9 Nawicita Jokowi-JK di Inhil Hanya Tinggal Penyesuaian

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menyebut, beberapa point dari 9 Nawicita Presiden Joko widodo dan Yusuf Kalla sudah sejalan dengan program-program yang sudah dijalankan pada Pemerintahan Kabupaten Inhil. Untuk itu Pemkab tidak lagi perlu banyak melakukan perubahan.

Dikatakan Bupati, beberapa program yang sudah sejalan dengan 9 Nawacita tersebut adalah membuat pemerintahan tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya, membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah desa dalam kerangka Negara kesatuan dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sekotr strategies ekonomi domistik.

”Beberapa sudah sejalan, artinya kita tinggal menyesuaikan saja lagi dengan beberapa yang belum sesuai itu,” kata HM Wardan saat memimpin rapat koordinasi Muspida di Jajaran Pemerintahan Kabupaten Inhil Tahun 2014 di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (17/11/2014).

Selain menjelaskan 9 Nawacita Jokowi tersebut bersama peserta Rakor yang hadir. HM Wardan juga menjelaskan program-program yang telah dijalankan dan akan dijalankan pada tahun 2015 mendatang.

Dikatakannya juga, beberapa program yang akan di jalankan pada tahun 2015 diantaranya, renovasi beberapa pasar rakyat agar menjadi lebih respensetatif pembangunan pintu klep sebanyak 20 hingga 30 untuk mengatasi persoalan banjir tahunan agar kota Tembilahan tidak lagi terendam air.

”Saya harap program-program yang akan dijalankan pada tahun 2015 itu dapat berjalan dengan baik.” tutup Bupati.(dro/A/adv pemkab inhil)




Berciuman bisa tularkan 80 juta bakteri

141117090021_kiss_624x351_bbc_nocreditdetikriau.org – Satu ciuman selama 10 detik bisa menularkan lebih dari 80 juta bakteri, kata ilmuwan Belanda.

Mereka memantau perilaku berciuman 21 pasangan dan menemukan bahwa pasangan yang berciuman sembilan kali sehari cenderung lebih berpotensi berbagi bakteri liur.

Studi menunjukkan bahwa mulut adalah rumah bagi 700 jenis bakteri berbeda, namun laporan ini mengungkap bahwa sebagian bakteri lebih mudah berpindah tempat.

Riset ini diterbitkan di jurnal Microbiome.

Satu tim dari Organisasi Belanda untuk Riset Sains Terapan (TNO) mewawancarai 21 pasangan untuk mengetahui kebiasaan berciuman mereka, termasuk berapa sering mereka berciuman tahun lalu dan kapan mereka terakhir melakukannya.

Ilmuwan mengambil sampel bakteri dari lidah dan liur relawan sebelum dan sesudah ciuman selama 10 detik.

Satu orang responden kemudian mengonsumsi minuman probiotik yang mengandung bakteri dari jenis mudah dikenali.

Saat ia berciuman selama 10 detik dengan pasangannya, ilmuwan mendeteksi jumlah bakteri yang dipindahkan ke partner berciumannya mencapai 80 juta bakteri.(BBC)




BBM Belum Naik, Kebutuhan Pokok Sudah Meroket

bbmTembilahan (detikriau.org) – Meski harga BBM belum naik, saat ini sejumlah kebutuhan pokok sudah melonjak tajam. Kondisi seperti ini tentunya akan semakin memberatkan masyarakat.

Pengakuan salah seorang pemilik toko jalan Bahruddin Jusuf Kecamatan Tembilahan mengaku, dalam seminggu belakangan ini, harga jual beras ditokonya mengalami kenaikan sekitar 20 persen dari harga biasanya termasuk berbagai barangan dagangan lainya. Ia menyebutkan kenaikan ini sebagai antisipasi rencana kenaikan BBM oleh pemerintah.

“dari pemasok harga beli kita juga sudah meningkat. Jualnya pastinya juga akan mengikuti. Kita kini belum bisa memprediksi berapa kenaikan rilnya setelah perubahan harga BBM nantinya. ” sampaikannya kepada detikriau.org, minggu (16/11/2014)

Kenaikan harga kebutuhan masyarakat ini hampir terjadi pada semua komoditas. Kondisi seperti ini banyak mendapatkan keluhan masyarakat. Ironisnya kenaikan BBM di dalam Negri terjadi saat harga minyak dunia mengalami penurunan tajam.

Hingga penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (14/11/2014) harga minyak mentah acuan WTI spot berada di level US$ 75,82 per barel, sehari sebelumnya sempat meenyentuh level US$ 74,21 per barel. Level tersebut terendah selama kurang lebih empat tahun terakhir. Harga minyak mentah sempat berada di level US$ 71,24 pada 24 Agustus 2010.

Di satu sisi, sejumlah pengamat menyebutkan perubahan harga BBM tidak tergantung harga minyak mentah dunia karena itu akan berarti mengikuti mekanisme pasar. Namun di sisi lain, faktanya sejak era pemerintahan Megawati, perubahaan (kenaikan) harga minyak mintah dunia memicu perubahan harga BBM bersubsidi.

Pada era Megawati, ketika harga minyak mentah dunia menyentuh level US$ 32,68, BBM bersubsidi pun ikuti naik, premium naik Rp 100 dari Rp 1.450 menjadi Rp 1.550 per liter dan solar naik Rp 250 menjadi Rp 1.150 per liter. Pada 2003, ketika minyak mentah dunia menyentuh level tertinggi US$ 37,96, premium ikut naik Rp 260 menjadi Rp 1.810 per liter dan solar menjadi Rp 1.890 per liter atau naik Rp 740.

Memasuki era pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SB) – Jusuf Kalla (JK), kenaikan harga BBM bersubsidi lebih lagi. Selama tiga kali kenaikan BBM subsidi pada era tersebut, mencapai hingga 300 persen. Pada Maret 2005, ketika minyak mentah dunia menyentuh level US$ 56,8 per barel, kenaikan BBM bersubsidi premium sebesar RP 590 menjadi Rp 2.400 per barel dan solar naik Rp 210 menjadi Rp 2.100 per liter.

Selang delapan bulan berikutnya, tepatnya Oktober 2005, premium naik tajam Rp 2.100 menjadi Rp 4.500 per liter dan solar naik Rp 2.200 menjadi Rp 4.300 per liter. Saat itu harga minyak mentah kembali menyentuh level tertinggi di harga US$ 69,91 per barel.

Kenaikan ketiga kalinya pada era SBY-JK, terjadi pada 2008, di mana kala itu harga minyak menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah ke harga US$ 145,31 per barel. Pemerintah pun menaikkan BBM bersubsidi premium naik Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter sedangkan solar naik Rp 1.200 menjadi Rp 5.500.

Pada periode keduanya Presiden SBY yang didampingi wapres Boediono pada periode 2009-2012 kembali menurunkan harga BBM bersubsidi premium kembali ke level Rp 4.500 dan solar pun kembali ke level Rp 4.500 per liter. Saat itu harga minyak mentah dunia berangsur turun dan menyentuh level tertinggi pada periode tersebut di harga US$ 113,39 per barel.

Lalu bagaimana harga minyak dunia 2014 ini setelah pergantian tampuk pimpinan nasional ke Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla? Minyak dunia sebetulnya meluncur tajam hingga menyentuh level terendah selama kurang lebih empat tahun terakhir dengan harga US$ 74.2 per barel pada perdagangan Kamis (13/11/2014).

Meski demikian Presiden Jokowi merencanakan akan menaikan harga BBM bersubsidi sekitar Rp 1.500 – Rp 3.000. Hal itu berarti harga BBM bersubsidi akan berada di kisaran Rp 8.000 – Rp 9.500 per liter. Pertanyaannya kenapa kenaikan harga BBM bersubsidi begitu drastis? Padahal Negara bisa meraup untung sekitar US$ 25 per barel, mengingat asumsi harga minyak mentah pada APBN-P 2014 mencapai US$ 106 per barel.

Namun sejumlah pengamat juga tetap berpendapat tingginya subsidi minyak diatas Rp 300 trilyun terlalu besar dan terlalu memberatkan APBN. Oleh karenanya subsidi BBM harus dipangkas. (dro)

 

 




Disdik Inhil Pinta Guru Ajarkan Anak Didik Budaya Khas Daerah

Kadisdik Inhil, Helmi D
Kadisdik Inhil, Helmi D

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berharap agar guru dapat mengajarkan anak didiknya budaya khas Inhil.

“Yang pastinya budaya khas daerah yang dilandasi dengan nilai keagamaan. Agar mereka tidak mudah terjerumus dari hal-hal yang menyesatkan,”kata Kepala Dinas Pendidikan Inhil, H Helmi D, kemarin.

Salah satu syarat bagi guru agar mudah dalam proses transfer ilmu pendidikan, sebut Helmi, guru yang bersangkutan meski menguasai materi yang akan diberikan. Dengan begitu pengetahuan dengan mudah dicerna oleh peserta didik.

“Tingkatkan kemampuan diri kita. Karena kita inikan seorang pendidik yang harus banyak tahu dari pada anak-anak didik,” jelas Helmi.

Langkah-langkah meningkatkan pengetahuan bisa dengan cara rajin membaca buku serta para kepala sekolah juga diminta untuk selalu mengevaluasi segala aktifitas pendidikan dengan baik. (dro/*1)




Komitmen Tidak Merokok, Diskes Inhil Kumpulkan Cap Telapak Tangan

Cap telapak tangan sedang dilakukan di atas kain putih menandakan berkomitmen tidak merokokTEMBILAHAN (detikriau.org) – Peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengumpulan cap telapak tangan sebagai bentuk komitmen tidak merokok bersamaan dengan Senam Sehat Bugar bertempat di jalan M Boya depan kantor Diskes Inhil Tembilahan, Minggu (16/11/2014).

Kegiatan pagi itu diikuti seluruh perwakilan Rumah Sakit dan Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir serta pelajar SMP dan SMA sederajat sekota Tembilahan.

Kepala Dinas Kesehatan Dr Hj Alvi Purwanti Alwie SE MM mengatakan, peringatan HKN ke-50 ini sesuai dengan himbauan Kementrian Kesehatan RI untuk menggelar secara bersamaan seluruh Indonesia.

Dari Kanan, Skretaris Diskes, Ridwan Ahim, Kadiskes Inhil, Alvi Furwanti Alwie membubuhkan cap telapak tangan sebagai tanda komtmen tidak merokok yang pelaksanaannya hari ini dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia
Dari Kanan, Skretaris Diskes, Ridwan Ahim, Kadiskes Inhil, Alvi Furwanti Alwie membubuhkan cap telapak tangan sebagai tanda komtmen tidak merokok yang pelaksanaannya hari ini dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia

Saat Senam Pugar

Sebelumnya, kegiatan ini sudah dimulai dilaksanakan di Puri Husada dengan berbagai kegiatan serta berbagai kegiatan disetiap Puskesmas yang ada di lingkungan Pemkab Indragiri Hilir seperti penyuluhan ataupun pengobatan massal, selain itu juga pelaksanaan pencanangan POMP Filariasis dan Inhil menuju bebas pasung 2017. Untuk hari ini (16/11) pihaknya melakukan senam sehat bugar serta komitmen untuk tidak merokok sebagai kegiatan puncak peringatan HKN 2014.

“Kami menghimbau seluruh jajaran kesehatan di Inhil untuk berkomitmen menjaga kesehatan kita bersama, dan untuk seluruh masyarakat Inhil mari kita bersama-sama menjaga kesehatan mulai dari diri kita sendiri dari hal-hal yang bisa mnejadi penyebab timbulnya penyakit,” Himbau Hj Alvi.

Untuk pengumpulan cap telapak tangan masyarakat Indragiri Hilir berkomitmen tidak merokok ini ditargetkan mencapai hingga 600 cap. “Pada hari ini, secara Nasional, kita bersama-sama memecahkan Rekor Muri yaitu memberikan pernyataan berupa cap telapak tangan,” sebut Kadis Kesehatan Inhil.

Acara pagi itu bisa dibilang sangat terkesan meriah. disamping berbagai hadiah yang disediakan Diskes Inhil kepada peserta yang mengikuti Senam tersebut. Dianataranya hadiah seperti Sepeda, Televisi dan lain sebagainya serta memberi penghargaan kepada Dokter Teladan.(mirwan)




Sempat Terhenti, Pembangunan PLTU Parit 23 Kembali Akan dilanjutkan

pltu parit 23TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Indragiri Hilir nyatakan dalam waktu dekat pengerjaan pembangunan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap parit 23 Kelurahan Sungai Beringin kembali dilanjutkan setelah sebelumnya sempat terhenti.

“Sebetulnya bukan terhenti, kebetulan mereka (pihak rekanan, red) sedang melakukan prepare. Informasi dari pihak rekanan bahwa pekerjaannya akan segera dilanjutkan,” Sampaikan Kepala Distamben Inhil melalui Kepala Bidang Ketenagalistrikan dan Energi, Yusnaldi ditemui di sela pelaksanaan rapat persiapan MTQ ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014, di Eks Gedung DPRD, Sabtu (15/11).

Diakui Yusnaldi, memang saat ini ada kendala antara PT Adhi Karya selaku pihak rekanan dengan PLN. Dimana, permasalahan tersebut terkait dengan kondisi financial atau kebijakan pembayaran antara kedua belah pihak.

“Saya sudah konfirmasi dengan pihak rekanan, katanya sepanjang masalah keuangan ini selesai, tentu mereka akan melanjutkan pekerjaannya. Apalagi, sekarang mereka sudah memprepare atau mempersiapkan semua mekanikal elektrikalnya, yang berdasarkan informasi sudah mencapai sekitar 80-90 persen. Kalau sudah selesai ya tinggal pasang saja, tapi disatu sisi mereka juga meminta kepada pihak PLN untuk segera melaksanakan kewajibannya,” terang Yusnaldi.

Sementara itu, Pemkab Inhil melalui Distamben berharap agar proses pembangunan PLTU ini bisa segera diselesaikan, karena mengingat kondisi PLN saat ini yang mengalami devisit sebesar 1,7 MW, yang disebabkan oleh kerusakan pada mesin sewanya.

“Harapan kita secepatnya, kalau memungkinkan selesai tahun 2015 ini lebih baik lagi, sehingga kita bisa mengembangkan akses pelayanan PLN sampai ke kecamatan Batang Tuaka, Gaung Anak Serka (GAS) dan Gaung,” tambahnya.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan yang telah diterima oleh Distamben Kabupaten Inhil, hingga saat ini progres pengerjaam pembangunan PLTU tersebut secara rilnya sudah mencapai 64 persen. Ini disebabkan karena mekanikal elektrikalnya belum terpasang, namun jika sudah terpasang tentu progresnya bisa mencapai sekitar 90 persen.(dro)