2000 an Guru di Inhil Segera Terima Dana Sertifikasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekitar Rp 16 milyar dana sertifikasi yang diperuntukkan bagi 2 ribuan lebih tenaga guru siap untuk dibayarkan. Proses pencairanya melalui bank-bank yang sudah ditunjuk dan langsung dikirim ke rekening para guru.

“Dananya langsung ditranfer ke rekening masing-masing guru yang memang sudah bersertifikasi,”Sampaikan Plh Disdik Inhil, Ahmad Ramani, Rabu (17/9).

Menurut Ramani, pembayaran dana sertfikasi triwulan ke II ini hanya untuk 2 bulan, yakni bulan April dan Mei. Hal ini disebabkan dana yang dikirim pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan hanya cukup untuk pembayaran 2 bulan sertifikasi.

Ia berharap para guru mempergunakan dana tersebut untuk sarana dan prasarana pembelajaran, sehingga guru yang bersertifikasi lebih inovatif dan kreatif dalam memajukan dunia pendidikan di Negeri Sri Gemilang.(dro/*1/adv pemkab inhil)




34 Pelajar Miskin SD 008 Tembilahan Hulu Dapatkan Bantuan.

Kepsek SD 008 Kecamatan Tembilahan Hulu
Kepsek SD 008 Kecamatan Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 34 siswa miskin Sekolah Dasar Negeri (SDN) 008 jalan Pelajar Kecamatan Tembilahan Hulu  mendapat bantuan.

Dikatakan Kepala Sekolah setempat, M Fadli, bantuan itu bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dari 14 item penggunaan dana itu terdapat poin yang melegalkan pemberian bantuan kepada siswa .

“Berupa bentuk pembayaran transportasi siswa miskin. Namun kami mengalihkan item itu dengan memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah,” ujar Fadli kepada wartawan, Rabu (17/9).

Beberapa kategori siswa yang mendapatkan bantuan itu, yakni mereka yang tergolong miskin teramsuk anak yatim atau piatu namun dengan catatan memiliki semangat untuk terus belajar demi meraih cita-citanya.

“Pada dasarnya hak pendidikan ditanggung secara penuh oleh pemerintah sebab itu kita menerapkan keterbukaan bahwa sekolah memang gratis, “terangnya. (dro/*1)




Harga TBS Kelapa Sawit di Inhil Naik Tipis

kebun+Kelapa+Sawit+(1)TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam beberapa hari belakngan ini harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Inhil mengalami kenaikan. Meski naik tipis, masyarakat tetap bersyukur. Mereka berharap  harga TBS akan semakin mengalami kenaikan.

“Naiknya Cuma Rp 50 rupiah per kilogram. Meski demikian kami patut bersyukur dan berharap kenaikan ini akan terus terjadi,” ujar Agus, Rabu (17/9).

Sebelumnya, menurut Agus, harga jual TBS hanya Rp 750 per kilogram. Namun dalam beberapa hari ini mulai mengalami kenaikan menjadi Rp 800 per kilogram.

Dikomfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Inhil, H Mukhtar T, menyebutkan bahwa permintaan minyak dipasaran dunia menjadi salah satu factor naik atau turunnya harga TBS kelapa sawit

“ faktor lain seperti biaya administrasi, biaya angkut, biaya olah, biaya penyusutan, volume produksi dan perdagangan. Sehingga pemerintah daerah tak memiliki kempuan untuk menetapkan harga jual TBS kelapa sawit.”Ujar Mukhtar. (dro/*1)




Dewan Desak Pemkab Inhil Gesa Penyelesaian Jembatan Enok

Edi Haryanto. Anggota DPRD asal partai Golkar
Edi Haryanto. Anggota DPRD asal partai Golkar

Tembilahan (detikriau.org) – Anggota DPRD Inhil dari Partai Golkar, Edi Harianto berharap agar pemerintah mengupayakan untuk menggesa penyelesaian pembangunan jembatan Enok. Tuntasnya pembangunan jembatan yang sudah teramat lama dinanti-nanti masyarakat ini dinilai akan mampu membuka isolasi daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Permintaan ini disampaikannya melalui detikriau.org saat ditemui di ruang Komisi II Gedung DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan.

Mengingat besarnya dana yang dibutuhkan, Edi harianto menyarankan Pemerintah kabupaten juga mengupayakan untuk mendapatkan bantuan dana melalui APBD Provinsi dan Pusat.

“jika hanya mengandalkan kemampuan APBD Inhil, entah sampai kapan pembangunan jembatan ini akan rampung. Oleh karenanya perlu upaya untuk mendapatkan bantuan dana melalui APBD Provinsi dan APBN,” Harap Edi.

Sebelumnya, Kadis PU Inhil, Fauzar mengatakan bahwa tahun Anggaran 2014, Pemkab Inhil kembali menganggarkan dana sebesar Rp 15 M untuk melanjutkan pembangunan jembatan Enok.

Dengan segera selesainya pembangunan sarana tersebut, lanjut Fauzar, secara otomatis akan membuka isolasi daerah baik antar desa maupun kecamatan. Apalagi keberadaan Jembatan Enok, mampu menghubungkan beberapa kecamatan.

“tahun mendatang, insyaallah kita akan kembali angarakan dengan dana yang lebih besar.” Sampaikan Fauzar saat itu. (dro)




Anggota DPRD Inhil Periode 2014-2019 Asal Dapil 6




Anggota DPRD Inhil Periode 2014-2019 Asal Dapil 5