Hasil Reses, Mandah dan Pelangiran Butuh Akses Jalan dan Jembatan Penghubung

Anggota DPRD Inhil dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Okta Hasanatan
Anggota DPRD Inhil dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Okta Hasanatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk memperhatikan wilayah Inhil bagian Utara terutama Kecamatan Mandah dan Pelangiran yang hingga kini masih memerlukan pembangunan di berbagai sektor.

Anggota DPRD Inhil dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Okta Hasanatan mengatakan, dua kecamatan tersebut sangat membutuhkan pembangunan akses jalan dan jembatan penghubung antar desa maupun antar desa ke Ibukota kecamatan.

Selanjutnya, yang juga perlu mendapatkan perhatian serius adalah terkait penyelamatan kebun kelapa rakyat yang kondisinya saat ini cukup memprihatinkan, dikarenakan intrusi air laut dan sungai. sehingga sangat dibutuhkan pembangunan trio tata air.

“Kecamatan Mandah dan Pelangiran juga perlu bantuan sarana produksi pertanian, perikanan dan perkebunan guna menunjang produktifitas masyarakat,” ujar Okta, juru bicara anggota DPRD Inhil dari Dapil III saat pembacaan hasil reses di Mandah dan Pelangiran, belum lama ini.

Selain itu, lanjut Politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, hal-hal lainnya yang perlu dilakukan Pemkab Inhil diantaranya, perhatian dan keseriusan Dinas terkait dan SKPD dalam penanganan pendidikan umum, agama, sarana prasarana, bidang kesehatan, pertanian, perindustrian dan perikanan.

“Pemkab diminta terus melanjutkan program pembangunan tanggul perkebunan dan perbaikan saluran air atau normalisasi parit untuk menyelamatkan sebagian besar perkebunan di Kabupaten Inhil,” tambahnya.

Dengan melihat kondisi rill perkebunan di Inhil yang umurnya diatas umur produktif, yaitu diatas 30 tahun, dengan melakukan program peremajaan dan pengembangan bibit kelapa unggul seperti kelapa rakyat, hibrida dan kelapa sawit.

Kemudian, SKPD dalam menyusun program kegiatan dapat benar-benar memperhatikan skala prioritas kususnya upaya peningkatan perekonomian kerakyatan, serta diharapkan dapar merelisasikan usulan aspirasi masyarakat.

“Apa saja yang dibutuhkan masyarakat harus dijadikan pertimbangan dalam penyusunan RAPBD tahun 2016 yang akan datang,” imbuhnya.(adi/adv DPRD Inhil)




Tahun ini, Dinsos Inhil Wacanakan Bangun Rumah Singgah

rumah singgahTEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun ini, Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) wacanakan membangun rumah singgah yang akan difungsikan sebagai wadah penampungan sementara bagi orang-orang terlantar.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil melalui Sekretarisnya, H Azwardi diruang kerjanya, kemaren, rencana ini sudah dimapankan pihaknya dalam proses pembangunan pada tahun ini.

Ia menerangkan bahwa fungsi rumah itu lengkap, artinya akan berguna bagi orang-orang terlantar yang tidak tahu mau kemana, selain itu juga akan berfungsi untuk penampungan sementara penderita gangguan jiwa sebelum dibawa berobat ke RSJ Pekanbaru.

“Seperti orang mengalami gangguan jiwa bisa dinginapkan menjelang menunggu proses administrasinya yang mungkin memakan waktu satu atau dua hari sebelum diberangkatkan, begitu juga bagi warga yang terlantar, dan banyak lagi fungsi lainnya yang sifatnya ada hubungannya dengan kegiatan Sosial,” terang Azwardi.

Rencananya bangunan itu akan menghabiskan dana kurang lebih sebesar Rp 350 juta. Meski anggaran ini sudah bisa dipastikan, namun pihaknya belum mengetahui seperti apa rencana bentuk rumah singgah yang akan dibangun ini. “Kalau bentuknya masih dalam perencanaan konsultan,” tutupnya.(mirwan)




Bupati Harapkan Inhil Menjadi Negri yang Baldatun, Taiyibatun Warabbun Ghafur

Bupati Inhil menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi di Mesjid Ja'mi Raudhatul Muslimin.Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan berharap kedepannya di Kabupaten Inhil akan tercipta suasana sebagai sebuah Kabupaten yang Baldatun, Taiyibatun Warabbun Ghafur.

Harapan ini disampaikan Bupati saat menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H bertempat di Masjid Jami’ Raudhatul Muslimin, Jl Trimas Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan, Selasa (13/1) malam kemaren.

Pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM, Asisten II, H Fauzar, beberapa kepala SKPD, Camat, Lurah, Alim-ulama dan Tokoh Masyarakat ini, Bupati nyatakan bahwa peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya dirayakan masyarakat dengan penuh kemeriahan. Tidak hanya di kota Kabupaten tetapi kegembiraan itu juga dirasakan hingga kepelosok-pelosok desa.

“Mari kita jadikan suri tauladan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi junjungan Alam untuk menjalani kehidupan di bumi ini, karena dalam diri rasulullah itu terdapat rahmat bagi seluruh alam.” Ujar Bupati

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk saling bekerjasama dengan pemerintah dalam menyusun kegiatan dan program prioritas yang menjadi tuntutan masyarakat, seperti halnya perbaikan infrastruktur. Meski dengan keterbatasan dana, Bupati tegaskan akan tetap berupaya maksimal memberikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Insyaallah, dengan do’a, kesungguhan dan kebersamaan, apa yang sudah kita programkan akan mendapatkan ridho Allah,” Yakini Bupati

Peringtan Maulid Nabi ini menghadirkan penceramah dari kota Pekanbaru, HM Asrori MA. Dalam tausiyahnya ia mengingatkan kepada seluruh umat islam Khususnya yang berada di Kabupaten Inhil.untuk selalu mengenang sejarah dan tahun kelahiran nabi muhammad S.A.W. Diharapkan dengan melakukan hal itu akan muncul rasa cinta kepada nabi muhammad S.A.W.

“Kita harus selalu berupaya untuk menteladani Akhlak nabi junjungan alam ini.” PEsannya. (humas/adv pemkab Inhil)




DKP Inhil Wacanakan Budidaya Ikan Asli Sungai Indragiri

Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar saat melakukan kunjungan ke BBI di Desa Mumpa kemaren
Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar (kiri)  saat melakukan kunjungan ke BBI di Desa Mumpa kemaren

Tembilahan (detikriau.org) – Kedepannya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir berencana untuk memprogramkan budidaya ikan asli sungai Indragiri. Dengan upaya ini disamping diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat juga untuk menghindari punahnya ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi itu.

Dikatakan Kepala DKP Inhil, H Wiryadi Umar dalam kunjungan kerjanya di Balai Benih Ikan (BBI) Desa Mumpa Kecamatan Tempuling kemaren, beberapa jenis ikan yang kini memiliki nilai ekonomis yang sangat mejanjikan itu seperti Ikan patin sungai dan udang galah.

 

“Ikan-ikan itu kini banyak diminati oleh masyarakat karena rasanya yang enak. Jika ini bisa kita budidayakan dengan baik, tentunya akan memberi dampak peningkatan ekonomi masyarakat disamping tentunya untuk menjaga agar jenis ikan ini tidak sampai punah dihabitat aslinya,” Sampaikan Wiryadi

Disamping ikan-ikan asli perairan sungai Indragiri, daerah pesisir Inhil selama ini juga memang menjadi penghasil ikan. Bahkan ikan-ikan hasil tangkapan nelayan Inhil cukup banyak yang dipasarkan hingga ke Negri tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Kekayaan sumber alam perairan yang kita miliki ini haruslah kita kelola dengan baik agar dapat memberi manfaat kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.” Tambahnya

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Inhil itu juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mempergunakan racun dan bahan-bahan berbahaya lainnya guna menangkap ikan. Tindakan seperti ini menurutnya akan menjadi penyebab kerusakan habitas dan memusnahkan hewan air.

‘Hindari mencari keuntungan sesaat. Jika itu dilakukan, akibatnya akan memusnahkan, tidak hanya indukan tetapi juga anak-anak ikan. Dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang oleh anak cucu kita kedepannya.”Pesan Wiryadi. (dro)

 




Bupati Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Bangko

14Bagansiapapi (detikriau.org) – Bupati Rohil Suyatno menyerahkan bantuan saat mengunjungi para korban banjir di Kecamatan Bangko Pusako. Sebanyak 694 KK pada lima kepenghuluan korban banjir menerima paket sembako.

Penyerahan bantuan yang dilakukan Bupati Rokan Hilir, Suyatno, berlangsung pada Rabu (14/1/15) siang yang langsung menyambangi korban banjir. Penyerahan dipusatkan di halaman kantor Penghulu Bangko Mukti.

Sebanyak 694 KK pada lima kepenghuluan korban banjir menantikan Bupati Suyatno dengan antusias, mereka mendapatkan bantuan berupa sembako.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suyatno mengatakan, Pemkab Rohil selalu menyediakan berbagai keperluan untuk bantuan tanggap darurat bagi korban bencana, terutama banjir.

Lebih lanjut, dia berharap bagi warga yang mengalami kesulitan akibat terkena bencana segera berkoordinasi dengan aparatur setempat, termasuk masalah kesehatan.

Sedangkan penghulu/lurah dan camat diharapkan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah jika diwilayahnya terjadi banjir.

Agar bisa cepat diberi bantuan yang dibutuhkan terutama bahan makanan bagi para korban.

Koordinasi yang baik tersebut, membuahkan hasil, ditandai saat itu penyerahan bantuan berupa mie instan, ikan sarden, selimut, beras, telur, gula dan lainnya.

Suyatno juga berharap kepada warga yang tinggal dibeberapa kecamatan lainnya yang rawan banjir, agar senantiasa waspada, terutama memperhatikan anak-anak saat diluar rumah.

Selain itu Pemkab Rohil juga berupaya tahun ini akan melakukan normalisasi Sungai Manasip yang ada didaerah tersebut termasuk infrastruktur jalan.

Sementara itu Camat Bangko Pusako, Sukardi mengatakan, 694 KK warga terkena banjir ini meliputi Kepenghuluan Bangko Kanan, Bangko Mukti, Bangko Makmur, Sungai Manasip dan Kepenghuluan Pematang Ibul.

Sukardi menilai, bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi warganya yang terkena musibah banjir. [tris/adv]




Dewan Pinta BPA3KB Inhil Lebih Perlihatkan Tugas dan Fungsinya Bagi Masyarakat

image-1TEMBILAHAN (detikriau.org) –DPRD Inhil menilai belum melihat peran dan kontribusi nyata dari keberadaan BP3AKB bagi masyarakat. Sejauh ini masih cukup banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa sebenarnya tugas dan fungsi nyata BP3AKB di lapangan.

“Kami harapkan pimpinan dan jajaran di BP3AKB ini mempunyai terobosan-terobosan baru, khususnya dalam melakukan sosialisasi dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat sesuai peran dan fungsinya,” Sampaikan anggota Komisi IV DPRD Inhil Surya Lesmana dalam hearing bersama BP3AKB, di ruang rapat Komisi IV, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (13/1).

Menurut Surya, jangan dana yang sudah ada dan dikucurkan untuk BP3AKB hanya digunakan untuk kebutuhan operasional dan administrasi perkantoran saja, sehingga manfaatnya belum dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terutama yang berada di daerah pedesaan.

“Kalau perlu, BP3AKB ini coba membuat semacam tempat pelatihan bagi ibu-ibu yang hobi kuliner, supaya dengan pelatihan itu kaum ibu bisa siap turun ke pasar dan membantu peningkatakan pendapatan keluarga,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Kepala BP3AKB Inhil, Hj Djamilah menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja dengan lebih maksimal lagi, khususnya dalam menyelesaikan berbagai kasus yang selama ini ditemukan di lapangan, baik itu yang bersangkutan dengan perempuan maupun anak-anak.

Dengan begitu, lanjut mantan Asisten III Setda Inhil ini, diharapkan keberadaan BP3AKB dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat terutama dalam penyelesaian berbagai kasus yang menimpa masyarakatnya.

“Dulu kita punya PLKB, yang sekarang sudah menjadi UPTD. Sebelumnya mereka hanya konses pada KB saja, tapi untuk ke depan akan dilibatkan dalam segala hal, sehingga mereka bisa melakukan sosialisasi termasuk jika ada permasalahan di lapangan langsung segera diketahui dan ditangani,” tandasnya.

Kegiatan hearing ini dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto didampingi seluruh anggota dan diikuti oleh Kepala BP3AKB, Hj Djamilah beserta jajarannya.(adi)