Waktu Mepet, Sekda Inhil Pinta Satker Gesa Kegiatan

Sekda Inhil, H Alimuddin RM saat menghadiri kegiatan wisuda sarjana STAI Auliaurrasyidin Tembilahan
Sekda Inhil, H Alimuddin RM saat menghadiri kegiatan wisuda sarjana STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Singkatnya ketersediaan waktu, seluruh Satker dilingkungan Pemkab Inhil diminta untuk menggesa realisasi kegiatannya.

“Kita ingin seluruh satker menggesa pekerjaan, namun dengan catatan tetap memperhatikan segala kententuan yang berlaku,” Sampaikan Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, kemarin.

Saat ini lanjut Sekda, perjalanan waktu sudah hampir memasuki tiwulan terakhir. Sehingga perlu diperhatikan sebaik mungkin supaya tak terjadi keterlambatan.

“Kita tahu realisasi APBD kita masih terbilang rendah. Oleh sebab itu kita minta seluruh satker untuk selalu mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sedang berjalan. Kalau memang ada benturan silahkan diskusikan,” pungkas Sekda. (dro/*1/adv pemkab inhil)




Kemarau Panjang, Dishut Himbau Semua Pihak Siaga Karhutla

karhutlaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh perusahaan dan Masyarakat Peduli Api yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir diminta untuk lebih meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaannya dalam upaya mengantisipasi serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.

“Kita pinta pihak perusahaan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) stand by di lapangan. Selain itu, Camat beserta Lurah dan Kades juga harus siaga,” tutur Thaher, kemarin.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) nyatakan bahwa Indonesia dilanda musim kemarau yang cukup panjang. Kondisi ini akan rawan terjadinya karhutla yang berdampak timbulnya kabut asap.

Oleh karenanya ia mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama petani agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Pasalnya, hal itu dapat menimbulkan dampak yang cukup besar nantinya, seperti munculnya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan tubuh. Apalagi juga ada sanksi hukum yang mengatur tentang pembakaran hutan atau lahan meskipun yang dibakar adalah milik pribadi. (dro)




Dishubkominfo Inhil Sosialisasikan KIM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar sosialisasi Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Senin (22/9).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Grand Tembilahan ini, diikuti sebanyak 50 peserta, terdiri dari kelompok seni, kelompok tani, kelompok UKM, kelompok industry dan kelompok majelis taklim. Dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo dan Penyuluh Pertanian Provinsi Riau.

Kepala Dishubkominfo Inhil, Tantawi Jauhari melalui Kepala Bidang Kominfo, Asnawi mengatakan, KIM dibentuk secara mandiri dan kreatif oleh masyarakat yang aktifitasnya mengelola informasi dan pemberdayaan masyarakat, dalam rangka meningkatkan nilai tambah sesuai dengan kebutuhannya.

Adapun tujuan pembentukan KIM, yakni untuk menemukan masalah bersama melalui diskusi dengan anggota kelompok dan mengenali cara pemecahan atau jalan keluarnya. Kemudian, dibuat suatu keputusan bersama dan dilaksanakan dengan kerjasama.

“Tujuan lainnya adalah mengembangkan jaringan informasi, untuk memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan,” tutur Asnawi.

“Fungsi KIM ini, sebagai wahana informasi, mitra dialog dengan pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik, sarana peningkatan literasi anggota KIM dan masyarakat di bidang informasi dan media massa, serta sebagai lembaga yang memiliki nilai ekonomi,” tandasnya. (dro/adv pemkab inhil)




Panglima TNI Tidak Mau Prajuritnya Saja Ditindak Tegas, Polisi Kalau Salah Ditindak Juga

20140716_200447_panglima-tni-inspeksi-pasukan-pengamanan-pilpres-2014JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Meoldoko menilai tidak perlu adanya tindakan berlebihan oknum polisi yang menembak empat anggota TNI di Batam, Minggu (22/9/2014) malam.

“Agar semua bisa dinilai dengan fair, dengan baik, saya ingin tidak ada kesenjangan berpikir dari prajurit saya. Ya kalau semua sudah terbuka maka prajurit saya akan puas,” kata Moeldoko di Base Op Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/9/2014) malam.

Yang terpenting saat ini, menurut Moeldoko, ialah memberikan tindakan tegas bagi oknum yang bersalah.

“Saya tidak mau prajurit saya saja yang ditindak tegas. Kepolisian juga kalau dia salah harus ditindak tegas! Nggak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Moeldoko, pihaknya memerintahkan KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo untuk memimpin pengamanan dan kesiapan prajurit demi menghindari peristiwa lanjutan di lapangan. Selanjutnya, TNI bersama Polri juga bakal melakukan investigasi.

“Agar situasi itu tidak berkembang. Itu pertama. Setelah itu baru kami investigasi dengan baik. Harapan kita nanti, atau sesudah berkoordinasi dengan Kapolri kami akan investigasi bersama agar semuanya bisa dinilai dengan fair,” lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, KSAD juga memberikan instruksi di sela menghadiri kegiatan Chief of Staff Armys Excercise di Australia. Setelah mendengar peristiwa itu, KSAD langsung pulang ke tanah air.

“KSAD langsung datang hari Minggu, yang sebetulnya dijadwalkan berakhir besok. Semalam langsung memberi instruksi untuk siaga,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Andika Perkasa di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Senin, (22/9/2014).

Menurut Andika, KSAD menginstruksikan agar jajaran di Tembesi, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) tidak ada yang keluar dari markas maupun melakukan tindakan tanpa perintah atasan. Ini agar mencegah terjadi peristiwa berlanjut dan saling balas-membalas.

“Itu peringatan. Pengawasan dilakukan. Karena 1 tindakan yang dilakukan prajurit terbawah dampaknya tetap sangat strategis,” tegas Andika.

Sebelumnya diberitakan instruksi ini disampaikan KSAD setelah empat anak buahnya tertembak di Tembesi. Dalam peristiwa itu 4 orang anggota TNI Batalyon Infanteri 134 Tuah Sakti menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh anggota Brimob di Markas Komando (Mako) Brimobda Kepri.

Keempat anggota TNI itu yang tertembak di bagian pahanya itu adalah, Pratu Ari Kusdiyanto yang merupakan anggota kesehatan kompi Markas Yonif 134/TS dan Prada Hari Sulistiyo selaku anggota kompi bantuan Yonif 134/TS, Praka Eka Basri anggota Kompi, dan Pratu Eko anggota Kompi Markas.

Insiden ini terjadi ketika anggota Polda Kepri dan Bromobda Kepri melakukan penggerebekan di salah satu gudang solar yang terletak di Jalan Trans Barelang Tambesi Batu Aji, Batam.(tribunnews)




PKS akan Semakin Kritis

anggota-komisi-viii-dpr-ri-abdul-hakim-_120411114953-970JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan meningkatkan kekritisan di parlemen. Namun kekritisan yang dibangun ini didasari argumentasi yang kuat dan bukan kekritisan membabi buta.

SC Silaturahim Nasional (Silatnas) PKS, Abdul Hakim mengatakan bahwa PKS akan ikut memberikan kontribusi bagi pemerintahan Jokowi-JK. Kontribusi yang diberikan PKS tidak dalam bentuk bergabung ke pemerintahan tapi di luar pemerintahan.

“Capres yang diusung PKS belum berhasil maka PKS di luar pemerintahan, maka harus dimaksimalkan peran di legislatif,” kata Abdul Hakim, kepada Republika Online (ROL), Senin (22/9).

Dalam posisinya PKS akan memerankan fungsi mencegah kemungkaran. Dalam arti, PKS akan mengawal kebijakan agar sesuai dengan undang-undang. Sikap kritis PKS menjadi jati diri PKS untuk amar ma’ruf nahi munkar. “Kekritisan harus lebih tajam, tapi tidak membabi buta.”

PKS yakin dengan kekuatannya di parlemen. Hal ini karena lebih dari 60 persen anggota legislatifnya yang terpilih di Pemilu 2014 mengenyam pendidikan sarjana.(republika)




Baku Tembak TNI-Brimob di Tembesi Batam, Empat Anggota Yonif Terkena Peluru

petugas-sedang-memasang-garis-polisi-bentrok-antara-anggota-tni-brimobBATAM- Tembesi mencekam pada Minggu (21/9/2014) malam. Baku tembak terjadi antara sekelompok anggota TNI Batalyon Infanteri 134 Tuah Sakti dengan anggota Brimob di Markas Komando (Mako) Brimobda Kepri, di Tembesi, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Akibat saling tembak itu, empat angota Yonif 134/TS terkena peluru dari anggota Brimob. Keempat anggota langsung dilarikan ke RSUD Embung Fatimah untuk dilakukan operasi pengeluaran proyektil peluru.

Berdasarkan data yang diterima Tribun, empat anggota yang terkena tembakan itu adalah Praka Eka Basri (anggota Kompi A), Pratu Eko (Kompi Markas), Pratu Ari (Kompi Markas), dan Pratu Ari (Kompi Bantuan) yang semuanya terkena tembakan pada paha sebelah kiri.

Diperoleh keterangan dari sumber di Yonif 134/TS, sebelum baku tembak, juga sempat terjadi pemukulan yang dialami oleh Praka Eka Basri. Kini pihak Denpom telah mengamankan barang bukti gitar yang digunakan untuk pemukulan tersebut.

Barang lain yang diamankan dari tempat kejadian perkara, satu unit sepeda motor Mio warna Hitam BP 5523 FH, Hoda Beat warna hitam BP 3574 JM, dan lain-lain.

Belum diperoleh keterangan resmi mengenai latar belakang permasalahan hingga terjadi saling tembak di Mako Brimob tersebut. (tribunnews)