Penempatan Guru PPPK Dikabarkan Bisa Dikondisikan oleh Ordal, 1.439 SK Sudah Diterima

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 1.470 Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah menerima SK dan dilantik oleh Pj Bupati Indragiri Hilir (Inhil).

Mereka yang dinyatakan lulus formasi Tahun 2023 tersebut yakni 1439 jabatan fungsional tenaga guru dan 31 tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Inhil.

Beredar kabar untuk penempatannya bisa dikondisikan melalui orang dalam (ordal). Sehingga menuai kekecewaan dan tanda tanya besar dalam upaya pemerataan guru.

Hasil penelusuran wartawan dari berbagai narasumber didugan kuat penempatannya sarat kepentingan.

Bahkan, beberapa bulan lalu sempat heboh dalam grup WhatsApp seorang kepala dinas meminta bantuan untuk penempatan keluarganya yang lulus tenaga PPPK.

Tidak hanya itu, berdasarkan data dihimpun wartawan ada guru ditempatkan sangat jauh dari selatan dipindahkan ke Inhil bagian utara.

Padahal 19 tahun sudah dirinya mengabdi sebagai honorer di sekolah wilayah Kecamatan Reteh kini, dia harus meninggalkan keluarga untuk ditugaskan sesuai SK di Kecamatan Concong.

Tak heran, proses penempatan ini menimbulkan tanda tanya apakah sudah sesuai prosedur dan ketentuan.

Dalam penempatan tenaga PPPK ini disinyalir banyak ‘titipan’ dan berpotensi terjadinya gratifikasi serta pungulan liar agar biasa dikondisikan dekat dengan ibukota.

“Kita tentu berharap penempatan guru ini berdasarkan di mana mereka honor awalnya. Kalaupun bergeser tidak begitu jauhnya,” ujar guru yang tidak ingin disebutkan namanya kepada wartawan, Sabtu (22/6/2024).

Diharapkannya, semoga ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah daerah kedepannya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala BKSDM Inhil belum bisa dikonfirmasi terkait prosedur penempatan dan isu dugaan ordal untuk pengkondisian tugas. (Tim)




UPT Puskesmas Tembilahan Ikuti Penilaian Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Provinsi Riau melaksanakan penilaian kader posyandu berprestasi di Posyandu Cermai, UPT Puskesmas Tembilahan Kota, Jum’at (21/6/2024).

Acara penilaian kader posyandu berprestasi tingkat Provinsi Riau ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam bidang kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil.

Kegiatan ini bertujuan utama untuk meningkatkan efektivitas tugas dan fungsi kader posyandu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Selain itu, penilaian ini juga sebagai langkah preventif untuk mengurangi angka gizi buruk pada balita di sekitar posyandu serta menekan angka kematian ibu dan anak.

Lomba Kader Berprestasi ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat yang diberikan oleh kader posyandu.

Untuk diketahui, penilaian Kader Posyandu Berprestasi tingkat Provinsi Riau ini diadakan di Posyandu Cermai, Jalan Trimas Tembilahan, dengan tujuan untuk memastikan bahwa standar pelayanan kesehatan masyarakat di Riau terus meningkat. (Galeri Foto/Arb)




Calon Kuat Walikota Dumai, Ferdiansyah Berdialog dan Tampung Aspirasi Kelompok Tani

ARB INdonesia, DUMAI – Salah satu kandidat kuat calon Walikota Dumai, Ferdiansyah melaksanakan dialog langsung dengan
masyarakat kelompok tani di Kecamatan Dumai Selatan yang berlokasi di Jalan Bukit Timah, Dumai Barat, komplek BTN Taman Mitra Bukit Datuk, Jum’at (21/6/2024).

Dalam diskusi bersama kelompok tani, Ferdiansyah yang merupakan putra daerah Dumai tersebut menyampaikan bahwa peran petani sangatlah penting dalam menunjang Ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan.

Maka dari itu, peran pemerintah dalam menjalankan program untuk menghidupkan sektor perikanan,perdagangn dan sektor Pertanian, dan lainnya harus menjadi prioritas.

”Peran petani sangatlah penting dalam menunjang Ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan apalagi kalau dibantu oleh Pemerintah. Oleh karena itu seandainya saya diberi amanah memimpin Kota Dumai, maka salah satu program yang menjadi prioritas adalah menghidupkan sektor perikanan, sektor perdagangn dan sektor Pertanian, dan lain lain,” ungkap Ferdiansyah.

Selain itu, Calon Walikota Dumai ini juga menegaskas apa yang menjadi keluhan kelompok tani selama ini akan dituntaskan agar kesejahteraan kelompok petani semakin meningkat.

“Mulai dari infrastruktur jalan, penerangan, normalisasi parit dan lainnya yang menjadi keluhan kelompok tani di Kecamatan Dumai Selatan selama ini telah kita masukan dalam program sekala prioritas demi menujang kelancaran akses perekonomian bagi kelompok tani,” tegas Ferdiansyah.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari kelompok tani yang mengikuti agenda dialog bersama Ferdiansyah berharap kedepannya untuk para kelompok tani untuk diperhatikan, dan jangan sampai terbiarkan.

”Untuk itu kami sangat berharap sekali kepada bapak (Ferdiansyah-red) ketika memimpin Kota Dumai untuk dapat memberikan kenyamanan pada kami pra Petani ini,” ujar seorang kelompok tani yang memaparkan keluh kesah yang di hadapi selama ini. (Dedi)

.




H Herman Lantik dan Serahkan 1.470 SK PPPK Formasi Tahun 2023

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman menyerahkan SK sekaligus melantik dan mengambil sumpah janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Penyerahan SK tersebut dipusatkan di Lapangan Venue Vutsal Tembilahan bagi PPPK di lingkungan Pemkab Inhil formasi tahun 2023 dan 2024, Jum’at pagi (21/06/2024).

Dihadiri Plh Sekda, Staf Ahli Bupati dan Asisten serta beberapa kepala OPD di lingkungan Pemkab Inhil dengan diikuti 1470 PPPK yang dilantik dan diambil sumpah.

1470 PPPK yang dinyatakan lulus tersebut dengan rincian 1439 tenaga guru dan 31 tenaga kesehatan untuk ditempatkan di seluruh wilayah dalam Kabupaten Inhil.

Saat kata sambutan, Pj Bupati Inhil, Haji Herman mengucapkan selamat kepada guru-guru dan tenaga kesehatan yang telah menerima SK penempatan.

“Selamat, semoga dapat mengemban amanah sebagai guru dan tenaga kesehatan,” kata Haji Herman.

Dikatakan Haji Herman, penyerahan SK tersebut merupakan proses seleksi penerimaan PPPK oleh Panselda di lingkungan Pemkab Inhil untuk formasi tahun 2023.

“Penyerahan SK PPPK yang kita lakukan hari ini merupakan akhir dari proses seleksi penerimaan PPPK,” ucapnya.

Sebelum mengakhirinya sambutannya, Haji Herman juga berpesan kepada PPPK yang diangkat agar mensyukuri dan dapat menunjukkan profesionalisme serta kapabilitas.

“Kerjalah dengan profesional dimanapun ditugaskan dan ditempatkan,” tutupnya. (Adv)




Sondrom pada Anak 3-5 Tahun, Bunda Wajib Tau Gejalanya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan menyampaikan pesan penting terkait penyakit Sindrom Lennox Gastaut (SLG).

SLG merupakan salah satu bentuk epilepsi kompleks yang sering kali mengenai anak-anak pada rentang usia 3-5 tahun. Kondisi ini memerlukan pemahaman mendalam dari para orang tua dan keluarga yang merawat anak-anak dengan SLG. 12/06/2024.

Gejala Utama

SLG ditandai dengan berbagai jenis kejang, yang meliputi kejang anatonik (tipe kejang yang menyebabkan kehilangan tonus otot), kejang tonik (kejang dengan kontraksi otot yang kaku), dan kejang obsensi atipikal (kejang yang mungkin terlihat seperti absen atau perilaku aneh). Selain kejang, anak-anak dengan SLG sering mengalami penurunan perkembangan kognitif dan masalah perilaku seperti hiperaktivitas dan agresivitas.

Diagnosis

Diagnosis SLG didasarkan pada gejala klinis yang spesifik, termasuk pola kejang yang khas dan hasil tes EEG (elektroensefalogram) yang menunjukkan aktivitas listrik otak yang tidak normal. Dokter mungkin juga melakukan pencitraan otak seperti MRI untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari gejala yang terlihat.

Penanganan dan Perawatan

Penanganan SLG sangatlah menantang. Terapi utama biasanya melibatkan kombinasi antikonvulsan atau obat anti-epilepsi untuk mengendalikan kejang. Kadang-kadang, pembedahan bisa menjadi pilihan terakhir jika obat-obatan tidak berhasil mengendalikan kejang.

Selain itu, terapi pendukung seperti terapi fisik, terapi bicara, dan pendekatan pendidikan yang spesifik dibutuhkan untuk membantu anak-anak dengan SLG mencapai potensi maksimal mereka dalam hal perkembangan kognitif dan sosial.

Dukungan untuk Keluarga

Bagi keluarga yang memiliki anak dengan SLG, penting untuk mencari dukungan emosional dan informasi yang memadai. Melibatkan diri dalam kelompok dukungan untuk keluarga dengan epilepsi dapat membantu orang tua berbagi pengalaman, strategi, dan solusi yang berguna.

Kesimpulan

Sindrom Lennox Gastaut adalah kondisi yang kompleks dan menantang, tetapi dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang memadai, anak-anak dengan SLG dapat memiliki kehidupan yang bermakna dan berkualitas. Pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan bagi mereka yang terkena dampaknya.

Dengan begitu, masyarakat Indragiri Hilir diharapkan dapat lebih memahami SLG dan memberikan dukungan yang lebih besar kepada keluarga yang terpengaruh oleh kondisi ini. (Galeri Foto)




Pesan Penting Dinkes Inhil, Bunda Harus Kenali Gejala Sondrom pada Anak 3-5 Tahun

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan menyampaikan pesan penting terkait penyakit Sindrom Lennox Gastaut (SLG).

SLG merupakan salah satu bentuk epilepsi kompleks yang sering kali mengenai anak-anak pada rentang usia 3-5 tahun. Kondisi ini memerlukan pemahaman mendalam dari para orang tua dan keluarga yang merawat anak-anak dengan SLG. 12/06/2024

Gejala Utama

SLG ditandai dengan berbagai jenis kejang, yang meliputi kejang anatonik (tipe kejang yang menyebabkan kehilangan tonus otot), kejang tonik (kejang dengan kontraksi otot yang kaku), dan kejang obsensi atipikal (kejang yang mungkin terlihat seperti absen atau perilaku aneh). Selain kejang, anak-anak dengan SLG sering mengalami penurunan perkembangan kognitif dan masalah perilaku seperti hiperaktivitas dan agresivitas.

Diagnosis

Diagnosis SLG didasarkan pada gejala klinis yang spesifik, termasuk pola kejang yang khas dan hasil tes EEG (elektroensefalogram) yang menunjukkan aktivitas listrik otak yang tidak normal. Dokter mungkin juga melakukan pencitraan otak seperti MRI untuk memastikan tidak ada penyebab lain dari gejala yang terlihat.

Penanganan dan Perawatan

Penanganan SLG sangatlah menantang. Terapi utama biasanya melibatkan kombinasi antikonvulsan atau obat anti-epilepsi untuk mengendalikan kejang. Kadang-kadang, pembedahan bisa menjadi pilihan terakhir jika obat-obatan tidak berhasil mengendalikan kejang.

Selain itu, terapi pendukung seperti terapi fisik, terapi bicara, dan pendekatan pendidikan yang spesifik dibutuhkan untuk membantu anak-anak dengan SLG mencapai potensi maksimal mereka dalam hal perkembangan kognitif dan sosial.

Dukungan untuk Keluarga

Bagi keluarga yang memiliki anak dengan SLG, penting untuk mencari dukungan emosional dan informasi yang memadai. Melibatkan diri dalam kelompok dukungan untuk keluarga dengan epilepsi dapat membantu orang tua berbagi pengalaman, strategi, dan solusi yang berguna.

Kesimpulan

Sindrom Lennox Gastaut adalah kondisi yang kompleks dan menantang, tetapi dengan perawatan yang tepat dan dukungan yang memadai, anak-anak dengan SLG dapat memiliki kehidupan yang bermakna dan berkualitas. Pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas perawatan dan kehidupan bagi mereka yang terkena dampaknya.

Dengan begitu, masyarakat Indragiri Hilir diharapkan dapat lebih memahami SLG dan memberikan dukungan yang lebih besar kepada keluarga yang terpengaruh oleh kondisi ini. (Adv)