Sukseskan Program Kerja, Bunda PAUD Inhil Terus Lakukan Koordinasi

Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan
Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Untuk mendukung dan mensukseskan berbagai program kerja yang telah direncanakan, Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Hj Zulaikhah Wardan gencar melakukan koordinasi seluruh pihak terkait.

Menurut Ikha, sapaan akrab istri Bupati Inhil ini, sejak menjabat sebagai Bunda PAUD Inhil pada tanggal 22 November 2013 lalu, dirinya langsung mengintensifkan jalinan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dunia usaha dan organisasi mitra, serta media massa yang ada di Negeri Seribu Parit.

“Bentuk dari kerjasama tersebut diantaranya, Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Inhil, yang memiliki program rintisan pembentukan lembaga PAUD baru bagi Desa dan Kelurahan yang belum memiliki PAUD, serta penggandaan buku saku Bunda PAUD,” paparkan Ikha

Kerjasama lainnya ditambahkannya adalah dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil melalui salah satu program nasional, yaitu pengukuhan Bunda PAUD secara serentak mulai dari tingkat Desa dan Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten.

Termasuk diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 20 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif, SK Bupati tentang Forum CSR, MoU dengan perusahaan swasta, SKPD, organisasi mitra dan media massa. Tandas Ikha.(dro/adv pemkab inhil)




Isap Ganja, 5 Karyawan PT Indoplantation di Bekuk Polisi

isap-ganja-ilustrasiPelangiran (detikriau.org) – Asik pesta narkoba jenis ganja, 5 orang karyawan PT Indoplantations Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran diciduk jajaran Polsek setempat.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Pelangiran Iptu Ali M Siregar, penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan di salah satu rumah terssangka sering dijadikan tempat pesta narkoba.

”Setelah itu kami lakukan penyelidikan. Saat yang tepat langsung dilakukan penggrebekan,”Sampaikan Kapolsek, Ahad (20/12).

Saat pengerbekan, aparat kepolisian juga didampingi Asiten Bidang Perkebunan PT Indoplantations, Julianto dan Kepala Pos (Kapos) Security Hanif. Ke lima pelaku tidak berkutik, apalagi saat petugas menemukan sejumlah barang bukti dan ganja.

”Ke lima TSK ini sedang pesta narkoba jenis ganja. Mereka langsung panik dan berusaha membuang barang bukti,” jelasnya.

Adapun ke lima TSK tersebut, masing-masing bernama Faud Mustofa (34) Herman Suratna Tarigan (37), Azhari (22), Hendra Gunawan (15) dan Ade Andriani (17). Saat ditangkap ke lima TSK masih berstatus sebagai karyawan perusahaan tersebut.

Selain para TSK petugas juga mengamankan 3 unit sepeda motor, 4 paket sedang daun ganja, 1 botol air mineral, 1 kertas paper, 5 korek api, sisa daun ganja yang sudah diisap dan timah rokok.

“Kami masih melakukan pengembangan dan mendalami dari mana barang haram itu bisa masuk ke lokasi perusahaan,” tutupnya.(dro/*1)




Dihujami Belati, Saminto Lapor Polisi

tusukGAUNG (detikriau.org) –Saminto (18) warga Desa Pungkat Kecamatan Gaung dihujami sebilah belati oleh Gusti Randi (24), Sabtu (20/12) kemaren sekitar pukul 22.30 WIB. Meski tidak mendapat luka serius, namun akibat perbuatan pelaku itu korban menderita luka robek di bagian jari tangan sebelah kanan, luka gores di bagian leher dan luka lebam di bagian wajah sebelah kiri.

“Peristiwa ini sudah dilaporkan korban kepada kami. Belum diketahui apa motifnya karena masih dalam penyidikan petugas,”ungkap Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK Msi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akaman, Ahad (20/12).

Dijelaskan Warno, kejadian itu berawal saat korban berjalan bersama beberapa temannya, sesampainya di tkp Pasar Baru Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, TSK langsung mendatangi korban dengan membawa sebilah pisau belati.

“Pisau itu diarahkan pelaku ke bagian kanan dada korban. Korban menangkis dengan menggunakan tangannya lalu pelaku memukul wajah korban dan menggoreskan pisau tersebut ke bagian leher,” jelasnya.

Melihat perbuatan pelaku yang semakin membahayakan, korban melakukan perlawanan dan mendorong hingga pelaku tersungkur setelahnya melarikan diri dengan mebawa sebilah pisau yang msih ada ditanganya.

“Saat ini pelaku masih dalam pengejaran petugas,” pungkas Warno.(dro/*1)




Semeter Genap Kurikulum 2006 Kembali Digunakan

KurikulumTEMBILAHAN (detikriau.org) – Menindaklanjuti surat edaran Kemendikbud RI, pada Semester genap mendatang Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menerapkan kurikulum 2006.

Agar implemintasi penerapan kurikulum 2006 di Negeri Sri Gemilang ini bisa berjalan dengan baik, Helmi mengaku secara intensif pihaknya terus menggelar rapat terbatas bersama seluruh pengawas sekolah yang ada didaerah ini.

“Artinya sesuai dengan surat edaran Kemendikbud seluruh sekolah yang ada di Inhil sudah dapat melaksanakan KTSP kurikulum 2006. Bagi para sekolah yang belum memahaminya kita minta segera berkoordinasi dengan kita,” harapnya.

Sebelumnya Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Inhil Ahmad Ramani, menjelaskan berdasarkan surat edaran Mendikbud  menjelaskan bahwa bagi sekolah yang sudah menjalankan kurikulum 2013 selama 1 semester akan dikembalikan ke kurikulum 2006.

Terkecuali bagi sekolah yang sudah menerapakan kurikulum 2013 telah berjalan selama 3 semester. Maka sekolah itu disarankan untuk melanjutkan penggunaan kurikulum 2013.

“Namun di daerah kita penerapan kurikulum 2013 baru 1 semester, sehingga besar kemungkinan akan kembali ke kuriukulum 2006,” katanya.(dro/*1)




Bupati Inhil Buka Kegiatan Sosialisasi Satu Desa Satu PAUD

Bupati saat menyampaikan sambutan
Bupati saat menyampaikan sambutan

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Satu Desa Satu PAUD yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kab. Inhil akhir pekan kemaren. Acara ini turut dihadiri oleh Wabup Inhil H. Rosman Malomo, Sekda Kab.Inhil H. Alimuddin RM, Bunda PAUD Kab. Inhil Hj. Zulaikhah wardan, Ketua GOPTKI Kab. Inhil Hj. Haryati Alimuddin, Wakil Ketua TP.PKK Kab. Inhil Hj. Siti Bungatang Rosman serta beberapa pejabat du lingkungan Pemkab Inhil dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa pembangunan pada bidang Pendidikan tidaklah sama halnya dengan pembangunan di bidang-bidang lainnya. Jika pembangunan pada bidang lainnya, niscaya kita akan melihat produk atau hasilnya dalam rentang waktu yang relatif singkat. Namun, tidak demikian jika kita melaksanakan pembangunan di bidang pendidikan.

Pembangunan di bidang pendidikan membutuhkan waktu yang sangat panjang, karena fokus pembangunan di bidang pendidikan adalah membangun jatidiri manusia seutuhnya, baik jasmani maupun rohani. Oleh karena itu hasil dari pembangunan di bidang pendidikan baru bisa kita lihat dalam kurun waktu satu generasi pendidikan yang berkisar antara 16 tahun sampai 19 tahun, yaitu pendidikan dasar (SD+SMP) 9 tahun, pendidikan menengah 3 tahun.

“dan pendidikan tinggi sekurang-kurangnya 4 sampai 6 tahun. Itulah yang dimaksudkan satu generasi pendidikan.” Ujar Bupati

Perlu disadari kata Bupati lagi pembangunan pendidikan yang sangat fundamental itu sesungguhnya terletak pada pendidikan usia dini, yaitu ketika anak berusia mulai 0 tahun sampai 6 tahun. Karena pada tahapan ini merupakan awal dilaksanakannya pendidikan kepada anak, yaitu awal bagi seorang anak untuk melakukan interaksi, beraktifitas fisik dan psikis, baik melalui pendidikan rumah tangga, maupun pendidikan di masyarakat.

Oleh karenanya sangat tepat bahwa Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah telah merancang pembangunan pendidikan untuk anak usia dini melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal yang tertera dalam Rencana Strategis Kementerian kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai program strategis untuk mempersiapkan anak Indonesia yang cerdas, berilmu pengetahuan, berakhlak mulia, dan terampil sebagai manusia paripurna yaitu Insan Kamil sebagai kado pada Ulang Tahun Emas Republik Indonesia yang ke-100 tahun, pada Tahun 2045 yang akan datang.

Inilah bentuk investasi masa depan yang sangat diperlukan,” Tegas Bupati

Bertolak dari pemikiran tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus berupaya untuk melakukan program-proram strategis bagi pembangunan pendidikan, khususnya pembangunan pendidikan pada Sub Pendidikan Anak Usia Dini. Program-proram strategis tersebut kita tuangkan dalam berbagai kegiatan guna menunjang dan mendukung pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini dalam upaya melakukan perluasan aksesibility Pendidikan Anak Usia Dini guna melakukan pemerataan pelayanan bagi anak-anak usia 0 sampai 6 tahun di seluruh pelosok Desa dan Dusun di Kabupaten Indragiri Hilir.

Di samping melakukan perluasan akses, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir secara bersamaan juga terus berupaya melakukan peningkatan kualitas kelembagaan dan pelayanan Pendidikan Usia Dini, baik dalam bentuk memenuhi kebutuhan gedung bangunan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif yang Refresentatif sekurang-kurangnya 1 PAUD Holistik Integratif disetiap Kecamatan sebagai PAUD model.

Kegiatan peningkatan mutu kelembagaan dan pelayanan PAUD, juga dilaksanakan dalam bentuk memberikan bantuan pendidikan ke jenjang S1 PAUD bagi para pendidik PAUD dengan sistem sharing anggaran antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, dan Insya Allah pada saat ini para pendidik PAUD yang mengikuti program peningkatan kualifikasi ke jenjang S1 PAUD sudah mencapai 80 orang dan sudah memasuki semester 5 dan semester 3.

Kegiatan peningkatan mutu lainnya berupa pelatihan dasar bagi pendidik PAUD, Ujian Kompetensi, Pendidikan dan Pelatihan Pendidik PAUD, Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pengelola PAUD, Jambore PTK PNFI, Jambore Himpaudi, dan lain sebagainya.

“Dalam upaya penguatan kelembagaan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga menyediakan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) secara bertahap untuk seluruh lembaga PAUD.” Tandas Bupati. (dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Hadiri Peringatan Natalan Oikumene

Tampak Wakil Bupati dan Ketua DPRD Inhil menyalami  jamaat Kristiani usai perayaan
Tampak Wakil Bupati dan Ketua DPRD Inhil menyalami jamaat Kristiani usai perayaan

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Pemkab Inhil, Wakil Bupati, H Rosman Malomo menghadiri Perayaan hari Natal tahun 2014 Oikumene bertempat di gedung Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf, Sabtu (20/12) malam. Turut hadir dalam kegiatan yang diikuti oleh ratusan umat kristen di Inhil ini yakni Ketua DPRD Inhil, Unsur Forkopimda, Ketua Forum Lintas Agama dan Perwakilan Kemenag Inhil.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Mengatakan, Sebagai bangsa Indonesia yang berideologi Pancasila dalam bingkai kebhinekaan haruslah kita merasa bangga sebagai anak bangsa yang mempunyai keragaman suku, etnis, adat istiadat dan Agama tetapi tetap di dalam bingkai persatuan dan kesatuan yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan Perayaan Natal Oikumene Tahun 2014 ini, Wabup berpesan kepada umat Kristiani yang hadir pada malam itu untuk senantiasa menumbuhkan kasih persaudaraan terutama didahului dari sesama umat dan selanjutnya antara umat beragama, jangan biarkan diri kita terpancing oleh isu-isu perpecahan di dalam diri kita sendiri, sebab bila kita termakan isu-isu tersebut, itu artinya kita masih dalam lingkungan yang terkotak-kotak. oleh karena itu janganlah kita terpengaruh oleh isu-isu yang mengakibatkan kita terpecah belah.

“Mari kita sama-sama memaknai arti natal ini, dimana umat kristiani merayakan natal ini untuk mengingat kasih yang telah datang kedunia, yang berarti bahwa setiap kehidupan kristiani adalah dilandasi oleh cinta kasih. Alangkah naifnya seorang kristiani apabila didalam setiap perbuatannya tidak dilandasi oleh kasih tersebut.” Ujar Wabup

Cinta Kasih bukanlah sikap yang eksklusif dan merasa paling benar, melainkan rendah hati dan menerima kemajemukan sebagai keniscayaan. Karena bukan zamannya lagi umat beragama bersikap eksklusif dan merasa paling benar, dengan semangat cinta kasih mari kita satukan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. Meski dengan latar belakang etnis, budaya, maupun agama yang berbeda dapat menjadi sebuah tim, yang hebat dan solid untuk mewujudkan Indragiri Hilir yang lebih maju dan sejahtera.

“Saya berharap melalui perayaan Natal Oikumene Tahun 2014 ini, akan dapat memotivasi kita semua untuk melakukan tindakan nyata dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama dan memperkokoh kebersamaan kita di Kabupaten Indragiri Hilir yang kita cintai ini.” Lagi kata Wabup

Wabup juga berpesan kepada semua pihak untuk selalu menyadari seberapapun yang kita perbuat untuk kemajuan pembangunan di daerah Kabupaten Indragiri Hilir ini, adalah salah satu wujud upaya kita dalam berpartisipasi untuk menunjang kemajuan didaerah kita ini. Saya mengajak kita semua yang hadir pada malam ini untuk bersama-sama menjaga terciptanya situasi yang kondusif dalam menyongsong Indragiri Hilir yang berjaya dan gemilang.(dro/adv pemkab inhil)