Hut Bhayangkara, Begini Kata Ketum Badko HMI Riau Kepri

ARB INdonesia, PEKANBARU – Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri, Sulaimansyah mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap Kepolisian Repoblik Indonesia (Polri) dalam peringatan Hari Bayangkara ke-78 Tahun 2024.

Menurutnya, peran Kepolisian Repoblik Indonesia untuk generasi emas 2045 menjadi sebuah peran yang sangat sentral dengan Polri presesi, ini adalah sebuah bentuk komitmen dalam mewujudkan dan mengedepankan nasionalisme, moderinisasi, serta kepercayaan Publik dalam Smsetiap langkah dan tindakan.

“Polri Presisi adalah sebuah komitmen yang harus dipegang teguh oleh Polri dalam menjalankan tugas negara dan melayani masyarakat. Banyak sudah kebijakan kepolisian yang hari ini bersama masyarakat dan menjaga kesatuan,” tuturnya, Minggu (30/6/2024).

“HUT Bayangkara ke 78 ini semoga Polri makin kuat dalam memegang teguh nilai nilai Tribata dan Catur Prasetya, yang menjunjung tinggi profesionalitas an sebagai kekuatan presesi,” tambah Sulaimansyah.

Lanjutnya Indonesia emas 2045 adalah tugas bersama, maka sebagai warga negara kesiapan dalam menyambut masa tersebut haruslah ada kolaborasi dan inovasi dari segala sektor yang ada.

Badko HMI Riau Kepri juga terus komitmen dalam mempersiapkan Indonesia emas 2045 dengan komitmen perkaderan dan menjaga kedaulatan dari kebijakan pemerintah menuju masyarakat adil makmur.

“Tentulah upaya itu bisa berjalan dengan kerjasama yang baik juga oleh pihak manapun termasuk kepolisian. Selamat Hut Bayangkara Ke 78 Polri Presisi,” Ketua Umum Badko HMI Riau-Kepri, Sulaimansyah.(Arb)




Jembatan Parit 16 Reteh Memakan Korban, PB HIPPMIH Sebut Jembatan Monumen Penderitan Mayarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Jembatan Parit 16 Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memakan korban, 2 orang ibu-ibu terjatuh kelumpur saat hendak melintas melalui jembatan alternatif menggunakan sepeda motor, Minggu (30/6/2024).

Ketua PB HIPPMIH melalui Kabid Advokasi Sosial dan HAM, Syarif Hidayatullah mengatakan keamanan dari pada jembatan alternatif tersebut kurang menjamin keselamatan bagi pengendara yang hendak melintas.

“Terbukti, hari ini (Minggu 30/6) 2 orang ibu-ibu terjatuh kedalam lumpur saat melintas jembatan alternatif dari kayu yang dibuat hampir 4 tahun lalu. Karna jembatan utama tak kunjung selesai, maka jembatan alternatif inilah yang harus dilalui oleh masyarakat setiap harinya,” tuturnya.

Karena akses utama ini bertahun terbengkalai, Syarif Hidayatullah menyebut bahwa jembatan Parit 16 Kecamatan Reteh adalah ‘jembatan monumen penderitaan masyarakat Reteh’, dan ini menjadi salah satu penyebab perekonomian yang kian memburuk.

“Ditambah lagi dengan faktor invrastruktur yang kurang layak mengakibatkan ongkos barang naik dan bahan baku naik, sementata hasil komboditi dan pemasukan masyarakat jauh dari kata layak,” papar Syarif kepada ARB INdonesia.

“Selama jembatan itu berdiri dangan kondiri terbengkalai, selama itu pula monumen penderitaan yang dirasakan masyarakat akan terus di rasakan,” tambahnya.

Selain itu, Syarif juga menyampaikan pesan kepada pemerintah daerah, jika kepuasan masyarakat harus diumbar dengan janji dan tanpa aksi, hal itu sama saja sedang mempermainkan harapan masyarakat.

“Ibarat manusia, keadaan Kecamatan Reteh saat ini dapat digambarkan penuh dengan penyakit yang bisa dikatakan komplikasi, dipaksa hidup dengan segala penderitaan tanpa adanya kesembuhan. Pemerintah harus cepat tanggap dalam permasalahan yang di butuhkan masyarakat hari ini,” tutup Syarif.

Diinformasikan, di tahun 2024 ini pengerjaan pembangunan jembatan parit 16 Kecamatan Reteh tersebut dilanjutkan. Hal itu ditandai dengan telah ditandatangani nya kontrak pemenangan lelang. Begitu juga dengan pekerjaan pembangunan ruas jalan Pulau Kijang- Sanglar yang juga sudah ditandatangani kontrak pemenan lelang.

“Alhamdulillah telah disetujui TAPD dan DPRD Kabupaten Inhil, Insya Allah tahun ini selesai,” kata Umar Kadis PUPR Inhil, dikutip dari detikriau.id.

Selain itu, pada 16 Juni 2024 juga diketahui bahwa peralatan material untuk pembangunan perbaikan Jembatan Parit 16 Kecamatan Pulau Kijang juga telah menuju lokasi melalui jalur sungai. (ARB)




Dilarang, Tapi Kayu dari Hasil Dugaan Pembalakan Liar Masih Bebas Berkeliaran di Dumai

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Berlokasi di Jalan Cut Nyak Dien Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai Provinsi Riau diduga menjadi salah satu tempat penampungan kayu hasil kejahatan Ilegal logging atau pembalakan liar.

Hal itu diketahui, ketika tim yang terdiri dari beberapa awak media menemukan mobil pickup L300 berwarna hitam dengan Nomor Polisi BM 8245 RF bermuatan puluhan keping kayu (papan) yang diduga hasil olahan dari pembabatan hutan dengan santai melintasi Jalan Wan Amir Kelurahan Bukit Timah.

Dari hasil informasi yang disampaikan sopir, diketahui kayu tersebut ialah milik seorang yang berinisial FKR, yang berlokasi di Jalan Cut Nyak Dien.

“kayu ini punya gudang FKR,” ujar sopir saat ditanya awak media, baru-baru ini.

Tak hanya itu, sebelumnya awak media juga menemukan mobil lainnya yang juga dengan santai berkeliaran membawa muatan yang sama, yakni kayu yang diduga kuat hasil olahan dari pembabatan liar.

Dari informasi disampaikan sopir yang saat itu kebutulan berhenti untuk memperbaiki penutup kayu yang dibawanya, bahwa kayu tersebut adalah milik seorang birinisial SPR.

“Kayu milik mas S, mau dikirim ke Kelakap,” jawab supir dengan terbata-bata saat ditanyai tim media dan sembari ia melanjutkan perjalanannya.

Belakang telah diketahui, bahwa S memang telah dikenal banyak oleh masyarakat umum akan kepemilikan kayu yang diduga hasil ilegal loging. Namun dari informasi yang beredar bahwa usaha yang digeluti oleh S tersebut telah lama tidak beraktivitas lagi alias tutup.

Akan tetapi, dari penelusuran yang dilakukan awak media, S hingga saat ini masih menjalankan usaha penampungan kayu yang diduga hasil pembabatan hutan.

Dari temuan itu, awak media mencoba untuk melakukan konfirmasi kepada S untuk dimintai keterangan terkait kabar yang menyebutkan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjalani usaha tersebut, namun belum berhasil.

Mengenai hal tersebut, Kapolres Kota Dumai saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp terkait adanya temukan lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan kayu hasil ilegal loging belum memberikan keterangan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media hingga saat ini masih menggali informasi terkait sumber kayu tersebut, dan masih
berupaya mengkonfirmasi pimilik gudang kayu yang diduga hasil pembalakan liar, serta masih menunggu tanggapan Kapolres Kota Dumai terkait hal tersebut. (TIm).




Kunker ke Pulau Burung, Pj Bupati Inhil Akan Naikan Gaji Forum RT/RW

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman kukuhkan forum RT/RW se- Kecamatan Pulau Burung, Jum’at (28/6/2024) di Aula Kantor Desa Pulau Burung.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Inhil menyampaikan kepada forum RT/RW yang baru saja dilantik kedepan bisa sama-sama mengawasi program-program pemerintah.

“Karena banyak program pemerintah yang terbengkalai, maka dari itu melalui forum RT/RW ini semoga kedepannya kita bisa sama-sama mengawasinya,” tutur H Herman.

Selain itu, Pj Bupati Inhil yang dikenal dengan gaya kepemimpinan Visioner ini juga menyampaikan bahwa tugas RT/RW sangatlah berat, hal itu dikarenakan ia bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka dari itu, keberadaan RT/RW ditengah masyarakat dalam membantu kinerja pemerintah daerah sangatlah penting.

“Keberadaan RT/RW sangat penting dalam membantu pemerintah, terlebih lagi ia bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tugasnya sangat berat, maka untuk itu kedepan akan kita upayakan menaikan gajinya, dan ini telah kita bahas,” ungkap H Herman.

Terakhir Pj Bupati Inhil menyampaikan ucapan selamat kepada Forum RT/RW se-Kecamatan Pulau Burung, dan berharap peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui RT/RW dapat terus ditingkatkan.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas dan terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik,” tutupnya. Arbainf




Menyala 24 Jam, Pj Bupati Inhil Buat Desa se-Kecamatan Pulau Burung Segera Teraliri Listrik PLN

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kecamatan Pulau Burung merupakan satu-satu kecamatan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang hingga saat ini seluruh desanya masih menggunakan listrik mandiri dan belum menikmati Listrik PLN.

Sementara untuk menikmati aliran listrik PLN yang mampu menyala selama 24 jam, bagi masyarakat desa di Kecamatan Pulau Burung adalah salah suatu harapan besar yang ditaruhnya kepada pucuk pimpinan tertinggi di daerah.

Kendati demikian, harapan yang telah lama dinanti oleh masyarakat di seluruh desa se-Kecamatan Pulau Burung untuk mendapatkan kesetaraan menik listrik PLN dengan Ibu Kota Kabupaten Indragiri Hilir sebentar lagi akan terwujud.

Seperti yang disampaikan H Herman, bahwa Kecamatan Pulau Burung yang memiliki 14 desa, pada tahun 2024 ini seluruhnya akan dialirkan Listrik PLN.

“Sebelum tahun 2025, Insya Allah di Kecamatan Pulau Burung akan dialiri listrik 24 jam,” kata H Herman saat memberikan sambutan pada malam puncak penutupan MTQ ke-XIV tingkat Kecamatan Pulau Burung, Jum’at (28/6/2024) malam.

Sebelumnya, pada pertemuan bersama Forum RT/RW se-Kecamatan Pulau Burung, Pj Bupati Inhil menegaskan bahwa mengenai pengerjaan pemasangan listrik di seluruh Desa Kecamatan Pulau Burung ini akan dimulai pada triwulan ke 4 atau bulan Oktober 2024 mendatang.

“Insya Allah pengerjaan akan dimulai pada awal triwulan 4 atau bulan Oktober, November dan pada bulan Desember 2025 pengerjaan nya selesai. Sehingga di tahun 2025 semua desa di Pulau Burung sudah dapat menikmati manfaat Listrik PLN yang hidup 24 jam,” imbuh H Herman.

Adapun kata H Herman, aliran listrik PLN di kecamatan Pulau Burung ini nantinya terkoneksi melalui jalur listrik di Kecamatan Teluk Belengkong.

Terakhir Pj Bupati Inhil berpesan kepada semua masyarakat di Kecamatan Pulau Burung, bahwa pada saat proses pengerjaan nantinya masyarakat setempat untuk dapat membantu petugas yang bekerja dilapangan terkait kendala dan lainnya yang ditemukan saat proses pengerjaan dilapangan.

“Hal itu bertujuan agar proses pengerjaan dapat berjalan dengan lancar, sehingga untuk menikmati listrik 24 jam semakin cepat dapat dirasakan,” tutup H Herman.

Untuk diketahui, Kehadiran Pj Bupati Inhil di Kecamatan Pulau Burung beserta rombongan, juga tampak hadir Pimpinan PLN UP3 Cabang Rengat yang mendampingi H Herman. (Arbain)

l




Pj Bupati Inhil Lantik Forum RT/RW Kecamatan Pulau Burung

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pj Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman kukuhkan forum RT/RW se- Kecamatan Pulau Burung, Jum’at (28/6/2024) di Aula Kantor Desa Pulau Burung.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Inhil menyampaikan kepada forum RT/RW yang baru saja dilantik kedepan bisa sama-sama mengawasi program-program pemerintah.

“Karena banyak program pemerintah yang terbengkalai, maka dari itu melalui forum RT/RW ini semoga kedepannya kita bisa sama-sama mengawasinya,” tutur H Herman.

Selain itu, Pj Bupati Inhil yang dikenal dengan gaya kepemimpinan Visioner ini juga menyampaikan bahwa tugas RT/RW sangatlah berat, hal itu dikarenakan ia bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka dari itu, keberadaan RT/RW ditengah masyarakat dalam membantu kinerja pemerintah daerah sangatlah penting.

“Keberadaan RT/RW sangat penting dalam membantu pemerintah, terlebih lagi ia bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tugasnya sangat berat, maka untuk itu kedepan akan kita upayakan menaikan gajinya, dan ini telah kita bahas,” ungkap H Herman.

Terakhir Pj Bupati Inhil menyampaikan ucapan selamat kepada Forum RT/RW se-Kecamatan Pulau Burung, dan berharap peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui RT/RW dapat terus ditingkatkan.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas dan terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik,” tutupnya.

Untuk diketahui, Pelantikan Forum RT/RW tersebut terdiri dari RT/RW dari 14 Desa se-Kecamatan Pulau Burung dan disaksikan oleh Kepala Desa se-Kecamatan Pulau Burung serta unsur Forkopimcam dan Pendamping DMIJ PT Kecamatan Pulau Burung, serta undangan lainnya. (Galeri Foto)