Annas Maamun Lolos Penyitaan KPK di Rutan Guntur

20141014_204229_annas-maamun-diperpanjang-masa-tahananJAKARTA – Eva Nora, Pengacara Gubernur Riau Annas Maamun, membantah adanya penyitaan ponsel milik kliennya oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi di Rutan Guntur Pomdam Jaya.

Namun, kata Eva, memang benar pekan lalu, tim KPK menggeledah rutan tempat kliennya mendekam itu. “Memang benar ada penggeledahan. Ada beberapa hp yang disita dari beberapa tahanan. Tetapi Pak Annas tidak. Kan dia gak punya dan gak bawa HP ke Rutan,” kata Eva dihubungi Tribun, Rabu (22/10/2014) malam.

Eva juga memastikan bahwa tidak ada barang-barang apapun yang disita KPK terhadap Annas di Rutan. Sebab, terang Eva, kliennya cuma menggunakan fasilitas yang disediakan pihak KPK selama ini.

“Jadi gak ada itu yang sita dari beliau,” kata Eva.

Menurut Eva, memang berdasarkan cerita Annas, ada penggeledahan di Rutan Guntur pada pekan lalu. Tahanan yang kedapatan menyelundupkan ponsel ke Rutan, diberi sanksi tak dapat dikunjungi keluarga selama satu bulan.

“Kalau Pak Annas tidak mendapat sanksi. Keluarganya tetap boleh mengunjunginya,” imbuh Eva.

Sebelumnya, Kubu Mantan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Syahrul Raja Sempurnajaya membeberkan adanya ‘skandal’ dalam Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ternyata ungkap dia, sejumlah tahanan KPK menyelundupkan ponsel ke balik jeruji. Bahkan, Penasihat Hukum Syahrul, Eko Prananto, secara gamblang menyebut siapa saja tahanan ketahuan menyimpan perangkat komunikasi nirkabel tersebut.

Menurut Eko, hal itu juga terkuak dari hasil inspeksi mendadak internal KPK di Rumah Tahanan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan dan Rutan KPK yang berada di kantornya. Bahkan dia menjelaskan beberapa nama tahanan yang main kucing-kucingan dengan sipir untuk memasukkan ponsel.

“Kamarnya Bonaran (Raja Bonaran Situmeang). HP kan dua kali, yang satu punya Wawan (Tubagus Chaeri Wardhana Chasan). Satu punya Wawan, yang satu ya itu Bonaran,” kata Eko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (22/10/2014).

Menurut Eko, sidak itu digelar pekan lalu. Selain Wawan dan Bonaran, lanjut dia, ada beberapa tahanan KPK lain kedapatan menyimpan ponsel. Di antaranya yakni Gubernur Riau Annas Maamun dan mantan Ketua MK Akil Mochtar.

Alhasil, menurut Eko, kepala rutan pun mengganjar mereka dengan hukuman tidak boleh mendapat kunjungan selama satu bulan. “Tidak boleh dikunjungi keluarga,” kata Eko.

sumber: tribunnews




Tipe Pejabat Inhil, Ada Yang Rajin Setor Muka Namun Kerja Tak Beres

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan, menyebutkan ada beranekaragam tipe pejabat di Inhil. Salah satunya pejabat yang kerap setor muka tapi kerja tak beres.

“Inilah tipe pejabat kita. Intinya banyak ragamnya, ada yang rajin setor muka tapi kerja tak beres. Namun sebaliknya ada pula yang jarang setor muka, tapi kerjanya ok,” kata Bupati disela sambutannya dalam sosialisasi undang-undang bagi anggota Korpri, Selasa (21/10) kemaren.

Meski tak menegur tingkah laku para pejabat tersebut, namun Bupati mengakui ia terus memberikan penilaian secara khusus. Karena tanpa disadari siapapun, penilaian sudah menjadi kewajiban pimpinan terhadap bawahannya.

“Saya selalu mengamati apapun tingkah lakunya,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini.

Dengan tegas bupati meminta kepada baawahnya untuk tetap bekerja dan mendukung berbagai bentuk program pemerintah. Segala kegiatan yang ada hendaknya tak hanya menjadi slogan, namun bagaimana bisa direalisasikan dengan baik.

“Yang sulitnya saat diberikan perintah, semua siap. Tapi dalam pelaksanaanya tidak ada yang selesai. Tipe semacam ini yang sulit. Kita ingin tugas yang sudah diberikan dikerjakan sebaik mungkin,” tegasnya.(dro/*1)




Disebabkan Kondisi Geografis, Harga TBS Sawit di Inhil dikisaran Rp. 800 – Rp 1.000 per Kg

sawitTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki pekan terakhir bulan oktober. Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit stabil dikisaran Rp 800 per kilo. Jika dibandingkan harga pada pertengahan tahun 2014 silam, harga jual ini anjlok hingga Rp 400 per kilo gram.

“sepekan terakhir harga masih dibandrol Rp 800 per kilogram. Ini masih lumayan jika dibandingkan harga dua pekan lalu yang hanya berada dikisaran Rp 600 – Rp 700” kata Wahyudi, petani sawit Parit Semarang, Kecamatan Kempas, Rabu (22/10).

Ia berharap agar harga dapat semakin membaik sebab menurutnya kebutuhan biaya hidup dan perawatan sawit juga semakin melonjak.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Inhil, H Muktar T, melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Pemasayaran Hasil, Sri Wahono menerangkan bahwa memang harga TBS disatu kecamatan dengan kecamatan lainnya memang kerap berbeda. Salah satunya disebabkan tinggi rendahnya biaya tranportasi.

“ada yang per kg TBS hanya dihargai Rp. 400 – Rp 500. Seperti di Kecamatan Pelangiran dan batang Tuaka. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya biaya tranportasi yang harus dikorbankan,” Terangnya.

Secara umum ditambahkannya, harga TBS di Inhil memang berkisar Rp 800 – Rp 1.000 per kilogram. Hal ini menurutnya disebabkan sulitnya kondisi geografis di Inhil. (dro/*1)




Jerambah Beton Amblas, Warga Harapkan Pemerintah Lakukan Perbaikan

DSC_0217Reteh (detikriau.org) – Warga Desa Pulau Ruku Kecamatan Reteh berharap agar pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memberikan bantuan untuk melakukan perbaikan kerusakan jerambah beton yang selama ini menjadi urat nadi desa.

Menurut mantan kepala desa pulau ruku, ruslan, jerambah beton yang dibangun melalui dana APBD Provinsi Riau tahun 2008 itu ambalas sekira pertengahan tahun 2013 yang lalu. Akibat kondisi ini, arus tranportasi masyarakat menjadi terganggu apalagi disaat pasang tinggi.

“Kita pastinya berharap agar pemerintah bersedia memberikan bantuan untuk melakukan perbaikan kerusakan ini. Selama ini, ruas jalan itu menjadi satu-satunya urat nadi desa kami,” Ujar Ruslan.

Warga setempat, Amat juga menyampaikan harapan senada. Ia mengeluhka dengan kondisi ini, saat pasang tinggi masyarakat akan sulit untuk melintas karena seluruh badan jalan yang amblas sepanjang kurang lebih 100 meter itu digenangi air.(**)




Staff Ahli Bupati Inhil Buka Kegiatan Bimtek Kearsipan

Staff Ahli Bupati Inhil, Drs Sar'i mengalungkan tanda peserta kepada salah seorang peserta Bimtek
Staff Ahli Bupati Inhil, Drs Sar’i mengalungkan tanda peserta kepada salah seorang peserta Bimtek

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati Inhil, Staff Ahli Bupati, Drs Sar’i membuka kegiatan diklat bimtek kearsipan di aula salah satu hotel di kota Tembilahan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasubid Akuisisi dan pengolahan arsip provinsi riau, Muhammad Agil AZ, Camat Tembilahan, Camat Tembilahan serta sekretaris camat se Inhil. Rabu (22/10/2014)

Bimtek kearsipan yang di laksanakan selama 3 hari ini diikuti 20 orang sekcam se-kabupaten inhil dengan menghadirkan narasumber dari kabupaten maupun propinsi riau.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Drs Sar’i menuturkan bahwa terjadinya berbagai musibah berupa bencana alam, gempa bumi, tsunami, banjir dan kebakaran banyak menimbulkan korban harta dan jiwa termasuk merusak infrastruktur serta asset negara/daerah berupa dokumen kearsipan.

oleh karena itu, dalam upaya perlindungan, pengamanan, dan penyelamatan dokumen kearsipan, maka setiap instansi dan unit kerja di minta dapat melakukan penyimpanan dokumen kearsipan secara baik dan benar. Dokumen kearsipan merupakan darah kehidupan dan tulang punggung organisasi pemerintah. sungguh sangat ironis apabila suatu organisasi / instansi dalam melakukan kegiatan tidak memiliki kearsipan, bukti-bukti kepemilikan yang sah dan naskah-naskah yang berharga lainnya.

penyelenggaraan kearsipan secara baik dan benar, selain merupakan asset yang sangat penting suatu organisasi juga berguna sebagai bahan pengambilan keputusan bagi pimpinan di institusi pemerintahan maupun swasta. dengan adanya sistem kearsipan/dokumen yang teratur dan benar, pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat serta dapat meminimalisir kesalahan manajemen. sehubungan dengan itu dibutuhkan suatu sistem kearsipan yang baik dan benar mulai dari penciptaan sampai dengan penyusutan.

“tentunya saya mengharapkan kepada para peserta bimtek agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan tekun serta diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan keseragaman dalam melaksanakan penyimpanan kearsipan di unit kerja masing-masing dan instansi yang berwenang,”Pesan Bupati. (dro/adv Pemkab Inhil)




TP PKK Inhil Lakukan Pembinaan Adm dan 10 Program Pokok di Kec Pelangiran

Ketua TP PKK Inhil beserta rombongan mendapatkan sambutan hangat dalam kunker di Kecamatan Pelangiran
Ketua TP PKK Inhil beserta rombongan mendapatkan sambutan hangat dalam kunker di Kecamatan Pelangiran

Tembilahan (detikriau.org) – Ketua tp pkk kabupaten Indragiri hilir (inhil) hj. zulaikhah wardan kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kecamatan pelangeran. Kegiatan kunker yang dipusatkan di aula kantor camat pelangeran ini dalam rangka melakukan pembinaan administrasi dan 10 program pkk. Selasa (21/10/2014) kemaren

Dalam sambutannya Hj Zulaikah mengatakan bahwa gerakan pkk merupakan sentral dalam membentuk fondasi bangsa, karena sasaran program pokok pkk adalah keluarga. keluarga adalah pilar utama bangsa, oleh karena itu pemberdayaan pkk harus melibatkan seluruh komponen, tidak hanya pemerintah akan tetapi segenap anggota masyarakat wajib memberikan kontribusi untuk tujuan bersama yakni menuju keluarga yang sejahtera.

dalam pelaksanaannya ditambahkan istri Bupati Inhil ini, prioritas 10 program pokok pkk diserahkan kepada daerah, disesuaikan dengan situasi, kondisi dan kemampuan yang ada, sehingga tidak merupakan paksaan melainkan merupakan kesadaran dalam membangun dirinya ataupun daerahnya. keberadaan kelompok-kelompok pkk dan dasawisma menjadi sangat penting dan lebih strategis, karena dasawisma adalah unit terdepan dalam gerakan pkk.

Ia berharap kepada seluruh jajaran tim penggerak pkk di semua jenjang agar segera membentuk dan menghidupkan kembali kelompok dasawisma dan posyandu serta mengharapkan kepada jajaran tim penggerak pkk untuk betul-betul meningkatkan penyuluhan-penyuluhan, baik yang sifatnya umum, maupun pelaksanaan kegiatan 10 program pokok pkk lainnya.

“tingkatkan dan kembangkan program pendidikan anak usia dini (paud) yang merupakan program pemerintah “desa maju inhil jaya” saat ini yang wajib ada disetiap desa.” Pesan Hj Zulaikah.

kepada camat dan kepala desa, selaku ketua dewan pembina tim penggerak pkk desa dan kecamatan, Hj Zulaikah juga mohonkan dukungan dan bantuan sepenuhnya terhadap program-program tim penggerak pkk didaerahnya masing-masing.(way/adv pemkab inhil)