Herwanissitas : Progam Gemmar Mengaji Diharapkan Jadi Kultur Yang Membudaya

Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas
Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) nyatakan mendukung penuh pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Maghrib (Gemmar) Mengaji di daerah tersebut.

Pasalnya, melalui program yang telah dicanangkan oleh Bupati Inhil, HM Wardan beberapa waktu yang lalu ini, diharapkan dapat mendidik dan memperbaiki akhlak generasi penerus.

Oleh karena itu, DPRD meminta kepada Pemkab Inhil untuk lebih memperhatikan program yang sangat memberikan dampak yang positif ini dengan baik, sehingga dapat menjadi kultur yang membudaya hingga kapanpun.

“Kita harapkan program Gemmar Mengaji ini menjadi kultur di Inhil, supaya sampai generasi keberapapun kegiatan itu tetap terus ada,” ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas, Senin (12/1/2015).

Untuk mewujudkan hal itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini merekomendasikan dibuatnya Perda Maghrib Mengaji, mengingat saat ini Maghrib Mengaji baru berbentuk Peraturan Bupati (Perbup).

“Kita ingin ini diperdakan, karena Perbup berlakunya hanya 3 tahun dan harus dievaluasi kembali,” terangnya.

Selanjutnya, Herwanissitas juga meminta agar program Gemmar Mengaji ini bisa lebih ditingkatkan dan dikembangkan lagi, sehingga tidak hanya belajar mengaji saja, tapi juga ditambah dengan kegiatan agamis lainnya.

“Dalam program ini bisa ditambah dengan baca dan tulis Al-Qur’an, supaya nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi bekal untuk generasi muda kita ke depan,” imbuhnya.(di/adv DPRD Inhil)




Puskesmas Harus Berperan Aktif Selenggarakan Pelayanan Kesehatan Tahap Pertama

Bupati Inhil didampingi kadiskes  dan ketua DPRD saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah Puskesmas
Bupati Inhil didampingi kadiskes dan ketua DPRD saat melihat alat kesehatan yang akan diserahkan kepada sejumlah Puskesmas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puskesmas sebagai penyelenggara upaya kesehatan primer, diminta untuk berperan aktif dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara terpadu, berkesinambungan dan paripurna.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwi dalam sambutannya saat serah terima alat kesehatan dan ambulance kepada perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Inhil, di halaman Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Alvi, sebagaimana diketahui bahwa kesehatan adalah salah satu program yang harus ditingkatkan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat. Apalagi, bidang kesehatan juga termasuk dalam salah satu dari delapan program utama Pemkab Inhil.

“Spirit baru Pemkab Inhil terhadap program kesehatan adalah inovasi pelayanan kesehatan lebih berkualitas, mudah diakses dan terjangkau,” tutur Alvi.

Oleh karena itu, untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara terpadu, berkesinambungan dan paripurna perlu ditunjang dengan tersedianya tenaga kesehatan yang memadai dan obat yang cukup.

Kemudian, lanjut mantan Kepala Bappeda Inhil ini, yang tidak kalah pentingnya adalah tersedianya alat kesehatan yang dibutuhkan pada unit pelayanan kesehatan, serta tersedianya sarana penunjang pelayanan kesehatan seperti ambulance, baik darat maupun perairan, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yangbermutu bagi masyarakat.

“Alat kesehatan menurut Undang-undang kesehatan No. 30 Tahun 2009 merupakan instrumen, aparatus, mesin dan atau implan yang tidak mengandung obat, yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia dan atau membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh,” terangnya.(di)




Program DMIJ 2014, Rata-rata Seluruh Desa Over Prestasi

Bupati turun langsung melakukan evaluasi bersama kepala BPMPD Inhil Yulizal dan Team leader pelaksanaan program DMIJ beberapa waktu lalu.
Bupati turun langsung melakukan evaluasi bersama kepala BPMPD Inhil Yulizal dan Team leader pelaksanaan program DMIJ beberapa waktu lalu.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun baru mulai diterapkan pada triwulan keempat tahun anggaran 2014 lalu, namun pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya di lapangan dinyatakan telah berjalan dengan sukses, lancar dan sesuai harapan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal saat ditemui awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Yulizal, pada tahun pertama pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ), yang merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 ini, berdasarkan hasil pemeriksaan dan penilaian Inspektorat diketahui bahwa pengerjaan fisik di lapangan memperlihatkan hasil yang sangat baik dan memuaskan.

“Rata-rata seluruh desa over prestasi. Dengan hasil ini, kita tentunya sangat mengapresiasi. Apalagi, waktu yang tersedia untuk pengerjaan fisik dan keuangannya hanya sekitar 3 bulan saja,” tutur Yulizal.

Selanjutnya, mantan Kapala Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Inhil ini berpesan, agar ke depan seluruh kepala desa dapat lebih berhati-hati dalam mengelola dana program DMIJ yang telah tersedia, karena untuk desa yang masuk dalam kategori swadaya saja, akan mendapatkan dana sebesar Rp 2 miliar, serta ditambah bantuan dana dari ADD pusat, provinsi dan kabupaten.

“Untuk mendukung dan mensukseskan program ini, maka pelaksanaannya di lapangan harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran dan hal-hal lainnya yang tidak diinginkan,” terangnya.

Oleh karena itu, seluruh pihak yang terkait didalamnya diharapkan dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik mungkin, agar spirit baru menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah bisa terwujud sesuai harapan bersama.

“Penggunaan dana DMIJ ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas yang ada di desa masing-masing, agar pembangunan di setiap desa dapat diselaraskan dan menghindari ketimpangan, baik ekonomi maupun keberadaan infrastruktur,” imbuhnya.(di/adv pemkab inhil)




Sehatkan PDAM TI, Bupati Inhil Segera Tunjuk Dirut Definitif

ilustrasi-pdamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan nyatakan akan segera mengupayakan penunjukkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Indragiri definitif. Hal ini dinilai sangat penting disegerakan untuk menuntaskan berbagai keluhan masyarakat terhadap perusahaan daerah penyedia air bersih ini.

“Insyaallah diawal tahun 2015 ini juga kita akan lakukan fit and proper test kepada calon Dirut PDAM,” Sampaikan Bupati baru-baru ini di Tembilahan

Menurut Bupati, kini ia sedang menimbang-nimbang siapa yang layak dan mampu untuk menyembuhkan penyakit kronis yang selama ini dialami PDAM TI agar dapat segera bangkit dari keterpurukannya, khususnya dari segi pelayanan kepada para pelanggan.

“Siapapun yang terpilih nantinya, dia harus mengikuti pelatihan agar benar-benar memahami apa yang menjadi tugas, fungsi dan tanggung jawabnya, terutama bagaimana menyelamatkan PDAM ini,” tambah Bupati

Dengan kondisi PDAM TI saat ini, Bupati mengaku bahwa hampir setiap hari ia menerima keluhan dari masyarakat melalui SMS, baik itu keluahan akan kualitas air yang tidak memuaskan hingga persoalan terputusnya distribusi air kerumah-rumah pelanggan.

“Hampir setiap hari, keluhan masyarakat bermacam-macam namun yang terbanyak adalah persoalan distibusi macet dan kualitas air yang keruh. Persoalan ini tidak lagi boleh dibiarkan. Secepatnya harus tuntas. ” tegas Bupati.(adi/adv pemkab inhil)




Kadis KP Inhil Inginkan Kedepannya BBI Lebih Memberi Manfaat Bagi Masyarakat

DSC_1640Tempuling (detikriau.org) – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir, H Wiryadi Umar memprogramkan kedepannya Balai Benih Ikan (BBI) yang terletak di Dusun Karya Maju Desa Mumpa Kecamatan Tempuling akan lebih memberikan manfaat bagi kehidupan, terutama kehidupan masyarakat sekitar.

Menurut Wiryadi dalam amarannya pada acara penyambutan siswa Prakerin SMKN 1 Kecamatan Mandah Kab Inhil bertempat di BBI, senin (12/1) untuk mencapai maksud ini, pengelola BBI menurutnya haruslah mampu membaur dengan masyarakat sekitar agar terciptanya rasa kekeluargaan dan mempermudah dalam memberikan sosialisasi.

“Kedepan saya berkeinginan BBI akan lebih dikenal dan disenangi masyarakat. Oleh karenanya, pengelola BBI disamping harus memiliki ilmu perikanan yang baik juga harus bisa bermasyrakat.” Ujar Wiryadi.

DSC_1676Ditambahkan Wiryadi, BBI sejatinya hanya fokus sebagai penyedia bibit ikan unggul, sedangkan budidayanya masyarakatlah yang harus melakukan. Berhasil atau tidaknya BBI terukur jika nantinya masyarakat sekitar akan lebih unggul dalam melakukan budidaya perikanan.

“Pemerintah dalam hal ini BBI dibawah naungan DKP hanya menyediakan sarana dan transfer ilmu. Berhasil tidaknya diukur dari sejauhmana masyarakat dapat menterjemahkan apa yang didapatnya di BBI bagi kehidupannya,” Tegas Wiryadi

Dalam kesempatan itu, Wiryadi juga berpesan kepada siswa dan siswi prakerin untuk dapat memanfaatkan waktu selama menjalani praktek dengan menimba ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Nantinya, setelah selesai dan kembali membaur bersama masyarakat segala ilmu pengetahuan yang didapat diharapkan akan memberikan manfaat untuk mencari penghidupan yang lebih baik terutama bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Usai melaksanakan acara sambutan mahasiswa prakerin SMKN 1 Kecamatan Mandah, Wiryadi didampingi Babinsa, Kepala Desa Mumpa, Kadus Karya Maju, siswa Prakerin dan sejumlah pejabat DKP Inhil melakukan kunjungan kelokasi kolam milik BBI. (*)




Wabup Inhil Hadiri Malam Syukuran HAB Kemenag ke 69

Wakil Bupati di Dampingi Kepala Kantor Kemenag Inhil menyerahkan kunci kendaraan roda dua secara simbolis kepada Penyuluh teladan.
Wakil Bupati di Dampingi Kepala Kantor Kemenag Inhil menyerahkan kunci kendaraan roda dua secara simbolis kepada Penyuluh teladan.

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo ikut menghadiri Malam Syukuran Hari Amal Bhakti (HAB) Kementrian Agama Ke-69 TH 2015 bertempat di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Inhil, minggu (11/1) malam. Kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam beserta beberapa anggota, Ketua MUI serta Kepala Kemenag dan jajaran Kementrian Agama Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan bahwa Kementerian Agama merupakan salah satu Institusi Pemerintah yang sudah cukup tua dalam menangani urusan agama. Salah satu urusan yang tidak diserahkan kepada Pemerintah Daerah oleh Pemerintah Pusat adalah urusan agama. Ini menandakan bahwa urusan agama adalah urusan yang sangat strategis dan penting bagi bangsa Indonesia.

Meskipun urusan agama menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, bukan berarti Pemerintah Daerah menjadi tidak peduli. Justru karena urusan agama menjadi sesuatu yang strategis maka baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah sangat konsen dalam memberikan perhatian. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir selalu melakukan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan Kemenag.

“Harapan saya dengan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik maka persoalan-persoalan dibidang urusan agama dapat terselesaikan dengan baik dan kondisinya semakin baik lagi di masa-masa yang akan datang,” Harap Wabup

Ditambahkan Wabup, Pemkab Inhil menyadari sepenuhnya bahwa pembangunan yang kita lakukan memang tidak bisa hanya dilakukan pada pembangunan fisik semata, tetapi pembangunan mental spiritual dan agama juga harus terbina dengan baik, dan Kementerian Agama memegang peranan itu.

Ketika bangunan fisik sudah berjalan baik, namun mentalitas dan keimanan kita tidak terjaga dengan baik, maka pembangunan yang kita lakukan tidak akan berlangsung lama. Sebaliknya apabila masyarakat sudah memiliki mental, keimanan dan ketaqwaan yang baik apapun agamanya, dan disatu sisi pembangunan fisik belum berjalan baik, maka kita yakin masyarakat itu akan menjadi masyarakat yang pandai bersyukur, memelihara hasil pembangunan yang ada, serta akan segera mengejar kemajuan pembangunan di segala sisi.

Juga kata Wabup tidak dapat memungkiri bahwa kiprah Kementerian Agama dalam menjalankan tugas negara sangat menentukan dan memberikan dinamika Pemerintahan tersendiri di Negara ini. Kementerian Agama merupakan Leading sektor pelaksana keagamaan, yang berarti bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memiliki multi agama dan berbagai kepercayaan. Kementerian Agama merupakan ujung tombak suksesnya Penyelenggaraan keagamaan dalam Pemerintahan.

”Tanpa Kementerian Agama kami yakin bahwa akan ada ketimpangan dan kepincangan dalam manajemen Pemerintahan.” Tambahkan Wabup

Masih menurut Wabup, dalam kiprahnya, Kementerian Agama telah memberikan warna dan sinergi yang inovatif dan positif. Berbagai sinergi itu dapat dilihat antara lain dalam Penyelenggaraan berbagai kegiatan Pemerintahan, dan dalam membina kerukunan antar ummat beragama. Hal ini sejalan dengan Keputusan bersama 3 (tiga) Menteri dalam mengayomi umat beragama. Dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indragiri Hilir sangat terbantu, karena dengan kerjasama yang baik ini kita dapat mengayomi dan membina kehidupan beragama dengan baik pula.

”atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mengucapkan tahniyah, dan selamat memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-69, semoga Kementerian Agama kedepannya menjadi lebih profesional dan lebih amanah, serta dapat lebih meningkatkan kerjasama dalam membangun Kabupaten Indragiri Hilir,” Ucapkan Wabup

usai menyampaikan sambutan wakil bupati juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-69 TH 2015 Sekaligus penyerahan penghargaan kepada Pemenang olimpiade sains MTs tingkat Nasional dan penyerahan Kendaraan operasional roda dua kepada penyuluh. peringatan HAB Ke-69 mengangkat tema; ” Mari Kita Tegakkan Nilai-nilai Integritas, Profesionalitas, Inovasi, tanggung jawab dan keteladanan sebagai Ruh Budaya Kerja Kementrian Agama”.(dro/adv pemkab inhil)