Bupati Inhil Pinta Generasi Penerus Lanjutkan Cita-Cita Pejuang

Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Unsur Muspida melakukan Tos tanda di Mulainya acara Resepsi HUT Proklamasi ke-69 TH 2014. Foto: Agustan, Humas PEmkab Inhil
Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Unsur Muspida melakukan Tos tanda di Mulainya acara Resepsi HUT Proklamasi ke-69 TH 2014. Foto: Agustan, Humas PEmkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengajak generasi penerus untuk melanjutkan cita-cita pejuang kemerdekaan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang terbaik untuk disumbangkan kepada bangsa dan negara.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam kata sambutannya saat menghadiri malam syukuran dan resepsi HUT Proklamasi Ke 69 Republik Indonesia tahun 2014. Agenda tahunan sempena hari kelahiran RI yang dilaksanakan di Gedung Engku Kelana Tembilahan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD, Unsur Muspida, pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil dan anggota Paskibra. Ahad (17/8/2014) malam

“Generasi penerus harus mampu melanjutkan cita-cita perjuangan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang terbaik untuk disumbangkan kepada bangsa dan negara guna mencapai masyarakat yang sejahtera.” Sampaikan Bupati dalam kesempatana pidatonya

Foto: Agustan Humas Pemkab Inhil
Foto: Agustan Humas Pemkab Inhil

Atas nama Pemkab Inhil, Bupati juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran tamu. Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengajak semua hadirin untuk dapat merepleksikan kembali akan beratnya perjuangan yang dilakukan oleh pejuang sehingga bisa mencapai kemerdekaan yang dirasakan saat seperti ini.

“Mudah-mudahan kita dapat merenungi agar kita dapat melaksanakan pembangunan dengan sebaik-baiknya,” Sampaikan Bupati

Diakhir kalimatnya, tidak jemu-jemunya Bupati menyampaikan harapan dukungan dukungan atas program – program yang telah di lakukan Pemerintah Khususnya PEMKAB Inhil, salah satunya masalah Kebersihan Lingkungan.

Pada malam Resepsi HUT Proklamasi ke -69 RI ini panitia pelaksana juga mengumumkan para Pemenang penilaian lomba Pintu gerbang atau Gapura dan kebersihan lingkungan lorong/gang.

Untuk Kategori Lomba Gapura/Pintu Gerbang dimenangkan oleh Jalan Sabilal Muhtadin RT 005/RW 009 Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu. Sedangkan, kategori Lomba Kebersihan RT/RW di manangkan Oleh RT 02 RW 016 Jl. Trimas Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan.

Pada malam ini juga di lakukan penyerahan pengharagaan PNS Teladan yang berjumlah 18 orang dari berbagai SKPD oleh Bupati Inhil yang diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres Inhil, Dandim 0314 Inhil. (gus/adv pemkab Inhil)




Perbaiki Motor, Pelaku Mutilasi Jual Daging Korbannya Rp 30 Ribu

263709_empat-tersangka-pembunuhan-sadis-riau_663_382SIAK (detikriau.org) – Dihadapan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, pelaku mutilasi di Kabupaten Siak mengaku menjual daging korbannya Rp 30 ribu di warung makan kota perawang. (ahad (17/8/2014)

Difasilitasi Polres Siak, Arist Merdeka Sirait bertemu empat orang yang diduga pelaku pembunuhan, MD (16), DP (16), DD (19), dan S (22) yang juga telah memutilasi enam orang anak di bawah umur dan seorang dewasa.

Berdasarkan keterangan para pelaku pada Komnas PA pada Kamis 14 Agustus 2014, mereka mengaku telah menguliti bahkan menjual daging manusia itu pada beberapa warung makan (lapo) di Kota Perawang, Siak, Riau. Namun, mereka mengaku, daging tersebut tidak dijual dalam ukuran kilogram.

“Biasa dijual per satu kantong plastik dan dijual dengan harga Rp30 ribu. Pada pemilik warung, mereka bilang itu adalah daging sapi atau daging biawak,” ungkap Arist saat dihubungi VIVAnews, Jakarta, Minggu 17 Agustus 2014.

Pelaku MD dan S, kata Arist adalah otak di balik penjualan daging manusia itu pada pemilik warung. Tindakan itu diketahui sudah dilakukannya sejak 2014.

Saat ditanyakan pemilik warung untuk apa daging itu dijual, para pelaku beralasan, uang itu akan digunakan untuk memperbaiki motor.

Ketika ditanyakan apakah pemilik warung mengetahui yang dijual adalah daging manusia, Arist menjawab singkat. “Waktu saya ke sana, warung itu kebetulan sedang tutup. Jadi, polisi dan tim investigasi Komnas PA masih mengikuti perkembangan selanjutnya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, keempat pelaku dalam aksinya tidak langsung membunuh korban. Mereka melakukan pelecehan seks pada korban lebih dulu.

Jenazah korban pun ditemukan sudah dalam bentuk tulang belulang. Diduga tindak kejahatan itu telah dilakukan mereka selama satu tahun.

Dalam kasus ini, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Ancaman hukumannya adalah pidana mati atau seumur hidup.




Bupati Inhil Serahkan Remisi Bagi 310 Napi Rutan Tembilahan

“Sebelumnya Bupati Tampil Sebagai Irup Upacara Peringatan detik-detik HUT Proklamasi Ke 69 RI”

Bupati Inhil berikan Remisi kepada Narapidana penghuni lapas kelas IIB Tembilahan. Foto: Agustan/humas pemkab inhil
Bupati Inhil berikan Remisi kepada Narapidana penghuni lapas kelas IIB Tembilahan. Foto: Agustan/humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Sebanyak 310 Narapidana rumah tahanan kelas II B Tembilahan mendapatkan pemotongan masa tahanan. Remisi sempena HUT RI Ke 69 ini diserahkan oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

Dalam sambutannya pada acara pemberian remisi ini, Bupati mengharapkan adanya kerjasama program-program yang akan dilaksanakan SKPD dengan Lapas kelas IIB Tembilahan, salah satu contohnya Disnakertran yang mempunyai Balai Latihan Kerja untuk pengembangan warga binaan yang ada di lapas.

Pada rangkaian kegiatan tahunan dilapas ini Bupati juga membacakan sambutan dari Mentri hokum dan HAM RI.

Bupati Inhil menyerahkan Bendera Kepada Petugas Pada HUT Proklamasi Ke-69 TH 2014Dikatakan Menkumham  Remisi merupakan instrumen yang dapat mendorong Narapidana untuk berperilaku baik selama menjalani pidana. Karena, Remisi hanya akan diberikan kepada Narapidana yang berkelakuan baik. Mereka yang melakukan pelanggaran peraturan tata tertib tidak akan mendapatkan remisi. Manfaat lanjutan dari pemberian Remisi adalah dapat mengurangi tingkat hunian Lapas/Rutan yang semakin tinggi. Remisi akan mempercepat seseorang Narapidana untuk keluar dari Lapas/Rutan,sehingga populasi Lapas/Rutan pun akan semakin cepat berkurang. Pemberian Remisi bukanlah suatu bentuk kemudahan-kemudahan bagi Warga Binaan untuk dapat cepat bebas, tetapi merupakan suatu sarana untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memotivasi diri, sehingga dapat mendorong warga binaan kembali memilih jalan kebenaran.

Sebelumnya, Bupati Inhil tampil pertama kali dalam masa kepemimpinanya sebagai inspektur upcara peringatan detik-detik Proklamasi RI Ke 69 yang diselenggarakan di lapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD Unsur Muspida, Kepala SKPD lingkungan PEMKAB Inhil, para veteran, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pelajar dan mahasiswa serta undangan lainnya.

Upacara peringatan detik-detik hari lahirnya Republik Indonesia ini juga diselaraskan dengan pemberian Kado kepada Veteran dan janda pejuang.(gus/adv pemkab Inhil)




MPI: Tim Pemkab Inhil Terkesan Sembunyikan Fakta Kondisi Pungkat

desgelTembilahan (detikriau.org) – Masyarakat Perduli Inhil (MPI) menyayangkan pernyataan pihak Pemkab Inhil dan Upika Gaung yang terkesan menyembunyikan fakta sebenarnya kondisi warga Desa Pungkat saat ini.

“Ada kesan untuk menyembunyikan fakta sebenarnya kondisi warga Desa Pungkat,” Sampaikan Jubir MPI, Tengku Suhandri, Minggu (17/8).

Menurut pria yang akrab dengan panggilan Comel ini, didasarkan fakta yang ditemui PWI Inhil, KNPI dan MPI serta elemen lainnya dilapangan sangat jelas warga dalam kondisi trauma dan banyak  warga yang tidak berani untuk pulang ke desa sejak kejadian itu. Hal ini dapat dibuktikan dari pengakuan langsung warga dan dokumentasi yang dimiliki saat mereka turun ke lapangan.

“jauh hari sebelum tim Pemkab Inhil sampai ke Pungkat, kami sudah lebih dahulu sampai disana dan melihat, mendengarkan termasuk mendokumentasikan kondisi di lapangan. Mereka hanya datang sebentar dan kemudian berphoto dengan siswa SDN 005 hanya sekedar untuk menunjukkan desa ini kondusif, padahal kondisinya sebaliknya,” sesal Comel.

Yang lebih tidak benar lagi menurutnya, Tim Pemkab Inhil dan Upika Kecamatan malah menyatakan informasi yang disampaikan masyarakat yang peduli pungkat sebagai informasi yang tidak benar. Padahal justru kita menangkap bahwa mereka terkesan berupaya menyembunyikan fakta sebenarnya.

Lambannya tindakan yang diambil oleh tim Pemkab Inhil yang dipimpin Asisten I Darussalam menurutnya juga disayangkan banyak kalangan, karena mereka baru tiba di lokasi satu minggu pasca kejadian, dengan alasan takut datang kesana.

“Ada apa sampai aparat pemerintahan sampai takut turun ke daerah yang jelas-jelas adalah warganya, ini menimbulkan pertanyaan besar bagi kita. Tapi yang jelas ini adalah sebuah sikap lalai dan tidak bertanggungjawab,” kecam Ketua LSM PERAN Inhil, Firmansyah.

Ditambahkan Firman, saat kedatangan mereka bersama pengurus PWI Inhil, KNPI Inhil warga secara beramai-ramai menceritakan kondisi mereka yang resah dan trauma, tanpa adanya solusi dan penanganan segera Pemkab Inhil.

“Ketika kami turun ke lokasi, semua warga desa menyampaikan bahwa tidak satupun aparat pemerintahan yang turun pasca kejadian jemput paksa, baik aparat desa, kecamatan apalagi dari Pemerintah Kabupaten,“ beber Firman (Ahmad Tarmizi)




Ketua DPRD Inhil Ajak Masyarakat Syukuri Kemerdekaan dengan Melaksanakan Pembangunan

Ketua DPRD Inhil, HM Raus Walid (4 dari kanan) foto bersama usai upcara peringatan HUT Ri Ke 69 di Tembilahan
Ketua DPRD Inhil, HM Raus Walid (4 dari kanan) foto bersama usai upcara peringatan HUT Ri Ke 69 di Tembilahan

Tembilahan (detikriau.org) – Ketua DPRD Inhil, HM Raus Walid mengajak masyarakat untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dan mengisinya dengan pembangunan.

“Kita harus banyak bersyukur karena tidak perlu lagi mengangkat senjata seperti pejuang-pejuang kita terdahulu dalam merebut kemerdekan. Syukuri dengan berlomba-lomba mengisi kemerdekaan dengan melaksanakan pembangunan disegala bidang dengan sebaik-baiknya.” Pesannya ketika ditemui usai upacara peringtan detik-detik kemerdekaan RI ke 69 dilapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (17/8/2014)

Ditambahkan politisi partai Golkar ini, Kedepannya Inhil harus lebih maju. Untuk itu, harus memiliki ekonomi yang kuat dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Apalagi diera globalisasi seperti sekarang ini. Ini, merupakan tugas semua pihak agar Inhil kedepan lebih maju dan berjaya,” Tandasnya.(dro/adv DPRD Inhil)




Sekda Inhil Irup Upacara HUT RI di Kantor Bupati

Foto: Agustan/humas pemkab inhil
Foto: Agustan/humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM tampil sebagai Inspektur Upacara pada peringatan HUT Proklamasi RI Ke 69 tahun 2014. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Halaman kantor Bupati Inhil ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Unsur Muspida para pejabat eselon II dan III di lingkungan PEMKAB Inhil. Ahad (17/8/2014)

Dalam sambutannya, Sekda membacakan sambutan tertulis Gubernur Riau menyatakan bahwa bertemakan “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia yang Makin Maju dan Sejahtera”, ini merupakan tema yang penuh makna, yakni untuk mengajak kita semua sebagai anak bangsa untuk terus saling bahu membahu dalam persatuan kesatuan membangun negara tercinta ini, demi mencapai perekonomian bangsa yang lebih baik, dengan memerangi kemiskinan, dan menciptakan rasa keadilan menuju terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera.

Berbagai unsur yang terdapat dalam tema peringatan HUT ke-69 RI tadi, merupakan pencerminan tentang kondisi nyata yang terdapat dalam masyarakat dan bangsa Indonesia saat ini, dan sekaligus menjadi persoalan mendasar bangsa Indonesia dewasa ini.

Untuk keluar dari persoalan tersebut diaktan Gubri mengharuskan segenap anak bangsa untuk senantiasa memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, karena dengan semangat itulah akan menjadi kekuatan bagi kita semua

Pada kesempatan ini, Gubri mengajak kepada semua sebagai anak negeri, sebesar dan seberat apa pun adanya sebuah perjuangan menuju cita-cita, Insya Allah akan dapat tercapai, selagi kita bersatu padu saling membahu. Sebaliknya, sekecil apa pun sebuah cita-cita, tidak akan pernah tercapai, apabila kita saling bertikai dan saling bercerai berai.

“Mari sinergikan segala potensi yang ada, bangun kebersamaan sesama warga Indonesia, hilangkan segala perbedaan, singkirkan kepentingan kelompok dan golongan, dan utamakan kepentingan masyarakat Indonesia, khususnya Provinsi Riau secara keseluruhan.”Pesan Gubri. (gus/adv Pemkab Inhil)