Jabatan Kepala UPT Puskesmas Enok Diserahterimakan

dua dari kiri matzen, Kapolsek enok dan Lurah Enok,TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie resmi melantik pejabatan baru Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Enok dari Hayadi SKM kepada pejabat yang baru, NS Edi Chandra S.Kep, Rabu (28/1/2015).

Prosesi serah terima jabatan yang dipustkan di Kantor UPT Puskesmas Kecamatan Enok ini, dihadiri Kepala Bidang (Kabid) PKK dan PK, Matzein, Kasubbag Kepegawaian diwakili Lanurung, Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan, Feri Irawan Msi beserta jajaran di lingkungan Diskes, serta Kapolsek Enok, AKP Suharyono dan Camat Enok diwakili Lurah, Ambo Ase S.Sos.

Kepala Diskes Inhil diwakili Kabid PKK dan PK Diskes Inhil, Matzein berpesan kepada seluruh pimpinan dan jajaran Puskesmas Enok untuk terus menjalin kerjasama dengan seluruh lintas sektor dan mitra kerja agar program pembangunan kesehatan dapat berjalan dengan baik dan terarah, demi mencapai derajat kesehatan yang optimal di wilayah Kecamatan Enok untuk menuju Kabupaten Inhil sehat.

“Terus lakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah di Kecamatan Enok serta masyarakat, karena kita ingin selain sebagai wadah menciptakan warga sehat, juga turut andil menjadi bagian yakni sebuah ikatan keluarga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal,” tutur Matzein.

Sementara itu, Camat Enok diwakili Lurah, Ambo Ase mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru, NS Edi Chandra S.Kep dan menyampaikan terima kasih kepada pejabat yang lama Hayadi SKM.

“Semoga Pak Hayadi bisa lebih berhasil dalam menjalankan tugasnya di tempat yang baru,” imbuhnya.(adi)

 

 

 

 




Bapedalda Sosialisasikan Dampak Karhutla

29Bagansiapapi (detikriau.org) – Sebagai bentuk implementasi Pemkab Rohil untuk pencegahan Karhutla sejak dini, Bapedal kabupaten Rokan Hilir melakukan sosialisasikan bahaya Karhutla ke sekolah-sekolah.

Hal itu dilakukan untuk membnetuk karakter dan pendidikan dini agar anak-anak paham dan mengerti bahaya dan dampak karhutla serta pengelolaan lahan gambut yang benar, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Rohil sosialisasi ke sekolah.

Sekolah yang dikunjungi, Kamis (29/1/15) berada di Kecamatan Bangko, berisi uraian singkat mengenai karhutla dan dampaknya.

Menurut Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan, Bapedal Rohil, Suta Wirapraja, materi sosialisasi berupa poster, ditempel di majalah dinding (mading) sekolah.

“Ini pembentukan karakter dan pendidikan dini agar anak-anak kita paham dan mengerti bahaya dan dampak karhutla,” ujar Wira. [tris/adv]




3 Fakta Membingungkan Seputar Akun Facebook dan Twitter Palsu Jokowi

185129_834404_facebook_jokowiJAKARTA – Publik kembali dibikin bingung sikap Istana. Tiba-tiba, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengumumkan Presiden Joko Widodo tak memiliki akun Facebook dan Twitter.  Akun yang menggunakan nama Joko Widodo di jejaring sosial disebut palsu.

Kebingungan ini didasari 3 fakta seputar akun Facebook dan Twitter palsu presiden ketujuh itu.

1. Palsu tapi Terverifikasi

Penyebutan akun Facebook dan Twitter palsu milik Jokowi bisa saja diklaim Andi Widjajanto. Namun dari kedua akun jejaring sosial itu, semuanya terverifikasi. Hal itu ditandai dengan tanda centang di ujung nama pemilik akun berwarna biru bundar, sementara centangnya berwarna putih.

Untuk mendapatkan status verifikasi ini, pihak manajemen twitter maupun facebook terlebih dahulu menghubungi penanggung jawab dari pengelola atau pemilik akun tersebut.

Di facebook sendiri, jelas ada Joko Widodo dengan tanda verifikasi. Tentang akun itu sendiri disebutkan bahwa menjadi Laman Resmi Facebook Ir H Joko Widodo Presiden Terpilih Republik Indonesia 2014-2019.

Sementara di twitter juga demikian dengan akun @jokowi_do2. Pengikutnya sudah mencapai 2,66 juta.

2. Palsu tapi Istana Membiarkan

Andi memiliki alasan menyatakan bahwa akun Jokowi di Facebook dan Twitter Jokowi adalah palsu. Alasannya, Istana menggunakan website resmi untuk menyampaikan informasi terhadap seluruh kegiatan presiden ketujuh.

“Dari pihak Istana menggunakan secara resmi menyalurkan berita kegiatan presiden itu di Setneg/Setkab. Opini juga bukan. T‎ermasuk Ibu Iriana juga bukan,” kata Andi di Jakarta, Selasa (27/1) malam.

Apakah akun palsu ini akan dilapor ke polisi? Andi mengatakan bahwa pihak Istana Negara tidak melakukan langkah hukum. Ia menganggap semua tulisan di akun itu tidak ada yang sesuai dengan kegiatan presiden selama ini.

3. Palsu tapi Dikutip Sendiri di Website Resmi Setkab

Website resmi www.setkab.go.id ternyata pernah mengutip apa yang ditulis oleh akun facebook Joko Widodo yang selama ini identik dengan pribadi Jokowi.

Kutipan yang dimaksud adalah berita di situs Setkab berjudul Presiden Jokowi: Kurangilah Perdebatan Yang Membuat Kita Jalan di Tempat. Berita tersebut diposting pada 14 Januari 2015.

“Selamat pagi bangsaku, mari kita bangun bangsa ini lewat gagasan-gagasan besar, dan kurangilah perdebatan-perdebatan yang membuat kita selalu jalan di tempat,” tulis Presiden Jokowi melalui fanpage facebook pribadinya, yang diunggahnya Rabu (14/1) pagi,” unggah situs kantornya Andi.

– See more at: http://www.jpnn.com/read/2015/01/28/284318/3-Fakta-Membingungkan-Seputar-Akun-Facebook-dan-Twitter-Palsu-Jokowi#sthash.u42BqYp1.dpuf




Tuntaskan Krisis Listrik, Warga Pinta PLN Tempatkan Tenaga Profesional

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat mendesak pihak PLN menempatkan tenaga professional untuk menduduki jabatan penting di jajaran PLN Rayon Tembilahan. Pemutusan pasokan listrik yang semakin hari semakin parah dinilai sudah sangat mengganggu aktifitas masyarakat.

Menurut salah seorang warga Tembilahan, Indra Gunawan, pemadaman yang kini semakin kerap terjadi jelas menunjukkan ketidakmampuan tenaga-tenaga yang menduduki jabatan strategis pada PLN Rayon Tembilahan. Selama ini menurutnya pihak PLN selalu menuntut masyarakat pelanggannya memenuhi semua kewajiban tepat waktu. Tidak mengindahkan, sanksi denda keterlambatan secara otomatis pasti diberlakukan.

Namun apabila PLN yang tidak mampu memenuhi kewajiban, masyarakat hanya diminta bersabar tanpa ada sedikitpun mendapatkan sanksi atas ketidakmampuannya.

“Ini namanya tidak adil. PLN hanya mau menang sendiri. Kita masyarakat selalu menjadi pihak yang dirugikan. Bayar telat, rekening tagihan pasti membengkak. Tapi disaat mereka yang tidak memenuhi kewajiban, paling banter PLN menyampaikan permintaan maaf.” Kritik Indra melalui detikriau.org di Tembilahan, Rabu (28/1)

Tidak hanya aktifitas masyarakat terganggu akibat terjadinya pemadaman listrik, bahkan berbagai peralatan elektronik juga menjadi sangat mudah rusak. Ia bahkan juga menduga pemadaman yang kerap terjadi secara berulang-ulang akan menjadi penyebab tagihan listrik menjadi membengkak.

“Tak ada kata lain. PLN harus mampu menempatkan tenaga-tenaga professional jika ingin memperbaikai krisis listrik yang terjadi saat ini,” Tambah Indra

Hendra, masyarakat Tembilahan lainnya juga mengaku kecewa dengan kondisi pelayanan PLN Rayon Tembilahan yang semakin hari dinilai semakin anjlok. Ia juga mendesak harus ada langkah konkrit  dari manajemen PLN Riau untuk menuntaskan persoalan ini.

“Kami masyarakat tidak mengerti bagaimana caranya. Yang jelas kami juga menuntut hak-hak kami sebagai pelanggan untuk tidak terus dikecewakan,” Pinta Hendra. (dro)




Tangani Pasien Gangguan Jiwa, Tahun Ini, Diskes Lakukan Pelatihan Khusus Bagi Dokter dan Perawat

pasungTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pada tahun 2015 ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana akan mengirim dokter dan perawat ke Rumah Sakit Jiwa, Tampan Pekanbaru untuk mengikuti pelatihan khusus. Langkah tersebut dalam rangka mempersiapakan tenaga medis untuk melakukan pengobatan serta mencegah dan mengantisipasi meningkatnya jumlah penderita penyakit ganggung jiwa di Negeri Seribu Parit ini.

“Kita akan persiapan tanga medis yang memiliki kemampuan untuk menangani pasien sakit jiwa,”Sampaikan Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kasi Kesehatan, Devi Natalia, belum lama ini.

Kendati demikian diakui Devi, saat ini pendistribusian obat-obatan bagi mereka yang mengalami gangguan kejiwaan ini masih sangat rendah, namun diyakini pada Bulan Februari mendatang seluruh obat-obatan tersebut sudah terdistribusi ke seluruh Puskesmas.

Sementara itu, terkait dengan pencanangan Inhil Bebas Pasung 2017, Devi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut mendukung dan bekerjasama dalam persoalan ini, seperti dengan memberikan laporan jika ada ditemukan pasien yang dipasung.

“Masyarakat bisa memberitahukannya ke Puskesmas dan dinas terkait, nanti akan ditangani secara langsung ,” imbuhnya.(adi)




H Arifin: Pemkab Inhil Sediakan Rp 5,7 M Bantuan Biaya Pendidikan

Kabag Kesra Setdakab Inhil H Arifin
Kabag Kesra Setdakab Inhil H Arifin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kabag Kesra Setdakab Inhil, H Arifin nyatakan untuk beasiswa tahun anggaran 2015 bisa diambil dari biaya pendidikan berupa Bantuan Sosial (Bansos) yang telah dianggarkan sebesar Rp 5,7 Milyar lebih.

“Sebenarnya ini bukan anggaran beasiswa, tapi berupa dana bantuan biaya pendidikan, dan ditahun ini kita anggarkan sebesar Rp 5,7 Miliyar lebih,” kata Arifin melalui sambungan selular, Rabu (28/1/2015).

Meskipun bukan anggaran beasiswa, namun bisa dicairkan untuk beasiswa dengan alasan juga termasuk kategori keperluan pendidikan bagi mahasiswa yang tidak mampu.

Ia menerangkan, dari jumlah 1500 lebih proposal permohonan beasiswa dari mahasiswa yang telah diajukan ke pihaknya ini akan diverifikasi secara detail. Sebab, bagi penerima dana tersebut harus betul-betul diperuntukkan untuk keperluan pendidikan seperti, mahasiswa yang memang kondisi sedang tidak mampu.

Selain itu juga akan diperuntukkan kepada para anak yatim yang sedang menjalani pendidikan, pelatihan Qori’ dan keperluan lain sebagainya.

Terkait beasiswa, tim verifikasi Kesra Setdakab Inhil dipastikannya mulai bekerja pada Februari mendatang. Sebab saat ini tim tersebut sedang dalam proses pembuatan Surat keputusan (SK) yang akan ditanda tangani oleh Bupati Inhil.

“Jadi, jika permohonan itu lolos verifikasi, dan benar dia tidak mampu, serta data proposal tersebut sesuai dengan keterangan yang diberikan perguruan tinggi, Insya Allah akan dicairkan,” tandasnya.(mirwan/adv pemkab Inhil)