Dishub Inhil Ancam Tilang Angkutan Penumpang Nakal

Kadishubkominfo Inhil, Tantawi jauhari
Kadishubkominfo Inhil, Tantawi jauhari

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dishubkominfo Inhil ancam akan memberlakukan denda tilang bagi angkutan penumpang yang tidak masuk ke dalam Terminal Bandar Laksmana Indragiri (BLI).

“Kami akui masih ada angkutan yang belum masuk terminal. Kami akan berupaya maksimal, sambil memberikan pembinaan. Yang membandel, kita akan tilang,” ancam Kadishubkominfo Inhil, H Tanwai Jauhari, Rabu (10/9).

Untuk menertibkan persoalan tersebut menurut Tantawi menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya.

Berdasarkan dari evaluasi yang dilakasanakan beberapa hari lalu, lanjut Tantawi masih banyak yang harus dibenahi. Terutama terhadap sistem pengawasan.

“Hari ini rencananya kita akan mengundang kembali pihak-pihak agen dan PO. Semuanya akan dievaluasi. Kita ingin tahu apa permasalahan sehingga masih ada yang tidak mematuhi hasil kesepakatan sebelumnya,” Tandasnya. (dro/*1)




LPG Tabung Melon Langka, Harga Capai Rp 25 Ribu

lpgTEMBILAHAN (detikriau.org) – Keberadaan Gas LPG 3 Kg di Kota Tembilahan, Inhil dalam beberapa hari belakangan mulai langka.

“Susah carinya, saya terpaksa keliling. Kalaupun ada harganya bisa mencapai Rp 25 Ribu,” ungkap Nur warga Tembilahan Hilir, Rabu (10/9).

Ia tak mengetahui apa penyebab kelangkaan itu, yang jelas menurut ibu beranak 4 ini kelangkaan LPG tabung melon ini membuat aktivitas rumah tangganya menjadi terhambat. Kondisi demikian diharapkannya dapat segera diatasi pemerintah.

Senada, penjual LPG 3 Kg, Ime juga mengakui adanya kelangkaan ini. Dampak dari kelangkaan itu membuat warungnya diserbu pembeli. Padahal dirinya cuma mendapat jatah 30 tabung per hari.

“Dengan harga jual dipatoknya sebesar Rp 21 ribu, paling lama 1 jam seluru stok habis terjual. Pembelinyapun kebanyakan bukan warga sekitar.” ceritanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil, H Pahrolrozy, nyatakan kelangkaan LPG 3 Kg dalam dua hari terakhir disebabkan pasukan dari Kota Dumai ke Tembilahan terlambat disebakan kondisi alam.

“Namunhari ini sudah mulai normal, LPG 3 kg pantauan kita juga sudah banyak,” Ujar Fahrolrozy.(dro/*1)




SD dan SMP, Disdik Jamin Tidak Ada Pungli

Bupati Inhil, HM Wardan menyampaikan sambutanTembilahan (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil memberikan jaminan untuk jenjang pendidikan SD dan SMP sederajat tidak akan lagi ada praktek pungli. Jika masih ada ditemui maka saksi tegas akan menjadi ganjaran.

Pernyataan Disdik Inhil ini disampaikan oleh Bupati Inhil, HM Wardan pada rapat Paripurna ke XI masa Sidang ke II Tahun Sidang 2014 dengan agenda jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar nota keuangan dan ranperda tentang perobahan APBD Inhil Tahun Anggaran 2014 bertempat diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil Jalan HR Subrantas Tembilahan, senin (8/9/2014) kemaren

Untuk tingkatan SD dan SMP menurut Disdik, pembiayaan pendidikan dibantu melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bersumber dari dana APBN dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) pada APBD.

Namun untuk tingkat SLTA, Disdik tidak memberikan jaminan tidak adanya pungutan. Disdik menyatakan hanya bisa sebatas memberikan surat edaran agar tidak melakukan praktik pungli.

“Karena pembiayaan pendidikan setingkat SLTA belum dibiayai pemerintah sepenuhnya sehingga masih memerlukan perhatian orang tua dan masyarakat .” Bacakan Bupati

Terkait pelaksanaan Les, Private dan Bimbel menurut Disdik seluruh kegiatan itu dilaksanakan diluar jam dinas guru dan jika adanya pungutan tentunya dikarenakan kebutuhan dan keinginan siswa untuk mendapatkan pembelajaran tambahan.

Untuk keperluan pengadaan buku pelajaran, pada kurikulum 2013, untuk semester 1 diabntu melalui dana BOS dan semester 2 melalui dana BOSDA.

Kebutuhan pakaian seragam, untuk pelajar baru setingkat SMA sederajat khususnya yang tidak mampu dibiayai melalui dana BOSDA. Sedangkan untuk pelajar yang tidak mampu dijenjang pendidikan SD dan SMP sederajat dibiayai melalui dana BOS.

Pernyataan Dinas Pendidikan yang disampaikan oleh Bupati Inhil, HM Wardan ini menjawab salah satu pertanyaan yang disampaikan oleh Fraksi Partai Golkar dalam rapat paripurna ke 10 masa sidang ke 2 tahun sidang 2014.

Dalam salah satu item pemandangan umumnya, FPG memintakan jawaban tegas dari pemerintah daerah untuk memberikan jaminanagar tidak lagi terjadinya praktik pungli di lembaga pendidikan.

“Adanya jaminan tidak lagi dilakukannya pungutan-pungutan liar seperti pengadaan baju seragam, penjualan buku, lembar kegiatan siswa, les private dan pungli-pungli lainnya yang berlindung pada kesepakatan komite sekolah.” Pertanyakan jubir FPG, Edi Haryanto dalam kesempatan itu. (dro)




F-PPP Pinta Pemkab Inhil Maksimalkan Sisa Waktu Tuntaskan pelaksanaan Program

Juru Bicara Fraksi Persatuan Pembangunan, SamsuddinTembilahan (detikriau.org) – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil meminta agar Pemkab Inhil lebih memaksimalkan sisa waktu yang tersedia untuk menyelesaikan berbagai program yang telah disusun dan disepakati secara bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara F-PPP, Samsuddin pada rapat paripurna ke 10 Masa Sidang ke II Tahun sidang 2014 tentang pemandangan umum fraksi terhadap raperda tentang perubahan APBD Inhil tahun anggaran 2014 berempat diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil awal pekan kemaren di Tembilahan.

Dikatakan FPPP, rendahnya serapan APBD mengakibatkan beberapa program yang telah diangarkan dan disetujui belum dapat dinikmati oleh masyrakat.

“Sisa waktu 3 bulan ini kiranya dapat lebih dimaksimalkan agar program-program itu dapat segera dinikmati masyarakat,” Pinta FPPP

Diakhir pesannya, FPPP juga meminta agar Pemkab Inhil menyegerakan untuk melakukan proses pelelangan beberapa kegiatan yang hingga hari ini masih belum dilakukan.

Pemerintah Daerah melalui SKPD juga dimintakan untuk menindaklanuti seluruh kegiatan yang telah diprogramkan agar benar-benar dapat terlaksana dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Hadiri Pencanangan BB GRM XI di Kempas

Bupati mendantangani prasasti pencanagan kegiatan BB GRM ke XI Tahun 2014 di Inhil. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab inhil
Bupati mendantangani prasasti pencanagan kegiatan BB GRM ke XI Tahun 2014 di Inhil. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri kegiatan pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BB-GRM) ke XI tahun 2014. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Desa Danau Pulai Indah Kecamatan Kempas ini bertemakan “kita jadikan momentum untuk membangkitkan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat guna mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan diberbagai bidang”.

Dalam sambutannya Bupati berharap agar masyarakat dapat selalu menyemarakkan kegiatan gotong royong. Karena gotong royong pada hakekatnya memuat nilai-nilai kebersamaan yang harus tetap dijaga dan dilestarikan ditengah-tengah masyarakat.

“sebagaimana kegiatan jum’at bersih yang sudah kita laksanakan selama ini. Saya berharap agar jum’at bersih terus digalakkan ditengah masyarakat,” Pesan Bupati.

Diakhir kalimatnya Bupati juga menghimbau kepada Camat, Lurah dan kaum Ibu-ibu terutama dari PKK untuk kembali mengajak masyarakat menumbuhkembangkan kembali semangat kegotong royongan, minimal dengan menggalakkan kegiatan jum’at bersih satu minggu sekali.

Kegiatan BB-GRM ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo, Sekdakab Inhil, Alimuddin RM, Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, Staff ahli BPM Bangdes Prov Riau, H Said Ismet, beberapa pejabat esselon dilingkungan Pemkab Inhil, Camat, Lurah dan Kades.

Usai menyampaikan sambutan bupati juga melakukan penandatanganan prasasti sekaligus pemukulan kentongan tanda dimulainya pelaksanaan kegiatan BB-GRM ke XI kabupaten Inhil 2014. Acara kemudian dilanjutkan dengan penananaman pohon kelapa secara simbolis. (rul/adv pemkab inhil)




DPRD Inhil Undang 1.500 Tamu

“Hadiri Acara Pengucapan Sumpah Anggota DPRD Inhil Terpilih Periode 2014-2019”

dprdTembilahan (detikriau.org) – Minggu (14/9/2014) mendatang, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar acara pengucapan sumpah dan janji anggota DPRD Inhil terpilih periode 2014 – 2019. Memeriahkan acara sakral bagi wakil-wakil rakyat yang akan dilaksanakan digedung DPRD Inhil, JL HR Subrantas Tembilahan ini diagendakan akan dihadiri sebanyak 1.500 tamu undangan.

Menurut Sekretaris DPRD Inhil, H Masdar, 1.500 undangan itu diberikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota se Riau, Sekda se Riau, Mantan Sekda Inhil, Ketua DPRD Kab/Kota serta Setwan se Riau, Anggota DPR RI asal Inhil, Muspida Inhil, Mantan Bupati Inhil, Ketua Parpol, Mantan Ketua dan Anggota DPRD Inhil, Camat, Lurah dan Kepala Desa Se Inhil, Tokoh Masyarakat, Tokoh pemuda, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.

“Kita juga rencanakan untuk mengundang ketua RW dan RT se Kecamatan Tembilahan, tapi kita lihat dulu kapasitas ruangan jika memang memungkinkan,” Tambahnya

Dikatakannya, sesuai perundang-undangan, pemandu pengucapan sumpah dan janji akan dipimpin oleh oleh Ketua Pengadilan Negri Tembilahan.

Untuk sekedar diketahui, 45 Nama-nama caleg terpilih yang akan menduduki DPRD Inhil masa Bhakti 2014-2019 yakni:

Dapil I, Zulbahri (Nasdem), Dani M Nursalam (PKB), Iwan Taruna (PKB), Sumardi (PKS), Maryanto (PDIP), AMD Junaidi (Golkar), Sulo Lipu (Gerindra), Muslim (Demokrat), Adriyanto (PAN), Sahruddin (PPP), Gusti Deseriansyah (Hanura) dan Asnawi (PBB).

Dapil 2, Padli (PKB), Bambang Irawan (PDIP), Ferryandi (Golkar), Raus Walid (Golkar), Bakri H Anwar (Demokrat), Malian (PPP)

Dapil 3, Awandi (PKB), Wisnaria (PDIP), Okta Hasanatan (Golkar), Asmadi (Gerindra) dan Alfian (Demokrat)

Dapil 4, Musmulyadi (Nasdem), Edi Gunawan (PKB), Surya Lesmana (PDIP), Yuliantini (Golkar) dan Adi Candra (PPP)

Dapil 5, Taufik Hidayat (Nasdem), Herwanissitas (PKB), Samino (PDIP), Edi Haryanto (Golkar), M Yusuf Said (Golkar), Hasmawi (Demokrat) dan M Amin (PPP)

Dapil 6, Mansun (PKB), Mu’ammar (PKB), Abdurrahman (PKS), M kausar (PDIP), Razali (Golkar), M Wahyudin (Gerindra), M Sabit (Demokrat), Sulaiman MZ (PAN), Andi Rusli (PPP) dan Siti Bungatang (PBB). (dro/adv DPRD Inhil)