Polsek Tembilahan Hulu Amankan 600 Liter Tuak

tuakTEMBILAHAN (detikriau.org)– Jajaran Polsek Tembilahan Hulu, mengamankan sekitar 600 liter tuak dari tangan Samsul Aripin (45) warga Jalan Lintas Timur, RT 19/RW 07 Desa Rumbai Jaya, Kecamatan Kempas.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, Faisal Syam, penangkapan tersebut berawal adanya informasi dari masyarkat bahwa akan ada aktivitas pengangkutan tuak dalam jumlah besar.

“Tepatnya di Parit 2 Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu kami menghentikan kendaraan yang dikemudikan oleh pelaku. Didalamnya terdapat sekita 600 liter tuak yang disimpan dalam 2 buah drum dan 12 jerigen,” ungkap Kapolsek, Rabu (10/12).

Pelaku menurutnya melanggar pasal 21 ayat 1 Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) nomor 14 tahun 2011 tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman berakhohol. Untuk itu pelaku dapat diadili dengan tindakan pidana ringan (Tipiring).

Selain tersangka, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti (BB) yakni 1 unit mobil merk colt T 120 SS warna putih dengan Nomor Polisi BM 8944 BH, 2 buah drum warna hitam dan warna biru serta 12 jeregen warna putih.(dro/*1)




Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Inhil Gelar Operasi Pekat

mirasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjelang Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, Polres Inhil akan menggelar operasi Pekat Siak yang dijadwalkan selama lebih kurang sepuluh hari sejak tanggal 11 hingga 20 Desember 2014.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kabag Ops Kompol Bob Indra Martin menjelaskann agar nantinya dalam pelaksanaan kegiatan itu dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, 35 personel dari berbagai kesatuan yang terlibat diberikan pelatihan. Meski hanya satu hari di yakini pelatihan itu akan dapat memberikan dampak positif terhadap personel.

Menurut yang bersangkutan, operasi pekat sangat penting dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang nyaman, khusunya di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir.

Meski sifatnya imbangan, namun operasi tersebut tidak sekedar formalitas. Ditegaskan Bob operasi digelar secara menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polres Inhil. Adapun  teknis pelaksanaan dengan menyisir wilayah yang dianggap rawan terjadinya potensi Pekat.

“Operasi ini akan menyasar penyakit-penyakit masyarakat seperti perjudian, prostitusi, premanisme, curas, curat, narkoba dan miras oplosan. Kita akan bertindak serius dalam menjalankan kegiatan diatas,” jelasnya.

Apa yang disampaikan Bob, merupakan pemberitahuan kepada masyarakat supaya tidak kaget ketika sewaktu-waktu personel kepolisian menjalankan tugasnya. Maka dari itu ia juga mengharapkan dukung dari seluruh eleman masyarakat.(dro/*1)




Hingga Tanggal 13 Desember, anggota DPRD Inhil Lakukan Reses

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini telah memasuki masa reses selama satu minggu ke depan. Hal tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di konstituen masing-masing.

“Sejak ditutup masa sidang kemarin, kita memasuki masas reses hingga satu pekan ke depan. Saat itu kita mendapat kesempatan untuk menyerap aspirasi masyarakat,”ujar Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam, Rabu (10/12).

Reses kata Dani, melakukan pertemuan dengan warga maupun unsur elemen masyarakat lainnya di daerah pemilihan para anggota DPRD. Pertemuan tersebut akan membahas masalah seputar rencana pembangunan yang dibutuhkan ditingkat bawah, lalu hasilnya akan dibahas secara internal dan di paripurnakan.

“Segala keluhan warga mengenai pembangunan akan kami tampung. Kemudian dibahas oleh DPRD lalu disampaikan kepada Pemkab Inhil,” tuturnya.

Untuk itu dia berharap saat reses yang dimulai sejak tanggal 8 hingga 13 Desember mendatang ini masyarakat benar-benar menyampaikan informasi terkait kebutuhan mereka, agar nantinya dapat ditindak lanjuti DPRD dan Pemerintah.

Politisi PKB ini menyampaikan reses merupakan kegiatan wajib dari seluruh Anggota Dewan yang dilakukan di luar Gedung. Dengan demikian segala bentuk aspirasi masyarakat yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing bisa disikapi. Kendati tak semua yang bisa teralisasi namun ada yang menjadi prioritas.(dro/*1)




KTP Siak Masih Berlaku Sebagai Identitas Kependudukan

ktpTembilahan (detikriau.org) – KTP Siak masih berlaku sebagai identitas kependudukan yang sah meskipun undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan membunyikan pemerlakukannya hanya sampai 31 Desember 2014.

Berdasarkan keterangan Kadisdukcapil Inhil, H Tengku Edy Efrizal, hasil rapat kerja nasional (Rakernas) terkait administrasi kependudukan di Yogyakarta akhir November kemarin, proses perekaman e-KTP hingga saat ini masih tetap dilanjutkan.

“Proses perekaman e-KTP terus dilakukan oleh masing-masing daerah. Selesai direkam, datanya kita kirim ke pusat untuk validasi. Setelah proses validasi selesai, barulah daerah masing-masing melakukan pencetakan,” ungkap Tengku Eddy Efrizal, Rabu (10/12).

Saat ini lanjut mantan Kepala Dinas PU Inhil itu, pihaknya telah memiliki 2 unit alat pencetak e-KTP. 1 unit diantaranya sudah siap dipergunakan.

Namun meskipun setelah direkam dan datanya selesai divalidasi, e-KTP masih belum dibenarkan untuk diedarkan kemasyarakat hingga tuntasnya proses evaluasi oleh pemerintah pusat terutama pada kolom agama yang saat ini mejadi perdebatan.

“Secara tertulis memang pemerintah belum menegaskannya perpanjangan pemberlakuan KTP Siak. Namun secara lisan dengan kondisi saat ini, KTP Siak masih diperpanjang karena belum semua penduduk memiliki e-KTP,” Tambah Tengku Edy

Diakhir penjelasannya, ia juga menjelaskan bahwa hingga hari ini sebanyak 46 ribu data penduduk Inhil sudah direkan dan divalidasi namun blangko e-KTP yang diterima dari pemerintah pusat baru sebanyak 3.192 lembar. “jadi yang mana harus kami dahulukan untuk dicetak karna blangkonya tidak mencukupi.” Tandas Tengku Edy. (dro/*1)




Kafilah MTQ Siak Tiba Di Inhil Lebih Awal

Foto:Mirwan
Foto:Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Rombongan kafilah dari Kabupaten Siak pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014 menjadi peserta yang pertama tiba di kota Tembilahan.

Kedatangan rombongan ini disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Inhil, H Alimuddin RM di Sekretariat MTQ tingkat Provinsi Riau jalan KH Dewantara no 1 Tembilahan.

Pada kesempatan itu Sekda Inhil mengucapkan selamat datang kepada kafilah yang telah tiba di kota Ibadah ini dengan selamat. Selain itu, ia juga menerangkan kepada kafilah bahwa Indragiri Hilir ini begelar kabupaten Seribu Parit.

“Jadi jangan heran, disini banyak jembatannya, panggilannya saja kabupaten Seribu Parit,” kata Sekda.

Sementara itu, ketua Kafilah MTQ Kabupaten Siak Fauzi Asni meminta kepada panitia MTQ di Inhil ini untuk memberikan pelayanan dan bimbingan yang baik kepada 36 peserta MTQ yang dibawanya. Sebab, mengingat tempat yang mereka datangi ini cukup jauh.

“Maklum kami belum tahu bagaimana keseharian di Inhil ini, jadi harapan kami kepada tuan rumah untuk tetap berkomunikasi serta menerima dengan baik putra daerah Siak yang kami bawa,” harapnya.(mirwan)




H-3, Sejumlah Peserta MTQ Ke 33 Riau Tiba di Tembilahan

sekda inhil menyambut kedatangan kafilah di sekretariat MTQ Riau ke 33
sekda inhil menyambut kedatangan kafilah di sekretariat MTQ Riau ke 33

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah peserta kabupaten / kota di Provinsi Riau mulai berdatangan ke kota Tembilahan. Kedatangan para kafilah ini dalam rangka mempersiapkan diri guna mengikuti berbagai tahapan yang akan dilaksanakan oleh pihak panitia, menjelang dimulainya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau, yang rencananya dibuka pada sabtu (13/12) nanti.

Sejak pagi hingga sore Rabu (10/12) rombongan kafilah dari 3 kabupaten di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Siak, Indragiri Hulu (Inhu) dan Kabupaten Kepulauan Meranti sudah tiba di kota Tembilahan. Kedatangan rombongan disambut oleh Sekda Inhil, H Alimuddin RM beserta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Ketua Panitia MTQ Riau tahun 2014, H Fauzan Hamid mengatakan, setelah kedatangan kafilah dari 3 kabupaten tadi, pada hari ini hingga malam nanti juga akan tiba lagi di Tembilahan peserta MTQ dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing),Kampar, dan Kota Pekanbaru.

“Kafilah yang sudah datang kita tempatkan di beberapa lokasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan berkemungkinan hingga pukul 22.00 WIB malam nanti, kita masih tetap menunggu dan menerima kedatangan kafilah,” tutur Fauzan Hamid.

Dijelaskan Asisten II Setda Inhil ini, rangkaian penyelenggaraan perhelatan religius tersebut akan dimulai pada Jum’at (12/12) malam, dengan pelaksanaan malam taaruf dan pelantikan dewan hakim MTQ, yang dipusatkan di halaman rumah kediaman Bupati Inhil, Jalan Kesehatan Tembilahan.

Selanjutnya, pada Sabtu (13/12) sekitar pukul 13.00 WIB dilakukan pelepasan pawai taaruf kafilah peserta MTQ tingkat Provinsi Riau, yang diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota di Bumi Langcang Kuning ini. Kemudian, sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB dilaksanakan pembukaan stan bazar, yang dipusatkan di eks bangunan pujasera, Jalan Kapten Mukhtar Tembilahan.

“Malam harinya, barulah digelar pembukaan MTQ ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014 oleh Plt Gubri, Arsyadjuliandi Rachman, yang dipusatkan di lapangan Gajah Mada Tembilahan,” imbuhnya.(dro/adv pemkab Inhil)