DTPHP Inhil Fokus Benahi BBU Pekan Arba

Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar
Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar

Tembilahan (detikriau.org) – Persoalan ketersediaan benih adalah persoalan utama akan sukses atau tidaknya suatu budidaya pertanian yang berujung pada upaya peningkatan taraf penghidupan petani. Demikian pentingnya persoalan ini menjadi alasan utama Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Indragiri Hilir untuk fokus melakukan pembenahan.

“kita ingin konsen benahi pengelolaan BBU karena persoalan benih merupakan persoalan utama sukses atau tidaknya budidaya pertanian. BBU harus mampu menjadi sumber benih unggul untuk dilepas kepada kelompok tani,” Ujar Kepala DTPHP Inhil, H Wiryadi Umar ditemui diruang kerjanya, selasa (23/12).

Ditambahkan Wiryadi, BBU Pekan Arba milik DTPHP Inhil kini membudidayakan benih unggul jenis Ir 42 dan “batang piaman”. Di BBU Pekanarba juga, disamping padi juga dibudidayakan sorjan seperti jagung dan palawija.

“Kita akan kelola BBU ini semaksimal mungkin agar kedepannya dapat menjadi sentra utama penyedia kebutuhan bibit unggul bagi petani khususnya di Kabupaten Inhil,” Tandas mantan kepala Inspektorat Inhil ini.(dro/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Resmikan Kegiatan Program DMIJ di Pelangiran

Wabup Inhil H Rosman didampingi Camat Pelangiran Kades dan Kepala BPMPD menandatangani prasasti peresmian program DMIJ
Wabup Inhil H Rosman didampingi Camat Pelangiran Kades dan Kepala BPMPD menandatangani prasasti peresmian program DMIJ. Foto: Syahrul Badrin, Humas Pemkab Inhil

Pelangiran (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman malomo Meresmikan Kegiatan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) sekaligus Penandatanganan Prasasti DMIJ Di Desa Rotan Semelur Kecamatan Pelangiran, Selasa (23/12)

Dalam sambutannya Wabup menyatakan bahwa program DMIJ ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraaan dan kesempatan kerja bagi masyarakat desa dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan yang berkelanjutan.

Prinsip Dasar DMIJ adalah desentralisasi, keterpaduan, efektif, efisien, partisipasi, tranparansi dan akuntabel, kesetaraan dan keadilan gender, prioritas serta berkelanjutan dengan kriteria bermanfaat bagi masyrakat, berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat, dapat dikerjakan oleh masyarakat, didukung oleh sumber daya yang ada dan berkelanjutan (terus menerus), penantaan kegiatan secara berkelajutan dan memperhatikan kualitas lingkungan menuju keasrian desa.

Untuk program DMIJ, Pemkab Inhil menetapkan besaran jumlah dana yang dialokasikan didasarkan kepada kriteria desa. Yakni Desa Swadaya sebesar Rp 350 Juta. Desa Swakarya Rp 500 Juta. Desa Swasembada Rp.750 juta dan Desa Maju dengan alokasi dana sebesar Rp 1,2 M.

Desa maju inhil jaya adalah salah satu program unggulan pemerintah kabupaten inhil untuk masa jabatan 2013-2018.

“Saya merasa sangat bangga dan memberi apresiasi atas terlaksananya dengan baik seluruh kegiatan yang menjadi prioritas di kecamatan pelangiran ini.”Puji Wabup sambil berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan di kab inhil terutama bagi masyarakat di kec pelangiran ini.

Kendati demikian, ditambahkan Wabup, pemkab inhil akan terus melakukan pembenahan dan mengevaluasi pelaksanaan program DMIJ secara berkala hingga menjadi unggulan daerah. Pembenahan tersebut meliputi tata cara pelaksanaan, pengelolaan program dan pelaksanaannya agar tepat sasaran.

Kegiatan DMIJ diterangkan Wabup diutamakan pada pembukaan isolasi desa, karena antara desa satu dengan desa lainnya terdapat hubungan nilai yang saling dapat dimanfaatkan, disamping berbagai kegiatan non fisik lainnya.

“Dengan terbukanya isolasi tersebut, diharapkan arus mobilisasi berjalan lancar baik bagi orang ataupun produk hasil dari perkebunan dan pertanian yang berujung kepada kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Dengan Spirit baru,” Tandas Wabup

Sementara itu, Camat pelangiran Sutarno Wandoyo menyatakan bahwa manfaat kehadiran Program DMIJ sangat dirasakan oleh masyarakat. Dalam waktu dekat ia meyakini seluruh kegiatan DMIJ akan tuntas.

“dengan DMIJ, desa semakin maju baik dari arus barang dan jasa termasuk mengurangi angka pengangguran, kemiskinan, kebodohan dan menekan urbanisasi. Kami berharap agar program DMIJ dapat terus berlanjut,” Sampaikan Camat.

Selain program DMIJ, program Magrib mengaji, jum’at bersih, satu Desa satu PAUD di Kecamatan Pelangiran dikatakan Camat sudah berjalan dg baik. Namun ia mengakui untuk sarana dan Prasarana masih dirasakan perlu untuk ditingkatkan.

“Setelah DMIJ sukses di Ibukota kecamatan maka kedepannya segera ditingkatkan untuk IKK, dermaga, jembatan dan jalan penghubung dari desa menuju kecamatan.” Tutup Camat. (dro/adv pemkab inhil)




Jaga Keamanan Tahun Baru 2015, Bupati Inhil Pinta Semua Pihak Saling Bekerjasama

Bupati Inhil saat memasang pita kepada Petugas Keamanan.
Bupati Inhil saat memasang pita kepada Petugas Keamanan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Menyambut tahun baru Masehi 2015 pada pekan mendatang, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengajak kepada seluruh instansi terkait, baik Polres, TNI bahkan masyarakat umum untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kepada polres dan TNI serta stackholder lainnya diharapkan bekerjasaman dalam menjaga keamanan dan pastinya juga sangat diharapkan dukungan penuh oleh masyarakat inhil,” kata Bupati kepada awak media usai menghadiri upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin di Mapolres Inhil, jalan Gajah Mada Tembilahan, Selasa (23/12/2014).

Selain itu, ia juga mengharapkan untuk bersama-sama menjaga keamanan dalam menyambut hari raya Natal agar seluruh umat krestiani di kabupaten Inhil bisa menjalankan perayaan keagamaan itu dengan aman dan lancar.

Menurut Bupati, dalam menyambut tahun baru Masehi yang beriringan dengan perayaan Natal itu biasanya sering kali terjadi kecelakaan lalu lintas, berbagai tindak kejahatan dan lain sebagainya. Maka ia berharap dengan kebersamaan Operasi Lilin ini bisa mengurangi terjadinya hal-hal serupa itu.

“Mudah-mudahan terjadi penurunan dari tahun-tahun sebelumnya dan tahun ini akan lebih baik lagi,” harap Bupati.(mirwan/adv pemkab inhil)




Sambut Natal dan Tahun Baru 2015, Polres Inhil Gelar Pasukan Operasi Lilin

Bupati Inhil didampingi Kapolres saat melihat kondisi kendaraan Petugas Keamanan
Bupati Inhil didampingi Kapolres saat melihat kondisi kendaraan Petugas Keamanan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dalam rangka pengamanan hari Natal dan menyambut tahun baru 2015 mendatang, Polres Inhil gelar apel Pasukan Operasi Lilin di depan Mapolres Inhil jalan Gajah Mada Tembilahan, Selasa (23/12/2014).

Pasukan Operasi Lilin ini digelar atas dasar himbauan kapolri bahwa hari hari ini (23/12) dilaksanakan secara serentak oleh polda dan polres diseluruh Indonesia. Operasi lilin ini akan dilaksanakan selama 10 hari dimulai dari tanggal 24 Desember 2014 hingga tanggal 2 januari 2015 mendatang.

DSC_1344Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi saat dikonfirmasi mengatakan operasi lilin kali ini akan menerjunkan sedikitnya 300 personil dan dibantu oleh TNI dan instansi terkait lainnya yang ditujukan untuk pengamanan diberbagai titik rawan kejahatan yang mengganggu pelaksanaan hari raya natal maupun dalam menyambut tahun baru Masehi 2015.

“kita akan mengamankan mengayomi dan melindungi warga kita yang melaksanakan natal dan tahun baru dari berbagai ganguan nyata seperti Curas dan Curanmor termasuk ancaman teroris dan lain sebagainya,” sebutnya.

Diterangkan Kapolres lebih lanjut bahwa pihaknya juga menggelar pos pengamanan dan pelayanan ditiga titik, yakni Sungai Guntung, Tembilahan dan Lintas Timur kecamatan Komuning. Untuk itu, dalam pelaksanaannya nanti Polres Inhil akan selalu memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Saya mengajak untuk bersama-sama menjaga keamanan agar perayaan keagamaan umat kristiani dan pergantian tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancer dan kondusif,” tutup Kapolres Inhil.(mirwan)




Rosman: Upaya Entaskan Kemiskinan Bukan Sekedar Kegiatan Seremonial

Wabup Inhil, H Rosman malomo
Wabup Inhil, H Rosman malomo

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri sekaligus membuka resmi rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan yang diselenggarakan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten inhil tahun 2014 di aula kantor Bappeda Kab Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (22/12/2014).

Wabup mengajak dalam sambutannya untuk lebih serius bekerja sesuai tupoksi masing-masing dalam menanggulangi kemiskinan di kabupaten Inhil ini, dan hal tersebut bukan sebatas janji politik saja namun memang problema masyarakat yang harus disusun oleh pihak-pihak terkait sedemikian rupa sesuai fakta yang ada.

“Tidak hanya sekedar acara seremonial saja, saya pikir ini belum final, baru rapat dalam menyusun draft  strategi penanggulangan kemiskinan, tapi hasilnya yang saya pinta untuk dikerjakan dalam mencapai tujuan kita bersama,” kata H Rosman Malomo.

Dengan jumlah penduduk miskin sebesar 7,88 persen atau 54.200 jiwa dari jumlah penduduk 685.530 jiwa menurut Wabup masih merupakan angka yang sangat besar, apalagi jika dibandingkan dengan tahun 2012 silam yang hanya mencapai 7.81 persen atau 53.800 jiwa. (mirwan)




TKPK Diminta Susun Dokumen Berdasarkan Data Riil

Wakil Bupati menyampaikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi TKPK Kabupaten Inhil TH 2014
Wakil Bupati menyampaikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi TKPK Kabupaten Inhil TH 2014

Tembilahan (detikirau.org) – Wakil Bupati Inhil berharap kepada Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) untuk dapat menyusun strategi penanggulangan kemiskinan yang didasarkan kepada data riil yang hasilnya dituangkan dalam bentuk sebuah dokumen yang nantinya akan dijadikan acuan oleh lintas pelaku seperti Pemerintah, DPRD, Swasta maupun masyarakat miskin itu sendiri dalam mengupayakan pengurangan angka kemiskinan.

“Dokumen yang dihasilkan akan dijadikan sebagai panduan dalam melaksanakan program kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” Sampaikan Wabup kepada awak media usai mengikuti Rakoor TKPK bertempat di Aula Kantor Bappeda Inhil, Tembilahan. Senin (22/12)

Ditambahkan Wabup, pembuatan dokumen resmi ini sesuai dengan Permendagri Nomor 42 tahun 2010 tentang pembentukan tim penanggulangan kemiskinan daerah. Pembuatan dokumen ini menjadi penting dalam upaya mengurangi angka kemiskinan khususnya di inhil.

Yang terpenting dikatakan Mantan Ketua DPRD Inhil ini adalah, dengan adanya trobosan ini, Dinas terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bisa memberi peluang kerja kepada pengangguran, Dinas Pekerjaan Umum (PU) bisa memperbaiki sanitasi dan menyediakan air bersih, Dinas Pendidikan (Disdik) bisa mengurangi Angka Partisipasi Kasar dan Murni, serta Dinas Kesehatan (Diskes) bisa menciptakan kesehatan yang baik bagi masyarakat.

”Karena itu berkorelasi semua, orang yang tidak sehat tidak bisa sekolah, yang tidak sekolah tidak bisa mendapatkan pendidikan, orang yang tidak mendapatkan pendidikan tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, orang yang tidak mendapatkan pekerjaan yang layak tidak bisa mendapatkan penghasilan yang cukup, dan orang yang penghasilannya kurang akan menjadi masyarakat miskin,” jelas Wabup.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Inhil tahun 2014, dengan luas wilayah kab Inhil sebesar 18.812,94 Km2 yang terdiri dari 20 kecamatan, 39 kelurahan dan 197 desa, dari total jumlah penduduk sebanyak 685.530 jiwa, 7,88 % diantaranya atau sebanyak 54.200 jiwa tergolong kedalam penduduk miskin.(dro/Mirwan/adv pemkab inhil)