Siapa saja yang kini memimpin al-Qaida?

detikriau.org – Al-Qaida terus mengalami perubahan seiring tewasnya sejumlah pimpinan tinggi mereka – termasuk tentu saja kematian Osama Bin Laden pada 2011.

Fokus geografis militan ini juga berubah, seiring berkembangnya kelompol militan ISIS atau yang mengklaim sebagai Negara Islam.

Inilah sejumlah profil para tokoh penting al-Qaida:

141207152813_ayman_al-zawahiri_624x351_afp

Ayman al-Zawahiri

Ayman al-Zawahiri disebut sebagai pemimpin baru al-Qaida pada 16 Juni 2011, beberapa pekan setelah kematian Osama Bin Laden.

Dalam pernyataannya, al-Qaida berjanji untuk meneruskan upaya jihad mereka di bawah pimpinan baru melawan Amerika dan pembantunya Israel dan siapa saja yang mendukung mereka.

Zawahiri dulu menjabat sebagai kepala ideologi dan dipercaya oleh sejumlah pakar terorisme sebagai “otak operasi” peristiwa 11 September 2001 di Amerika.

Zawahiri adalah nomor dua di belakang Bin laden dalam daftar 22 teroris paling dicari yang diumumkan oleh pemerintah AS pada 2001.

Salah satu istri dan dua anaknya tewas dalam sebuah serangan udara di akhir 2001.

Pada Juni 2013, Zawahiri meminta kelompok militan ISIS atau yang mereka klaim sebagai Negara Islam meninggalkan Suriah dan fokus ke Irak saja.

Pada Febuari 2014, al-Qaida memutuskan total semua hubungan mereka dengan kelompok ISIS.

141208052045_nasser_abdul_karim_al-wuhayshi_624x351_ap_nocredit

Nasser Abdul Karim al-Wuhayshi

Wuhayshi, mantan sekretaris pribadi Osama Bin Laden, adalah pimpinan al-Qaida di Peninsula Arab (AQAP), yang dibentuk pada 2009.

Ini merupakan gabungan dua cabang al-Qaida di Arab Saudi dan Yaman.

Media AS, CNN, mengutip pejabat AS yang mengatakan bahwa ada indikasi bahwa Wuhayshi telah ditunjuk sebagai tangan kanan Ayman al-Zawahiri.

Ini memperkuat anggapan bahwa al-Qaida sekarang mengubah orientasinya dari wilayah Afghanistan-Pakistan ke Arab. Wuhayshi dilaporkan baru berusia 36 tahun.

141207064601_khalid_al-habib_304x171__nocredit

Khalid al-Habib

Khalid al-Habib, dilaporkan berkebangsaan Mesir atau Maroko. Dia diidentifikasi dalam sebuah video yang dirilis November 2005 sebagai komandan lapangan al-Qaeda di Afghanistan tenggara, sementara Abdul Hadi al-Irak disebut sebagai komandan di barat daya.

Pada awal 2006, para pejabat Pakistan melaporkan bahwa Habib telah tewas dalam serangan udara AS di dekat perbatasan Afghanistan, namun para pejabat keamanan Pakistan menarik klaim itu, dengan mengatakan bahwa tidak ada pemimpin al-Qaida yang tewas.

Habib tampaknya memegang komando keseluruhan di Afghanistan setelah penangkapan al-Irak pada 2006.

Dia digambarkan sebagai “komandan militer” al-Qaida pada Juli 2008. Para pejabat militer AS mengatakan ia mengawasi operasi “internal” al-Qaida di Afghanistan dan Pakistan utara.

141208052138_saif_al-adel_304x171_getty

Saif al-Adel

Pria Mesir berusia 40-an atau awal 50-an, Saif al-Adel adalah nama alias dari mantan kolonel angkatan darat Mesir, Muhamad Ibrahim Makkawi. Dia melakukan perjalanan ke Afghanistan pada 1980-an untuk melawan pasukan Soviet bersama mujahidin.

Adel pernah menjadi kepala keamanan Osama Bin Laden, dan diasumsikan banyak mengemban tugas komandan militer Mohammed Atef setelah dia tewas dalam serangan udara AS pada November 2001.

Dia dicurigai sebagai anggota kelompok yang membunuh mantan Presiden Mesir Anwar Sadat pada 1981.

Pada 1987, Mesir menuduh Adel mencoba untuk membentuk sayap militer kelompok militan Islam al-Jihad, dan mencoba untuk menggulingkan pemerintah.

Dia diyakini telah terlibat dalam pemboman 1998 kedutaan AS di Afrika Timur, pelatihan para pejuang Somalia yang menewaskan 18 prajurit AS di Mogadishu pada tahun 1993, dan memerintahkan beberapa pembajak pesawat 11 September 2001.

Mustafa Hamid

Mustafa Hamid, bapak mertua Saif al-Adel, menjabat sebagai instruktur taktik di kamp al-Qaida dekat Jalalabad. Dia juga merupakan penghubung antara kelompok mereka dan pemerintah Iran, menurut AS.

Setelah jatuhnya Taliban, ia menegosiasikan relokasi yang aman untuk beberapa anggota senior al-Qaida dan keluarga mereka ke Iran. Pada pertengahan 2003, Hamid ditangkap oleh pihak berwenang Iran, namun satu laporan mengatakan dia dibebaskan pada 2011 dan kembali ke Mesir setelah revolusi.(BBC)




Ikan Mati dan Buaya Mabuk, BLH Lebih Menduga disebabkan Aktivitas Masyarakat daripada Limbah Perusahaan

Buaya muara yang ditemukan warga mabuk disungai indragiri.
Buaya muara yang ditemukan warga mabuk disungai indragiri.

Tembilahan (detikriau.org) – Kepada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Indragiri Hilir, H Encik Kamal Syahindra menyebutkan bahwa laporan pengolahan limbah milik perusahaan disepanjang aliran sungai Indragiri dalam beberapa bulan belakangan masih berada dalam ambang batas.

Mabuk dan matinya ikan serta hewan air dialiran sungai itu diduganya lebih dimungkinkan disebabkan pestisida dilahan pertanian masyarakat yang terbawa bersama naiknya air pasang dan curah hujan.

Pernyataan ini disampaikannya saat dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya akhir pekan kemaren. Sejauh ini menurutnya BLH sudah mengambil sample air untuk dilakukan pemeriksaan dilaboratorium.

“Pembuktinya harus secara ilmiah. Sampelnya sudah diambil dan kita kirim ke Pekanbaru untuk diteliti. 2 atau 3 pekan mendatang baru hasilnya dapat diketahui,”Jawab Encik Kamal kala itu.

Menurut mantan Kadistamben Inhil ini, jika dilihat dari laporan pengelolaan limbah perusahaan yang ada di sepanjang Sungai Indragiri dalam beberapa bulan terakhir ini masih dalam ambang batas. Artinya tidak ada pengelolaan limbah milik perusahaan yang salah.

“Jadi bisa juga diakibatkan pertisida dilahan pertanian masyarakat atau juga akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan meningkatnya kadar keasaman air sungai indragiri.” Jawabnya lagi

Namun menurutnya jika memang nantinya hasil penelitian menunjukkan bahwa Sungai Indragiri memang tercemari oleh limbah perusahaan disana, maka perusahaan bisa ditindak tegas sebagaimana ketentuan yang ada. Tandasnya.

Sebelumnya, dalam sepekan terakhir ini, masyarakat di Kecamatan Kempas dan Tempuling banyak menemukan ikan mati di sepanjang aliran sungai. Tidak hanya itu, warga juga dikagetkan oleh temuan seekor buaya muara terapung lemas. Kematian ikan dan buaya ‘mabuk’ ini diduga masyarakat akibat pencemaran limbah pabrik di aliran sungai.

Dugaan pencemaran limbah pabrik itu, menurut masyarakat diperkuat oleh penyakit gatal-gatal yang dialami warga seusai memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan rumah tangga. Padahal sebelumnya tidak demikian. (dro)




Masih Banyak Pejabat Nakal, BKD Inhil diminta Tegas

Anggota DPRD Inhil, Yuliantini
Anggota DPRD Inhil, Yuliantini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan mengkritisi adanya oknum pejabat, mulai pejabat setingkat Camat hingga Kepala Sekolah yang jarang berada ditempat tugasnya.

“Kita menilai ada beberapa Camat dan Kasek malah lebih sering berada di Tembilahan daripada ditempat tugasnya masing-masing. Harusnya ini menjadi catatan serius oleh pimpinan mereka,” sampaikan Anggota Komisi IV DPRD Inhil, Yuliantini baru-baru ini di Tembilahan

Bahkan politisi partai Golkar ini juga mengaku menangkap kesan Badan Kepegawaian Daerah seakan tidak ambil peduli. Padahal penegakan disiplin PNS adalah tugas dan wewenangnya. “Kalau tidak mengetahui, rasanya jug aneh karena kelakuan pejabat tidak disiplin seperti ini cukup mudah ditemui,” Kritiknya lagi

Yuliantini bahkan secara terang-terangan memaparkan bahwa disalah satu Desa di Kecamatan mandah, salah seorang Kasek hanya datang 1 kali dalam setahun ditempat seharusnya ia memberikan pengabdian.

“Kita minta BKD tegas dan lebih memperketat pengawasan kepada para pejabat yang ada di desa hingga kecamatan. Kita tak ingin ke depan ada Camat, Kades maupun Kasek yang justru memberikan contoh yang tidak baik. Jika masih nakal, berikan mereka sanksi sesuai aturan,” Pintanya. (dro/*1)




Bupati Inhil, PNS Harus Terus Up Date Kompetensi Diri

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengintruksikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah itu agar terus meng-up date kompetensi diri. Ilmu pengetahuan pada zaman yang terus berkembang menuntut setiap abdi masyarakat menguasai apa yang dibutuhkan.

“Selain bakal lebih mempermudah pemberian pelayanan kepada masyarakat, dengan menguasai iptek juga akan mempermudah PNS dalam melaksanakan seluruh aktivitas lainnya,”Kata Bupati

Apalagi di era globalisasi saat ini sangatlah diperlukan PNS yang berkualitas tinggi. Tidak hanya pejabatnya, namun semua staf juga harus mempunyai kompetensi yang dibutuhkan.

Saat ini masyarakat khususnya warga Kabupaten Inhil sangat membutuhkan pelayanan yang kian optimal. Hal itu membutuhkan PNS yang capable dan tidak gagap iptek.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Boleh Melarang, Tapi Harusnya Disertai Solusi

Stop-Pungli-Kempas (detikriau.org) – Kepala SDN 01 Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas, Abdul Mutalib meminta kepada Dinas Pendidikan Inhil untuk menyertakan solusi jika memberikan pelarangan terhadap kebijakan yang sudah diputuskan pihak sekolah.

Pungutan uang raport itu menurutnya merupakan hasil kesepakan dalam rapat komite sekolah, dan memang sudah dijalankan.

“Gagasan pungutan itu saya sampaikan dalam rapat komite dan disetujui. Tapi sekarang sudah dibatalkan, kini kami terpaksa mencari solusi lain. Yang terpenting kita tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi siswa siswi kami,” sampaikan Abdul Mutalib kepada detikriau.org melalui sambungan selularnya, ahad (7/12/2014)

Ditambahkannya, jika mengikuti saran disdik daripada melakukan pungutan akan lebih baik menyerahkan raport siswa tanpa sampul, ia menilai tidak wajar diberlakukan pada sekolah formal apalagi pada sekolah negri.

Dalam waktu dekat  pihak sekolah bersama komite menurutnya  akan kembali agendakan rapat. Jika memang kas sekolah tersedia, minimal raport diberikan dengan mempergunakan map.

“Harusnya jika ada pelarangan atas kebijakan yang sudah diambil pihak sekolah, sertakan juga dengan solusi.” Tandasnya. (mirwan)




Alquran ini Bila Disentuh Dapat menyembuhkan

alquran-herbal-_141207074946-530DUBAI — Sebuah Alquran herbal pertama di dunia dipamerkan di Dubai, Uni Emirat Arab. Alquran berusia 30 tahun ini merupakan buah karya Hakim Hamdi Taher, seorang dokter asal Turki.

“Kami merasa terhormat dapat memperlihatkan pengabdian luar biasa dari Hakim Hamdi Taher. Ia sosok dibalik Alquran herbal,” ucap Abdul Azeaz bin Hasan Moulavi Malabarai, Penasihat Agama Islam di Museum Seni Heddem, seperti dilansir Arabian Business, Ahad (6/12).

Dokter Hamdi membuat Alquran ini selama 22 tahun dengan rentang waktu 1957-1979. Alquran ini dibuat dengan tangan. Hampir 200 bahan herbal menjadi dasar pembuatan Alquran ini. Karena itu, Alquran ini bila disentuh memiliki manfaat kesehatan.

“Kitab suci seberat 7.5 kilogram ini diekstrak dari biji, buah-buahan, daun, kulit, akar dan lainnya. Selama bertahun-tahun, Alquran ini dibuat tanpa campurtangan teknologi,” kata dia.

Alquran herbal terdiri dari 606 halaman yang sebelumnya sudah diperiksa para ulama ihwal isinya. “Kami hubungi 1.174 museum, belum ada yang membuat Alquran herbal,” kata dia.(rol)