Menjaga Kesegaran Biji Kopi di Rumah

kopiTIDAK hanya di kedai kopi, kini banyak orang yang mulai memiliki mesin kopi dan menyimpan biji kopinya sendiri. Untuk merawat biji kopi tetap sempurna, Anda perlu melakukan beberapa hal penting.

Kopi yang nikmat dapat tersaji dengan sempurna dari biji kopi yang berkualitas. Jika biji kopi tidak dalam kondisi bagus karena penyimpanan yang salah, Anda tidak akan mendapatkan rasa nikmat darinya.

Untuk itu, dalam melakukan penyimpanan terhadap biji kopi, Anda perlu memerhatikan beberapa hal. Barista dan Chief Supervisor Starbucks Stasiun Kota membagikan tip kepada Anda tentang bagaimana merawat biji kopi dengan benar.

“Tip merawat biji kopi yang pasti hindari kopi dari musuhnya. Musuh kopi itu adalah udara cahaya, maka itu harus dihindari. Kita perlu mempertahankan biji kopi biasanya dalam suhu ruangan,” terangnya kepada Okezone di Starbucks Stasiun Kota, Kamis (28/8/2014).

Selain menjauhi biji kopi dari cahaya dan udara, ada satu hal penting lagi yang perlu diperhatikan. Hal ini juga yang dilakukan Erick dalam pekerjaannya membuat kopi.

“Dan kopi kalau sudah dibuka itu ada batas pemakaiannya, ada batas premiumnya, yaitu seminggu,” pungkasnya.




2014, WHO Rilis 10 Negara dengan Tingkat Polusi Udara Terburuk

199017-faa5f5b8-2e56-11e4-b89e-184ce1a188b9detikriau.org – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis 10 negara yang dinilai memiliki tingkat polusi yang paling terburuk. Penilaian ini didasarkan hasil database tingkat polusi udara pada 1.600 kota di 19 Negara.

Berikut adalah 10 negara yang paling tercemar di dunia.

1 Pakistan

Polusi PM2.5 rata-rata: 101 ug / m3

Dengan populasi penduduk hampir 180 juta jiwa, polusi udara perkotaan di Pakistan menjadi penyebab biang kematian ribuan orang dewasa setiap tahun.

Sebuah laporan Bank Dunia menemukan bahwa polusi udara ruangan saja menyebabkan lebih dari 80.000 pasien terpaksa dirawat di rumah sakit per tahunnya; hampir 8.000 kasus bronkitis kronis, dan hampir lima juta  kasus pernapasan bawah pada anak di bawah usia lima tahun.

2 Qatar

Rata polusi PM2.5: 92 ug / m3

Dengan populasi 2 juta orang dan terus berkembang, Qatar juga menghadapi peningkatan pencemaran udara. Sumber polusi tertinggi berasal dari rata-rata pertumbuhan konstruksi yang tinggi dan sibuknya lalu lintas udara. Dengan semua ini menjadi pendorong Qatar menjadi negara yang paling tercemar kedua di dunia.

3 Afghanistan

Rata polusi PM2.5: 84 ug / m3

Pemerintah Afghanistan memperkirakan bahwa polusi udara bertanggung jawab untuk 3000 kematian setiap tahun di ibukota Kabul.

Dengan populasi penduduk hampir 30 juta, Afghanistan menderita kemacetan lalu lintas, debu dan keterbatasan geografis kota pegunungan.

Ukuran pembengkakan di kota ini telah menyebabkan rumah ilegal didukung oleh generator diesel atau bagi mereka yang tidak mampu listrik, mereka membakar ban dan kantong plastik untuk bahan bakar.

4. Bangladesh

Rata polusi PM2.5: 79 ug / m3

Rumah bagi hampir 155 juta orang ini kualitas udaranya telah jatuh hampir 60 persen dalam 10 tahun terakhir. Bahkan tiga kota di Bangladesh termasuk dalam 25 kota dengan kualitas udara sangat buruk.

5. Iran

Rata polusi PM2.5: 76 ug / m3

Dengan populasi lebih dari 76 juta, empat kota di Iran masuk dalam daftar 10 kota paling tercemar di dunia. Kombinasi keputusan politik yang buruk, kurang lancarnya pasokan BBM dan kemacetan lalu lintas menyebabkan penduduknya terpaksa harus menghirup campuran udara mematikan bermuat partikel karet, asbes, sulfur dioksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida.

6 Mesir

Rata polusi PM2.5: 74 ug / m3

Meningkatnya jumlah mobil, pabrik dan pembangkit listrik serta penggunaan metode pemanasan lama seperti pembakaran batu bara dan kayu dianggap sebagai sumber buatan manusia yang menjadi penyebab utama pencemaran udara.

7 Mongolia

Rata polusi PM2.5: 64 ug / m3

penduduknya mungkin hanya 2,7 juta tapi Mongolia sangat panjang, musim dingin Mongolia yang dapat turun menjadi minus 40 derajat Celsius mengharuskan banyak orang Mongolia harus membakar batubara untuk memasak dan pemanasan. Kondisi ini menciptakan masalah polusi udara besar. Ibukotanya Ulaanbaatar adalah salah satu kota paling tercemar di dunia.

8 Uni Emirat Arab

Rata polusi PM2.5: 61 ug / m3

Ini mungkin salah satu daerah terkaya di dunia, tetapi telah membuat kekayaannya dari industri minyak dan gas yang terkenal kotor. Dengan populasi penduduk lebih dari 9 juta, Dubai meluncurkan tahunan “car free day” pada tahun 2010 untuk mencoba mengatasi masalah kemacetan dan polusi.

9. India

Rata polusi PM2.5: 59 ug / m3

Pada musim dingin 2013, polusi udara di New Delhi adalah 60 kali lebih tinggi dari tingkat yang dianggap aman menurut Pusat India untuk Sains dan Lingkungan (CSE) dan memiliki tingkat tertinggi dari polusi udara di dunia menurut WHO.

Polusi yang berasal dari lokasi konstruksi, emisi industri, kebakaran terbuka, emisi kendaraan dan populasi mengejutkan 1,2 miliar menempatkan India di nomor sembilan pada daftar Negara dengan kualitas udara paling buruk.

10. Bahrain

Rata polusi PM2.5: 57 ug / m3

Polusi udara tidak sepenuhnya diturunkan ke negara-negara berkembang di dunia. Negara berpenghasilan tinggi seperti Bahrain yang mungkin hanya memiliki populasi 1,3 juta tapi nyatanya juga tercatat di nomor 10 oleh WHO sebagai Negara dengan tingkat udara buruk. polusi bersumber dari produksi energi, debu, asap dan emisi industri.(dro)
Sumber : news.com.au




Duta Inhil Wakili Riau Pada Ajang Design Busana Kerja PKK di Jakarta

Peserta Lomba disain Busana kerja PKK ,fhoto bersama Ketua TP.PKK prov.Riau,Ketua TP.PKK dan Wakil ketua TP.PKK Kab.Inhil usai mengikuti lomba. Foto: Way, Humas Pemkab Inhil
Peserta Lomba disain Busana kerja PKK ,fhoto bersama Ketua TP.PKK prov.Riau,Ketua TP.PKK dan Wakil ketua TP.PKK Kab.Inhil usai mengikuti lomba. Foto: Way, Humas Pemkab Inhil

Jakarta (detikriau.org) – Bertempat di Hotel Mercure Ancol Jakarta berlangsung bermacam perlombaan pada Jambore kader PKK tingkat Nasional yang secara resmi telah dibuka pagi pagi harinya oleh Mendagri RI  H.Gamawan Fauzi. Rabu malam, 27 Agustus 2014

salah satu lomba adalah disain Busana kerja PKK. Untuk lomba ini juga diikuti oleh utusan dari kab.Inhil yang beberapa waktu lalu menjadi pemenang pada jambore Kader PKK tingkat Provinsi Riau.

Penampilam Peserta dari Provinsi Riau ini disaksikan langsung oleh ketua TP PKK Provinsi Riau Hj. Latifah Hanum Anas, Ketua TP PKK kab. Inhil Hj Zulaikhah Wardan serta para kader PKK Riau yang terus memberi semangat dan berharap duta Riau ini bisa keluar sebagai pemenang pada Tingkat Nasional ini.

Rencananya Jambore PKK Tingkat Nasional ini akan ditutup langsung oleh Mendagri RI Gamawan Fauzi pada kamis malam, 28 Agustus 2014.(way/adv pemkab inhil)




Komisi II DPRD Inhil Tolak Bahas RAPBD-P

Susasana komisi II diruang Banggar DPRD InhilTembilahan (detikriau.org) – Rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD-P yang sedianya diagendakan oleh Komisi II diruang Banggar Gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan, kamis (28/8/2014) batal. Dewan beralasan keenganan mereka untuk melanjutkan pembahasan dikarenakan tidak dipatuhinya amanat paripurna.

Pantauan detikriau.org, sebelum dimulainya pembahasan oleh pimpinan rapat komisi II DPRD Inhil, Junaidi didampingi anggota, H Bakri, Sulaiman MZ dan Herwanissitas serta unsur pimpinan DPRD Inhil, Muslimin, komisi II mempertanyakan kehadiran satker yang menjadi mitranya, dari 4 satker yang diundang (Dinas peternakan tanaman pangan dan hortikultura (DTPHP), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Perkebunan (Disbun), dan Dinas Kehutanan (Dishut). Red) hanya satu satker yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas.

“Waktu kita sangat sempit, sementara banyak agenda yang harus dituntaskan. Kita sangat kecewa dengan sikap yang dipertontonkan pemkab dengan tidak mematuhi amanat paripurna.” Kecam anggota Komisi II DPRD Inhil, Herwanissitas

Ditambahkan politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, ia menilai tidak ada keseriusan dari Pemkab Inhil untuk menjalankan amanah rakyat. Secara pribadi ia juga sempat melontarkan ungkapan kekecewaan karena menurutnya hari ini ia sudah di beri cap “pembohong dan penipu” oleh konstituennya karena dinilai tidak mampu memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi mereka karena selalu memberikan jawaban, esok, lusa, minggu depan, bersabar dan akhirnya tak kunjung tiba.

Hari ini juga, kata politisi yang akrab dipanggil Sitas ini, masih banyak kegiatan aspirasi konstituennya tidak mampu direaliasaikan oleh satker dengan berbagai alasan yang tidak jelas.

“Harus ada kemauan yang serius dan bersungguh-sungguh. Tapi dengan kejadian yang berulang-ulang seperti hari ini, apakah masih harus kita lanjutkan dengan konsekuensinya melanggar amanah paripurna?” Pertanyakannya

Senada, dua anggota komisi II lainnya, H Bakri dan Sulaiman MZ juga nyatakan penolakan. H Bakri dengan tegas nyatakan untuk tidak lagi mentolerir ketidakhadiran kepala SKPD, apapun alasannya.

Sulaiman MZ, bahkan raut wajahnya tampak berubah saat mengetahui bahwa rapat ini juga tidak dihadiri satupun perwakilan Bappeda. Sepakat, politisi PAN Inhil ini juga nyatakan untuk tidak lagi memberikan toleransi.

“Bappeda juga tidak hadir, ini jurus lama, kami sudah hapal. Harusnya setelah adanya putusan amanah paripurna agar Kepala SKPD tidak mewakilkan kepada bawahannya, semuanya sudah mahfum dan mentaati. Bukan pembangkangan,” Kecam Sulaiman

Dengan semua keberatan ini, pimpinan rapat, Junaidi memutuskan untuk tidak melanjutkan pembahasan bagi SKPD yang hanya mengutus perwakilan.

“Rapat kita tentu memintakan saran dan masukan dari satker mitra kita. Tapi kalau yang hadir bukan yang berhak untuk mengambil kebijakan, apakah masih pantas hasilnya ditetapkan sebagai sebuah keputusan?” Tanya Junaidi.

Diakhir kalimat, politisi partai golkar ini kembali megingatkan kepada pemerintah daerah untuk mengindahkan dan mematuhi amanat paripurna.

“Amanah ini disampaikan secara langsung oleh pimpinan paripurna dan kembali dipertegas oleh Wakil Bupati. Amanah tertinggi adalah amanah paripurna yang pastinya mengikat untuk dipatuhi,” Tandas Junaidi. (dro/adv dprd inhil)




Dinsos Inhil Belum Temukan Keluarga Rizki

Muhammad Rizki (9 Tahun)
Muhammad Rizki (9 Tahun)

Tembilahan (detikriau.org) – Hingga hari ini, Dinsos Inhil mengaku belum menemukan siapa keluarga M Rizki, bocah terlantar yang ditemukan masyarakat kecamatan Tembilahan Hulu beberapa hari yang lalu.

Kepala Dinas Sosial Inhil, Rasyid MP melalui Kabid Kesosialan Burhan nyatakan pihaknya masih terus berupaya menemukan secara pasti siapa pihak keluarga Rizki.

“memang ada yang datang dan mengaku kenal dan nyatakan keluarganya rizki. Tapi bagaimana kita bisa percaya kalau rizki sendiri telihat merasa asing,” sampaikan Burhan kepada detikriau.org di Tembilahan, kamis (28/8/2014)

Hingga saat ini, ditambahkan Burhan, Dinsos terus melakukan upaya untuk menemukan keluarga Rizki. Seperti diantaranya melakukan publikasi media termasuk menghubungi pihak Dinas Sosial di pariman Provinsi Sumbar sebagaimana disampaikan Rizki dimana ia berasal.

“Yang jelas sampai hari ini ia masih terlihat trauma dan sulit diajak bicara,” Tandas Burhan.(dro)

 

http://detikriau.org/2014/08/26/ditemukan-terlantar-rizki-ngakunya-di-culik/




Bupati Inhil Buka Rakor PNPM Mandiri Perdesaan 2014

Foto: Humas PEmkab Inhil
Foto: Humas PEmkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan membuka secara resmi rakor PNPM perdesaan bertempat di Hotel Teaga Puri jalan Lingkar II Tembilahan, Kamis (28/8/2014). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Muspida, Sekda Inhil dan sejumlah pejabat esselon dilingkungan pemkab inhil.

Dalam amarannya, Bupati memintakan kepada seluruh peserta untuk mengikuti dengan sebaik-baiknya karena rakor ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja peserta dalam menjalankan program pemerintah melalui PNPM perdesaan.

“Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jangan hanya dilihat dari kegiatan seremonial belaka,”ujar Bupati.

Pada kesemptan itu Bupati juga meminta kepada para camat agar dimana daerahnya terdapat lokasi PNPM pedesaan untuk selalau melakukan pembinaan dan memberikan dukungan demi kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan PNPM pedesaan.

“Demikian pula bagi Kepala Desa (Kades) yang ada lokasi PNPM pedesaan untuk tetap membantu serta menjaga dan memilihara kegiatan-kegiatan yang sudah dibangun melalui program tersebut,” harapnya.

Usai membuka secara resmi, Bupati juga berkesempatan untuk memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah mantan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yang berprestasi.

Menurut orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang itu, penghargaan yang diberikan sebagai bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, atas jasa dan tugas yang telah diberikan dalam mendukung berbagai program yang sudah ada.

Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten, terhadap Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM, MPd) ini diikuti oleh sebanyak 200 pengurus PNPM se-Inhil. (rul/ adv pemkab inhil)