Masih Tunggu Surat Resmi, Susi Air Kembali Berencana Terbang dari Bandara Tempuling

susi airTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemkab Inhil melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) terus berupaya keras untuk mengoperasionalkan Bandara Tempuling.

Perusahaan penerbangan perintis, Susi Air setelah beberapa kali berencana, kali ini kembali berencana untuk terbang melayani penumpang rute Tembilahan-Pekanbaru pada Rabu (28/1/2015) mendatang

“Kita sudah terima sms dari pihak Susi Air, katanya akan memulai penerbangan pada Rabu mendatang,” ujar Kadishubkominfo, Tantawi jauhari, Sabtu (17/1/2015).

Namun ditambahkan Tantawi, meski sudah menerima SMS, namun pihaknya masih menunggu surat resmi dari pihak Susi Air mengenai kepastian pemberangkatan itu.

“Rencananya jadwal terbang baru satu kali dalam seminggu setiap hari rabu. Dari Pekanbaru ke Tembilahan pukul 11.40 WIB. Kemudian dari Tembilahan ke Pekanbaru pukul 12.50 WIB dengan 19 seat.” Tandas Tantawi. (Adi)




Siswa SMA di Mandah-Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

gantung diri Mandah (detikriau.org) – Seorang siswa SMA di Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ditemukan tewas tergantung di kamar rumahnya di RT 23 RW 02 Desa Pancur, Sabtu (17/1/2015).

Camat Mandah, Nursal mengatakan, kematian korban diketahui pertama kali oleh ibunya sekitar pukul 06.30 WIB. Dimana saat itu sang ibu berencana membangunkan anak gadis usia 17 tahunan yang tengah duduk di kelas 2 SMA tersebut.

“Orang tuanya heran karena biasanya jam segitu anaknya sudah siap-siap berangkat ke sekolah, namun karena tak kunjung bangun, ia pun mendatangi kamar anaknya dan alangkah terkejutnya ia menemukan anaknya sudah tewas tergantung,” ujar mantan Camat Gaung ini.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kapolsek Mandah, AKP Hendri Suparto saat dimintai keterangan terkait kasus ini menjelaskan bahwa setelah mendapatkan laporan pihaknya kemudian mendatangi rumah korban.

“Kita kesana dengan membawa dokter untuk melakukan visum, dari hasil visum diketahui ini murni kasus bunuh diri karena tidak ditemukan bentuk kekerasan di tubuhnya,” terang Hendri.

Sementara itu, mengenai apa penyebab sehingga anak pertama dari 3 bersaudara ini rela mengakhiri hidupnya dikatakan Hendri masih belum diketahui.

“Kita belum tahu apa penyebabnya, yang jelas dari hasil visum ini murni kasus bunuh diri,” imbuhnya.(adi)

 




Siapkan Sejak Dini, Dewan Usulkan Guru Yang Ikut Sertifikasi Kuasi Kurikulum 2013

sitasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengusulkan agar guru dan tenaga pendidik yang ingin mengikuti sertifikasi, terlebih dahulu harus menguasai pelaksanaan dan penerapan metode belajar dengan kurikulum 2013.

 

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas. Menurutnya langkah ini dalam upaya mempersiapkan para guru dan tenaga pendidik sejak dini, sebelum metode pembelajaran dengan kurikulum 2013 ini diterapkan secara nasional nantinya.

 

Dikatakan Herwanissitas, dengan ditariknya kurikulum 2013 ini oleh Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Rasyid Baswesan, tentunya menjadi kesempatan bagi seluruh pihak terkait, untuk lebih memantapkan persiapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaannya di lapangan.

 

“Di daerah kita ini, baru ada beberapa sekolah yang menjadi percontohan dan sudah menerapkan kurikulum 2013, meskipun belum maksimal dan secara menyeluruh, dikarenakan terbatasnya sumber daya yang ada,” ujar Herwanissitas saat berbincang dengan sejumlah awak media di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

 

Dijelaskan, setelah dikeluarkannya keputusan penarikan kurikulum 2013 tersebut, tentu pihak sekolah yang sudah menjalankannya harus kembali ke kurikulum 2006, kecuali bagi sekolah yang sudah menerapkannya selama 3 semester dan ingin melanjutkan.

 

“Namun bagi sekolah yang belum siap, bisa kembali menggunakan kurikulum 2006, sambil memantapkan dan mematangkan persiapan penerapan kurikulum 2013 nantinya,” terang Herwanissitas.

 

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, bagi sekolah-sekolah yang masih ingin melanjutkan dan menerapkan kurikulum 2013, akan menjadi percontohan bagi sekolah lainnya.

 

“Kita minta pihak sekolah terutama para guru dan tenaga pendidik, untuk dapat mempersiapkan diri dengan menjalani bimbingan dan panduan dari kementerian terkait, sehingga ketika kurikulum 2013 ini diterapkan dapat lebih siap dan mantap dalam pelaksanaannya di lapangan,” imbuhnya.(adi)




Tinjau Pasar Sotong, Wabup Pinta Perbaiki Fasilitas Pasar

17Bagansiapapi (detikriau.org) – Wakil Bupati Rokan Hilir, Riau, Erianda yang di dampingi Kepala Satpol PP, Hamid dan Kabag Humas Setda Rohil Hermanto.S.Sos, Sabtu Pagi (17/01/15) meninjau Pasar Sotong. Dalam kunjunganya ke pasar, Erianda Kepada kepala Satpol PP menyampaikan agar pihak terkait untuk memperbaiki fasilitas pasar seperti tiang listrik dan jaringan Telkom yang sudah rusak parah.

Dalam kunjunganya, Wabup juga menyempatkan diri meninjau Pasar Pagi Jalan Bintang yang berada di Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir. Kepada rombongan dan para pedagang, Erianda mengucapkan terima karena penempatan pedagang ke lokasi yang baru tanpa ada masalah berkat dukungan dari para pedagang dan pihak terkait.

Dalam kesempatan ini, Erianda berjanji akan menampung keinginan para pedagang terutama soal kurangnya lapak/kios para pedagang, karena saat ini masih ada pedagang yang membuat tempat sendiri. Erianda merasa bangga dengan para pedagang yang berinisiatif membangun tempat/kiosnya untuk berjualan akibat fasilitas yang diberikan masih kurang. Namun disamping itu, Wabup berjanji akan memperbaiki  dan menambah fasilitas yang ada sekarang.

“Alhamdulillah bahwa para pedagang kaki lima (PKL)  membangun tempatnya sendiri dengan  membuat penambahan fasilitasnya untuk berjualan, para pedagang yang ada disini semua sangat senang melakukannya, karena ini awal-awal dalam tahap pembenahan dan pengaturan tempat bagi yang berjualan,” ujar Erianda.

Wabup juga berharap agar para pedagang  yang berjualan harus satu hamparan, seperti jual pakaian dia harus jual pakaian satu baris tempatnya. Demikian juga para pedagang sayur-sayuran tempatnya harus satu leretan atau blok sayur-sayuran serta jual makanan demikian

” Jika para pedagang dan blok tertata rapi, pasti teratur dan tidak ada keributan. Hal itu sudah saya sampai ke pengurus dan Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pasar,” ucap Erianda.

Masih menurut Wabup, harapanya Pemda juga berupa akan menyediakan tenda untuk para pedagang agar tidak kepanasan saat cuaca terik. “Pada tahun ini Pemkab berencana akan membuat tenda, sekalian akan di bangun jalan samping kios, supaya pembeli tidak mutar mutar saat belanja, kita akan membangun juga jalan masuk, sehingga pembeli bisa langsung ke kios” tandas Erianda lagi.

Wabup juga berjanji bagi para pedagang yang belum mendapatkan lapak jualan, Pemkan juga memberikan. “Kita tunggu satu minggu lagi, kios yang belum berisi akan kita bagikan ke pedagang yang belum dapat,” tutup Erianda. [tris/adv]




Ini Nama Pejabat Esselon III dan IV Pemkab Inhil yang Menduduki Jabatan Baru

Sekda membacakan SK pelantikan Eselon III dan VI di lingkungan PEMKAB InhilIni Nama Pejabat Esselon III dan IV Pemkab Inhil yang Menduduki Jabatan Baru

 

 

 

 

 




Bupati Inhil Resmikan Fisik DMIJ 2014 di Kotabaru Siberida

Penandatanganan prasasti Program DMIJKeritang (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan melakukan kunjungan kerja dalam rangka meresmikan hasil pembangunan fisik program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun anggaran 2014 di Desa Kota Baru Siberida Kecamatan Keritang. dalam kunker kali ini, Bupati didampingi oleh beberapa pejabat esselon serta Ketua TP PKK Inhil, Hj Zulaikah, Kamis (15/1)

Bupati dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kecamatan Keritang yang dinilai telah melaksanakan salah satu program unggulan Pemkab Inhil ini dengan baik dengan capaian progress 100 persen pada 1 Kelurahan dan 16 Desa di Kecamatan Inhil bagian selatan itu.

“Dengan tuntasnya pekerjaan ini saya berharap manfaatnya akan dapat dirasakan masyarakat dan jangan lupa untuk bersama-sama memeliharanya agar usia ekonomisnya dapat dinikmati dalam jangka waktu lebih panjang,”Syukur Bupati

Usai melakukan peresmian, Bupati beserta rombongan juga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Besar Al-Muttaqin Kelurahan Kotabaru Reteh kecamatan Reteh. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan sebanyak 20 buah Kitab suci Al qur’an yang diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan program magrib mengaji. (adv pemkab inhil)