Gencar di Kritik, Rekanan Akhirnya Pasang Plang IMB. Eh, Plang Proyek ding

Plang Proyek paket pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi dalam kota Tembilahan ini terpasang dipagar seng depan bangunan ruko yang masih dalam proses pekerjaan. sepintas terlihat seperti plang IMB
Plang Proyek paket pekerjaan peningkatan ruas jalan provinsi dalam kota Tembilahan ini terpasang dipagar seng depan bangunan ruko yang masih dalam proses pekerjaan. sepintas terlihat seperti plang IMB

Tembilahan (detikriau.org) – Gencar dikritik tidak transparan, pelaksana pekerjaan paket proyek jalan provinsi dalam kota Tembilahan pun nampaknya gerah dan plang proyekpun akhirnya dipajang. Hanya saja, kewajiban itu terkesan masih dilakukan setengah hati.

Melintas dijalur lintas jalan provinsi parit 10 Kecamatan Tembilahan Hulu, rabu (26/11), awalnya detikriau.org sama sekali tidak menyangka bahwa plang yang terpasang didepan ruko yang masih dalam pekerjaan pembangunan itu adalah plang proyek paket jalan provinsi. Selintas diduga, plang tersebut sepertinya hanyalah sebatas plang IMB bangunan ruko.

Pada bagian teratas plang proyek itu tertera Pemprov Riau Dinas Bina Marga.

dibagian selanjutnya terincikan bahwa program pekerjaan adalah pembangunan jalan dan jembatan dengan kegiatan peningkatan jalan dalam kota Tembilahan termasuk beberapa rincian lainnya yakni panjang efektif 1,5 KM dan dana sebesar 14 Milyar lebih dengan jangka waktu pelaksanaan 75 hari kalender termasuk 180 HK jangka waktu pemeliharaan.

Rupanya, pelaksana pekerjaan yang awalnya diduga proyek siluman ini adalah PT Sinar Abadi Riau Mandiri tertanggal kontrak 17 oktober 2014 dengan konsultan pengawas PT Jasa Mitra Manunggal.

Dibagian paling bawah dengan cetakan huruf lebih besar tertuliskan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan dana yang dihimpun dari pajak yang saudara bayarkan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Keenganan kontraktor untuk memasangkan plang pekerjaan proyek sempat mendapat kritikan masyarakat. Mereka menilai tindakan ini menimbulkan kesan tidak transparan serta akan menyulitkan masyarakat untuk membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan. (dro)




Sekda Inhil hadiri Lokakarya PNPM-MP

PNPM-MP gelar LokakaryaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Lokakarya Program Nasional Pemberdayan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) tahun 2014 ini digelar dengan tema Sinergitas Pemerintah Daerah, Swasta dan PNPM Mandiri Perkotaan Dalam Menyiapkan Alih Kelola Program Penanggulangan kemiskinan, bertempat di aula kantor BAPPEDA Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (26/11/2014).

Lokakarya pagi itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, Camat Tembilahan, Lurah Tembilahan Kota, KMW (Konsultan Manajemen Wilayah) Provinsi Riau, BKM (Badan Kesuadayaan Masyarakat) Tembilahan, serta beberapa Dosen dan Mahasiswa di Inhil.

Sekda Kabupaten Inhil H Alimuddin RM mengatakan bahwa program ini telah berjalan di Inhil sejak tahun 2006 lalu.

“Keluaran dari lokakarya ini diharapkan mampu memahami tugas KBP, Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan serta melanjutkan program penanggulangan kemiskinan daerah pasca PNPM Mandiri Perkotaan,” Sampaikan Sekda. (mirwan)




H Azhari Pinta Madrasah Di Tembilahan Ikut Andil Sukseskan MTQ Provinsi Riau 2014

H Azhari
H Azhari

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil Drs H Azhari MA mengharapkan kepada Madrasah di Kota Tembilahan untuk ikut andil dalam menyemarakkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-33 tahun 2014 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Pada pelaksanaan MTQ tanggal 13 Desember mendatang, saya harap Madrasah-madrasah di kota Tembilahan ini ikut andil membantu kelancaran Musabaqah,” pinta H Azhari saat menyampaikan kata sambutan pembukaan Lomba Qasidah Rebana Kabupaten Inhil, Rabu (26/11/2014).

Karena ini momen Nuansa Islami, maka setiap Lembaga Pendidikan Islam itu harus memiliki rasa tanggungjawab untuk kelancaran kegiatan, dengan harapan keislaman diera ini semakin meningkat. Tambah Azhari

Pada kesempatan itu, ia sempat menjelaskan pihak Pemerintah Daerah sudah sepakat akan menggelar pawai akbar MTQ Provinsi Riau 2014 dimulai pada tanggal 13 Desember 2014.

Dengan demikian, apabila kontingen dijemput dari Madrasah ataupun perihal lainnya, Kepala Madrasah harus menegaskan untuk tepat waktu. “Hal ini saya sampaikan supaya untusan dari Madrasah di Inhil ini memperlihatkan kedesiplinannya, kita mulai dari diri kita sendiri,” jelasnya.(mirwan)




Bagian Humas Setdakab Inhil Lepas Empat Siswa Prakerin

kabag humas ramdani menerima cinderamata
kabag humas ramdani menerima cinderamata

Tembilahan (detikriau.org) – Bagian Humas Setda Kab Inhil melepas empat siswa SMK Negeri 01 Tembilahan yakni Riska Syahrani saputri, Nada Kamilah, Erza Fahdatullah dan Adibia Pria Nugraha yang melaksnakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di Bagian Humas Setda Kab inhil sejak Agustus 2014 dan berakhir pada tgl 25 November 2104. Selasa (25/11) kemaren

Pelepasan keempat Siswa Prakerin ini dihadiri langsung oleh Kabag Humas Ramdani, Kasubbag serta karyawan/ti Humas Setda Kab.Inhil.

Dalam arahannya, Kabag Humas berharap agar siswa yang telah melakukan Praktek selama lebih kurang empat bulan di bagian Humas dapat mengambil ilmu dan menerapkannya pada saat terjun ke dunia kerja nantinya.

DSC_3923 copy“Meski tidak lagi berkumpul dengan kami disini, hendaknya tetap menjaga silaturrahmi dengan Karyawan/ti Bagian Humas termasuk seluruh Pegawai Setda kab.Inhil.” Pesan Kabag

Keempat siswa Prakerin dalam pesan dan kesannya menyampaikan terima kasih atas bimbingan dari keluarga besar Bagian Humas serta segala ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti Prakerin.

Pada Kesempatan tersebut Kabag Humas juga memberikan cenderamata bagi keempat siswa Prakerin serta Kabah Humas juga menerima Cenderamata dari siswa Prakerin.(dro/adv pemkab inhil)




Laki-Laki Bejat, Puas di Garap, NB Ditinggal Kabur

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Nasib tragis dialami NB warga Desa Wonosari, Kecamatan Pelangiran. Setelah digauli, LA, ia ditinggal begitu saja di Jembatan Parit 10, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Menurut keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, kejadian itu bermula pada 3 Oktober 2014 silam. Saat itu NB pergi meninggalkan rumah tanpa se izin orang tuanya.

“Setelah dilakukan pencarian korban tak juga ditemukan. Selanjutnya 18 November, orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya pergi bersama LA. Orang tua korban tetap berusaha mencari keberadaan anaknya,” Sampaikan Ipda Warno. Selasa (25/11)

Lima hari berselang, tepatnya tanggal 23 November, orang tua korban mendapat telpon dari anaknya, NB yang meminta agar ayahnya menjemput di Kota Tembilahan. Permintaan sang anak pun dituruti.

“dihadapan orang tuanya korban mengaku telah ditinggalkan begitu saja olah LA Sementara dirinya sudah digauli hingga beberapa kali. Orang tua korban langsung melaporkan masalah itu kepada petugas, “tambahnya.

Masih menurut Warno, keinginan korban untuk meninggalkan rumah bukan atas kemauan sendiri. Melainkan bujuk rayu dari TSK. Korban menyebutkan bahwa TSK berjanji akan segera menikahinya.

“Sampai saat ini keberadaan TSK belum diketahui. Kami terus melakukan penyelidikan untuk mendapatkan informasi keberadaannya,” Tandas Paur Humas. (dro/*1)




DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Tanggapan Fraksi

DPRD Inhil Rapat ParipurnaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah fraksi yang ada di DPRD Inhil menyampaikan tanggapan atas pidato penyampaian nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang RPBD tahun anggaran 2015.

Tangapan itu disampaikan melalui sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Inhil, H Maryanto di Gedung DPRD Inhil, Jalan Subrantas Tembilahan, Selasa (25/11).

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa meminta agar Dinas pendapatan daerah untuk bekerja lebih maksimal dalam mengupayakan peningkatan PAD. Kenaikan pendapatan yang hanya 1 persen dibandingkan tahun anggaran sebelumnya dinilai masih jauh dari harapan.

“Dinas terkait harus bekerja lebih maksimal untuk meningkatan PAD ini,”tegas Juru Bicara Fraksi PKB Inhil, Iwan Taruna.

Fraksi Partai Golongan Karya memberikan penilaian bahwa gambaran RAPBD 2015 yang disampaikan Bupati Inhil, lebih kepada lips service daripada kegiatan yang langsung menyentuh kepada masyarakat.

Jubir Fraksi Golkar, Yuliantini meminta seluruh kegiatan yang sifatnya live service harusnya diganti dengan kegiatan yang menyentuh sesuai dengan visi misi Warohmah yang tertuang dalam RPJMD 2013-2018.

Sementara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melali Jubirnya, Samino menyoroti proyeksi pendapatan pada APBD 2015 yang lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. (dro/*1/Mirwan)