NGO Pinta Dewan Tak Lupakan Konstituennya

Sekjen Fokus Ornop, Indra Gunawan
Sekjen Fokus Ornop, Indra Gunawan

Tembilahan (detikriau.org) – Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir periode 2014 –2019 yang baru diambil sumpah dan janjinya diminta untuk lebih memperhatikan aspirasi masyarakat kecil. Khususnya aspirasi masyarakat daerah pemilihan yang diwakilinya.

“Jangan sia-siakan kepercayaan masyarakat. Kalau bukan mereka (Anggota DPRD,Red) siapa lagi yang memperhatikan aspirasi masyarakat,” Sampaikan Sekjen Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop), Indra Gunawan melalui sambungan telepon selularnya kepada detikriau.org, selasa (16/9/2014)

Ia berharap Anggota DPRD yang baru dilantik untuk lebih sering turun ke lapangan mendengarkan aspirasi konstituennya. Dengan demikian, prinsif keterwakilan yang diharapkan melalui pengangkatan wakil rakyat benar-benar terwujud, sehingga keinginan masyarakat dapat benar-benar terakomodir.

Terlebih lagi menurutnya masyarakat yang bermukim jauh di daerah pedalaman, terpencil, dan terisolir yang kondisinya perlu mendapat perhatian lebih untuk menjawab pemenuhan kebutuhan mereka. Tanpa perhatian wakil rakyat asal daerah mereka, maka aspirasi mereka tidak akan pernah tersampaikan.

“Makanya wakil rakyat harus banyak-banyak mendegar. Jangan mengunjungi konstituen hanya saat menjelang pemililhan. Manfaatkan waktu reses untuk menyerap aspirasi masyarakat agar dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan paling mendesak konstituennya” ingatkan Indra. (dro)




2014, Pemkab Inhil Kembali Kucurkan 15 M Untuk Jembatan Enok

foto, net
foto, net

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun Anggaran 2014, Pemkab Inhil kembali menganggarkan dana sebesar Rp 15 M untuk melanjutkan pembangunan jembatan Enok.

“Ya tahun ini kita sudah menganggarkan kembali Rp 15 M. Tahun depan Insya Allah, kita upayakan lebih besar agar pembangunanya cepat selesai,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhil, H Fauzar, kemarin.

Dengan segera selesainya pembangunan sarana tersebut, lanjut Fauzar, secara otomatis akan membuka isolasi daerah baik antar desa maupun kecamatan. Apalagi keberadaan Jembatan Enok, mampu menghubungkan beberapa kecamatan.

“Jembatan inikan letaknya cukup strategis. Dimana keberadaanya sudah sangat diharapkan masyarakat sejak lama. Kita yakin sarana ini akan mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat,”katanya.

Terhambatnya sebuah pembangunan memang kerap terjadi diberbagai daerah hanya karena masalah pendanaan. Apalagi jika bangunan yang dimaksud memerlukan dana yang besar. Persoalan itu jelas menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

“Medan kita cukup berat, sudah pasti pula akan banyak membutuhkan dana supaya akses-akses tersebut dapat terbuka. Namun pemerintah tetap akan berupaya keras mengentaskan kesulitan transpotasi hingga ke pedesaan.” Tandasnya (dro/*1)




Masyarakat dihimbau taat bayar pajak

Kadispenda Inhil, Junaidi
Kadispenda Inhil, Junaidi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat dihimbau untuk taat membayar pajak. Pajak sangatlah penting bagi segala aspek pembangunan.

“Semakin taat warga membayar pajak, maka semakin baik bagi pembangunan. Karena pajak sangat penting untuk segala aspek pembangunan,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Junaidi, kemarin.

Besar kecilnya storan pajak menurutnya tergantung dari tinggi rendahnya penghasilan seseorang. Disana tertera dengan jelas besar kecilnya pajak yang akan diselesaikan oleh seseirang wajib pajak. Taat terhadap pajak secara tak langsung sudah membantu menyukseskan pembangunan.

Dikatakan mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemkab Inhil itu, sejuah ini partisipasi masyarakat untuk memenuhi kewajiban dalam membayar pajak sudah mulai baik.

Junaidi mengakui untuk mencapai target Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Inhil, pihaknya melakukan penagihan secara langsung kepada wajib pajak, yang belum melaksanakan kewajibannya.

“Hal itu dibenarkan. Penagihan dapat dilakukan apabila imbauan dan juga pemberitahuan tidak dipenuhi oleh wajib pajak,” tutupnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Inhil Masih Minim Tenaga Penyuluh Pertanian

pplTEMBILAHAN (detikriau.org) – Jumlah tenaga penyuluh masih jauh dari mencukupi. Dari 236 Desa dan Kelurahan, Kabupaten Inhil baru memiliki sebanyak 154.

“Seharusnya kita masih membutuhkan banyak tambahan tenaga penyuluh. Untuk mensiasasti kekurangan, untuk satu orang penyuluh terpaksa diberitanggungjawab untuk dua Desa,”ujar Sekretaris Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Inhil, H Maizul, Senin (15/9).

Persoalan lainnya juga, dari 154 tenaga penyuluh yang ada, hanya 133 penyuluh yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sisanya hanya berstatus sebagai tenaga harian lepas.

Meski demikian BP2KP menurutnya tetap akan berupaya memaksimalkan seluruh potensi yang ada.(dro/*1)




23 September, DPRD Inhil Tetapkan Pimpinan Definitif

Pimpinan DPRD Inhil sementara, Dani M Nursalam, S.PiTembilahan (detikriau.org) – Diagendakan, Selasa Tanggal 23 September 2014 mendatang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Indragiri Hilir akan melaksanakan Rapat paripurna pengesahan atau penetapan pimpinan Definitif.

Untuk keperluan itu, dalam waktu dekat, pimpinan sementara DPRD Inhil akan menyurati 4 parpol pemilik perolehan kursi terbanyak di DPRD Inhil (PKB, Golkar, PPP dan PDIP. red) untuk segera mengusulkan calon pimpinan definitifnya.

“penetapan calon pimpinan definitif harus diparipurnakan. Insyaallah tanggal 23 september nanti. Hasilnya barulah disampaikan ke Gubernur Riau melalui Bupati Inhil untuk peng-SK-anya,” Sampaikan Pimpinan DPRD Inhil sementara, Dani M Nursalam kepada detikriau.org diruang Kerjanya, lantai 2 gedung DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan, senin (15/9/2014)

Hari ini, dilanjutkan ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil ini, ia bersama wakil pimpinan sementara DPRD Inhil, Feriandi sudah melaksanakan rapat pimpinan perdana. Hasilnya, hari ini juga DPRD akan menyurati semua partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Inhil untuk segera membentuk fraksi termasuk menyusun pimpinan dan keanggotaannya.

Tanggal 19 sepetember sekira pukul 02.00 Wib, DPRD Inhil mengangendakan rapat paripurna pengumumam pembentukan fraksi sekaligus pimpinan dan keanggotaannya.

“Malam harinya kita akan adakan rapat perdana yang dipimpin oleh pimpinan sementara bersama pimpinan fraksi guna persiapan pembentukan tatib dan beberapa hal lainnya,” jelaskan Dani.

Berdasarkan hal diatas masih menurut Dani, sejak hari ini setidaknya pimpinan sementara DPRD Inhil memiliki tiga agenda yang harus dituntaskan, yakni, memfasilitasi pembentukan fraksi, kemudian memproses usulan pengesahan pimpinan definitif dan yang ketiga adalah persiapan pembahasan tatib.(dro/adv DPRD Inhil)




Bupati Inhil Buka Lomba Pengolahan Produk Berbahan Dasar Kelapa

Bupati dan Wakil Bupati Inhil didampingi istri melihat-lihat berbagai kerajinan yang diproduksi dari berbagai bahan kelapa. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil
Bupati dan Wakil Bupati Inhil didampingi istri melihat-lihat berbagai kerajinan yang diproduksi dari berbagai bahan kelapa. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) — Kelapa adalah Pohon Serbaguna yang banyak manfaatnya bagi kehidupan masyarakat. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan, baik ekonomi, sosial dan budaya, mulai dari akar sampai daun, mulai dari produk makanan sampai produk obat-obatan. Bahkan ada yang mengatakan tanaman ini disebut sebagai “Pohon Kehidupan”. Pertanyaannya sekarang, sudah seberapa besar masyarakat kita memanfaatkan kelapa sebagai sumber kehidupan.

Pertanyaan ini dilontarkan Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan kata sambutan pada acara pembukaan berbagai perlombaan mengolah berbagai macam produk berbahan dasar kelapa lokal sempenan peringatan hari keluarga ke XXI Kab Inhil bertempat di gedung engku kelana Tembilahan, senin (15/9/2014)

Dikatakan Bupati sejak dahulu Inhil merupakan sentra penghasil kelapa dengan hamparan kebun kelapa yang luas. Sampai tahun 2013, luas perkebunan kelapa di Indragiri Hilir tercatat sebanyak 421.431 hektar (Disbun Inhil; 2014). Bahkan sejarah juga pernah mencatat bahwa Indragiri Hilir merupakan penghasil Kelapa/Kopra terbesar di Indonesia.

Namun menurut Bupati, dalam pemanfaatannya baru dari hasil buahnya saja, yaitu dengan menjual kelapa bulat atau dijadikan kopra. Padahal kalau dicermati, mulai dari akar sampai pada daunnya, kelapa dapat dijadikan berbagai macam komoditi, seperti akarnya dapat dijadikan sebagai bahan obat-obatan, batang dapat buat bahan bangunan dan meubel, sabutnya dapat dibuat menjadi lapisan jok mobil dan keset, tempurungnya dapat dijadikan karbon,  daging kelapa dapat dibuat menjadi tepung kelapa, minyak kelapa dan virgin oil, air kelapa dapat dijadikan minuman, serta daun dan lidinya dapat dijadikan berbagai macam anyaman.

“Jika semua keunggulan kelapa itu dikelola dan diolah oleh Industri Rumah Tangga atau Usaha Kelompok Rumah Tangga, tentu dengan sendirinya dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kerakyatan,” Ujar Bupati

Oleh karena itu kedepannya Bupati berharap kepada SKPD terkait agar dapat mencari terobosan dan inovasi serta  membuat berbagai macam program guna melatih dan membina kelompok-kelompok organisasi masyarakat agar mampu memanfaatkan kelapa sebagai sumber ekonomi, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyatakan sambutan baik dengan diadakannya kegiatan tajaan  Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) ini. Artinya kata Bupati, BP3AKB telah merespon apa yang telah menjadi program utama dirinya selaku Kepala Daerah.

Bupati juga berpesan agar kegiatan ini bukan sekedar untuk mencari siapa pemenang atau juaranya, akan tetapi lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan akan menjadi motivasi bagi petani kelapa khususnya, dan masyarakat Indragiri Hilir umumnya, agar dapat memanfaatkan kelapa, bukan saja buahnya tetapi seluruh bagian kelapa guna mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mengangkat harkat dan martabat masyarakat Indragiri Hilir.

Pada kegiatan yang diikuti oleh oleh Ibu-ibu PKK Kecamatan se kabupaten Inhil ini juga dihadiri oleh Istri Bupati Inhil, Hj Zulaikah Wardan, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dan istri, Hj Siti Bungatang Rosman, Istri-istri Camat se Inhil, Muspida Inhil dan sejumlah kepala SKPD Inhil. (rul/adv pemkab inhil)