Tembilahan (detikriau.org) – Hari masuk pertama kerja setelah libur hari raya Idul fitri 1435 H, Bupati Inhil HM.Wardan Memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Inhil. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman Malomo. Sekda, H Alimuddin RM, para staff Ahli Bupati, asisten dan seluruh Pejabat eselon II, III dan IV serta seluruh Pegawai dan honorer di lingkungan Pemkab Inhil. Senin (4/8/2014)
Dalam amanatnya saat memimpin Apel gabungan, terlebih dahulu Bupati Inhil atas Nama PEMDA dan keluarga mengucapkan mohon maaf lahir bathin. Bupati mengharapkan kepada seluruh karyawan untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.
Bupati inhil bersalaman dengan para pegawai di Lingkungan PEMKAB Inhil. Foto: Agustan/humas pemkab inhil
“Masa libur sudah usai dan hari ini kita kembali bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berarap semuanya kembali memberikan pelayanan optimal dengan penuh semangat,” Pesan Bupati.
Usai pelaksanaan apel, Bupati di dampingi seluruh pejabat melakukan salam-salaman dengan para pegawai dan honorer di lingkungan Pemkab Inhil. (gus/adv pemkab inhil)
Dilalap Api, 4 Unit Rumah Penduduk di Kotabaru Siberida Ludes. 1 Korban Meninggal Dunia
Keritang (detikriau.org) – Amukan jago merah kembali terjadi. Kali ini 4 unit perumahan penduduk di Jalan Suka Mulya Desa Kotabaru Siberida Kecamatan Keritang ludes. Kebakaran hebat ini bahkan menelan 1 korban jiwa dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Minggu (3/8/2014)
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian sektor Kecamatan Keritang, kobaran api terlihat pertama kali sekira pukul 19.30 Wib di rumah kediaman manisah. Upaya pemadaman yang dilakukan masyarakat dengan peralatan seadanya tidak membuahkan hasil maksimal. Kobaran api dengan cepat meluas disebabkan sebahagian besar perumahan masyarakat berbahan kayu. Api baru berhasil dikendalikan sekira pukul 20.30 Wib setelah menghanguskan 4 unit rumah penduduk.
Akibat kebakaran ini, Manisah, penderita tunanetra ini tidak dapat menyelamatkan diri. Tubuh Manisah ditemukan di dalam bak mandi dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas kesehatan setempat, korban diduga meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.
“Asal api masih dalam lidik dan kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta,” Ujar Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, MSi melalui Kapolsek Keritang AKP Gultom
4 unit rumah penduduk yang habis terbakar adalah milik, Manisah (55), Siti Fatimah (70), Kamil (50) dan H Firdaus (70).(dro)
Relokasi Pujasera Selambatnya Tgl 8 September
Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy
Tembilahan (detikriau.org) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir merencanakan selambat-lambatnya tanggal 8 september 2014 mendatang seluruh pedagang Pusat Jajanan Selera Rakyat ( Pujasera) jalan kapten muchtar sudah harus pindah dilokasi baru jalan Subrantas Tembilahan. Relokasi ini diprioritaskan bagi para pedagang.
Penegasan ini disampaikan oleh Kadisperindag Inhil, H Fahrolrozy melalui Kasi Penertiban dan Penyuluhan, Trio Beni Putra kepada detikriau.org ditembilahan, kamis (3/8/2014). Menurutnya, kebijakan relokasi yang dilakukan pemerintah daerah merupakan relokasi terhadap pedagang bukan tempat.
“artinya yang direlokasi adalah masyarakat yang hari ini berdagang dilokasi pujasera bukan fasilitasnya.” Tegas Trio Beni
Terkait rencana relokasi ini, diakuinya, dari berbagai sumber, Disperindag Inhil banyak menerima keluhan dari masyarakat yang berdagang dilokasi pujasera. Setelah sekian tahun berdagang, dengan relokasi ini mereka khawatir akan kehilangan wadah untuk mengais rezky karena tempat yang mereka pergunakan selama ini merupakan wadah sewaan dari masyarakat lain yang mengaku sebagai pemilik.
“Artinya apa, sebahagian masyarakat yang selama ini namanya tercantum sebagai pedagang dilokasi itu bukannya memanfaatkan fasilitas yang dibangun pemerintah ini sesuai peruntukan tetapi malah menyewakan wadahnya kepada pedagang lain dengan menarik uang sewa. Ini tidak benar. Fasilitas itu milik pemerintah yang diperuntukkan bagi pedagang. Bukan milik pribadi yang bisa dipindahtangankan” Tambahkannya
Oleh sebab itu, kebijakan pemerintah, pemindahan pujasera dilokasi baru diprioritaskan kepada masyarakat yang selama ini berdagang bukan yang mengaku-ngaku sebagai pemilik dan menyewakannya kepada pihak lain.
Namun meskipun begitu ditambahkannya, untuk masyarakat yang selama ini meyewakan wadahnya dan benar-benar ingin berdagang dilokasi baru , pemerintah juga masih memberikan kesempatan dengan catatan, jika nantinya wadah itu ternyata tidak juga dimanfaatkan sebagaimana kesepakatan atau kembali disewakan kepada pihak lain, maka penempatannya akan dibatalkan.
“Tapi nanti untuk tahap dua. Untuk pemindahan tahap awal ini kita hanya memprioritaskan bagi 47 pedagang yang sudah terdata sebelumnya,” Tandasnya. (dro)
Prabowo-Hatta Bakal Hadiri Sidang Perdana di MK
Prabowo-Hatta akan didampingi banyak kader koalisi dan relawan
Jakarta (detikriau.org) – Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dipastikan akan menghadiri sidang perdana gugatan Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi, Rabu 6 Agustus 2014 mendatang.
Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon, mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan bahan-bahan dan barang bukti adanya dugaan kecurangan di pilpres tahun ini.
“Insya Allah, Pak Prabowo dan Pak Hatta akan hadir ke MK yang direncanakan jam 09.30 pagi,” ujar Fadli Zon di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu 3 Agustus 2014.
Selain Prabowo-Hatta, menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, kader Koalisi Merah Putih dan para relawan juga akan menghadiri sidang tersebut.
“Banyak juga kader Koalisi Merah Putih dan relawan yang akan mengantar sidang perdana ini di MK. Jadi sudah siaplah,” ungkap dia.
Tim Prabowo-Hatta, kata dia, menyayangkan langkah Komisi Pemilihan Umum yang membuka kotak suara di beberapa daerah tanpa seizin MK. Pembukaan kotak suara itu, menurut Fadli, tidak jelas maksud dan tujuannya.
“Kami menyesalkan tindakan KPU itu, karena itu jelas menyalahi aturan main. Itu kan bagian barang bukti yang akan diuji nanti,” tegasnya.(*)
http://politik.news.viva.co.id/news/read/526053-prabowo-hatta-bakal-hadiri-sidang-perdana-di-mk
Guru harus Mampu Berikan Motifasi Bagi Anak Didik
Tembilahan (detikriau.org) – diera persaingan mutu pendidikan, Bupati Inhil, HM Wardan mengharuskan kepada seluruh kalangan pendidik di Inhil untuk dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anak didik untuk lebih giat belajar.
“permintaan saya ini erat kaitannya dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Generasi muda yang ada di bumi Inhil ini harus mampu dibekali kecerdasan ilmu pengetahuan yahng dilandasi iman dan taqwa,” sampaikan Bupati belum lama ini di Tembilahan.
Oleh karenanya, orang nomor satu dibumi srigemilang ini meminta kepada seluruh tenaga pendidik baik disekolah negri maupun swasta untuk lebih meningkatkan profesionalissme.
“Kita semua harus sama-sama bertanggungjawab memperhatikan pendidikan. Mutu pendidikan di inhil harus lebih baik agar dapat bersaing dengan daerah lainnya,” pinta Bupati
Dalam wawancara terpisah, kadisdik Inhil, Helmi D menyatakan bahwa sejauh in pemerintahd aerah telah cukup banyak memperhatikan kesejahteraan tenaga guru, baik guru disekolah Negri maupun agama.
“ini tentunya dimaksudkan agar tenaga pendidik kita benar-benar dapat serius untuki meningkatakan profesionalisme dalam menghadapi tantangan hari depan yang lebih berat,” Ujar Helmi. (adv pemkab inhil)
Pencari Kerang Ditemukan Tewas Mengapung
Gambar ilustrasi
Concong (detikriau.org) – Warga Kecamatan Concong tiba-tiba saja kaget, sekira pukul 16.00 Wib dimuara sungai concong ditemukan tubuh seorang laki-laki mengapung sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Diketahui laki-laki paruh baya ini bernama Asmardi Bin Abd Mutalib (55) warga Desa Panglima Raja Kecamatan Concong. Sabtu (2/8/2014)
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban kepada petugas kepolisian setempat, diketahui sebelumnya sekira pukul 08.00 wib dihari yang sama korban pamit kepada keluarganya untuk melaut seorang diri mencari kerang dengan menggunakan motor kayu.
Sejak kepergiannya hingga sekira pukul 12.00 Wib, korban tidak juga pulang dan hal inimembuat keluarga resah karena laziamnya setiap tengah hari pencari kerang akan pulang kerumahnya. Dibantu masyarakat setempat, keluargapun melakukan pencarian.
Sekira pukul 14.00 wib, masyarakat berhasil menemukan motor kayu milik korban yang hanyut terbawa arus sungai namun korban tidak tampak berada di motor kayu tersebut.
Sekira pukul 16.00 Wib, seorang warga M Zaini bersama warga lainnya menemukan korban sudah dalam keadaan kaku mengapung disungai tepat didepan gudang penampungan udang milik Akuang.
Warga langsung membawa korban ke rumah duka dan ketika dilakukan visum oleh petugas medis. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.
“korban sejak dulu mengidap penyakit asma akut. mungkin ini yang menjadi penyebab ia meninggal dunia,” Ujar Atan seorang warga setempat. (dro)