014 yang disiarkan di Metro TV.

Lebih lanjut, pengisi Kajian Aqidah di Radio Dakta Bekasi ini meminta agar Prof. DR. Quraish Shihab meminta maaf kepada umat Islam dan segera menarik pernyataan itu.

“Saya minta dia untuk minta maaf kepada umat Islam, dan kemudian menarik pernyataan itu,” tegas Ustadz Farid kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon pada Selasa, (15/07).

Beliau menerangkan ada beberapa dalil yang mementahkan komentar Prof. DR. Quraish Shihab yang meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW tak dijamin masuk surga.

Pertama, ayat pertama dalam Surat Al-Kautsar,
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَر
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.”

“Itu sudah ditafsirkan berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Muslim, bahwa Al-Kautsar merupakan telaga yg dijanjikan oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Bahkan, dari Imam Bukhari dari riwayat Anas bin Malik, Rasullullah SAW ketika dimi’rajkan ke Sidratul Muntaha itu ditunjukkan Al Kautsar itu. Rasullulah telah melihat itu Al Kautsar,” tambah Ustadz Farid.

Bahkan menurut Imam Bukhari-Muslim, Rasullullah SAW dimasukkan ke dalam surga, saat itu oleh Allah SWT ditunjukkan bagaimana bentuknya surga. Rasul SAW telah ditunjukkan surga, sementara beliau masih hidup.

Apalagi ketika nanti beliau sudah meninggal. Ini merupakan jaminan dari Allah SWT. “Inna a’thaina kal kautsar” itu dipastikan jaminan dari Allah kepada Rasullullah, bahwa beliau akan diberikan Al Kautsar.

Apa itu Al Kautsar? Ia adalah sungai di surga, kata Rasullullah. Al-Kautsar memiliki cangkir-cangkir yang jumlahnya sebanyak bintang-bintang langit.

“Dan itu adalah bentuk kepastian bahwa Rasullullah SAW memberitahukan kepada kita bahwa dirinya akan berada di surga. Apakah Prof. Quraish Shihab tidak percaya dengan Rasullullah?” Tanya ulama kelahiran Bangil, Jawa Timur ini.

Ustadz Farid juga menjelaskan bahwa ungkapan yang dibawakan Quraish Shihab dalam hadist bahwa tidak ada seorang pun masuk surga kecuali dengan rahmat Allah, justru surga dijaminkan oleh Allah WT kepada Rasullullah karena rahmatNya, dan seluruh makhluk ini hidup karena rahmatNya.

“Makanya, kata Rasullullah SAW, Allah menciptakan seratus rahmat kemudian 99 rahmat Allah siapkan di surga, satu rahmat diturunkan ke dunia ini. Cuma satu rahmat ini Allah SWT turunkan untuk seluruh makhluknya, 99 rahmat telah Allah siapkan di surga,” tambahnya.

Diutusnya Rasullullah SAW kepada kita, juga merupakan rahmat buat kita. Rasullullah SAW dimasukkan surga juga merupakan rahmat Allah. Tidak ada sesuatu yang terjadi di alam dunia dan alam akhirat kecuali karena Rahmat Allah Subhanahu wa ta’ala.

Yang kedua, Rasullullah SAW telah menjamin 10 orang masuk surga dari kalangan para sahabat, sebagaimana menurut riwayat Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa’i dan Ahmad, Rasullullah SAW mengatakan Abu Bakar fil jannah, Abu Bakar di surga. Umar fil jannah, Umar di surga. Wa Ali fil jannah, Ali di surga. Wa Ustman fil jannah, Ustman di surga. Kemudian beliau mengatakan wa Thalhah fil jannah, Thalhah di surga. Wa Zubair fil jannah, Zubair di surga. Abdurrahman bin Auf fil jannah, Abdurrahman bin Auf di surga. Saad bin Abi Waqqas fil jannah, Saad bin Abi Waqas di surga. Said bin Zaid fil jannah, Said bin Zaid di surga. Abu Ubaidah bin Jarrah fil jannah, Abu Ubaidah bin Jarrah di surga. Sepuluh sahabat itu dijamin oleh Rasullullah masuk surga.

“Bagaimana Rasullullah SAW akan menjamin surga kalau beliau tidak dijamin oleh Allah subhanahu wata’ala? Makanya, Rasullullah SAW menyampaikan surga dibuka pertama kali untuk Rasullullah, tidak untuk yang lain. Itu jaminan dari Allah dan itu pernyataan Rasullullah sebagai satu kepastian,” jelas pakar bidang syiah ini.

Beliau juga menjabarkan mengapa kita sebagai muslim diwajibkan untuk mengikrarkan syahadatain tiap shalat. Di situ ada lafadz, ‘wa asyhaduanna muhammadar Rasullullah”.

Dalam kandungan syahadatain ada konsekuensi bahwa kita meyakini tiga hal. Bahwa apa yang diajarkan oleh Rasullullah, semua kebenaran. Dan apa yang diperintahkan Rasullullah, wajib kita terima sebagai suatu kebenaran. Dan apa yang dilarang oleh Rasullullah SAW kita tinggalkan sebagai larangan dan itu sebagai kebenaran. Maka dari itu, semua yang diucapkan dan dilakukan oleh Rasullullah SAW adalah kebenaran.(*)

– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/17/ust-farid-okbah-apakah-quraish-shihab-tidak-percaya-pada-rasulullah-saw.html#sthash.PsAMq8LX.dpuf




Quraish Shihab Salah, Inilah Bukti Rasulullah Dijamin Masuk Surga

Oleh: Badrul Tamam

Quraisy_nylenehAl-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam- keluarga dan para sahabatnya.

Tayangan Tafsir Al-Misbah yang dibawakan Quraish Shihab di Metro TV pada Sabtu (12/7) menunai kontroversi. Itu setelah pakar tafsir terkemuka tersebut menyinggung bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak mendapat jaminan tempat di surga.

Pernyataan itu dikeluarkan alumnus Universitas Al Azhar Kairo itu ketika ditanya sang pembaca acara bahwa Rasulullah adalah manusia mulia yang dijamin masuk surga.

Berikut kutipan dialog tersebut:

“Tidak benar. Saya ulangi tidak benar bahwa Nabi Muhammad mendapat jaminan Surga. Surga itu hak prerogratif Allah. Memang kita yakin bahwa Beliau mulia. Mengapa saya katakan begitu? Karena ada seorang sahabat Nabi dikenal orang, terus teman-teman di sekitarnya berkata, ‘bahagialah Engkau akan mendapat surga’. Kemudian Nabi dengar, siapa yang bilang begitu, Nabi berkata, tidak seorang pun orang masuk surga karena amalnya, dia berkata baik amalnya akan masuk surga, surga adalah hak prerogratif Tuhan,” ujar Quraish Shihab.

Dia melanjutkan, “Kalau ditanya, kamu pun tidak wahai Muhammad? Kecuali kalau Allah menganugerahkan rahmat kepada saya. Jadi kita berkata, kita berkata dalam konteks surga dan neraka tidak ada yang dijamin Tuhan, kecuali kita katakan bahwa Tuhan menulis di dalam kitab sucinya bahwa yang taat itu akan dapat surga. Ada ayatnya,” tambahnya.

Pernyataan tersebut bisa memunculkan pemahaman meragukan kebenaran ajaran Islam yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bawa. Jika Muhammad sebagai rasul dalam Islam, dirinya tidak dijamin masuk surga, apa jaminan kebenaran Islam itu, lalu bagaimana dengan nasib umat-umatnya yang mengikuti ajarannya.

Alasan tokoh yang dikenal dekat dengan Syi’ah ini adalah hadits yang diterjemahkan olehnya, “Tidak seorangpun masuk surga karena amalnya.”

Makna hadits yang disebutkan bapak dari Najwa Shihab yang tak berjilbab, telah ditulis Imam Nawawi di shahihnya dengan judul bab,

بَاب لَنْ يَدْخُلَ أَحَدٌ الْجَنَّةَ بِعَمَلِهِ بَلْ بِرَحْمَةِ اللَّهِ تَعَالَى

“Bab: Seseorang tidak masuk surga dengan amalnya, tapi dengan rahmat Allah Ta’ala.”

Kemudian beliau menyebutkan hadits yang berbunyi,

وَاعْلَمُوا أَنَّهُ لَنْ يَنْجُوَ أَحَدٌ مِنْكُمْ بِعَمَلِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا أَنْتَ قَالَ وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ

“Dan ketahuilah, sesungguhnya salah seorang kalian tidak akan selamat dengan amalnya. Para sahabat brtanya: tdak pula engau wahai Rasulullah? Beliau menjawab: tidak pusa saya, hanya saja Allah melimpahkan rahmat dan karunianya kepadaku.” (HR. Muslim)

Letak perelisihan ada pada huruf (ba’) yang sering diartikan sebab. Berarti seseorang tidak masuk surga (tidak selamat) dengan sebab amalnya. Padahal sejumlah ayat menerangkan bahwa amal adalah salah satu sebab masuk ke surga. Yang benar ba’ trsebut adalah ba’ tsamaniyah, artinya ba’ yang menunjukkan harga. Maksudnya amal bukan harga (alat barter) untuk masuk surga, tapi masuk surga dengan sebab amal yang mendapat taufiq dan rahmat dari Allah. Dan kita tidak mendapat taufiq untuk beramal shalih kecuali dengan rahmat Allah dan karunianya.

Imam Nawawi berkata dalam syarahnya: Zahir hadits ini menjadi bukti bagi Ahlul Hak bahwa seseorang tidak berhak mendapat pahala dan surga dengan ketaatannya. Adapun firman Allah “Masuklah surga dengan apa yang sudah kalian kerjakan”, “Itulah surga yang diwarisan untuk kalian disebabkan apa yang sudah kalian kerjakan”, dan ayat-ayat yang menunjukkan bahwa amal menjadi sebab masuk surga lainnya. Hadits-hadits ini tidak bertentangan dengan makna ayat bahwa masuk surga dengan sebab amal, lalu taufik untuk beramal, hidayah, dan ikhlas di dalamnya, serta diterimanya amal dengan sebab rahmat dan karunia Allah Ta’ala. Sehingga maksud hadits, seseorang tidak masuk surga sebatas dengan amalnya. Dia masuk surga dengan amal-amal, yaitu dengan sebab amal tersebut yang itu dari rahmat Allah. Wallahu A’lam.”

Hadits di atas juga mengabarkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mendapat jaminan rahmat dan karunia dari Allah sehingga amal-amal beliau diterima dan dimasukkan ke dalam surga. Maka berdalil dengan hadits di atas bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak dijamin masuk surga adalah salah besar.

. . . Kaum muslimin dari kalangan sahabat dan pengikut mereka yang baik meyakini bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dijamin masuk surga. . .

. . . Tidak ada yang menyangsikan bahwa utusan Allah kepada mereka berada di surga Firdaus sesudah wafatnya. . . .

Dalil-dalil Rasulullah Dijamin Masuk Surga

Kaum muslimin dari kalangan sahabat dan pengikut mereka yang baik meyakini bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dijamin masuk surga. Tidak ada yang menyangsikan bahwa utusan Allah kepada mereka berada di surga Firdaus sesudah wafatnya. Berikut ini beberapa sunnah Nabi yang suci menjelaskannya:

Pertama: menjelang wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, saat sakit semakin berat, menyampaikan kepada Fatimah yang merasa kasian dengan penderitaan ayahnya yang berat. Beliau bersabda kepadanya, “Setelah hari ini, Ayahmu tidak akan merasakan penderitaan lagi”. Maka saat beliau sudah wafat, Fatimah berkata,

يَا أَبَتَاهُ أَجَابَ رَبًّا دَعَاهُ يَا أَبَتَاهْ مَنْ جَنَّةُ الْفِرْدَوْسِ مَأْوَاهْ يَا أَبَتَاهْ إِلَى جِبْرِيلَ نَنْعَاهْ

“Wahai ayah, Rabb telah memenuhi doamu. Wahai ayah, surga Firdaus tempat kembalimu. Wahai ayah, kepada Jibril kami mengkhabarkan atas kewafatanmu.” (HR. Al-Bukhari)

Hadits di atas mengandung dua bukti bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dijamin surga: 1. ucapan beliau, “setelah hari ini, Ayahmu tidak akan merasakan penderitaan lagi”, bahwa beliau akan mendapatkan kenikmatan sesudah ini di surga di sisi Rabbul ‘Alamin. 2. Ucapan Fatimah. “Wahai ayah, surga Firdaus tempat kembalimu”, ini adalah bukti bahwa orang di sekitar beliau meyakini bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di surga Firdaus tertinggi setelah wafatnya.

. . . Ucapan Fatimah. “Wahai ayah, surga Firdaus tempat kembalimu”, ini adalah bukti bahwa orang di sekitar beliau meyakini bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di surga Firdaus tertinggi setelah wafatnya. . .

Kedua:Diriwayatkan dari Sahl bin Sa’d Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا

“Saya dan orang yang merawat anak yatim di surga kelak seperti ini,” seraya beliau mengisyaratkan jari tengah dan telunjuknya lalu merenggangkan keduanya.” (HR. Muttafaq ‘Alaih) ini juga menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pasti masuk surga. Dan beliau juga tahu bahwa dirinya akan menjadi penghuni surga termulia, sehingga beliau mengiming-imingi para sahabatnya untuk melakukan amal shalih ini supaya bisa dekat dengan beliau di surga.

Ketiga: diriwayatkan dari Anas bin Malij Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ كَانَ لَهُ ثَلَاثُ بَنَاتٍ أَوْ ثَلَاثُ أَخَوَاتٍ اتَّقَى اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَأَقَامَ عَلَيْهِنَّ كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِأَصَابِعِهِ الْأَرْبَعِ

“Siapa memiliki 3 anak wanita atau tiga orang saudari perempuan, ia bertakwa kepada Allah ‘Azza Wajalla dan memenuhi kebutuhan mereka, maka ia bersamaku di surga seperti ini; dan beliau mengisyaratkan dengan 4 jarinya.” (HR. Ahmad)

Ini menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dijamin surga dan beliau yakin bahwa dirinya akan berada di surga setelah wafatnya.

Keempat: Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengabaran bahwa dirinya kelak akan memberikan syafa’at untuk selainnya supaya mereka masuk surga. Keterangan itu terdapat dalam Shahh Muslim dari ANas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

أَنَا أَوَّلُ النَّاسِ يَشْفَعُ فِى الْجَنَّةِ وَأَنَا أَكْثَرُ الأَنْبِيَاءِ تَبَعًا

“Aku adalah manusia yang pertama kali memberi Syafa’at di dalam Surga dan aku adalah diantara Nabi-nabi yang terbanyak pengikutnya.” Ini tidak mungkin diucapkan kecuali oleh orang yang yakin dirinya dijamin surga. Kalau beliau tidak yakin masuk surga bagaimana beliau bisa member syafaat untuk selainnya?

Hadits di atas dikuatkan oleh sejumlah riwayat, Imam Bukhari meriwayatkan dalam al-Adab al-Mufrad, dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تدركَا، دَخَلْتُ أَنَا وَهُوَ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ

“Barangsiapa yang memelihara (mendidik) dua wanita sampai mereka dewasa, maka saya akan masuk surga bersamanya di surga kelak seperti ini”, beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya.” (Imam Muslim juga meriwayatkan serupa dalam Shahihnya

Dalam Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: Siapa yang mempunyai dua orang saudari atau dua orang putri lalu ia berbuat baik kepada keduanya selama mereka bersama dirinya maka saya dan dia di surga seperti ini,” beliau mendekatkan kedua jarinya.

Kelima:beliau menjanjikan tempat mulia bersama beliau di surga bagi mereka yang memiliki akhlak mulia. Ini menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mendapat jaminan surga.

Dari Jabir Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا

“Sesungguhnya orang yang paling saya cintai dan paling dekat majelisnya denganku di antara kalian hari kiamat kelak (di surga) adalah yang paling baik akhlaknya…”. (HR. Al-Tirmidzi dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani)

Keenam: Sejumlah sahabat menginginkan agar bisa dekat (menemani) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di surga, jika mereka tidak yakin kalau Nabi mereka mendapat jaminan surga tentu tidak akan menginginkan hal tersebut.

Disebutkan dalam Shahih Muslim, Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslami Radhiyallahu ‘Anhu bercerita bahwa dia pernah bermalam bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Kemudian ia meyiapkan air wudhu dan keperluannya. Beliau lalu bersabda kepadaku, “Mintalah sesuatu kepadaku!”, saya berkata, “Saya meminta agar saya bisa bersamamu di surga.” Beliau menjawab, “Adakah permintaan selain itu”, saya berkata, “hanya itu.” Beliau lalu bersabda, “Maka bantulah aku atas dirimu (untuk memohon kepada Allah agar memenuhi permintaanmu) dengan memperbanyak sujud (shalat)”.” (HR. Muslim)

. . . Sejumlah sahabat menginginkan agar bisa dekat (menemani) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di surga, jika mereka tidak yakin kalau Nabi mereka mendapat jaminan surga tentu tidak akan menginginkan hal tersebut. . .

Dan masih banyak lagi bukti dan keterangan dari nash-nash shahih bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sudah dijamin masuk surga. Bahkan beliau mengetahuinya sebelum beliau wafat. Dengan keyakinan ini beliau memotifasi para sahabatnya untuk mengerjakan amal besar dalam Islam agar bisa dekat dengannya di surga. Para sahabat pun yakin betul, tanpa ragu, bahwa Nabinya adalah manusia mulia yang dijamin masuk surga. Sehingga mereka sangat yakin dalam mengimani beliau dan mengikuti sunnah-sunnahnya. Wallahu A’lam. [*]

– See more at: http://www.voa-islam.com/read/aqidah/2014/07/16/31659/quraish-shihab-salah-inilah-bukti-rasulullah-dijamin-masuk-surga/#sthash.rs2dzT6Q.dpuf




Bupati Inhil Ikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

“Dalam rangka persiapan pelayanan dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 H” —-

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengikuti rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pelayanan dan pengamanan hari Raya Idul Fitri 1435 H. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat Mapolres Inhil ini juga diikuti oleh Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, Sekda, sejumlah kepala SKPD, Kadis Kesehatan, kadis Perhubungan, Kadis PU, kakan Satpol, Camat dan sejumlah instansi vertikal terkait.

Usai pelaksanaan rapat, Bupati mengatakan kegiatan hari ini juga disejalankan dengan rapat koordinasi yang memang setiap bulannya selalu dilaksanakan. Kali ini, rakor difokuskan dalam rangka pembahasan persiapan menjelang pelaksanaan idul fitri terutama dari sisi kesiapan sembako, sarana jalan, tranportasi baik darat dan sungai termasuk sebagai upaya untuk menciptakan kenyamanan, ketertiban dan keamanan dalam rangka menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan menjelang, saat dan setelah perayaan idul fitri.

“Untuk itu semua makanya kita perlu untuk melakukan rapat koordinasi antar lintas sektoral,” Ujar bupati.

Sementara itu, Kapolres Inhil juga sempat menyampaikan ungkapan terimakasihnya dengan kehadiran Bupati Inhil pada rapat koordinasi lintas sektoral ini. Menuurt Kapolres, rapat ini ditujukan untuk melakukan antisipasi berbagai hal yang dapat meggangu jalannya perayaan idul fitri, termasuk sisi keamanan yang menjadi salah satu tanggungjawab dari kepolisian.

“Berbagai antisipasi dalam pengaman idul fitri telah kita persiapkan termasuk mempersiapakan sniper untuk menjamin kemanan pemudik dijalur Kecamatan kemuning dari tindakan kriminal,” Kata kapolres.

Dalam kesempatan ini Kapolres juga berpesan keapda seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran untuk mempersiapkan diri, baik kesehatan secara fisik maupun kondisi kendaraan. Jika ada sesuatu hal atau memerlukan informasi didalam perjalannya, kapolres mengatakan bahwa polres inhil telah mempersiapkan posko-posko mudik yang telah dilengkapi edngan personil dari jajaran, kepolisian, TNI, Satpol PP, petugas kesehatan dan lainnya.

“kita berharap semua ini dapat meminimalisir berbgai kejadian yang dapat mengganggu pemudik. Sekali lagi harap berhati-hati dan persipakan segala sesuatunya agar dapat melaksankan idul fitri bersama keluarga dikampung halaman,” Imbuh kapolres. (rul/adv pemkab Inhil)




Kapolres Inhil Irup 17 Hari Bulan

kapolres Inhil irup 17 hari bulan. Foto: Agustan/Humas Pemkab Inhil
kapolres Inhil irup 17 hari bulan. Foto: Agustan/Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi tampil sebagai inspektur upacara (irup) 17 hari bulan. Kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan dihalaman kantor Bupati Inhil ini juga tampak dihadiri oleh Bupati Inhil, HM Wardan, Muspida, Sekda, pejabat serta PNS dilingkungan Pemkab Inhil. Kamis (17/7/2014)

Dalam amanatnya, kapolres mengatakan bahwa pada tanggal 9 Juli lalu, kita telah melaksanakan pesta demokrasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang akan menentukan arah Pembangunan Negara ini untuk 5 tahun kedepan. Proses pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan suara pada masing-masing TPS dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, tanpa kendala yang cukup berarti.

Hal ini karena rasa kebersamaan, rasa persatuan, hidup berdampingan secara damai dalam lingkungan bermasyarakat lebih diutamakan.

Walaupun ada perbedaan pendapat serta pola pandang, itu adalah suatu hal yang wajar namun hendaknya beda pendapat dan beda pola pandang tersebut janganlah sampai menimbulkan pertentangan atau perselisihan apalagi perpecahan. sikapi perbedaan secara arif dan bijaksana, sehingga beda pilihan dan beda pendapat itu akan mencetuskan solusi terbaik dalam membangun daerah kita ini.

“pada momentum upacara pagi hari ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, seluruh komponen masyarakat, serta segenap aparat keamanan yang telah bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Kabupaten Indragiri Hilir.” Sampaikan Kapolres

Ditambahkannya, mengingat pada hariini telah berada dihari ke-19 Ramadhan, yang berarti tinggal 11 hari lagi kita akan merayakan Idul Fitri 1435 Hijriyah. Terkait Perayaan Idul Fitri di Kabupaten Indragiri Hilir, Polres Inhil akan berkoordinasi dengan Pemerintah dalam hal ini beberapa Dinas dan Instansi terkait sebagai upaya melakukan pengamanan menjelang dan selama pelaksanaan Idul Fitri, seperti pada pengamanan dijalan raya, pengamanan arus mudik, pelaksanaan shalat ied, hingga pengamanan arus balik. Tandas Kapolres.

Seperti biasanya Polres Inhil akan mengadakan Operasi Ketupat guna melakukan pengawasan dan pengamanan demi terwujudnya suasana yang kondusif, aman dan terkendali. Dengan demikian kita harapkan umat muslim di Kabupaten Indragiri Hilir dapat melaksanakan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan khusuk dan aman. Tandas Kapolres. (gus)