Bupati Inhil Halal Bi Halal di Ponpes Tebuireng III

Foto Bersama Bupati Inhil dengan KH.H.Salahuddin Wahid, (Pengasuh PONPES Tebuireng Jombang-Jawa Timur) . Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil
Foto Bersama Bupati Inhil dengan KH.H.Salahuddin Wahid, (Pengasuh PONPES Tebuireng Jombang-Jawa Timur) . Foto: Agustan, Humas Pemkab Inhil

Keritang (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan pengajian akbar dan halal bi halal yang dirangkai dengan silaturahmi dengan KH Solahuddin Wahid bersama istri Ny Faridah Solahuddin Wahid bertempat di Ponpes Tebu Ireng 3 Desa Petalongan Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil.

Dalam acara silaturahmi dan halal bi hala dengan Pengasuh Ponpes Tebuireng Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur, Bupati didampingi oleh beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil. Selasa (19/8/2014) kemaren.

Dalam amarannya, adik kandung mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid ini mengatakan bahwa membangun dunia pendidikan khususnya pondok pesantren membutuhkan kerja keras yang dilandasi dengan yang iklas dan tekad yang kuat.

“ pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua yang ada di Nusantara dan mempunyai andil yang sangat besar dalam perjalanan kehidupan Bangsa Indonesia.” Sampaikan KH Solahuddin Wahid

Bupati Inhil dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran salah satu tokoh Nasional yang akrab dengan sebutan Gus Shollah. ditengah kesibukannya, Gus Shollah masih menyempatkan diri untuk melakukan silaturahmi Ke Kabupaten Inhil.

“Atas nama Pemkab Inhil, kami ucapkan selamat datang dan terimakasih juga atas semua usaha dan jerih payah dalam upaya pengembanngan dunia pendidikan khususnya pesantren di Kab Inhil.” Ungkap bupati

Ditambahkan Bupati, pendidikan PONPES merupakan awal untuk menanamkan ilmu keagamaaan kepada anak-anak dan akan menjadi bekal selanjutnya dalam meniti kehidupan dimasa yang akan datang.

Dalam kesempatan ini Bupati juga berkesempatan untuk menyampaikan beberapa Program Pemerintah Kab. Inhil, salah satunya Program Magrib Mengaji.

Ponpes Tebuireng 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Hajarun Najah yang berada di Jl Lintas Samudra KM 09 Desa Petalongan Kec Keritang ini sudah memiliki beberapa tingkat pindidikan mulai dari RA hingga tingkat SMKdengan jumlah santri dan santriwati sebanyak 95 orang.

Kegiatan halal bi halal ini di tutup dengan shalat Ashar berjamah dan kunjungan ke kamar-kamar Ponpes Tebuireng 3. (gus/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Ajak Warganya Untuk Jaga Kerukunan

Asisiten I Darussalam saat membacakan sambutan Bupati Inhil dalam halal bi halal di Kecamatan Enok. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Asisiten I Darussalam saat membacakan sambutan Bupati Inhil dalam halal bi halal di Kecamatan Enok. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengajak kepada masyarakatnya untuk selalu menjaga suasana yang kondusif, penuh dengan kedamaian dan ketentrama dan terus meningkatkan semangat dan disiplin kerja untuk mencapai hari esok yang lebih baik.

Kepada masyarakat juga diminta untuk tetap selalu waspada terhadap berbagai upaya pihak-pihak yang tidak tidak betangungjawab yang bertujuan untuk memecahbelah rasa kebersamaa dan persaudaraan yang selama ini telah terbina dengan baik.

Permintaan ini disampaikan oleh Bupati yang dibacakan Asisiten I Setdakab Inhil Darussalam dalam amarannya saat menghadiri acara halal bi halal guru dan tenaga pendidik bertempat di gedung serba guna jalan gadjah mada kelurahan enok kecamatan enok, rabu (20/8).

Pada kegiatan yang bertemakan “mari kita tingkatkan kinerja yang professional dalam melaksanakan kurikulul 2013 dan ukuwah islamiyah diantara kita” ini juga dihadiri oleh camat enok, kapolsek, lurah, kepala desa, guru, uptd pendidikan dan masyarakat.

Halal bi Halal diaktakan Bupati merupakan tradisi bangsa Indonesia yang menjadi sebuah symbol yang merefleksikan bahwa islam adalah agama toleran yang mengedepankan hidup rukun dengan semua penganut agama lainnya.

“Perbedaan agama bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai tetapi hanyalah sebagai sebuah sarana untuk saling berlomba dalam berbuat kebajikan,” Ujar Bupati

Lebih luas, ditambahkan Bupati, Halal bi halal semestinya tidak semata-mata dizaharkan dengan saling bermaaf-maafan tetapi harus diikuti dengan perbuatan yang baik dan menyenangkan bagi orang lain.

Kab inhil dikenal dengan kebhinekaan penduduknya ini memberikan arti bahwa kampung halaman ini terdiri dari banyak suku dan etnis. Mulai dari melayu, banjar, bugis, jawa, minang, tiongha dan lain sebagainya.

Perbedaan pendapat dalam sautu keluargapun dicontohkan Bupati bisa terjadi apalagi dalam kehidupan bermasyarakat dan itu semua adalah wajar dalam kehidupan berdemokrasi saat ini.

Namun hendaknya perbedaan itu tidak harus menjurus kepada jurang pertentangan antar sesama. perbedaan pendapat secara bersama-sama hendaknya dibawa kedalam suatu musyawarah yang berdasarkan pada asas kekeluargaan dan persaudaraan yang kemudian diarahkan guna melahirkan berbagai kebersamaan positif untuk membangun inhil.

“pada dasarnya kita semua adalah bersaudara yang harus seiring sejalan dan bahu membahu dalam melaksanakan pembangunan.”Pesan Bupati lagi

Pada kesempatan ini pula, Bupati atas nama pribadi dan pemerintah kab inhil mengucapkan penghargaan dan terimakasih kepada seluruh komponen masyarakat kecamatan enok atas berbagai kegiatan dan peran aktifnya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah ini maupun inhil. Bupati mendo’akan semoga allah menjadikannya pahala yang berlipat ganda.(rul/adv pemkab inhil)




LAM Riau Beri Simpati Kasus Pungkat

LAMRIAUTembilahan (detikriau.org) – Sengketa Lahan berujung tindak pidana di Desa Pungkat Kecamatan Gaung Kabupaten Inhil tidak hanya menarik simpati kalangan aktivis. Kali ini, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau-pun tergerak hati.

Kepada awak media usai melakukan tinjauan ke DesaPungkat, Ketua LAM Riau, Marjohan Yusuf ditemui dipelataran pelabuhan rumah sakit Puri Husada Tembilahan meminta agar Pemkab Inhil serius menyikapi terjadinya peristiwa ini.

“Periksa hingga tuntas dan jelas sejauhmana kebenaran dan penyebab terjadinya persoalan ini. Jika ada aksi pastinya ada reaksi,” Ujar Marjohan Yusuf, selasa (19/8/2014) kemaren

Terkait adanya dua orang warga desa pungkat yang mengalami tekanan mental pasca kejadian itu, ia-nya berjanji untuk memberikan bantuan.

“memang ada dua orang warga yang kita temukan mengalami depresi berat. Untuknya, kita akan upayakan beri bantuan pengobatan. Jika tidak bisa sembuh di Inhil, kita akan rujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius,” janjinya.(ahmad tarmizi)




Jalan Jerambah Rusak Parah. Warga Berharap Pemerintah Lakukan Perbaikan

Beginilah kondisi jalan jerambah di desa kuala patah parang kecamatan sungai batang
Beginilah kondisi jalan jerambah di desa kuala patah parang kecamatan sungai batang

Sungai Batang (detikriau.org) –  Warga Desa Kuala Patah parang Kecamatan Sungai Batang berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan jalan jerambah yang ada di desanya. Sarana tranportasi vital masyarakat yang dibangun sejak 6 tahun yang lalu itu kondisinya kini sudah sangat memprihatinkan.

“jerambah ini dibangun sekitar 6 tahun yang lalu dan belum pernah mendapatkan perbaikan. Lihat saja kondisinya kini sudah jauh dari kata layak,” sampaikan Yuni, warga desa setempat, selasa (19/8/2014)

Ia berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan agar aktivitas sehari-hari masyarakat desanya yang mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani dapat berjalan dengan normal.

“Kami sangat menghatapkan perbaikan jermbah tersebut, karena jerambah itu sudah tidak layak lagi untuk dilalui,” Tandasnya. (Ahmad Tarmizi)




Kakansatpol Inhil Ingatkan Selambatnya Tanggal 8 September Pujasera Sudah Bersih

indexTembilahan (detikriau.org) –  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir meminta agar pedagang pusat jajanan selera rakyat (pujaser) jalan Kapten Muchtar Tembilahan untuk melakukan pembongkaran lapaknya selambatnya tanggal 8 September 2014 mendatang.

“Ketetapan ini berdasarkan hasil pertemuan satpol pp dengan disperindag inhil tanggal 13 agustus yang lalu dan sudah disampaikan kepada pedagang pujasera,” Ujar Kaknsatpol Inhil, TM Syaifullah.

Menurutnya pembongkaran akan dilakukan pihaknya apabila sampai batas akhir yang telah ditetapkan tersebut tidak diindahkan oleh para pedagang yang berjualan diwilayah lokasi Puja Sera

“Jika selamatnya tanggal 8 belum dibongkar, baru kita yang lakukan pembongkaran,” Paparnya.

Untuk diketahui, Puja Sera tersebut akan dipindahkan kelokasi yang baru yaitu dijalan Soebrantas Tembilahan. (Ahmad Tarmizi)




Api Sedikitnya Hanguskan 3 Unit Rumah Penduduk Jalan Prof M Yamin Tembilahan

DSC_0136Tembilahan (detikriau.org) – Amukan api kembali terjadi. Sedikitnya tiga unit rumah pemukiman penduduk di jalan prof M Yamin Gang KPU Kecamatan Tembilahan kota hangus. Hingga berita ini dirilis ini api masih belum bisa dipadamkan, sumber api dan kerugian belum bisa ditaksir.

Berdasarkan keterangan dari salah seorang korban, Julianto, saat kejadian rumah sedang keadaan kosong. Kejadian diketahuinya berdasarkan informasi yang disampaikan dari tetangga akan kebakaran yang terjadi di rumahnya.

“Ketika saya tiba dirumah, api sudah membakar hampir diseluruh bagian rumah. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan selain satu buah kendaraan roda empat jenis sedan yang berhasil diselamatkan warga setempat,” Ujar guru SMA 1 Kecamatan Tembilahan Hulu ini dengan nada suara sabar

Pengakuan Julianto, sebelum kejadian, listrik dilingkungan kediamannya mendapatkan giliran pemadaman. Informasi yang diterimanya dari salah seorang tetangga yang ikut menyelamatkan mobilnya, sesaat sebelum diketahuinya kobaran api, saat listrik hidup, terdengar semacam suara letupan dari arah rumahnya, tidak berselang lama, apipun membesar.

“Ini informasi yang saya terima. Api terlihat pertama kali terjadi sekira pukul 21.00 wib. saya juga sedang tidak berada dirumah. Yang jelas, disamping rumah kediaman saya, rumah tetangga saya jauhar (2 unit) juga ikut terbakar.” Tandasnya.

Hingga berita ini dirilis detikriau.org belum mendapatkan keterengan resmi dari pihak kepolisian. (dro)