Turun Dimalam Hari, Pj Bupati Inhil Tinjau Pengerjaan Jalan HrlR Soebrantas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah memantau pengerjaan peningkatan jalan HR Soebrantas beberapa waktu yang lalu, Pj Bupati, H Herman kembali melakukan peninjauan kelokasi pengerjaan jalan tersebut, Selasa, (16/07/2024) malam.

Seakan tak pernah letih Pj Bupati Inhil, H Herman terus mengupayakan percepatan pengerjaan infrastruktur terutama sekali akses jalan yang sangat di butuhkan masyarakat.

Malam ini saat pengerjaan sedang berlangsung, Herman yang hadir dilokasi mengatakan pengerjaan jalan HR Soebrantas dengan panjang kurang lebih 503 meter ini akan terus kita kebut pengerjaannya.

“Kalau setiap hari dilakukan rijid 80 meter diperkirakan satu bulan akan selesai,” ungkapnya.

Disamping itu, jalan-jalan dalam kota yang hancur kata H Herman pelan-pelan akan diperbaiki segera, dan semua itu tidak menunggu akhir tahun baru kerja.

“kita juga melakukan evaluasi dan melihat progres terhadap setiap OPD sampai semester pertama tahun ini, apabila lambat dalam bekerja maka akan kita refocusing artinya saya melihat yang mana pekerjaan yang skala prioritasnya kurang maka akan kita hapuskan mengingat itu sekarang sangat ditunggu masyatakat,” tutupnya. (Galeri Foto- Diskominfops Inhil)




Dinkes Inhil Berbagai Inisiatif Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif: Mari Kita Membangun Kesejahteraan Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pelayanan kesehatan pada usia produktif merupakan hal yang krusial dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. 

PemerintahbKabupaten Indragiri Hilir, yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia, telah mengambil langkah progresif dalam memperluas dan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan bagi mereka yang berada dalam usia produktif. 16/07/24

Menjangkau Masyarakat Produktif

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk memastikan bahwa setiap individu yang berada dalam rentang usia produktif, yang umumnya didefinisikan sebagai usia 15-64 tahun, mendapatkan akses yang mudah dan menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan. Langkah-langkah tersebut meliputi:

1. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Terjangkau : Kabupaten ini telah membangun dan meningkatkan jumlah Puskesmas di berbagai kecamatan, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses pemeriksaan kesehatan rutin, konsultasi medis, dan layanan dasar lainnya tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

2. Promosi Kesehatan : Dinas Kesehatan aktif dalam melakukan kampanye promosi kesehatan yang berfokus pada gaya hidup sehat, pencegahan penyakit, dan pentingnya deteksi dini. Ini termasuk edukasi tentang diet seimbang, olahraga teratur, serta penggunaan layanan skrining untuk penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

3. Program Vaksinasi : Upaya vaksinasi secara massal dilakukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi terhadap penyakit yang dapat dicegah, seperti campak, rubella, dan hepatitis. Ini tidak hanya melindungi individu tetapi juga komunitas secara keseluruhan.

Fokus pada Kesehatan Reproduksi dan Mental

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir juga memperhatikan aspek kesehatan reproduksi dan mental pada usia produktif:

Klinik Kesehatan Reproduksi : Menyediakan layanan konseling reproduksi, pemeriksaan kehamilan, serta informasi tentang keluarga berencana untuk memastikan kesehatan reproduksi yang optimal.

Layanan Kesehatan Mental : Meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental, menyediakan layanan konseling dan dukungan psikologis bagi individu yang membutuhkan.

Tantangan dan Langkah Ke Depan

Meskipun telah mencapai banyak kemajuan, masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan sumber daya dan kesadaran masyarakat. Untuk itu, langkah-langkah berikut direkomendasikan untuk masa depan:

Penguatan Infrastruktur Kesehatan: Perluasan jaringan Puskesmas dan pengadaan peralatan medis yang memadai untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih baik.

Peningkatan Edukasi Masyarakat: Melalui kampanye pendidikan dan program komunitas untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kesehatan pada usia produktif.

Kolaborasi dan Kemitraan : Melibatkan sektor swasta, LSM, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.

Dengan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan pada usia produktif, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera dalam jangka panjang. (Adv) 




Dinkes Inhil Menggelar Pertemuan Strategis untuk Program Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar acara penting: Pertemuan Pengelola Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Tembilahan pada 16 Juli 2024 pagi.

Sebagai bagian dari kegiatan Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Inhil menyelenggarakan pertemuan tingkat provinsi selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2024, di Hotel Harmona Iin Tembilahan. Acara ini dihadiri oleh 30 peserta dari Puskesmas se-kabupaten Inhil, dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan lintas sektoral tingkat provinsi.

Pertemuan ini dibuka resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencapai kesamaan persepsi dalam perencanaan anggaran dan rencana kerja promosi kesehatan di Kabupaten Inhil dengan kegiatan serupa di Kabupaten/Kota lainnya.

Menurut Rahmi Indrasuri, “Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran bersama, sehingga mereka dapat mandiri dan mengembangkan kegiatan sesuai dengan nilai budaya lokal, didukung oleh kebijakan publik yang berfokus pada kesehatan.”

Promosi kesehatan ditekankan dalam kerangka prinsip kemitraan, partisipasi, dan perlindungan aktif untuk mencapai kesejahteraan maksimal.

Rahmi Indrasuri menutup dengan menyatakan, “Pertemuan ini di Kabupaten Indragiri Hilir tidak hanya membantu petugas promosi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan penginputan data, tetapi juga memberikan tambahan pengetahuan yang berharga.” Tutunya (Adv) 




Sumber Dana Tidak Diketahui, Pengerjaan Jalan Sidodadi Buat Warga Kecewa

ARB INdonesia, BENGKALIS – Warga di Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis mengaku kecewa atas pengerjaan timbunan jalan Sidodadi yang diduga tidak sesuai spesifikasi perencanaan.

Akibatnya kualitas pada pembangunan jalan tersebut tidak memuaskan hasilnya, bahkan warga setempat juga tidak mengetahui kapan pengerjaan timbunan itu dilaksanakan. Anehnya lagi warga juga tidak mengetahui berapa dan darimana sumber anggaran pembangunan tersebut karena tidak memiliki papan plang pengerjaan.

Seperti yang diungkapkan Ketua RT 02 Jalan Sidodadi Desa Kesumbo, Paimin mengaku tidak mengetahui sumber dan besaran anggaran pembangunan jalan tersebut bersumber darimana.

“Saya tidak tau ini anggaran dari mana dan berapa anggaran nya,” ujar Ketua RT 02 Paimin saat dijumpai awak media untuk mempertanyakan terkait pembangunan Jalan Sidodadi tersebut, Selasa (16/7/2024).

Sebelum pengerjaan jalan, Paimin juga mengaku merasa aneh saat anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Jumiran dan Musliman sempat memerintahkan dirinya untuk mengumpulkan fotocopy KTP warganya sebanyak 40 lembar.

“Saya tanya, untuk apa fotocopy KTP masyarakat ini. Katanya untuk pembuatan surat ubah Jalan Sidodadi,” ungkapnya.

“Sementara jalan ini adalah jalan utama, sudah lama ada dan setiap surat tanah masyarakat tercantum dalam surat tanah masyarakat,” tambah Ketua R.

Tak hanya itu, dari keterangan yang didapat Paimin dari anggota BPD bahwa Jalan Sidodadi ini akan di bes 150O Meter atau 1,5 kilo meter. Akan tetapi ditimbun bes hanya lebih kurang 250 meter .

“Itupun hanya asal-asalan saja, makanya masyarakat kecewa. Sementara masyarakat sudah berkorban sawitnya ditumbangkan yang dipinggir jalan itu agar tidak menggangu alat berat untuk mendoser jalan tersebut. Tapi ternyata pekerjaan jalan nya tidak seperti yang diharapkan masyarakat,” ungkap Paimin dengan nada kesal.

Dari keterangan itu, beberapa awak media mencoba untuk menjumpai Jumiran Anggota BPD, namun sangat disayangkan yang bersangkutan tidak berada ditempat dan awak media juga tidak memperoleh nomor kontaknya.

Tak sampai disana, awak media juga menghubungi Pj Kepala Desa setempat untuk dikonfirmasi terkait jalan tersebut. Dari keterangan yang disampaikan Pj Kades Kesumbo, Febriatul Akmal mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan Jalan Sidodadi tersebut.

Begitu juga halnya dengan perangkat desa bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Hendri juga mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan Jalan Sidodadi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mengetahui kepastian darimana sumber anggaran pengerjaan Jalan Sidodadi tersebut, dan awak media masih berupaya mencari informasi dan narasumber lain terkait pembangunan jalan tersebut. (Dedi & TIM)




Kaban Kesbangpol Turut Ikut Menghantar Kepulangan KH Ahmad Mubarak

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Inhil H Herman didampingi Plh Sekda Inhil, H Tantawi Jauhari dan Kaban Kesbangpol, H Arifin mengantarkan kepulangan Al-Mukarram KH Ahmad Mubarak, bertempat di Rumah Dinas Bupati Inhil, selasa (16/07/2024) malam.

Diketahui kedatangan Al-Mukarram KH Ahmad Mubarak Pimpinan Majelis Albarokah dan Ponpes Rubat Assyathiri Banjarmasin di Tembilahan dalam rangka menyampaikan tausiahnya pada Puncak Peringatan Gema Muharram 1446 H.

Pj Bupati H. Herman mengucapkan, selamat jalan kepada KH Ahmad Mubarak semoga sampai tujuan dengan selamat.

“Semoga dengan kedatangan tuan Guru KH Ahmad Mubarak yang sangat luar biasa ini membawa berkah bagi masyarakat Kota Tembilahan khususnya dan Kabupaten Inhil pada umumnya.” ujar H. Herman. (adv)




Dinkes Inhil Sampaikan Pencegahan Penyakit Polio dan Langkah-langkah Penting yang Perlu Anda Ketahui

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau menyampaikan tentang penyakit Polio, atau poliomyelitis, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Meskipun sudah ada vaksin yang efektif untuk mencegah polio, penyakit ini masih menjadi perhatian global karena dapat menyebabkan kecacatan permanen atau kematian, terutama pada anak-anak kecil.  15/07/24

Untuk mengurangi risiko penularan dan melindungi diri serta orang lain dari polio, berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang penting:

1. Vaksinasi Rutin

Vaksin polio adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dari penyakit ini. Vaksin polio IPV (inactivated poliovirus vaccine) yang digunakan sekarang telah terbukti aman dan efektif. Anak-anak biasanya mendapatkan vaksin ini sebagai bagian dari jadwal imunisasi rutin. Pastikan anak Anda mendapatkan dosis vaksin yang dianjurkan oleh otoritas kesehatan setempat.

2. Vaksinasi Sebelum Bepergian

Jika Anda atau keluarga Anda berencana bepergian ke daerah yang masih memiliki risiko penularan polio, pastikan untuk mendapatkan vaksinasi polio setidaknya empat minggu sebelum keberangkatan. Ini memberikan waktu bagi tubuh untuk mengembangkan perlindungan yang cukup.

3. Menjaga Kebersihan

Polio menyebar melalui kontak langsung dengan tinja orang yang terinfeksi atau melalui tetesan udara saat batuk atau bersin. Untuk mengurangi risiko penularan:

– Cuci tangan secara teratur: Gunakan air bersih dan sabun, khususnya setelah menggunakan toilet atau sebelum makan.
– Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit: Terutama jika Anda atau anak Anda belum divaksinasi atau memiliki sistem kekebalan yang lemah.

4. Edukasi Masyarakat

Pengetahuan yang tepat tentang polio dan pentingnya vaksinasi dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit ini. Berbagi informasi yang benar dengan keluarga, teman, dan komunitas dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam program vaksinasi.

5. Mendukung Program Eradikasi Polio Global

Berbagai organisasi dan badan kesehatan sedang berupaya untuk menghapus polio dari seluruh dunia melalui program vaksinasi massal dan pengawasan kasus. Dukungan terhadap upaya ini, baik melalui donasi atau advokasi, dapat membantu mencapai tujuan global untuk mengakhiri polio.

Pencegahan polio melibatkan kombinasi vaksinasi rutin, kebersihan pribadi yang baik, dan dukungan terhadap program global untuk eradicating penyakit ini. Dengan langkah-langkah ini, kita dapat bekerja sama untuk melindungi masyarakat dari ancaman polio dan memastikan masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang. (Adv)