BNI Tembilahan Salurkan CSR Untuk Lembaga PAUD

Penyerahan Batuan oleh Bank BNI kepada Bunda PAUD Kabupaten InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tembilahan menyerahkan bantuan dana CSR yang diperuntukan bagi pembangunan Posyandu dilingkungan TK Pembina Kecamatan Kempas sebesar 75 juta dan bantuan alat peraga edukatif (APE) PAUD sebesar 50 juta. Bantuan yang diserahkan secara langsung oleh Kacab BNI Tembilahan, Firdaus ini diterima oleh Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah Wardan didampingi Kadisdik Inhil, Helmi, Senin (29/12/2014) kemaren.

Pimpinan BNI Tembilahan, Firdaus SE menyatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bukti peduli BNI kepada dunia pendidikan di Inhil. Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat untuk menjadikan anak-anak inhil yang berguna bagi bangsa dan negara.

Sementara itu Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah Wardan menyatakan bahwa bantuan ini akan menjadi motivasi untuk meraih APK 85 persen. Iapun berharap agar bantuan serupa ini dapat berlanjut dan diikuti pelaku usaha lainnya.

“Kita memang sangat dibutuhkan bantuan pendanaan untuk pengembangan PAUD yang ada di Inhil.” Sampaikan istri Bupati Inhil ini. (mirwan/adv pemkab inhil)




BP2KP Laksanakan Rakor DKP Se Inhil

Asisten II Setda Inhil membuka acara Rakoor Ketahanan Pangan TH 2014
Asisten II Setda Inhil membuka acara Rakoor Ketahanan Pangan TH 2014

Tembilahan (detikriau.org) – Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Inhil melaksanakan rakor Dewan Ketahanan Pangan Se- Kabupaten Inhil tahun 2014 bertempat dilantai 5 gedung Bupati Inhil. Selasa (30/12/2014).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Asisiten II Setdakab Inhil mewakili Bupati ini juga dihadiri oleh Badan Ketahanan Pangan (BPK) Propinsi Riau yang di wakili Ir Darmansyah, Kaban BP2KP serta pejabat eselon di lingkunga Pemkab Inhil.

Dalam sambutan tertulis Bupati Inhil, HM Wardan yang dibacakan Asisiten II mengatakan bahwa ia ingin menegaskan bahwa pembangunan ketahanan pangan sudah menjadi komitmen dari pemerintah yang menetapkan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan nasional.

Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui RPJMD   telah meletakkan pembangunan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan daerah. Dalam Buku Kebijakan Umum Ketahanan Pangan (KUKP) 2010-2014, yang dikeluarkan Dewan Ketahanan Pangan Pusat, Presiden berpesan bahwa “Ketahanan Pangan merupakan issu yang penting bagi bangsa Indonesia dan menjadi salah satu prioritas pembangunan Nasional”.

“Oleh karena itu saya menilai Rakor ini sangat strategis dalam rangka memantapkan pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya sinergitas pelaksanaan pembangunan ketahanan pangan di tingkat kabupaten dan kecamatan.” Ujar Bupati

Disamping itu, upaya pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat merupakan tugas yang tidak ringan, namun dengan kebersamaan, komitmen dan tekad bersama segala tantangan akan dapat diatasi.

Menurut Bupati, beberapa permasalahan yang hingga kini masih dihadapi diantaranya adalah laju pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan laju pertumbuhan produksi, kemudian tingginya alih fungsi lahan pertanian, keterbatasan dan kerusakan infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi dan jalan usaha tani serta akses jalan menuju daerah-daerah produksi, perubahan iklim yang ekstrim dan degradasi Sumber Daya Alam dan lingkungan dapat menurunkan kapasitas produksi pangan, kecilnya penguasaan lahan petani sehingga tidak memenuhi skala ekonomi, budaya makan yang belum beragam, bergizi seimbang dan aman, sehingga menyebabkan masih tingginya ketergantungan terhadap beras.

Selanjutnya adalah masih belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan dalam mencukupi sumber protein dan vitamin untuk meningkatkan kualitas konsumsi dan gizi rumah tangga, belum optimalnya pemberian “insentif” kepada petani, sehingga mempengaruhi peningkatan produksi dan produktivitas hasil usaha tani, sentuhan terhadap penyuluhan saat ini dirasakan masih kurang, hal ini terlihat dari metode dan materi penyuluhan yang belum mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, kemudian juga jumlah dan kualitas tenaga penyuluh belum memadai dan belum sesuai dengan perkembangan, tuntutan dan harapan petani serta masih belum optimalnya peranan Dewan Ketahanan Pangan sebagai wadah koordinasi perencanaan pembangunan ketahanan pangan.

Dilanjutkan Bupati, kondisi ketahanan pangan dalam kurun waktu selama 5 tahun terakhir telah memperlihatkan keragaman dan capaian kearah yang lebih baik, walaupun belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Untuk Kabupaten Inhil masih kata Bupati, tingkat ketersediaan pangan dalam bentuk energi saat ini mencapai 2.333 kkal/kapita/hari, di Provinsi Riau mencapai 3.212 kkal/kapita/hari, jauh lebih tinggi dibanding angka anjuran Nasional 2200 kkal/kapita/hari.

“Sedangkan Ketersediaan protein di Kabupaten Indragiri Hilir mencapai 67,09 dan di Provinsi Riau mencapai 74,26 gr/kapita/hari, cukup tinggi dibanding angka anjuran Nasional sebesar 57 gr.” Tandas Bupati

Pelaksanaan Rapat Koordinasi anggota Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2014 dilaksanakan ditujukan untuk meningkatkan peran anggota Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir, kemudian Meningkatkan komitmen anggota Dewan Ketahanan Pangan dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir serta meningkatkan peran dan fungsi Dewan Ketahanan Pangan untuk mengkoordinasikan pembangunan ketahanan pangan.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam satu hari kerja dengan mengangkat tema   “Percepatan Peningkatan Produksi dan Cadangan Pangan dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian dan Ketahanan Pangan” ini diikuti oleh sebanyak 50 peserta yang terdiri dari SKPD dan Camat se-Kabupaten Inhil. (dro/adv pemkab inhil)




Besok BKD Inhil Umumkan Hasil Tes CPNS

Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin
Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jika tidak ada halangan, esok, selasa (30/12) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil akan mengumumkan hasil kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pengumuman itu akan dipajang disejumlah tempat seperti kantor BKD dan Gedung Tasik Gemilang, Tembilahan.

“Insya Allah, kalau tidak ada halangan besok sudah bisa kami umumkan,” Ujar Kepala BKD Inhil, H Syaifuddin, Senin (29/12).

Dari 100 kuota CPNS, hanya 98 formasi yang terisi. Sedangkan 2 formasinya tidak bisa terpenuhi, hanya karena masalah passing grade. Hal itu hendaknya menjadi catatan bagi peserta ke depannya.

“Kita tak miliki kewenangan apa-apa. Kelulusan sepenuhnya berada ditangan masing-masing peserta. Kalau mereka bisa melampauan passing grade, Insya Allah mereka bisa lulus menjadi CPNS,” jelas Syaifuddin.(dro*1)




Diseruduk PickUp, dua Pejalan Kaki dilarikan ke Rumah Sakit

gbr ilustrasiKemuning (detikriau.org) – Diduga hilangan kendali, satu unit mobil pick up yang dikendari Setiyono (56) nopol BM 8962 PC menabrak 2 orang pejalan kaki, Nurhayati (21) dan Nurgaya (39) di Jalan Lintas Timur Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Ahad (28/12). Akibat kejadian itu, kedua pejalan kaki terpaksa dilarikan ke RSUD Pematang Reba, Rengat Barat, Kab Inhu untuk mendapatkan perawatan atas luka robek pada bagian kepala dan lecet dibeberapa bagain tubuhnya.

Menurut penjelasan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik MSI melalui Kasad Lantas Ahmad Salmi, Mobil pick up yang datang dari arah Provinsi Jambi menuju Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau. Di TKP, si sopir bermaksud untuk mendahulu kendaraan yang ada didepanya.

“Ketika menyalip terdapat gundukan tanah, lalu mobil itu hilang kendali dan menabrak 2 orang pejalan kaki,”Sampaikan Ahmad Salmi, Senin (29/12).

Dalam kejadian itu, tidak hanya dua pejalan kaki yang mengalami luka, tetapi sang sopir dan seorang penumpang yang ada di dalam mobil malang itu juga ikut terluka. Meski hanya luka ringan, namun mereka harus mendapatkan pertolongan medis.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan itu, namun dugaan sementara dari aparat kepolisian kecelakaan itu terjadi akibat sang sopir hilang keseimbangan saat menyalip dan menambrak gundungan tanah.

“Kami masih mendalami kasus ini. Selain para korban kami juga tengah memeriksa beberapa orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” imbuhnya. Untuk proses lebih lanjut petugas telah menahan satu unit mobil pick up itu.(dro/*1)




Kesbangpol Inhil Taja Penyuluhan Terorisme

Wakil Bupati membuka Sosialisasi Pencegahan Terorisme TH 2014
Wakil Bupati membuka Sosialisasi Pencegahan Terorisme TH 2014

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) gelar penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya terorisme di Kabupaten Inhil tahun 2014 bertempat di aula Dispenda Inhil Tembilahan, Senin (29/12/2014).

Menurut Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Inhil, H Sirajuddin mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini bersempena dengan Hari Bela Negara yang telah diperingati pada upacara tanggal 19 Desember 2014 yang lalu yang merupakan sebuah upaya untuk memenuhi amanat UU Dasar Negara RI tahun 1945. Peraturan pergantian UU RI Nomor 1 tahun 2002 tentang tindak pidana pemberantasan terorisme, UU RI Nomor 9 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pendanaan terorisme.

“Pada hakikatnya keseluruhan peraturan perundang-undangan itu bertujuan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia,” kata H Sirajuddin.

Oleh sebab itu lanjutnya, Pemerintah Daerah yang merupakan bagian integral dalam sistem Pemerintah RI melalui Badan Kesbangpol melaksanakan penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya terorisme yang melibatkan elemen dan komponen bangsa yang berasal dari unsur apparatur daerah, pengurus ormas, forum kerukunan umat beragaman, forum pembauran kebangsaan, organisasi perempuan, kemahaisiswaan dan pemuda dan lainnya.

“Total keseluruhan jumlah peserta tersebut 160 orang dari beberapa elemen dan komponen yang dilibatkan pada penyuluhan ini,” tuturnya.

Melalui penyuluhan ini, ia mengharapkan dapat menjadi media memperteguh komitmen kebangsaan dalam upaya mencegah lahir dan tumbuh kembangnya terorisnya tersebut. Sehingga, kedepan mampu terciptanya kedamaian dan kesejahteraan lebih lagi dari saat ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Inhil H Rosman Malomo mengatakan dalam sambutannya sekaligus membuka resmi bahwa kegiatan serupa penyuluhan tersebut telah dikeluarkan surat edaran dari Menteri Dalam Negeri RI tentang peran aktif Kepala Daerah dalam penanganan penyebaran paham dan ideologi gerakan ISIS Indonesia dengan nomor surat 450/3806/SJ tanggal 7 Agustus 2014 yang ditujukan kepada Gubernur, Walikota dan Bupati di seluruh daerah untuk melakukan usaha dan langkah penanganan sebagai tindakan antisipasi. (mirwan/adv pemkab inhil)




Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

sembako1Tembilahan (detikriau.org) – Harga sejumlah kebutuhan pokok di di kota Tembilahan menjelang Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 bergerak naik.

Sejumlah komoditas yang mengalami kenaikkan di antaranya beras, ikan, telur ayam ras, kacang tanah, daging ayam potong, bawang putih, bawang merah, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit serta sejumlah kebutuhan lainnya.

“Biasa bang setiap menjelang akhir tahun seperti ini. Apalgi belakangan ini memang sudah dipengaruhi kenaikan BBM,” Ujar salah seorang pedagang dipasar kayu jati Kecamatan Tembilahan Hulu, Amat, selasa (29/12).

Untuk daging ayam ras menurut amat memang biasanya akan mengalami peningkatan permintaan apalagi menjelang malam pergantian tahun. Sedangkan sejumlah sayur mayur lebih disebabkan sedikit berkurangnya pasokan karena penurunan produksi akibat pengaruh cuaca. “Itu menurut sejumlah pemasok sayur mayur dari sumbar,” Kata Amat

Salah seorang pembeli warga setempat, Ny. Imis mengakui kenaikkan beberapa kebutuhan keseharian ini cukup berat dirasakan masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah seperti diriya.

“Sudah berat dengan adanya kenaikkan BBM dan listrik akhir tahun 2014 ini nanti bakal ditambah dengan rencana pemerintah menaikkan harga gas dan lainnya,” keluh ibu dua anak yang mengaku bingung membagi biaya hidup sehari-hari termasuk kebutuhan biaya pendidikan anak-anaknya ini.(dro)