Wabup Inhil Buka Sarasehan Peringatan Hari Pahlawan

Wabup saat menyampaikan amaran. Foto, Humas Pemkab
Wabup saat menyampaikan amaran. Foto, Humas Pemkab

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo membuka secara resmi acara sarasehan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 2014 yang mengambil Tema ‘ Pahlawanku Idola Ku yang dilaksanakan di Gedung Abdurrahman Siddiq STAI Aulia Urrasyidin Tembilahan. Kamis (6/11/2014)

Dalam sambutannya Wabup menyatakan bahwa  sarasehan seperti ini dipandang perlu dilaksanakan sebagai salah satu momentum dan usaha yang tepat bila dikaitkan dengan perkembangan situasi dan kondisi aktual bangsa kita dewasa ini.

atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Wabup menyatakan sambutan baik sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Panitia pelaksana penyelenggara dengan harapan kegiatan ini dapat mengaktualisasikan kembali nilai-nilai kepahlawanan perintis kemerdekaan, dan kesetiakawanan sosial bagi generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir.

“sebagai generasi muda kita harus menumbuhkan dan menjaga nilai-nilai kejuangan dengan segala daya dan upaya agar jati diri sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur tidak hanya menjadi retorika belaka.” Kata wabup

Ia juga mengajak kepada semua generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir agar selalu menggelorakan semangat juang dengan penuh keyakinan serta bersama-sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Peserta sarasehan terdiri dari pelajar ,SD, SLTPdan SLTA sederajat, Mahasiswa, Guru Mata pelajaran PPKN, Perguruan Tinggi se Kota Tembilahan, Organisasi Sosial kemasyarakatan serta kaum Pemuda pemudi yang mendatangkan narasumber dari. KODIM 0314, POLRES dan Akademisi.(adv pemkab inhil)




Era SBY, BBM Naik Saat Tren Harga Minyak Meroket

antrean-bbm-di-spbu-ilustrasi-_140828021112-360JAKARTA — Pro kontra rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh Pemerintahan Joko Widodo terus berlanjut. Sejumlah alasan dikemukakan sebagai dasar penolakan atau penerimaan atas rencana tersebut.

Pada era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kenaikan harga BBM disertai dengan tren meningkatnya harga minyak mentah dunia. Tren kenaikan ini juga terjadi pada harga minyak Indonesia (ICP) dari posisi 80 an dolar AS per barel menjadi hampir 100 dolar AS.

Dari Pusat Data Republika, harga minyak mentah ICP pada Mei 2013 sebesar 99,01 per barel. Ini terjadi sebulan sebelum menteri ESDM Jero Wacik mengumumkan kenaikan harga BBM.

Pada Juni, harga minyak mentah ICP mencapai 99,97 dolar AS per barel, bahkan sempat menyentuh angka psikologis 100 dolar per barel. Perdagangan rata-rata selama sebulan akhirnya ditutup pada angka 99,97 dolar AS.

Harga minyak terus meroket pada bulan-bulan berikutnya pada 2013 hingga menyentuh angka 109 dolar AS per barel. Jelang akhir 2013, harga minyak dunia ditutup pada angka 106 dolar AS per barel.

Menurut Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), pada periode Januari hingga Juni 2013 terjadi lonjakan permintaan minyak yang tinggi. Dampaknya, harga minyak mentah pun ikut terdorong menjulang.

Asumsi harga minyak pada APBN Perubahan 2013 naik dari 100 dolar AS per barel menjadi 108 dolar AS. Pada usulan APBN 2013, pemerintah mematok harga minyak hanya 100 dolar AS, namun seiring perubahan pada tingkat pasar, asumsi harga minyak pun dinaikkan. (rol)




Sekda Kota Pekanbaru Lantik Pejabat dan Kepala Sekolah

foto: Humas Pemko
foto: Humas Pemko

Pekanbaru (detikriau.org) – Walikota Pekanbaru melalui Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru H.M.Sukri Harto, melantik pejabat eselon II, Eselon III dan Eselon IV serta Kepala Sekolah sekota Pekanbaru di Aula kantor walikota Pekanbaru,Rabu (05/11) kemaren.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Pekanbaru, Asisten I, Asisten III dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Pejabat eselon II yang dilantik yakni drg. Helda Suryani Munir, M.Kes menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru dan Zulfahmi Adrian, Ap.M.Si
menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru.

Pejabat eselon III yaitu Budi Mulia, SH menjabat sebagai Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru. Sedangkan pejabat eselon IV yang dilantik sebanyak tujuh orang

Untuk Kepala Sekolah sebanyak lima puluh tiga orang yakni tingkat Sekolah Menengah Atas satu orang, Tingkat sekolah Menengah Pertama lima orang dan tingkat Sekolah Dasar sebanyak empat puluh tujuh orang.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru mengharapkan kepada para pejabat yang baru dilantik ini dapat meningkatkan kinerja, inovasi dan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Pemerintahan kota pekanbaru akan selalu melakukan evaluasi disetiap pejabat struktural di lingkungan Pemerintahan kota Pekanbaru agar selalu terjadi peningkatan dalam semua satuan kerja apalagi dalam hal pelayanan kepada masyarakat kota pekanbaru.” Ujarnya. (dro/Humas Pemko)




PNS Mutu Rendah Harus Dipensiunkan Dini

gambar netJAKARTA–Pelaksanaan moratorium CPNS yang rencananya dilaksanakan tahun depan harus memperhatikan tiga aspek utama. Yaitu jumlah PNS, penyebaran, dan kualitas.

Menurut Mantan Wakil MenPAN-RB Eko Prasojo, dengan melakukan kajian tiga aspek tersebut moratorium semakin mudah dilaksanakan.

“Sebenarnya masalah aparatur di Indonesia itu ada di jumlah, penyebaran yang tidak merata, serta kualitas PNS yang variatif,” kata Eko kepada JPNN, Rabu (5/11).

Dari sisi jumlah, PNS di Indonesia jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunai. Namun jika dilihat kualitas, banyak PNS di Indonesia yang di bawah standar kompetensi. Sedangkan dari penyebaran, sangat tidak merata.

Di daerah perkotaan, saking menumpuknya pegawai, satu pekerjaan ditangani tiga sampai empat PNS. Sebaliknya di daerah terpencil, satu PNS mengerjakan lebih dari tiga pekerjaan.

“Nah ini dulu yang harus dibenahi. Kalau sudah diatur misalnya dengan peningkatan kompetensi PNS lewat diklat atau pelatihan, redistribusi pegawai atau mutasi pegawai antar instansi, baru kemudian bisa diketahui apakah PNS kita berlebih atau tidak,” tutur pria bergelar profesor itu.

Kalau ternyata PNS kita berlebih, namun untuk jabatan tertentu kurang misalnya guru dan tenaga kesehatan, mau tidak mau harus rekrutmen baru lagi. Sedangkan bagi PNS yang di bawah standar kompetensi, suka atau tidak suka mesti dilakukan pensiun dini.

“Jadi meski ada rekrutmen untuk guru dan tenaga kesehatan, tidak akan membuat jumlah PNS membengkak karena diimbangi dengan adanya pensiun dini bagi PNS yang di bawah standar kompetensi. Namun untuk melakukan pensiun dini harus hati-hati, harus ada standar baku untuk mengukur standar kompetensi PNS-nya,” paparnya.(jpnn)




Selambatnya 2016, Target 1 Pustu 1 Desa Terpenuhi

salah satu Pustu yang dibangun di Dusun Kuala Kerang Desa Pulau Ruku Kecamatan Reteh Kab Inhil
salah satu Pustu yang dibangun di Dusun Kuala Kerang Desa Pulau Ruku Kecamatan Reteh Kab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Target satu Desa Satu Pustu selambatnya harus dipenuhi pada tahun 2016 mendatang karena memang pemerataan pelayanan kesehatan menjadi salah satu target utama Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir.

Dikatakan Kepala Dinas (kadis) Kesehatan Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie, dari 197 Desa di Inhil, 126-nya sudah memiliki Pustu yang sudah operasional. Tahun anggaran 2014, Diskes Inhil membangun tambahan sebanyak 26 pustu di 26 Desa.

“artinya diakhir tahun 2014, 152 Desa di Inhil sudah memiliki Pustu. Jika tahun 2015 mendatang target kita untuk menambahkan pembangunan 45 pustu terealisasi, maka secara keseluruhan target 1 Pustu per Desa sudah dapat terpenuhi.” Jelasnya, rabu (5/11/2014)

Memenuhi infrastruktur maupun sarana kesehatan, menurut Alvi tidak hanya 1 Desa 1 Pustu. bisa saja 1 Desa kedepannya akan memiliki lebih dari 1 pustu. Semua tergantung kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran. Namun untuk tahap awal ditargetkan minimal 1 Desa 1 Pustu.

Setelah sarana kesehatan itu terpenuhi, persoalan lainnya yang harus dituntaskan adalah upaya untuk mencukupi ketersediaan tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat. Tentunya tidak mungkin ada pustunya tetapi tidak ada tenaga medisnya.

” Artinya harus ada keseimbangan antara sarana dengan tenaga medis. Paling tidak bisa sejalan antara penyediaan sarana dengan penambahan tenaga medis,” Tandas mantan kepala Bappeda Inhil ini. (dro/*1)




Polres Inhil Musnahkan 13,1 Gram BB Sabu

IMG_20141105_225333TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Unit Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan barang bukti (BB) kasus narkoba jenis Sabu seberat 13,1 gram di Mapolres setempat, Rabu (5/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Barang haram itu merupakan hasil pengungkapan Satuan Unit Narkoba Polres Inhil, pada 19 Oktober 2014 yang lalu dengan satu tersangka Yuf (37).

Pemusnahan BB ini langsung dipimpin oleh Wakapolres Inhil, Kompol Devi Firmansyah SiK didampingi Kasat Narkoba AKP Detis Mayer Silitonga SH dengan dihadiri pihak Pengadilan Negeri Tembilahan, Kejaksaan Negeri serta tamu lainya.

Pada kesempatan itu, Wakapolres Inhil menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap tindak kejahatan narkoba. “Kami tidak main-main untuk memberantas masalah penyalahgunaan narkoba jenis apapun. Karena kita tahu kejahatan narkoba dapat merusak mental para genarasi muda,” ujar Devi Firmasyah.

Meningkatnya jumlah penyalahgunaan narkoba belakangan ini, kata Wakapolres, disebabkan banyak faktor. Diantara lain rendahknya kesadaran masyarakat untuk tidak bersentuhan dengan narkoba.

Berkaitan dengan hal tersebut jajaran Kepolisian khususnya Polres Inhil akan meningkatkan langkah-langkah Preemtif dan Preventif berupa pembinaan dan sosialiasi tentang penyalahgunaan narkoba terhadap masyarakat luas.

“Kita berharap daerah kita (Inhil, red) menjadi salah satu daerah yang bebas Narkoba. Harapan ini juga menjadi harapan Pemerintah Daerah setempat,” tegasnya.(dro/*1)