Razia Pekat, Satpol PP Inhil Amankan Tiga Pasangan Mesum

mesumTEMBILAHAN (detikriau.org) – Satpol PP Inhil amankan 3 pasangan mesum dari sejumlah Wisma dan Penginapan dalam razia pekat, kamis (13/11) malam.

Kepala Kantor Satpol PP Inhil, TM Syaifullah, mengatakan ke tiga pasang bukan muhrim itu saat di razia tidak bisa menunjukan surat pernikahan dan sejenisnya.

“Karena tak bisa menujukan surat nikah, mereka terpaksa kami amankan dan kami data,” ungkap TM Syaifullah, Jumat (14/11).

Operasi tersebut, lanjut mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Inhil dalam rangka mewujukan kota Tembilahan zero praktek prostitusi, khusus menghadapi pelaksanaan MTQ Provinsi Riau, Desember mendatang.

Berdasarkan hasil introgasi petugas kepada pasangan mesum tersbut, pelaku diketahui rata-rata dibawah usia 25 tahun. Modusnya pacaran, meski demikian petugas tetap membawa mereka untuk di proses lebih lanjut.

“Mereka kita data dan dilakukan pembinaan dengan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan serupa. Untuk menguatkan pernyataan itu, mereka juga diminta mendatangkan orang tua masing-masing,” katanya.

Tak hanya memberikan peringatan keras terhadap pasangan mesum, petugas juga meminta pihak hotel, wisma dan penginapan tidak melanggar ketentuan perizinan maupun peraturan daerah (Perda). Jika terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi.

“Kalau melanggar akan diberikan sanksi administrasi mulai dari surat peringatan 1, 2 dan 3 hingga penutupan atau segel sementara. Peringatan ini berlaku kepada seluruh pengelola usaha, hotel, wisma dan penginapan,”tegasnya.(dro/*1)




Bawa Sabu, Warga Benteng Ditangkap

sabuTEMBILAHAN (detikriau.org) – Terbukti menyimpan dan menguasai narkoba jenis sabu-sabu, dua warga Benteng, Kecamatan Sungai Batang, ditangkap jajaran Polsek setempat, Kamis (13/11) sekitar pukul 16.15 WIB kemaren.

Ke dua pelaku ditangkap saat berada di Jalan Pendidikan, Benteng, Kecamatan Sungai Batang. Mereka tak bisa mengelak setelah petugas yang menggeledahnya berhasi menemukan sabu seberat 1 gram yang dibagi menjadi 2 paket.

Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, menerangkan bahwa penangkapan terhadap ke dua pelaku berawal dari intelijen pihak kepolisian setempat. Diketahui dua orang tersebut tengah membawa sabu untuk dijual.

“Informasi ini kami kembangkan. Kemudian dilakukan penggeledahan, ternyata benar para pelaku terbukti menyimpan dan menguasai sabu. Mereka langsung kita bawa ke Mapolsek Sungai Batang untuk dimintai keterangan,” ujar Paur Humas, Jumat (14/11).

Ke dua pelaku yang diamankan petugas bernama, GS (22) warga Jalan H Ahmad, Desa Benteng, Kecamatan Sungai Batang. Kemudian RS (30) warga Jalan Penunjang, Desa Benteng, Kecamatan Sungai Batang.

“Selain ke dua pelaku saat ini kami juga sedang memeriksa seorang saksi inisial SA (24),” jelasnya. Jika terbukti, ke dua pelaku akan dijerat undang-undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika.(dro/*1)




Bupati Buka Turnamen Futsal Antar Kecamatan se Inhil

Tendangan pertama Bupati Inhil sebagai penanda dibukanya secara resmi turnamen futsal antar Kecamatan se Kab Inhil
Tendangan pertama Bupati Inhil sebagai penanda dibukanya secara resmi turnamen futsal antar Kecamatan se Kab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati inhil, HM Wardan membuka secara resmi pertandingan Futsal antar Kecamatan Se Kabupaten Inhil. Tampak hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati H Rosman Malomo, Ketua KONI H.Syamsudin Uti, Sejumlah Pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, Ketua TP PKK Hj Zulaikhah Wardan, Atlit, official,wasit serta undangan lainnya. Kamis (14/11)

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi dengan dilaksanakannya turnamen ini. Menurut Bupati, kegiatan serupa ini dapat dimanfaatkan untuk mencari cikal bakal atlit yang selanjutnya dibina dan dikembangkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan pada event yang lebih besar.

“Turnamen ini juga sebagai langkah kita dalam mempersiapkan atlit futsal untuk menghadapi Kejurda Futsal se-Riau tahun 2015 mendatang” Ujar Bupati

Bupati berharap kepada semua pihak terutama para atlit untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan semangat kompetisi yang tinggi, dan tetap memperhatikan aspek-aspek sportifitas dalam berlomba.

Dengan semangat kompetisi dan sportifitas itulah dinilai Bupati akan dapat melahirkan atlet yang tangguh. Hal ini telah dibuktikan oleh Atlet Futsal Kabupaten Indragiri Hilir dengan 3 (tiga) kali berturut-turut menorehkan prestasi peraih juara Pertama pada Kejurda Futsal se-Riau di Pekanbaru, serta 2 (dua) kali berturut-turut meraih Juara Pertama Pada Pekan Olahraga Provinsi Riau.

Sementara itu, Ketum KONI Inhil, H Syamsuddin Uti menyatakan bahwa kepiawaian atlit-atlit futsal Inhil sudah sangat diperhitungkan oleh Kabupaten lainnya di Riau. Ia juga berharap melalui kompetisi ini akan menjadi ajang peningkatakn kemampuan atlit untuk dapat berkiprah di turnamen futsal yang lebih tinggi.

Turnamen Futsal ini berlangsung dari tgl 14 s/d 23 November 2014 yang diikuti oleh 20. Pertandingan perdana diawali oleh Kecamatan Khairiah Mandah berhadapan dengan Kecamatan Enok. (mirwan/adv pemkab Inhil)




Wakili Bupati, Asisten Administrasi Buka Pelatihan Kurikulum 2013 MTs dan MA

IMG_3076 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Diwakili Asisten Administrasi Setda kab. Inhil H Afrizal, Bupati Inhil membuka secara resmi Pelatihan Kurikulum 2013 Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah yang berlangsung di Aula Hotel Telaga Puri Tembilahan. Rabu (13/11/2014)

Tampak hadir  pada acara tajaan Bagian Kesra Setda Kab. Inhil ini Kepala Kantor Kemenag yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha H. Abdul Muis, beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhil,  para peserta dan undangan lainnya..

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan oleh Assiten Administrasi menyampaikan bahwa perkembangan Ilmu Pengetahun dan Teknologi yang selaras dengan semangat Otonomi Daerah dan Paradigma baru dibidang Pendidikan perlu diikuti dengan perkembangan sistem manajemen dan pengelolaan pendidikan yang kreatif dan inovatif, serta mengembangkan program yang mengarah pada pendidikan yang berkarakter.

Pembangunan dibidang Ilmu Pengetahuan sama halnya dengan membangun generasi muda, karena pemuda dan ilmu pengetahuan ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, sehingga pembinaan dan pengembangannya perlu dilakukan secara terpadu dan kolaboratif.

”perlu juga disadari bahwa suatu prestasi dapat dicapai apabila senantiasa dilakukan pembinaan dan pengembangan yang terprogram dan terencana secara berjenjang dan berkesinambungan serta didukung oleh semua elemen.” Ujar Bupati

Bupati juga meyakini bahwa pelaksanaan pelatihan kurikulum 2013 ini akan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan motivasi pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Indragiri Hilir, terlebih lagi Kurikulum 2013 sudah dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir, dimana tugas dari guru yang merupakan ujung tombak keberhasilan program ini sangatlah diharapkan.”Imbuh Bupati

Acara pelatihan ini diikuti sebanyak 75 peserta yang merupakan Guru Tsanawiyan dan Aliyah yang ada di Kab.Inhil. (dro/adv pemkab inhil)




Menunggu kenaikan dan penurunan harga BBM

SPBU Kehabisan minyak subsidi menjelang kenaikan harga BBM
SPBU Kehabisan minyak subsidi menjelang kenaikan harga BBM

detikriau.org – Harga minyak mentah dunia saat ini menyentuh titik terendah selama empat tahun terakhir tetapi penurunan tersebut belum sampai ke tangan konsumen.

Minyak Brent Laut Utara, yang dijadikan salah satu patokan internasional turun menjadi US$70 per barel. Satu pekan lalu harga tercatat US$82 per barel. Tren penurunan sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Juni lalu harga minyak sekitar US$115 per barel.

Ini seharusnya menjadi angin segar bagi konsumen yang mengandalkan bahan bakar minyak. Di Inggris, pengendara pun berharap bisa mencicipi kue itu. Kenyataannya, penurunan harga belum dibagi dengan konsumen secara sepadan.

Ketika harga minyak mentah masih tinggi Juni lalu, bensin di SPBU di Inggris dijual rata-rata £1,31 atau sekitar Rp25.000 per liter. Sekarang harga rata-rata £1,24 per liter. Bila disandingkan, harga minyak mentah sudah turun sekitar 25% tetapi harga eceran baru turun sekitar 6%.

‘Keengganan’ melimpahkan bonus penurunan harga minyak juga berlaku pada harga solar, dari harga £1,36 atau sekitar Rp26.000 menjadi £1,28 sekitar Rp24.000 per liter.

Lewat kelompok-kelompok penekan, konsumen mendesak pemerintah segera turun tangan untuk memaksa perusahaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menurunkan harga minyak eceren. Dan sejumlah pejabat terkait pun sudah meminta operator pom bensin untuk menurunkan harga.
Tapi urusan tidak semudah itu. Pasalnya, sebagian harga eceran minyak ditetapkan atas dasar beban pajak juga. Ada pajak pertambahan nilai dan pajak minyak. Jadi bila pajak-pajak tersebut dihapus atau diturunkan maka harga minyak eceran mungkin bisa disesuaikan sesuai dengan pergerakan harga minyak dunia.

Kata sejumlah konsumen di media Inggris, begitu harga sudah tinggi akan sulit untuk turun.

Konsumen di Indonesia juga sedang menunggu-nunggu perubahan harga minyak. Kapan sejatinya mereka akan membayar kenaikan harga minyak bersubsidi?

Setelah pemerintahan pimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak mencabut subsidi minyak di akhir kekuasaannya, maka langkah tidak populer ini berada di pundak pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Seperti disebutkan pemerintah, pencabutan subsidi BBM adalah keniscayaan demi menjaga kesehatan keuangan negara dan kelanjutan pembangunan. Semula kenaikan bahan bakar minyak (BBM) direncanakan bulan ini atau setidaknya sebelum akhir tahun.

Tetapi apakah langkah tersebut akan dilakukan tatkala harga minyak dunia turun seperti sekarang? Bila tidak di masa sekarang, beban subsidi membengkak dan tertunda lagi pengalokasian dana untuk pembangunan infrastuktur, misalnya.

Di Inggris maupun di Indonesia, konsumen lah yang mungkin paling terpukul. Di Inggris, mereka belum menikmati penurunan harga minyak sebagaimana mestinya, sedangkan di Indonesia mereka sudah menanggung dampak kemungkinan kenaikan BBM setelah harga-harga kebutuhan naik, seperti harga cabai.(BBC)




Benarkah Wajah Pemain Pengaruhi Produktivitas Gol ?

rasio-tinggi-dan-lebar-wajah_
rasio-tinggi-dan-lebar-wajah_

COLORADO – Ada perkembangan baru dalam dunia riset ilmiah. Peneliti ini membuktikan bahwa struktur wajah pemain bola dapat menunjukkan seberapa subur dia sebagai pencetak gol, selain juga kecenderungan melakukan pelanggaran.

Penelitian ini boleh jadi bisa berdampak pada pengambilan keputusan para manajer klub, pencari bakat, atau bahkan dunia olah raga secara keseluruhan. Para ilmuwan di University of Colorado Boulder telah mempelajari dimensi wajah, yaitu rasio lebar dan tingginya  (Face-Width-Height-Ratio – FWHR) dari sekitar 1.000 pemain yang ambil bagian di Piala Dunia 2010.

Hasil studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Adaptive Human Behavior and Physiology ini, menunjukkan bahwa striker dan gelandang dengan FWHR tinggi lebih mungkin membuat pelanggaran terhadap lawannya, sementara untuk striker artinya dia mungkin mencetak gol atau membuat assist bagi rekan setim.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa FWHR tinggi dikaitkan dengan perilaku yang lebih agresif, meski beberapa penelitian tak berhasil menemukan korelasi yang konsisten dalam populasi tertentu.

“Penelitian sebelumnya soal struktur wajah atlet utamanya untuk di Amerika Serikat dan Kanada,” jelas Keith Walker, peneliti utama pasca doktoral di CU-Boulder Department of Psychology.

“Belum ada yang benar-benar melihat bagaimana FWHR berhubungan dengan kinerja atletik dengan membandingkan manusia dari seluruh dunia.”

Tim di Colorado Boulder ini memilih pemain dari 32 negara di Piala Dunia 2010 sebagai sampel studi, lalu mencoba menilai apakah ada hubungan antara FWHR dengan performa serta perilaku agresif di seluruh dunia.

“Ada banyak data atletik di luar sana.”

“Kami mengeksplorasi konteks untuk melihat perilaku agresif dan menemukannya di Piala Dunia, yang menguantifikasi gol, pelanggaran, dan assist, yang menyediakan data multinasional untuk menunjukkan apakah struktur wajah menghasilkan perilaku agresif serta kinerja. ”

Sejumlah teori telah dikemukakan soal mengapa rasio lebar dan tinggi wajah seseorang bisa berdampak pada tingkat agresivitas mereka, termasuk yang terkait dengan paparan testosteron, yang dapat mempengaruhi sifat fisik sejak usia dini.(dro/tribun)