Firdaus Tinjau Pengerjaan Beberapa proyek

Walikota Pekanbaru Firdaus ST.MT Melihat Lokasi Banjir di Jl. Kulim KM 11 Tenayan Raya. Foto: Humas
Walikota Pekanbaru Firdaus ST.MT Melihat Lokasi Banjir di Jl. Kulim KM 11 Tenayan Raya. Foto: Humas

PEKANBARU (detikriau.org) – Walikota Pekanbaru, H.FIRDAUS,ST.MT meninjau beberapa titik lokasi pelaksanaan proyek kota pekanbaru, Senin (01/12), Hal ini di lakukan sebagai upaya untuk  percepatan penyelesaian proses pembangunan.

Dalam peninjauan tersebut walikota di dampingi Camat Tenayan Raya, Kaban Protokol dan beberapa awak media.

Lokasi yang pertama di kunjungi yakni, kegiatan padat karya infrasruktur program penempatan dan peluasaan kesempatan kerja (PPKK) Jalan Badak RT/RW 01/26 Kelurahan Sail, Selanjutnya rombongan Walikota melanjutkan peninjauan badan jalan digenangi air yang mengganggu pengguna jalan akibat saluran drainase pembuangan  air longsor di jalan lintas timur km 11 kulim.

Pada kesempatan bersamaan kunjungan di lanjutkan meninjau pengerjaan pembangunan SPORT CENTRE  di Jalan Palembang kelurahan kulim kecamatan Tenayan Raya. ( dro/humas pemko)




Warga Tempuling Keluhkan Pekerjaan Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

DSC_0000093Tempuling (detikriau.org) – lambannya proses pekerjaan perbaikan ruas jalan provinsi kini juga mulai menuai kritikan warga. Manalagi saat memasuki musim penghujan, ruas jalan kini menjadi becek, licin dan rawan terjadinya kecelakaan.

“tidak satu dua kali kecelakaan terjadi, akibat jalanan licin, pengguna kendaran roda dua sudah beberapa kali terjatuh bahkan ada yang sampai mengalami patah tangan,” Ujar warga Sungai Salak Kecamatan Tempuling, Kanik kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, senin (1/12/2014)

Diterangkan Kanik, jalan berlumpur bak kubangan paling parah telihat di parit 5 dan parit 9 desa Ketapang Kecamatan Tempuling. Ia berharap rekanan pelaksana menyegerakan penyelesaian pekerjaan. Apalagi batas waktu pekerjaan tidak lama lagi akan selesai. Ia khawatir dengan semakin sempitnya waktu juga akan berdampak rendahnya kualitas pekerjaan. Imbasnya jalan tidak akan mampu berahan lama.

Ditempat terpisah, warga Tembilahan, Indra menilai tidak sedikit kualitas pekerjaan jalan jauh dari harapan. Akibatnya belum lama pekerjaan selesai, badan jalan sudah kembali rusak.

“kita duga kualitas pekerjaan jauh dari standar. Cukup banyak ruas jalan yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan sudah kembali rusak. padahal untuk melakukan perbaikan, dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit,” Kritik Indra

Indra juga mencontohkan pekerjaan ruas jalan provinsi yang saat ini sedang dilakukan. Ia menilai material tanah timbunan sangat jauh dari standar.”ketika disiram hujan, tanah ikut tergerus air. Material kebanyakan hanya tanah. Batu pecahnya kalaupun ada hanya sedikit. Kalau materialnya seperti ini, setelah nanti selesai dikerjakan tentunya wajar jalan itu tidak akan mampu bertahan lama,” Ujarnya.

Dalam kesempatan itu ia berharap kepada Dinas terkait termasuk konsultan pengawas untuk menjalankan tugas pengawasannya dengan benar. Jangan hanya dibiarkan pelaksana pekerjaan mempergunakan material yang jauh dari standar yang disyaratkan. (dro)




Tutup Lubang Jalan, Warga Tembilahan Tanam Keladi

Badan jalan dihiasi dengan tanaman. Foto: mirwan
Badan jalan dihiasi dengan tanaman. Foto: mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – “Dari pada kecelakaan, mending kami tanami pohon keladi,” begitulah yang diucapkan Zulhelmi, salah seorang warga Jalan Batang Tuaka RT 02 RW 02 Tembilahan kota, Senin (01/12/2014).

Pohon keladi itu dipasang ke badan jalan sebagai ungkapan kekecewaan warga akan banyaknya kerusakan dibadan jalan yang dikhawatirkan akan menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Padahal pengerjaan pengaspalan jalan batang tuaka baru selesai dikerjakan pada akhir tahun anggaran 2013 yang lalu.

“Paling tidak ini juga akan dapat menjadi tanda bagi pengguna jalan agar tidak terperosok ke dalam lubang,” Ujar Zulhemi

Pantauan dilokasi, dari sekian banyak lobang dibadan jalan itu hanya 4 lobang yang diberitanda pengaman oleh warga dengan material penanda seadanya, seperti kursi rusak, pot bunga dan tanaman.

“Sebelumnya disini sering kecalakaan akibat lobang di jalan, apalagi saat ini musim hujan, lobang-lobang itu tergenang air dan tidak tampak, anak-anak sekolah juga sering jatuh, kan kasian mereka,” kata Zul lagi.

Ia mengharapkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas terkait untuk memperhatikan kerusakan badan jalan. “Kami minta kepada pemerintah jangan hanya menebalkan aspal ditempat lain, rusak parah ini seharusnya didahulukan,” harapnya.(mirwan)




Lagi, Bupati Inhil Ungkap Kekecewaan atas Kinerja Bawahannya

Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP. Foto: Mirwan
Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kurang efektifnya capaian kinerja ditahun pertama kepemimpinan Warohmah tidaklah semata diembankan kepada kesalahan pemimpin tetapi lebih kepada Kepala SKPD yang menjalankan berbagai program yang sudah dicetuskan.

Hal ini disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP disela penyampaian kata sambutannya saat membuka kegiatan sosialisasi perumusan kebijakan dan sinkronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan tahun 2014 bertempat di aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (1/12/2014).

Dinilai Bupati, rendahnya capaian kinerja itu disebabkan masih banyaknya pejabat-pejabat eleson yang jalan sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan sehingga tidak membuahkan hasil yang maksimal sesuai dengan apa yang ia harapkan.

“Contohnya terkait persoalan upaya menanggulangi kemiskinan dan kesenjangan sosial harusnya ada kerjasama antara Satker terkait untuk mencari solusi penyelesaiannya, jangan hanya jalan sendiri-sendiri tanpa arah,” sebut Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menerangkan bahwa sebelumnya seluruh SKPD dari pejabat esselon 2 dan 3 sudah melakukan penandatanganan fakta integritas, siap untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya untuk mensukseskan berbagai program yang telah dicetuskan oleh Pemkab Inhil. Komitmen itu harus mampu ditunjukkan melalui penyediaan data dan penyelesaian target capaian progres kerja dilapangan.

“Saya mohon maaf jika kedepan akan kembali dilakukan evaluasi terhadap kinerja, karena sudah setahun berjalan ternyata masih ada SKPD yang belum memuaskan dalam menjalani program kerja yang diembankan,” kata Wardan.(Mirwan)




Usai di Tembilahan Hulu, Pelatihan Jurnalistik Kembali digelar di Tempuling

foto bersama usai pelatihan jurnalistik di tempuling. Foto Humas Pemkab Inhil/way
foto bersama usai pelatihan jurnalistik di tempuling. Foto Humas Pemkab Inhil/way

Tempuling (detikriau.org) – Bagian Humas Setda kabupaten Indragiri Hilir kembali melaksanakan pelatihan jurnalistik di Kecamatan Tempuling bertempat di Aula kantor Camat setempat, Senin (1/12). Sebelumnya kegiatan serupa ini juga dilaksanakan di Kecamatan Tembilahan Hulu.

Hadir dalam kesempatan ini, kasubag kerjasama media dan pers, Fery Irawan, Kabid Tapem Kantor Camat Temnpuling, H Baharudin beserta Staf, Lurah/kades dan Para peserta utusan dari Kelurahan/Desa Se-kecamatan Tempuling.

Dijelaskan Feri Irawan, kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan dunia jurnalistik bagi aparatur pemerintah, mulai dari SKPD sampai kelurahan atau desa serta untuk memberikan pengetahuan jurnalistik dasar bagi peserta sehingga mengetahui tentang berbagai hal dan kaedah jurnalistik.

“Kita berharap dengannya para aparatur pemerintahan dapat memahami fungsi jurnalistik serta dapat memberikan informasi yang benar untuk disampaikan kepada publik.” Sampaikan feri

Dalam kesempatan itu, ditambahkan Feri, Kabag Humas Setdakab Inhil Ramdani dalam pelatihan sebelumnya juga sempat berpesan agar pejabat pemerintah jangan pernah takut dan apriori kepada media. Bahkan seharusnya media dapat lebih dirangkul agar penyampaian informasi kepada masyarakat dapat terkomunikasikan dengan baik.

Adapaun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini yakni mengenai peranan kehumasan, organisasi pers, kaidah penulisan dan kode etik jurnalistik dengan mengahdirkan Narasumber dari Bagian Humas Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri hilir bekerjasama dengan organisasi pers di Inhil. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Pinta PNS Segera Tinggalkan Mentalitas Penguasa

Penyerahan penghargaan kepada PNS Teladan oleh Bupati
Penyerahan penghargaan kepada PNS Teladan oleh Bupati

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan meminta kepada seluruh jajaran PNS dilingkungan Pemkab Inhil untuk meninggal mentalitas priyayi atau pengusaha yakni dengan cara menjadi birokrat yang melayani dan mengabdi sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam amarannya saat menjadi inpektur upacara peringatan HUT Korpri ke-43 dan HUT PGRI ke-69 tahun 2014 bertempat dihalaman komplek perkantoran Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan. Senin, (1/12/2014)

Tidak hanya itu, Bupati juga berpesan untuk selalu menjaga kode etik profesi, mempedomani sumpah jabatan serta tetap teguh berpegang pada komitmen Panca Prasetya Korpri.

”Buktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan,” Ujar Bupati.

Dalam kegiatan turut dihadiri oleh Forkopimda Inhil, pejabat eselon, jajaran pengurus serta anggota Korpri dan PGRI Kabupaten Inhil ini, Bupati juga berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan bagi sejumlah PNS teladan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.(dro/adv pemkab inhil)