Staf Ahli Bupati hadiri Kegiatan Khataman Al-Qur’an

Foto Bersama Staf Ahli Bupati, Kemenag Inhil,  dengan Kepala sekolah dan Majelis Guru dan Siswa MAN Tembilahan
Foto Bersama Staf Ahli Bupati, Kemenag Inhil, dengan Kepala sekolah dan Majelis Guru dan Siswa MAN Tembilahan

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati Inhil, staf ahli bupati bidang pembangunan, H Sar’i menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 039 Tembilahan akhir pekan kemaren. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kemenag Kabupaten Inhil, Kepala Sekolah dan Majelis Guru MAN serta wali Murid MAN.

Sambutan Bupati Inhil yang di bacakan Staf Ahli Bupati Bidang Pembanguna Drs.Sar’i mengatakan bahwa khataman Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tembilahan ini tentunya di maksudkan untuk meningkatkan Kualitas SDM generasi muda terutama dalam bacaan dan pemahaman Al-Qur’an dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an.

“Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil saya menyambut baik dan mendukung di selenggarakannya kegiatan ini.” Ujar Bupati

Menurut Bupati, upaya untuk meningkatkan kualitas SDM generasi muda merupakan hal yang mutlak di lakukan, terlebih ditengah berbagai perubahan yang meliputi dinamika dunia anak muda, di mana peningkatan kualitas sangat di perlukan. Melalui moment ini saya juga mengajak kita semua untuk merapatkan syaf, bahu membahu bersama pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan generasi muda pada umumnya dan umat Islam pada Khususnya.

Beliua juga berharap, agar kegiatan ini nantinya dapat mewjujudkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Qur’ani, Berakhlak mulia, cerdas, kreatif, inovatif, bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Kepada peserta khataman saya berpesan, jadikan moment ini sebagai sarana atau media untuk mengembangkan semangat, gairah dan perjuangan agar menjadi pribadi dan masyarakat yang tangguh, sebagai mana yang telah di ajarkan dalam Al-Qur’an.”Pesan Bupati

Seiring dengan dilaksanakannya kegiatan ini juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada Guru teladan oleh Staf Ahli Bupati yang di dampingi Kemenag Inhil, Kepala sekolah MAN Tembilahan.

Khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan ini sudah berjalan 3 Tahun semenjak TH 2012. kegiatan tersebut di rangkai dengan perlombaan, salah satunya tabak hias yang diikuti 29 kelas yang ada di MAN 039 Tembilahan. (dro/adv pemkab Inhil)




Sering Berkata Ini ke Anak? Hati-Hati Ia Tumbuh Jadi Tidak Pede

detikriau.org – Anak yang tidak percaya diri tidak berani mencoba hal-hal yang baru. Dia mudah menyerah terhadap suatu tugas atau permainan yang sulit.

Gejala tersebut baru satu dari beberapa tanda anak yang tidak percaya diri. Untuk bisa mengajak anak jadi lebih percaya diri, orang tua harus mampu pula mengetahui apa yang menyebabkan anak jadi tidak percaya diri.

Psikolog anak, Ine Indriani Aditya, M.Psi, EST menjelaskan tujuh penyebab anak tidak percaya diri kepada ROL, Sabtu (20/12). Pertama, orang tua bisa jadi penyebab anak tidak percaya diri. Misalnya, karena orang tua sering menolak atau mengabaikan perasaan anak.

“Ah itu perasaan kamu saja, masak begitu saja tidak bisa?” Hati-hati, kata-kata seperti itu adalah salah satu bentuk pengabaian orang tua ke anak.

Penyebab berikutnya adalah sering dibanding-bandingkannya anak dengan saudara kandung atau teman. Contohnya, “seperti adik dong, makannya rapi.” Atau, “kenapa kamu tidak bisa seperti Jessy yang rajin belajar.”

Penyebab ketiga bisa disebabkan karena anak pernah mengalami kejadian traumatis, seperti pengalaman ditakut-takuti. Anak yang sering dituduh juga bisa membuatnya jadi tidak percaya diri. Hindari tuduhan, misalnya dengan menuding ia jadi penyebab adiknya menangis dan lainnya.

Anak yang kurang diberi kesempatan untuk bertanggung jawab dan mandiri juga bisa tumbuh tidak percaya diri. Penyebab berikutnya adalah kurangnya kepercayaan antara orangtua dan anak, sehingga timbul rasa tidak aman (insecure) pada anak. Terakhir, adalah pengalaman diabaikan atau anak yang pernah mendapatkan kekerasan.

Ine mengatakan, orang tua memang harus berhati-hati. Sebab, rasa tidak percaya diri anak mungkin disebabkan oleh perilaku dan pola pengasuhan orang tua.(republika)




Bamsoet: Ga Perlu Perdamaian, Kita Selesaikan di Pengadilan

bambang-soesatyo-_141104181213-225JAKARTA — Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie nampaknya telah menutup pintu rapat-rapat untuk berdamai dengan kubu Agung Laksono. Golkar versi Musyawarah Nasional Bali ini memandang pengadilan adalah jalan terbaik untuk membuktikan kubu mana yang lebih sah.

“Menurut saya ga perlu perdamaian, kita selesaikan di pengadilan. Kita buka-bukaan, mana yang munas odong-odong, mana yang benar,” kata Bendahara umum Golkar versi Munas Bali, Bambang Soesatyo kepada Republika, Sabtu (20/12).

Ia menilai ada perbedaan prinsip yang bertolak belakang dua kubu ini. Sehingga kecil kemungkinan untuk bisa disatukan.

“Karena secara prinsip kita beda. Yang satu mau Golkar tetap bersama pemerintah, yang satu ga mau. Ga akan ketemu,” ujar kader Golkar kubu Aburizal Bakrie ini.

Terkait doktrin Golkar yang disebut harus berkarya bersama pemerintah, Bambang menilai itu pemikiran politik partai pada masa lalu. Menurutnya tidak ada doktrin seperti itu pada Golkar yang sekarang, dimana akan tetap menjadi penyeimbang.

“Itu Golkar lama, Golkar baru ga ada urusan sama pemerintah. Kita jadi penyeimbang,” ungkapnya.

Ia bahkan menyebut argumentasi Golkar bersama pemerintah, hanya sebuah pembenaran untuk mendapat jabatan di eksekutif. Sementara pihaknya hanya fokus untuk menjadikan Gokar sebagai partai yang maju dan berperan sebagai pengawal pemerintah.

“Itu hanya argumentasi, pembenaran supaya mendapat iabatan lagi di pemerintah. Kami yang penting Golkar maju, menang, dan jadi penyeimbang seperti PDI-P 10 tahun kemarin,” jelasnya. (Rol)




Keberhasilan Mutiah Nur Akbah Diharapkan Jadi Motivasi Bagi Anak-Anak Inhil Lainnya

IMG_8012 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan menyampaikan pujian atas keberhasilan Mutia Nur Akbah atas keberhasilannya meraih peringkat ke II untuk cabang Tilawah quran anak-anak putri pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Riau di Tembilahan.

Dengan prestasi yang dipersembahkan oleh pelajar SMPN 1 Kecamatan Keritang ini tentunya telah mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hilir.

“Saya berharap prestasi yang telah diraih Mutiah ini dapat diikuti dan menjadi motivasi bagi anak-anak Inhil lainnya. Kedepan kita harus semakin giat belajar dan berlatih karena menjadi terbaik tentunya harus melalui kerja keras tanpa menyerah dan jangan pernah lupa berdoa“ Pesan Bunda PAUD Inhil ini.

Meski tidak mencapai target merebut juara I, Mutiah dikomfirmasi terpisah mengaku bersyukur atas prestasi yang telah mampu didapatkan ini. Ia berjanji akan terus mengasah kemampuan agar dapat mempersembahkan prestasi yang lebih baik kedepannya.(dro/adv pemkab inhil)




Belum Genap 1 Bulan Selesai dikerjakan , Aspal Jalan Kayu Jati Sudah Mulai Rusak

keretakan seperti ini cukup banyak dijumpai pada badan jalan yang belum genap 1 bulan rampung dikerjakan.
keretakan seperti ini cukup banyak dijumpai pada badan jalan yang belum genap 1 bulan rampung dikerjakan.

Tembilahan (detikriau.org) – Belum genap 1 bulan sejak selesainya pekerjaan proyek pengaspalan hotmix jalan kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir kini kondisinya sudah mulai kembali rusak. dibadan jalan yang dikabarkan dikerjakan melalui dana APBD Provinsi Riau tahun 2014 itu disana sini sudah terlihat retak dan mengelupas.

Pantauan lapangan detikriau.org, jum’at (19/12/2014), memasuki jalan kayu jati dari persimpangan jalan Baharuddin Jusuf parit X, keretakan dibadan jalan yang dikabarkan dibangun dengan dana milyaran itu terlihat cukup parah. Bukan hanya retak, permukaan badan jalan juga sudah tampak bergelombang dan terasa lemah jika terinjak.

Menyusuri badan jalan sepanjang lebih kurang 700an meter itu, setidaknya detikriau.org mendapati keretakan badan jalan lebih dari 20 titik.

“Banyak bang. Hampir sepanjang jalan sangat jelas terlihat keretakan disana-sini. Jika terlambat diperbaiki, kami yakin tidak akan lama jalan ini akan kembali rusak,” Sampaikan Anto, warga setempat kepada detikriau.org di lokasi.

Menurut Anto, sejak awal mulai dikerjakan, ia sekalipun tidak pernah melihat adanya terpasang plang proyek, sehinga ia mengaku tidak mengetahui seara pasti darimana sumber pendanaan proyek ini. “Kalau cerita beberapa orang dananya melalui APBD Provinsi sekitar 2 Milyar lebih. Tapi pastinya saya tidak tau karena memang tidak pernah terlihat ada plang proyeknya,” Tegas Anto

Amrullah, warga setempat lainnya mengaku sebagai masyarakat ia sangat bersyukur dengan dilakukannya perbaikan ruas jalan Kayu Jati. Sebab jalan ini nantinya akan menjadi salah satu akses utama menuju pasar kayu Jati yang kini dinamai Pemerintah Kabupaten dengan pasar “Umbut Kelapa”.

Hanya saja, dengan pekerjaan yang menurutnya terkesan dikerjakan seadanya, pastinya badan jalan ini juga ditaksirnya tidak akan mampu bertahan lama. “Setidaknya penanggungjawab proyek harus segera memintakan kepada rekanan untuk kembali melakukan perbaikan. Tidak perlu waktu lama, jika kondisi ini tetap dibiarkan, jalan ini saya yakini akan kembali rusak dan pastinya dana yang dikucurkan oleh pemerintah akan terbuang percuma.” Pintanya. (dro)




Dewan Pinta Pemkab Inhil Kawal Proyek 2015 Tidak Kembali Molor

edi sindrangTembilahan (detikriau.org) – Anggota DPRD Inhil, H Edi Hariyanto Sindrang meminta kepada pemerintah setempat untuk mengawal dan memaksimalkan segala upaya agar pelaksanaan pekerjaan proyek di tahun 2015 mendatang tidak lagi molor dan akhirnya menjadi penyebab banyaknya pekerjaan pembangunan yang sudah diprogramkan untuk kepentingan masyarakat menjadi tidak mampu dituntaskan dengan baik sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Dikatakan politisi dari partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir ini, upaya untuk mempercepat pekerjaan ditahun mendatang itu sangat mungkin untuk dilakukan mengingat pengesahan APBD Inhil 2015 sudah tuntas sebelum berakhirnya tahun 2014.

“jika nantinya pekerjaan proyek bisa disegerakan, pastinya akan banyak waktu yang tersedia untuk menuntaskan seluruh program pembangunan yang sudah dianggarkan bagi kepentingan masyarakat. Jangan malah pengesahan cepat tetapi pekerjaan kembali molor akibat ketidakmampuan aparatur. Ini harus menjadi catatan,” Ujar Edi kepada detikriau.org diruang kerjanya gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan kemaren

Ditambahkan oleh Wakil Ketua Komisi III ini, mengerjakan pembangunan tentunya dibutuhkan persiapan maksimal dan pastinya ketersediaan waktu yang mencukupi. Jika waktu yang tersedia sempit, pekerjaan yang akan dilakukan akan menjadi terburu-buru dan biasanya hasilnya pun tidak akan baik.

“Apa yang sudah kita lalui selama ini cukuplan menjadi pembelajaran dan jangan kedepannya kembali terulang. Kita berharap segala program yang sudah dianggarkan dapat terlaksana dengan baik dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Tandasnya. (dro)