H Afrizal Buka Kegiatan Temu Usaha Kemitraan KUMKM

DSC_3992 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil diwakili Asisten Administrasi Setdakab Inhil, H Afrizal membuka kegiatan Temu Usaha Kemitraan KUMKM, Pelatihan Pembuatan Minyak Kelapa Tahan Tengik serta Pelatihan Pembuatan Biogas dari Limbah Hayati Berbahan Baku Enceng Gondok bertempat di Aula Gedung Wanita Jalan Sungai Beringin Tembilahan. Kamis (27/11)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisiten III, H Afrizal, menyampaikan bahwa melalui upaya pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memungkinkan ekonomi rakyat dapat tumbuh dan berkembang sejalan dengan bidang usaha yang digeluti masyarakat. Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau paling tidak untuk menjaga kelangsungan kehidupan.

“Oleh karena itu sasaran yang menjadi objek pelaku dalam pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah adalah Kelompok Produsen, Pemasaran, Buruh dan Pegawai Negeri golongan rendah,” Ujar Bupati.

Berbagai pelatihan termasuk pelatihan pengolahan minyak kelapa anti tengik dan Pelatihan Pembuatan Biogas Dari  Limbah  Hayati Berbahan Baku Eceng Gondok dinilai akan menjawab tantangan kedepan dalam upaya mengembangkan potensi unggulan daerah Inhil yakni kelapa sebagai ikon Daerah.

“Saya berharap produksi minyak kelapa dan turunannya, kedepan akan melibatkan Dekranasda dalam pemasarannya sebagai perhatian Pemerintah akan keberpihakan pada Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi, oleh karena itu pembinaan secara terus menerus perlu dioptimalkan agar yang sudah kita ciptakan hari ini memberikan manfaat yang pasti pada masyarakat,”Harap Bupati

Dalam kesempatan itu Bupati juga berharap kepada seluruh peserta Temu Usaha dan Pelatihan, agar dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai dan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi penyusunan perencanaan ke depan, agar Koperasi dan UKM di Kabupaten Indragiri Hilir ini menjadi Koperasi yang sehat dan mendukung Program Pemerintah saat ini dalam pengentasan Kemiskinan, Kebodohan, dan pembangunan Infrastruktur, khususnya dalam menunjang suksesnya program Otonomi Desa yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Tandas Bupati. (dro/adv pemkab inhil)




Ketua TP PKK Inhil Buka Kegiatan Lomba Tajaan BP3AKB

ketua TP.PKK kab.Inhil tinjau Lomba. Foto: Humas Pemkab Inhil/Way
ketua TP.PKK kab.Inhil tinjau Lomba. Foto: Humas Pemkab Inhil/Way

Tembilahan (detikriau.org) – Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikah Wardan membuka secara resmi kegiatan lomba tajaan BP3AKB dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-86, Kamis (27/11/2014)

Dalam sambutannya, Hj Zulaikah bahwa kaum perempuan merupakan potensi yang tidak dapat diabaikan baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Peringatan hari Ibu yang puncaknya diperingati setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya dimaksuskan untuk selalu membangkitkan semangat perjuangan tentang keluhuran dan keagungan peran perempuan sebagai ibu dan keibuan yang protektif terhadap kehidupan,” Ujarnya

Dengan adanya peringatan hari ibu ini akan dapat membuktikan adanya perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan dan pembangunan

“termasuk tentunya juga akan membawa pengaruh positif bagi perempuan dan masyarakat yang terdorong untuk selalu menghargai hak-haknya kaum perempuan.”ditambahkannya

Istri Bupati Inhil ini juga menyampaikan sambutan baiknya dengan dilaksanakannya lomba dalam rangka peringatan hari Ibu ke -86 tahun 2014 ini.

Momentum menurutnya bukan hanya sekedar peringatan belaka, tetapi lebih dari itu dapat dimaknai sebagai suatu bentuk rasa syukur dan keperdulian kita  terhadap sejarah bangsa khususnya perjuangan perempuan yang ikut ambil bagian dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Adapun lomba yang diadakan diantaranya adalah lomba kebersihan Lingkungan RT. Lomba dasawisma serta lomba membuat hantaran belanja juga termasuk juga diadakan Fun Game berupa Pacu Goni, Membawa kelereng didalam sendok dan memasukkan paku ke dalam botol yang diikuti peserta dari organisasi perempuan. (dro/adv pemkab inhil)




Galeri Foto Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2015 Oleh Bupati Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyusunan RAPBD Inhil Tahun Anggaran 2015 tetap ditekankan pada pokok-pokok kebijakan untuk mengatasi permasalahan yang mendasar, yaitu program-program pembangunan yang lebih mengakar dan menyentuh masyarakat

Pernyataan ini disampaikan Bupati Inhil, HM Wardan dalam rapat paripurna penyampaian nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD tahun anggaran 2015, di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (24/11/2014) malam

“ program yang telah disusun ini dengan memperhatikan usulan masyarakat dan identifikasi atas permasalahan-permasalahan pada tahun-tahun sebelumnya,” Ujar Bupati

Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa penyusunan RAPBD Kabupaten Inhil tahun anggaran 2015 ini, diupayakan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat, yang menekankan pada keterpaduan dan sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Ini dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan, sesuai dengan potensi dan kondisi daerah,” terangnya.

Rapat Paripurna Penyampaian pidato pengantar Bupati Inhil tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Ferryandi didampingi Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam serta Wakil DPRD, H Mariyanto dan Syahruddin. (dro)

 




Puting Beliung Hantam Belasan Rumah Penduduk di Concong

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

Concong (detikriau.org) –  Puluhan rumah penduduk hancur porak-poranda setelah dihantam angin puting beliung, di Desa Kampung Baru, Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (27/11) sekitar jam 15.20 Wib.

Berdasarkan keterangan warga desa setempat, Gemuk kepada detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, akibat kejadian ini, 5 unit rumah mengalami rusak berat serta belasan lainnya rusak ringan.

“5 unit rusak berat dan belasan lainnya mengalami rusak ringan. Bahkan ada 1 rumah yang baru saja selesai dibangun kini rata dengan tanah disapu angin,” Sampaikan gemuk

Saat kejadian, gemuk mengaku ia beserta beberapa warga desa lainnya sedang berada dilahan melakukan penanaman pohon bakau. Kejadian itu baru diketahuinya sepulang bekerja.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa setempat, Badrun juga membenarkan adanya peristiwa puting beliung ini. Ia menerangkan kejadiannya sekira pukul 15.20 Wib namun untuk jumlah kerusakan rumah penduduk ia mengaku belum mendapatkan data pasti.

“Jumlah pasti kerusakan rumah penduduk belum bisa kita hitung karena sampai sekarang masih turun hujan.” Jawab Kades

Sambil menunggu perbaikan rumah esok harinya ditambahkan Kades, penduduk yang rumahnya rusak untuk saat ini terpaksa menumpang dirumah keluarga.

Amukan puting beliung sudah beberapa kali terjadi diwilayah Inhil, akibat peristiwa alam ini, sudah tidak sedikit perumahan penduduk porak-poranda dan menimbulkan kerugian material. Warga menduga kerap terjadinya amukan angin ini disebabkan semakin gundulnya kawasan hutan.

“Hutan di Kecamatan concong boleh dikatakan sudah hampir habis akibat ulah penebangan liar. Peluluhlantakan kawasan hutan belakangan ini semakin diperparah dengan pemukaan lahan oleh perusahan perkebunan sawit. Kita berharap hal ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah agar peristiwa serupa tidak terus merugikan masyarakat,” Pendapat salah seorang warga Concong sambiol meminta namanaya untuk tidak dipublikasikan. (dro)




Ramdani: jangan Pernah Takut dan Apriori Kepada Media

Kabag Humas Setdakab Inhil, Ramdani
Kabag Humas Setdakab Inhil, Ramdani

Tembilahan (detikriau.org) – Bagian Humas Setdakab Inhil melaksanakan Pelatihan Jurnalistik Bagi Aparatur SKPD, Kecamatan, Kelurahan dan Desa. Kegiatan ini digelar di aula kantor camat Kecamatan Tembilahan Hulu dan dihadiri kabag humas, kasubag kerjasama media dan pers, camat tembilahan hulu, pengurus PWI Inhil, Lurah se-Tbh Hulu, Kepala Desa dan Undangan Lainnya. Kamis (27/11/2014)

Dalam sambutannya, Kabag Humas, Ramdani mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan dunia jurnalistik bagi aparatur pemerintah, mulai dari SKPD sampai kelurahan atau desa serta untuk memberikan pengetahuan jurnalistik dasar bagi peserta sehingga mengetahui tentang  berbagai hal dan kaedah jurnalistik.

“Kita berharap dengannya para aparatur pemerintahan dapat memahami fungsi jurnalistik serta dapat memberikan informasi yang benar untuk disampaikan kepada publik.” Ujar Kabag Humas

Ia juga berpesan agar pejabat pemerintah jangan pernah takut dan apriori kepada media, kalau perlu mereka dirangkul dalam upaya menyampaikan informasi penting kepada masyarakat.

adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini yakni mengenai peranan kehumasan, organisasi pers, kaidah penulisan dan kode etik jurnalistik dengan Narasumber dari Bagian Humas Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri hilir. (dro/adv pemkab inhil)




Jokowi diminta Lakukan Revolusi Mental di Kepolisian

478b1a1d9c3ab0c5d4f440euc-9155Jakarta (detikriau.org) – Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman meminta agar Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menerapkan revolusi mental di Kepolisian. Ia menilai tindakan arogan dengan kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian belakangan ini seringkali terjadi.

“Jika perlu Jokowi harus melakukan revolusi mental di kepolisian.” Pinta Benny di gedung DPR RI,Jakarta sebagaimana dilansir goriau.com, Kamis (27/11).

Permintaan ini disampaikan Beny menyikapi aksi tindakan arogansi aparat kepolisian saat membubarkan mahasiswa yang menolak kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pekanbaru, Riau, Selasa (25/11) kemaren.

Politikus Partai Demokrat itu meminta agar aparat kepolisian tidak melakukan pemukulan dalam menjalankan tugasnya. Apalagi sampai melakukan pembubaran paksa hingga masuk ke dalam mushala seperti yang terjadi di komplek gedung RRI Pekanbaru.

“Kepolisian tidak boleh terlalu eksesif. Tugasnya melakukan pengamanan. Jadi tidak boleh melakukan kekerasan dalam menjalankan tugasnya,” kata Benny

Seperti diketahui, pembubaran paksa yang dilakukan polisi mengakibatkan Alquran yang menjadi kitab suci kaum Muslimin berserakan. Selain itu, terekam pula dari gambar bahwa polisi dengan seragam lengkap dan bersepatu masuk ke dalam tempat salat dan menginjak sajadah.

Benny berharap insiden pembubaran paksa dan pemukulan oleh polisi terhadap mahasiswa sampai ke dalam mushala itu tidak memicu konflik berkepanjangan antara Polri dengan mahasiswa apalagi umat Islam.

Untuk itu dia meminta Kapolri Jenderal Polisi Sutarman maupun Presiden Joko Widodo sekalipun, meminta maaf atas tindakan anak buahnya itu. “Kapolri bahkan Presiden sampaikan permohanan maaf ke umat Islam,” ujar Benny.

Aksi brutal polisi ini juga ikut disesalkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Ketua Umum MUI, Kiai Haji Ma’ruf Amin mengatakan tindakan korps Bhayangkara itu sudah di luar batas dan menyakiti umat Islam.

Namun, tindakan para bintara di lapangan ini mendapat pembelaan dari Kapolresta Pekanbaru, Kombes Polisi Robert Harianto Watratan kepada Pekanbaru Pos, Selasa (25/11). ia mengatakan, anak buahnya terpaksa membubarkan paksa aksi mahasiswa karena tidak mengantongi izin.

Perihal penyerbuan yang dilakukan polisi ke dalam musala, Robert mengaku hal itu dilakukan setelah mahasiswa tidak juga kunjung mau bubar.  ”Kami sudah memberikan kesempatan mereka untuk salat. Setelahnya kami minta mereka untuk membubarkan diri. Tapi mereka tidak juga keluar-keluar, maka kami bubarkan paksa” Belanya. (dro/goriau)