Dibangun 6 Tahun Yang Lalu, Pasar Ini Tidak Pernah Difungsikan

pasarTANAH MERAH (detikriau.org) – Permasalahan akan tempat berjualan di Inhil sepertinya tak kunjung usai, jika ditempat lain masyarakat menginginkan bantuan pemerintah untuk mendapatkan tempat yang bersih dan layak untuk berjualan, beda halnya dengan pasar Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah yang telah didirikan kurang lebih sekitar 6 tahun silam hingga kini tidak pernah difungsikan oleh para pedagang setempat.

Menurut masyarkat setempat, para pedagang enggan berjualan disana karena terlalu jauh jika harus mengangkut barang dagangannya kepasar yang sudah dibangun oleh pemerintah ini.

“Pedagang enggan untuk pindah, mereka merasa lebih nyaman jika berjualan dipelantar rumahnya masing-masing,” imbuh Hamid masyarakat setempat saat dijumpai dilokasi pasar tersebut kemarin.

Kini, bangunan yang menghabiskan ratusan juta uang milik daerah ini hanya berdiri sebuah warung kopi dan loket pembelian karcis penumpang speed boad

“Ya kalau lantai satu jadi warung kopi dan loket penjualan tiket,” imbuhnya.

Sedangkan lantai 2, sambungnya lagi, ditempati oleh Sahbandar dan anggota kepolisian setempat untuk pengamanan jalur mudik.

“Kita tentunya sangat berasa sayang melihat bangunan yang menghabiskan ratusan juta anggaran daerah namun tidak bisa difungsikan secara optimal,” keluhnya. (Ahmad Tarmizi)




Pelabuhan LKMD Desa Tanah Merah Memprihatinkan

pelabuhanTANAH MERAH (detikriau.org ) – Ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur didaerah lain, pelabuhan LKMD Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah seakan tidak tersentuh akan hal itu, pasalnya kondisi pelabuhan yang biasa digunakan masyarakat setempat maupun pendatang yang menggunakan jalur laut tersebut sudah tidak layak lagi digunakan untuk menaikkan dan menurunkan para penumpang karena kondisi papan atau lantai sudah banyak yang hilang dan lapuk, selain itu tangga untuk naik dan turun pun tidak lagi punya besi penyangga yang kuat.

Masyarakat setempat pun meminta agar pelabuhan tersebut secepat mungkin dan diutamakan oleh Pemkab Inhil guna menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sudah lumayan lama kondisi pelabuhan LKMD seperti ini,” kata Guntur kepada detikriau.org Sabtu (2/8/14).

Dijelaskan Guntur, sudah banyak papan pelantar tersebut yang hilang dan tak jarang pelabuhan apung itu sarat jika banyak penumpang yang hendak naik dan turun dari alat transportasi air seperti speed boad dan sebagainya.

Tidak hanya itu ungkap Guntur, besi penyangga atau pemegang untuk naik ke pelabuhan induk pun kini sudah banyak yang tidak ada.

“Saat kondisi air sedang surut, payah mau naik keatas. Sebab tempat pemegang sudah tidak ada lagi. Dan itu tentu menyulitkan dan membahayakan masyarakat,” keluh Guntur.

Guntur berharap agar pemerintah sesegera mungkin untuk memperbaiki pelabuhan tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan atau yang membahayakan keselamatan para pengguna pelabuhan tersebut. (Ahmad tarmizi)




Wabup Inhil Ajak Tetap Istiqomah Pada Ajaran Islam

Wakil Bupati salami anak-anak Pantia Asuhan yang turut menghadiri Open House di rumah Kediamannya pada perayaan Idul Fitri 1435 H Kemaren
Wakil Bupati salami anak-anak Pantia Asuhan yang turut menghadiri Open House di rumah Kediamannya pada perayaan Idul Fitri 1435 H Kemaren

Tembilahan (detikriau.org) – Memasuki bulan Syawal, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mengajak kepada seluruh umat muslim khususnya di kabupaten Indragiri Hilir untuk bertekad selalu istiqomah dalam mengamalkan ajaran-ajaran agama islam.

Ajakan ini disampaikan Wabup dalam penyampaian kata sambutannya menjelang pelaksanaan sholat Idul Fitri 1435 H bertempat dilapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan kemaren

Dikatakan Wabup, melaksanakan ibadah puasa ramadhan pada hakekatnya mengadung tujuan agar umat muslim benar-benar menjadi hamba Allah yang muttaqin yakni seorang hamba yang taat pada seluruh perintah dan menjauhi segala larangan Allah serta tunduk dan patuh pada sunnah Rasulullah SAW

“oleh karena itu melalui momentum 1 syawal 1435 H yang fitri dan suci ini saya mengajak untuk bertekad selalu istiqamah pada ajaran islam.”Pesan Wabup

Tak lupa Wabup juga megajak kepada semua jamaah untuk mengamalkan segala hikmah dan nilai yang terkandung dalam ibadah puasa ramadhan, seperti sikaf bersih hati dan piikiran, jujur,amanah, menjaga silaturrahmi, sabar dan ikhlas yang tercermin secara tulus dan Lilllahita’ala dalam menjalani kehidupan sehari-hari hingga pada saat ramadhan tahun mendatang menghampiri kembali.

“kita telah siap dan telah menerapkan hikmah-hikmah yangg didapatkan pada saat melaksanakan seluruh ibadah dibulan suci ramadhan tahun ini.” Tandas Wabup. (dro/adv pemkab inhil)




Progress 98 Sambangi MetroTv Bawa Miras & Pisau Cukur Untuk Surya Paloh

10568811_10202261563367145_48125JAKARTA (detikriau.org) – Aktivis Progres 98 melakukan aksi unjuk rasa ke kantor MetroTV, Jumat (1/8) siang ini pukul 14.30 WIB.

Progress 98 mendatangi kantor redaksi Metro TV untuk melayangkan protes berupa penyerahan KADO MIRAS DAN PISAU CUKUR kepada Bos Metro tv Surya Paloh.

Dalam siaran persnya kepada voa-islam.com, Progess 98 berharap kado istimewa tersebut dapat diterima sebagai sebuah renungan bagi Surya Paloh baik dalam kapasitasnya sebagai pemilik media dan sekaligus Ketua Umum Partai NasDem.

Faizal Assegaf menegaskan agar media massa jangan menjadi penghasut “Kami tegaskan, jangan pernah menjadikan penguasaan media massa sebagai alat penghasut, pembohongan dan penipuan kepada rakyat. Dan sangat memprihatinkan sejumlah berita Metro tv secara sengaja telah mendiskriditkan dan bertujuan menghalau upaya Progres 98 yang tengah bersuara menuntut pemberantasan korupsi ke KPK atas dugaan kasus-kasus korupsi Jokowi dan Megawati.”

Faizal menilai, “sikap MetroTv sepatutnya netral dan berimbang, bukan untuk menjadi sarana pelindung dan pembela kepentingan Jokowi dan Megawati dalam kasus-kasus yang kami adukan ke KPK, adalah tindakan yang menyesatkan tidak sejalan dengan aspirasi rakyat banyak.”

Aksi geruduk ke gedung MetroTV juga untuk memprotes kebohongan berita yang dibuat oleh media tersebut dengan memberi “Kado Miras dan Pisau Cukur Kepada Bos Metro TV Surya Paloh”….

Aksi tak berjalan aman, “Progress 98 kembali dihadang oleh puluhan aparat kepolisian dengan seragam dan senjata lengkap. Tampak Metro TV benar-benar banci dan panik.” jelas Faizal lagi.

Progres 98 dalam tuntutannya mendesak bila 1 X 24 jam Metro TV tidak menayangkan permohonan maaf melalui siaran di medianya selama seminggu berturut-turut, maka kawan-kawan akan mendatangi rumah kediaman Bos Metro TV untuk kembali membawa kado miras dan pisau cukur.

Ketua Divisi Aksi Progres 98, Fikram Faraid mengatakan, botol berisi miras dihadiahi kepada pemilik Metro TV, Surya Paloh agar tidak mabuk kekuasaan.

“Jadi mabuk minuman keras boleh asal jangan mabuk kekuasaan,” jelas Fikram saat  aksi di pelataran kantor stasiun Metro TV, Jakarta, Jumat (1/8) siang.

Menurut Fikram, selama ini media milik Surya Paloh terkesan menutup-nutupi dugaan korupsi Megawati Soekarnoputri dalam kasus Release and Reacharge Bantuan Liquiditas Bank Indonesia (BLBI) maupun rekening triliunan milik presiden terpilih Joko Widodo di luar negeri. Kedua kasus ini telah dilaporkan Progres 98 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kasus korupsi Megawati dan Jokowi ditutupi, itu kan mabuk kekuasaan makanya kita melawan,” kata Fikram pula.

Sedangkan pisau cukur yang juga dihadihi kepada Surya Paloh, jelas Fikram, dimaksudkan untuk membersihkan diri.

“Pakai pisau cukur biar lebih berwibawa dan bersih muka dan hatinya,” sindir Fikram.

10572189_1447895488828822_580518063_nProgress 98 pun meminta Metro TV dalam waktu 2×24 jam segera meminta maaf terkait tudingan pihaknya sebagai massa bayaran saat aksi usut dugaan korupsi Megawati di kantor KPK.

“Metro TV harus buat permintaan maaf terbuka selama seminggu. Kalau tidak, kami tetap akan melawan dan sebarkan perilaku mabuk kekuasaan Surya Paloh ke seluruh pelosok negeri,” demikian Fikram.

Gerakan ini akan terus kita lakukan untuk melakukan perlawanan secara terbuka kepada pers yang dipimpin oleh pemiliknya yang berprilaku “MABUK” (kekuasaan) sehingga sering kali memanfaatkan keberadaan media sebagai alat kebohongan publik.

– See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/08/01/31976/progress-98-sambangi-metrotv-bawa-miras-pisau-cukur-untuk-surya-paloh/#sthash.9RNnty01.dpuf

 




Puluhan Turis Israel ‘Diusir’ dari Maladewa

Foto: Kompas.com
Foto: Kompas.com

MALE (detikriau.org) — Para wisatawan Israel dievakuasi dari pulau wisata Maladewa setelah seorang warga Israel merusak sebuah spanduk yang menyamakan bendera Israel dengan lambang swastika Nazi. Demikian Pemerintah Maladewa, Rabu (30/7/2014).

Akibat perusakan itu, warga Pulau Thulusdloo, tak jauh dari ibu kota Male, menggelar unjuk rasa sehingga sebanyak 30 turis Israel terpaksa dievakuasi dari pulau tersebut.

Pejabat di kantor presiden Maladewa, Mohamed Shareef, mengatakan, proses evakuasi turis Israel itu dilakukan untuk keselamatan mereka sendiri. “Potensi insiden buruk terhadap mereka sangat besar sehingga kami harus mengevakuasi para turis itu,” ujar Shareef.

Shareef mengatakan, Pemerintah Maladewa tidak melarang warga Israel memasuki kepulauan itu, meski mengakui negeri itu menentang aksi kekerasan Israel di Gaza.

“Kami tidak melarang mereka datang. Namun, turis Israel harus ingat mereka mengunjungi sebuah negara dengan penduduk 100 persen Muslim. Dan kami mendukung Palestina tanpa syarat,” ujar Shareef.

Shareef melanjutkan, Pemerintah Maladewa telah mengambil sejumlah langkah untuk menunjukkan sikap mereka terhadap Israel.

Salah satunya, Pemerintah Maladewa telah menerapkan larangan terhadap barang-barang buatan Israel serta membatalkan tiga kerja sama dengan Israel di bidang kesehatan, pariwisata, dan pendidikan.

“Impor dari Israel sangat kecil, tetapi kami melarang impor sebagai sebuah langkah penentangan kami terhadap aksi Israel,” tambah Shareef.

Sementara tiga kerja sama yang dibatalkan itu sebelumnya diteken pada 2009 oleh pemerintahan lama. Sejauh ini, ketiga kesepakatan itu masih berbentuk dokumen dan belum diimplementasikan.

Maladewa, yang dikenal dengan pantainya yang indah dan pulau-pulau karangnya yang tersembunyi, menarik jutaan wisatawan setiap tahun, tetapi hanya sekitar satu persen yang datang dari Israel.
http://www.tribunnews.com/internasional/2014/08/01/puluhan-turis-israel-diusir-dari-maladewa




Golkar akan Habis-habisan Bela Prabowo, Tak Mau Bicara Soal Jatah Menteri Jokowi-JK

20140415_100751_bambang-soesatyo15JAKARTA (detikriau.org) – Partai Golkar mengakui kini tidak bisa membicarakan soal jatah menteri di kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sebab, komitmen mereka kini masih terikat dengan koalisi merah putih yang mengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan akan berjuang sampai titik darah penghabisan.

“Dan Golkar bersama Gerindra serta anggota koalisi lainnya sedang berjuang di MK. Tidak elok rasanya sebagai partai, Golkar ‘mencla-mencle’. Ketika pilihan bergabung jatuh pada koalisi merah putih yang mendukung Prabowo, maka perjuangan harus sampai pada titik darah yang penghabisan,” ujar Wakil Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo dalam keterangannya yang dikutip dari tribunnews.com, Jumat(1/8/2014).

Menurut Bambang, hal itulah sikap yang harus ditunjukkan partai Golkar agar sebagai partai tetap dihargai. Baik oleh lawan maupun kawan.

“Bahwa, di dalam internal ada gejolak yang mempersoalkan keputusan tersebut, itu adalah dinamika biasa yang tidak boleh membuat Golkar goyah. Dan menjilat ludah sendiri,” ujarnya.

Bambang menilai Golkar dan para pemimpinnya saat ini sedang diuji. Apakah tetap teguh memegang komitmen, walaupun kelak tidak memperoleh jabatan atau posisi apa-apa dalam pemerintahan.

“Atau goyah pada iming-iming jabatan atau tunduk pada tekanan, baik,dari dalam maupun luar partai Golkar,” ujarnya.

“Kalaupun kelak Golkar kembali menjadi bagian pemerintahan Jokowi, biarlah itu ditentukan oleh hasil Munas dan pemenang Munas mendatang,” tambah Bambang.

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan masuknya tokoh Golkar tersebut dalam kabinet Jokowi-JK, tentu karena peran masing-masing individu, bukan peran partai.  Hal lain, kata Bambang, kelompok mana yang bakal memenangkan pertarungan Munas Golkar pada 15 April 2015 mendatang.

“Apakah kelompok JK, Fahmi Idris dan kawan-kawan yang mendukung Jokowi atau kelompok ARB atau pengurus sekarang ini seperti Idrus Marham dan lain-lain yang mendukung Prabowo. Atau bahkan kelompok Agung Laksono, dan kawan-kawan  atau kelompok MS Hidayat dan kawan-kawan” tuturnya.

Saat ini juga lanjut Bambang masih terlalu dini membicarakan apakah partai berlambang pohon beringin itu akan menjadi partai oposisi atau tidak.

“Masih terlalu dini untuk bicara apakah Golkar akan menjadi partai oposisi atau kembali menjadi partai pendukung pemerintah. Kita harus  lihat dulu perkembangan pasca pengumuman MK pada 22 Agustus mendatang,” kata Bambang.

Ia lalu menyampaikan adanya dua indikator dalam mempertimbangkan sikap partai berlambang pohon beringin itu. ” Pertama, berapa banyak dan kuat, figur atau tokoh Golkar yang masuk jajaran kabinet selain JK sebagai wapresnya Jokowi kalau kelak dinyatakan oleh MK sebagai presiden terpilih,” katanya.(*)