Pemkab Rohil Sserahkan Bantuan Bagi 900 KK Korban Banjir

9Bagansiapapi (detikriau.org) – Pemkab Rokan Hilir kembali menyerahkan bantuan banjir di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Penyerahan secara simbolis dilakukan Asisten III Ali Aspar.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, sarden, mie instan, selimut, telor serta bantuan lainnya, Jumat (9/1/15). 

Asisten III Pemkab Rohil, Ali Aspar dalam kesempatan tersebut mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pemkab Rohil terhadap warga yang terkena musibah banjir dan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“ kepada camat, penghulu, saya pinta agar terus memantau perkembangan dilapangan dan proaktif menanggapi keluhan warga yang menjadi korban banjir,” Perintah Asisiten

Terkait beberapa sekolah yang diliburkan, Ali meminta kepada pihak sekolah segera melakukan koordinasi besama Dinas Pendidikan untuk segera mengaktifkan kembali proses belajar mengajar, karena tidak lama lagi siswa tersebut akan mengikuti ujian nasional, terutama siswa Kelas 6 SD, Kelas 9 SMP dan Kelas 12 SMA.

Untuk diketahui, 900 KK korban banjir yang menerima bantuan dengan rincian Kepenguluan Labuhan Papan sebanyak 300 KK, Kepenghuluan Melayu Besar tepatnya Parit Pokan sebanyak 300 KK dan Parit Alam sebanyak 300 KK.  [tris/adv]




TA 2015, Pemkab Inhil dapatkan Kucuran Dana Rp 500 M Lebih dari APBD Provinsi Riau

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun anggaran 2015, Pemkab Inhil mendapatkan tambahan kucuran dana sebesar Rp 500 milyar lebih dari APBD Provinsi Riau. Anggaran sebesar itu akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melaksanakan berbagai pembangunan di Inhil.

Pada kesempatan kunjungan rombongan anggota DPRD Provinsi Riau, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Inhil, Kamis (8/1), Bupati berkesempatan menyampaikan ucapan terimakasih. Tambahan dana pembangunan ini mneurut Bupati juga merupakan usaha keras anggota DPRD Riau dari Dapil Inhil.

“Kita minta teman-teman DPRD untuk selalu bersama-sama mendukung pembangunan serta ikut mengawal penggunaan dana yang besar tersebut,” Pinta Bupati

Dalam kesempatan itu Bupati juga meminta kepada seluruh jajaran dibawahnya untuk mencarai dukungan dana baik dari Provinsi maupun Pusat. Jika hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah yang tidak seberapa tentunya proses pembangunan akan berjalan lambat.

“Ini tugas kita semua. Silahkan loby pemerintah disana, bujuk dengan program kita. Jangan hanya mengandalkan kuangan daerah yang terbatas. Kitakan punya teman-teman di DPRD yang bisa membantu,” Pesan Bupati

Adapun rombongan anggota DPRD Riau yang adatang ke Inhil, yakni H Musyaffak Asikkin, Hj Septina Primawati Rusli, Agus Transyah, HM Arfah, Hj Sulastri, Abdul Wahid, dan H Said Ismail. hadir juga dalam pertemuan itu Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

Ketua rombongan H Musyaffak Asikkin berharap agar anggaran yang sebesar itu harus mampu dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga dapat memajukan dan mensejahterakan masyarakat

“pergunakanlah dana itu sebagaimana kebutuhan, baik untuk sektor Pendidikan, Kesehatan dan pembangunan Infrastruktur lainya,” imbuhnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Puskesmas Inhil Berikan Pelayanan UGD 24 Jam

Bupati Inhil saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah PuskesmasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memaksimalkan pelayan kesehatan kepada masyarakat, sejak tanggal 2 Januari 2015 yang lalu, seluruh Puskesmas di Inhil berikan pelayanan Unit Gawat Darurat 24 jam. Pelayanan ini dilaksanakan setiap hari di luar jam kerja Puskesmas.

“Peningkatan pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari 8 program utama spirit baru Pemkab Inhil yakni inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau,” Ujar Kadiskes Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwi dalam sambutannya dalam kegiatan penyerahan alat kesehatan dan sarana kesehatan serta penandatanganan fakta integritas dan komitmen pelayanan Kesehatan 24 jam bertempat dihalaman kantor Diskes Inhil di Tembilahan, Kamis (8/1/2015)

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan menurutnya perlu ditunjang dengan tersedianya tenaga medis yang memadai, ketersediaan obat yang cukup termasuk ketersediaan alat dan sarana kesehatan lainnya.

“Termasuk tersedianya sarana tranportasi diwilayah kerja puskesmas. Selama ini, kurangnya sarana tranportasi menjadi hambatan dalam menunjang pelayanan kesehatan yang salah satunya berdampak cukup tinggi pada angka kematian ibu dan angka kematian bayi akibat terlambatnya mendapatkan pelayanan medis,” ujarnya

Menurut Alvi, alat dan sarana kesehatan penunjang kesehatan yang diserahkan ini bersumber dari dana APBN alokasi tahun anggaran 2014 ini yang terdiri dari alat kedokteran umum, alat kedokteran kebidanan, alat emergency set atau IGD, serta 5 unit mobil ambulance.

Alat kedokteran umum itu diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya dan Tanah Merah, alat kedokteran kebidanan diserahkan kepada Puskesmas Enok dan Sungai Piring, alat emergency set atau IGD diserahkan kepada 10 Puskesmas diantaranya Puskesmas Tembilahan Hulu, Pengalihan Keritang, Pengalihat Enok, Sapat, Kuala Lahang, Benteng, Sungai Guntung, Pulau Burung, Teluk Belengkong, dan Puskesmas Batang Tumu. Sedangkan 5 unit mobil ambulance diserahkan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Puskesmas Tembilahan Hulu, Puskesmas Pengalihan Keritang, Puskesmas Pengalihan Enok serta Puskesmas Pulau Kijang.

Selain alat kesehatan dan alat transportasi tersebut, Diskes Inhil juga mendapat bantuan bersumber dana APBN berupa Pembangunan Puskesmas Non Perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Tanah Merah, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas perawatan dialokasikan kepada Puskesmas Kempas Jaya, Peningkatan Puskesmas manjadi Puskesmas mampu Poned dialokasikan kepada Puskesmas Sungai Piring dan Puskesmas Enok, Rehabilitas 3 Puskesmas dan pembangunan Ipal yang dialokasikan kepada Puskesmas Selensen,” tandas Alvi. (mirwan)




Wabup Inhil Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja 2013 dan 2014 dari BPK

IMG_9120 - CopyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo menerima penyerahan laporan hasil pemeriksaan kinerja PDAM Tirta Indragiri dan instansi terkait lainnya tahun 2013 dan 2014 dari BPK, di aula Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau, Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Kamis (8/1).

 

Dikatakan Wabup, dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan harus menjadi prioritas utama, khusunya dalam rangka memaksimalkan dan meningkatkan pelayanan di PDAM Tirta Indragiri.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar ke depan PDAM Tirta Indragiri bisa menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya dengan baik,” Kata Wabup usai kegiatan

Kendati demikian, Wabup juga meminta kepada masyarakat yang sudah mendapatkan layanan PDAM, untuk membayarkan kewajiban tepat waktu, karena tidak mungkin PDAM bisa beroperasi tanpa didukung biaya operasional yang didapat dari pembayaran penggunaan air oleh para pelanggan.

“Kalau masyarakat menunggak pembayaran sampai berbulan-bulan, tentunya akan menjadi masalah. Jadi, mari sama-sama kita berikan perhatian yang serius, guna membantu PDAM agar bisa keluar dari kesulitan yang dihadapi saat ini,” Tambah Wabup

Dijelaskan Wabup, Pemkab Inhil akan berupaya semaksimal mungkin agar keberadaan PDAM Tirta Indragiri ini dapat tetap eksis dan mampu melaksanakan fungsinya dengan baik.

“Kalau ini berjalan lancar, tentu berbagai permasalahan yang dihadapi di PDAM, khususnya tekait dengan biaya operasional akan bisa teratasi dan ke depan pelayanan pun bisa lebih ditingkatkan lagi,” imbuhnya.(adv pemkab inhil)




DPRD Inhil Pinta Pengoperasian Terminal BLI Dimaksimalkan

Anggota DPRD Inhil, Zulbahri
Anggota DPRD Inhil, Zulbahri

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta agar pengoperasian Terminal Bandar Laksamana Indragiri (BLI) untuk lebih dimaksimalkan.

Permintaan tersebut disampaikan anggota Komisi III DPRD Inhil, Adli Zulbahri terkait dengan masih belum optimalnya penggunaan terminal yang terletak di Parit 8, Kecamatan Tembilahan Hulu ini.

Dikatakan, setelah selesai dibangun beberapa tahun lalu, Terminal BLI tersebut belum juga digunakan dengan baik. Karena itu, Pemkab Inhil melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) diminta untuk lebih fokus dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Terminal BLI ini harusnya lebih dimaksimalkan lagi penggunaannya, karena untuk apa dibangun tempat sebagus itu, jika tidak dipergunakan dengan baik,” kata Adli.

Meskipun selama ini para pengguna angkutan umum tidak berhenti disana, dikarenakan letak terminal yang jauh dari pusat kota. Namun adli menekankan agar pihak Dishubkominfo bisa lebih mengambil sikap tegas.

“Terminal yang kita punya ini yang paling bagus dari kabupaten lain di Riau, lihat saja ada tidak kabupaten lain punya terminal sebagus itu. Jadi, sayang sekali jika tak difungsikan maksimal,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dishubkominfo Inhil, Tantawi Jauhari menjelaskan, terminal tersebut penggunaannya baru sebatas untuk terminal penumpang bukan terminal barang.

“Ke depan, kita akan lakukan evaluasi ulang terkait penggunaan terminal itu, supaya bisa difungsikan dengan lebih maksimal,” imbuhnya. (ad/adv dprd inhil)




Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Inhil Serahkan Sejumlah Sarana dan Prasarana

bupati menyerahkan ambulance secara simbolis kepada sejumlah pusat kesehatan masyarakat di InhilTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan secara langsung menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kesehatan, yang diperoleh dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2014 kepada sejumlah Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (8/1).

Prosesi penyerahan dipusatkan di lapangan Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini dirangkai dengan penandatangan fakta integritas dan komitmen pelayanan Kesehatan 24 jam, yang dimulai sejak tanggal 2 Januari 2015.

Tampak hadir saat itu etua DPRD INhil, Dani M Nursalam, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pejabat eselon dan Kepala Rumah Sakit, Puskesmas dan Pustu di Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil dalam sambutannya berharap dengan adanya bantuan dan penambahan sarana dan prasarana kesehatan tersebut, keluhan yang disampaikan masyarakat selama ini terutama terkait lemahnya pelayanan kesehatan di setiap daerah hendaknya tidak lagi didengar.

“Gunakan dan manfaatkanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk peningkatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jadi, biar buruk karena dipakai, daripada berdebu dan usang karena dipajang,” tutur Bupati Wardan.

Bupati yang dikenal agamis ini meminta agar pihak Diskes setiap tahunnya dapat membuat perencanaan penggunaan anggaran yang akurat dan tetap, karena ketika sudah memiliki data yang benar tentang sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan, tentu akan mempermudah pelaksanaan di lapangan.

“Program yang telah disusun ini, nantinya akan menjadi skala prioritas kita, baik melalui APBD kabupaten dan provinsi maupun APBN. Namun hendaknya harus benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan, sehingga apa yang diperoleh dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi peningkatan pelayanan kesehatan,” pinta Bupati.

Sementara itu, Kepala Diskes Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwi menjelaskan, bantuan yang diperoleh dari dana APBN tahun 2014, yang meliputi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Tugas Pembantuan (TP) terdiri dari alat kedokteran umum, alat kedokteran kebidanan, alat emergency set atau IGD dan 5 unit ambulance.

Selain itu, Diskes Kabupaten Inhil juga mendapatkan sejumlah bantuan lainnya, seperti pembangunan Puskesmas non perawatan, peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas perawatan, peningkatan Puskesmas menjadi Puskesmas mampu poned, rehabilitasi 3 Puseksmas dan pembangunan Ipal.(ad)