Tim MH17 gagal capai kesepakatan dengan pemberontak

141111151652_mh17_ukraine_512x288_afpgettyUkraina – Usaha Belanda untuk menyelamatkan puing-puing dari tempat jatuhnya pesawat Malaysia Airlines di Ukraina timur mengalami kegagalan karena tidak dicapai kesepakatan dengan kelompok pemberontak setempat.

Para ahli Belanda tiba di tempat kecelakaan MH17 pada hari Selasa pagi (11 November).

Meskipun demikian, mereka menolak berunding langsung dengan para pemberontak, dan bergantung pada pejabat keamanan Eropa untuk mencapai kesepakatan.

MH17 ditembak jatuh pada tanggal 17 Juli di atas wilayah yang dikuasai pemberontak, menewaskan semua orang di dalamnya.

Untuk sementara ini, tim penyelamatan puing akan terus mencari sisa-sisa korban yang berjumlah 298 orang.

Pimpinan tim penyelamatan, Pieter-Jaap Aalbersberg, mengatakan kepada media Belanda NOS bahwa tim siap bekerja untuk mengangkut puing-puing tetapi belum dicapai kesepakatan antara badan keamanan Eropa OSCE dan warga Ukraina setempat.

Juru bicara pemberontak dari Republik Rakyat Donetsk mengatakan kepada kantor berita Interfax Rusia bahwa ahli Belanda tidak menyukai “beberapa hal terkait cara mengumpulkan puing”.(BBC)




LCKI Sebut Temukan Dugaan Penyimpangan Dana BOS di Reteh

logo LCKITembilahan (detikriau.org) – Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Indragiri Hilir menenggarai adanya ketidakberesan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dugaan penyimpangan pengunaan dana bantuan pendidikan itu ditemukan pada SD 04 Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Keterangan penasehat LCKI Inhil, Amin Rullah kepada detikriau.org di Tembilahan, selasa (11/11), berdasarkan informasi yang didapatkan pihaknya, dana BOS untuk SD 04 Pulau kijang tahun anggaran 2014 sejumlah Rp 32 juta. Namun dana ini dipotong sebesar Rp 8,5 juta dengan rincingan, Kepala sekolah Rp. 3 jt, Pembayaran Pajak 4,5 juta serta keperluan dana monitoring Rp 1 juta.

“ini keterangan yang kita dapat dari bendahara sekolah saat kita mintai komfirmasi di pulau kijang. Pemotongan itu katanya dilakukan kepala sekolah saat melakukan pencairan pada Bank Riau Kepri di Tembilahan,” Terang Amin Rullah

Ditambahkannya, Dana sebesar Rp 8,5 juta itu dipotong oleh Kepala sekolah sebelumnya, NW yang kini sudah pindah tugas ke SD 026 Desa Sanglar Kec Reteh. Bahkan menurut Bendahara sekolah juga, ditambahkan Amin Rullah, dana monitoring Rp 1 juta itu disebutkan NW untuk keperluan jika nanti ada wartawan atau pihak-pihak lain yang mempertanyakan terkait penggunaan dana BOS ini.

“Kita berharap pihak terkait, terutama Dinas Pendidikan inhil untuk segera menindaklanjuti temuan kami ini. Kalau memang benar ada penyimpangan, kita minta persoalan ini dituntaskan sesuai aturan hukum agar kedepannya tidak ada lagi yang berani bermain-main.” Pinta Amin Rullah

NW dan Bendahara sekolah belum bisa dimintakan komfirmasi karena telepon selularnya dalam keadaan off. Sementara kepala SD 04 pengganti NW, Mastuti ketika dikomfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti adanya dugaan pemotongan dana BOS ini.

“Saya baru saja menjabat sebagai Kepsek di sekolah ini. Jadi saya belum mengetahui secara pasti. Yang jelas, pertanggungjawaban penggunaan dana BOS tentunya harus disertai dengan SPJ. Kita masih menungu SPJ itu diserahkan oleh NW. mungkin saja dana itu memang diperlukan untuk keperluan sekolah,” Ujar Mastuti menjawab komfirmasi sambil menjelaskan bahwa hingga saat ini memang SPJ itu belum diserahkan oleh NW.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org juga belum berhasil melakukan komfirmasi dengan Dinas Pendidikan setempat. (dro)




Wabup Inhil Kukuhkan Kepengurusan IPRY Komisariat Inhil Periode 2013-2015

872732012kukuhkanTEMBILAHAN (detikriau.org)-Wakil Bupati Inhil , H Rosman Malomo melantik pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Komisariat Indragiri Hilir periode 2013-2015, yang dipusatkan di Balai Kota Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (10/11) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun spirit Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) Komisariat Inhil yang berwawasan kedaerahan menuju Inhil Gemilang” ini, turut dihadiri oleh perwakilan Walikota DIY, Kepala Disporabudpar dan Kepala Badan Kesbangpol Inhil, serta tokoh masyarakat dan mahasiswa asal Negeri Seribu Parit yang ada di Yogyakarta.

Wabup Inhil dalam sambutannya menyatakan sangat bahagia bisa bertatap muka dan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat dan pelajar Inhil di Yogyakarta, karena melalui momentum tersebut akan mempertebal semangat membangun serta meningkatkan pengabdian, demi memajukan Bumi Sri Gemilang di masa mendatang.

“IPRY merupakan sebuah organisasi kepemudaan yang para anggotanya merupakan mahasiswa dan pelajar Inhil yang menuntut ilmu di Yogyakarta dan salah satu wadah untuk menampung potensi anggotanya,” Ujar Wabup.

Wabup mengucapkan terima kasih dan penghargaaan kepada masyarakat Inhil yang ada di Yoyakarta atas berbagai kegiatan dan peranaktifnya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan untuk daerah ini maupun Inhil.

“Saya harapkan seluruh mahasiswa yang ada di luar daerah Inhil, khususnya di Yogyakarta untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan Pemda dan masyarakat yang ada di Kabupaten Inhil,” tambahnya.

Usai prosesi pelantikan, Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo mendapat cendramata dari mahasiswa dan melakukan tepuk tepung tawar.

Pada kesempatan itu, juga ditampilkan berbagai kesenian budaya melayu, diantaranya tarian menongkah dan diakhiri dengan peninjauan ke Asmara Mahasiswa Inhil, yang merupakan bangunan dan aset Pemda Inhil di kota gudeg itu.(dro/adv pemkab inhil)




Dinsos Inhil “TO” Pelajar dan Anak Putus Sekolah di Warnet

Dinsos Inhil saat  mendata sejumlah anak-anak putus sekolah disalah satu warnet di kota Tembilahan
Dinsos Inhil saat mendata sejumlah anak-anak putus sekolah disalah satu warnet di kota Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir merazia sejumlah warnet di dalam kota Tembilahan untuk memantau keberadaan anak-anak sekolah disaat jam belajar berlangsung. Disamping anak-anak sekolah, anak-anak putus sekolah juga dijadikan target operasi.

“Jika kedapatan, kita akan data dan berikan nama-nama mereka kepada Dinas Pendidikan setempat untuk ditindaklanjuti. Bagi anak-anak putus sekolah yng kita temukan, juga akan kita data. Disdik juga punya program dibidang pendidkan untuk mereka,” Ujar Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosoal Inhil, H Burhan ditemui dilokasi, selasa (11/11)

Ia mengaku, anak sekolah yang berhasil ditemui diwarnet kali ini kebanyakan berdalih mencari tugas yang disarankan guru-guru mereka di sekolah.

Burhan meminta agar pihak sekolah sebaiknya tidak memberikan tugas kepada anak didik yang berkaitan dengan penggunaan jaringan sosial apalagi pada jam-jam aktif belajar. Selain penilaian negatif akan timbul, anak-anak juga dikhawatirkan dapat menyalahgunakan sarana tesebut.

“Kita kan tidak tahu apa kah anak ini benar-benar mencari tugas yang diberikan gurunya. Atau hanya iseng ingin main ke warnet. Yang kita kawatirkan mereka mengakases hal-hal yang tidak baik bagi anak seusia mereka,” Tandasnya.(dro/*1)




Gesa Serapan APBD, Sekda Larang Pimpinan SKPD Bepergian

Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM
Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Gesa serapan APBD 2014, Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM tidak membenarkan pimpinan SKPD untuk berpergian keluar kota. Hal ini ditegaskannya usai menghadiri rapat evaluasi serapan APBD tahun 2014 di Balai Utama Kantor Bupati setempat, Senin (10/11) kemaren.

“Terkecuali ada hal yang sangat mendesak. Kita harus fokus untuk kejar target realisasi APBD,” Kata Sekda.

Selain itu lanjut Sekda, Bupati juga menginginkan agar hasil pemeriksaan keuangan tahun ini mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk dapat memenuhi apa yang diinginkan Bupati dibutuhkan kerja keras seluruh Satker.

“Kuncinya seluruh satker harus berkomitmen untuk bekerja keras,” Tandasnya. (dro/*1)




Kali ini TP PKK Inhil Kunker di Kecamatan Tembilahan Hulu

IMG_2622 - CopyTembilahan (detikriau.org) – TP. PKK Kab. Inhil kembali melaksanakan kunjungan kerja. kalinya ke kecamatan tembilahan hulu. Kegiatan yang diawali dengan kunjungan kelokasi kebun PKK Tembilahan Hulu ini juga dihadiri oleh ketua tim penggerak pkk kabupaten inhil Hj Zulaikhah Wardan didampingi Hj Haryati Allimuddin, ketua TP PKK kecamatan Tembilahan Hulu dr Famella Octorina, sekretaris camat (sekcam) Alyusroni Pagta, lurah se kecamatan Tembilahan Hulu, para kepala desa dan Kader PKK.

Ketua TP-PKK Kecamatan dalam sambutannya melaporkan hasil kerja yang telah dilaksanakan TP PKK Kecamatan Tembilahan Hulu seperti kegiatan sosialisasi hidup bersih dan sehat, memotivasi ibu-ibu kader PKK Tembilahan Hulu untuk memsukseskan Program magrib mengaji.

“Khususnya kepada anak-anak pada waktu magrib untuk melaksanakan membaca al-quran karena ini juga merupakan salah satu program dari pemerintah daerah Kabupaten Inhil” jelasnya dalam laporan.

Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan berharap agar kedepannya peran PKK dapat lebih dirasakan oleh masyarakat.

“Secara berjenjang dan secara bersama-sama 10 program pokok PKK harus memberikan manfaat kepada masyarakat.”Pesannya

Kerjasama dan koordinasi seperti ini diharapkan istri Bupati Inhil ini agar dapat terus berlanjut, seperti kunjungan kerja yang dilaksanakan TP PKK Kabupaten ke kecamatan-kecamatan, kecamatan bisa melaksanakan kunjungan ke kelurahan, dan kelurahan melaksakan ke tingkat RT dan RW.

“Tentunya agar semua terlaksana secara berjenjang” Imbuhnya.(dro/adv pemkab inhil)