Kades Panglima Raja Salurkan BLT untuk Bulan Juli

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Minggu (14/7/2024).

Kades Panglima Raja, Haliar mengatakan bantuan langsung tunai yang disalurkan kepada 33 KPM yaitu untuk penyaluran bulan Juli 2024.

“Penyaluran untuk bulan 7 (Juli) senilai Rp 300.000,” tuturnya.

“Kami berkomitmen untuk terus menyalurkan segala bantuan untuk warga kami demi memenuhi kebutuhan dasar seperti keluarga mereka. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyaluran BLT ini,” tambah Haliar.

Terakhir Haliar mengatakan juga akan terus berupaya untuk mengimplementasikan berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga desa. (Galeri Foto)




Dinkes Inhil Sampaikan Cara Masyarakat Melindungi Generasi Indonesia dari Ancaman Polio

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampaikan cara masyarakat terkait melindungi generasi Indonesia dari Ancaman Polio. 13/07/24

Polio, singkatan dari Poliomyelitis, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus poliovirus. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak, dan dapat mengakibatkan dampak serius seperti kelumpuhan permanen. Saat ini, belum ada pengobatan spesifik untuk polio, sehingga penanganannya hanya bersifat suportif.

Fakta Penting tentang Polio:

Polio dapat menginfeksi semua umur, namun anak-anak adalah kelompok yang paling rentan. Sekitar 1% dari individu yang terinfeksi polio akan mengalami kelumpuhan permanen. Dampak ini tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup mereka, tetapi juga keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

Pencegahan Melalui Tindakan Bersama

Pencegahan adalah langkah terbaik dalam mengatasi polio. Salah satu cara paling efektif adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjalani imunisasi secara rutin. Imunisasi adalah upaya yang telah terbukti efektif dalam melindungi individu dari penyakit ini.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kita dapat memulai langkah pencegahan dengan mendukung program imunisasi terutama dengan vaksin IPV (Inactivated Poliovirus Vaccine). Langkah ini tidak hanya melindungi anak-anak dari polio, tetapi juga merupakan investasi dalam masa depan kesehatan mereka.

Sukseskan Program Imunisasi Polio

Pada bulan Juli 2024, pemerintah telah merencanakan program Pentingnya Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Program ini memerlukan dukungan penuh dari masyarakat untuk memastikan semua anak mendapatkan vaksinasi yang tepat waktu dan lengkap. Keterlibatan aktif kita semua dalam program ini adalah kunci keberhasilan untuk mencegah penyebaran polio di Indonesia.

Bersama, Kita Mencegah Polio untuk Generasi Indonesia yang Sehat

Mencegah polio bukan hanya tanggung jawab individu atau keluarga, tetapi tanggung jawab bersama sebagai masyarakat Indonesia. Dengan kesadaran akan pentingnya imunisasi dan praktik PHBS, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi mendatang.

Mari kita bergandengan tangan dalam menjaga kesehatan anak-anak Indonesia dari ancaman polio. Dengan melakukan imunisasi tepat waktu dan mendukung program pemerintah, kita berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik, di mana setiap anak dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut akan polio.

Bersama-sama, kita mencegah polio untuk generasi Indonesia yang sehat!

Dengan langkah-langkah konkret ini, mari kita wujudkan Indonesia bebas dari polio dan memastikan bahwa masa depan anak-anak kita terlindungi dari penyakit ini yang dapat dicegah. (Adv) 




Dinkes Inhil Sampaikan Cara Masyarakat Melindungi Generasi Indonesia dari Ancaman Polio

 ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampaikan cara masyarakat terkait melindungi generasi Indonesia dari Ancaman Polio. 13/07/24

Polio, singkatan dari Poliomyelitis, adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus poliovirus. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak, dan dapat mengakibatkan dampak serius seperti kelumpuhan permanen. Saat ini, belum ada pengobatan spesifik untuk polio, sehingga penanganannya hanya bersifat suportif.

Fakta Penting tentang Polio:

Polio dapat menginfeksi semua umur, namun anak-anak adalah kelompok yang paling rentan. Sekitar 1% dari individu yang terinfeksi polio akan mengalami kelumpuhan permanen. Dampak ini tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup mereka, tetapi juga keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

Pencegahan Melalui Tindakan Bersama

Pencegahan adalah langkah terbaik dalam mengatasi polio. Salah satu cara paling efektif adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjalani imunisasi secara rutin. Imunisasi adalah upaya yang telah terbukti efektif dalam melindungi individu dari penyakit ini.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kita dapat memulai langkah pencegahan dengan mendukung program imunisasi terutama dengan vaksin IPV (Inactivated Poliovirus Vaccine). Langkah ini tidak hanya melindungi anak-anak dari polio, tetapi juga merupakan investasi dalam masa depan kesehatan mereka.

Sukseskan Program Imunisasi Polio

Pada bulan Juli 2024, pemerintah telah merencanakan program Pentingnya Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Program ini memerlukan dukungan penuh dari masyarakat untuk memastikan semua anak mendapatkan vaksinasi yang tepat waktu dan lengkap. Keterlibatan aktif kita semua dalam program ini adalah kunci keberhasilan untuk mencegah penyebaran polio di Indonesia.

Bersama, Kita Mencegah Polio untuk Generasi Indonesia yang Sehat

Mencegah polio bukan hanya tanggung jawab individu atau keluarga, tetapi tanggung jawab bersama sebagai masyarakat Indonesia. Dengan kesadaran akan pentingnya imunisasi dan praktik PHBS, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi mendatang.

Mari kita bergandengan tangan dalam menjaga kesehatan anak-anak Indonesia dari ancaman polio. Dengan melakukan imunisasi tepat waktu dan mendukung program pemerintah, kita berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik, di mana setiap anak dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut akan polio.

Bersama-sama, kita mencegah polio untuk generasi Indonesia yang sehat!

Dengan langkah-langkah konkret ini, mari kita wujudkan Indonesia bebas dari polio dan memastikan bahwa masa depan anak-anak kita terlindungi dari penyakit ini yang dapat dicegah. (Adv) 




Camat Mandah Yuliargo Senang STQ Desa Bekawan dan Bidari Selalu Meriah

ARB INdonesia, Indragiri Hilir – Tahun ini, seluruh desa di Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menggelar pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ).

Agendanya dimulai sejak 5 Juli sampai dengan 21 Juli 2024 dan untuk MTQ Tingkat Kecamatan Mandah akan laksanakan tanggal 25 Juli mendatang.

Malam ini, tiba waktunya Pemerintah Desa Bidari Tanjung Datuk memulai secara resmi pembukaan STQ ke – XVII, Jumat (12/7/2024).

Pembukaan dihadiri dan langsung dibuka Camat Mandah Yuliargo, SP serta Pj Kepala Desa (Kades) Ramayulis,S. AP , tokoh agama, masyarakat, pemuda dan tamu undangan lainnya.

Diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, acara pembukaan berlangsung semarak dan ramai antusias dari masyarakat menghadiri malam pembukaan.

“Dari dulu pelaksanaan STQ Desa Bekawan dan Bidari selalu meriah dan semarak. Kita sangat mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat yang turut mensukseskan acara,”ungkap Camat Mandah.

Kegiatan STQ ini dilaksanakan dengan harapan mampu melahirkan qori dan qoriah terbaik untuk selanjutnya mengikuti perlombaan tingkat  Kabupaten Inhil dan Provinsi Riau.

Selanjutnya dikesempatan itu, Pj Kades melantik dan mengambil sumpah kepada Dewan Hakim STQ Desa Bidari Tanjung Datuk.

“Terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan masyarakat yang kompak mensukseskan pelaksanaan STQ,”imbuh Pj Kades. ***




Dinkes Inhil Ingatkan Masyarakat Menjaga Kewaspadaan Terhadap Penyakit Polio

 ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan kepada masyarakat bahanya penyakit polio, meskipun telah dikendalikan secara signifikan melalui program vaksinasi global, tetap merupakan ancaman serius terutama bagi anak-anak di beberapa wilayah yang rentan. Meskipun telah dilakukan upaya besar untuk mengurangi jumlah kasus polio secara global, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk tetap waspada terhadap penyakit ini. 12/07/24

Apa itu Polio?

Polio atau poliomyelitis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini menyebar terutama melalui kontak langsung dengan tinja orang yang terinfeksi atau melalui tetesan udara saat batuk atau bersin. Polio dapat menyebabkan paralisis otot, yang dapat bersifat sementara atau permanen, dan dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan kematian.

Tanda dan Gejala Polio

Gejala awal polio seringkali mirip dengan flu biasa, seperti demam, sakit kepala, mual, dan muntah. Namun, pada kasus yang lebih parah, polio dapat menyebabkan kelemahan otot, kesulitan bernapas, atau bahkan kelumpuhan. Penting untuk mendapatkan perawatan medis segera jika Anda atau anak Anda mengalami gejala ini, terutama jika pernah terjadi kontak dengan kasus polio yang diketahui.

Langkah Pencegahan yang Penting

1. Vaksinasi Rutin: Vaksin polio adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit ini. Anak-anak biasanya mendapatkan vaksin polio sebagai bagian dari imunisasi rutin mereka. Pastikan jadwal vaksinasi anak Anda selalu teratur dan lengkap sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan lokal.

2. Vaksinasi Sebelum Bepergian: Jika Anda atau keluarga berencana bepergian ke daerah dengan risiko polio, pastikan untuk mendapatkan vaksinasi polio setidaknya empat minggu sebelum perjalanan. Hal ini memberikan perlindungan tambahan terhadap penyakit.

3. Praktik Kebersihan yang Baik: Polio menyebar melalui kontak langsung dengan tinja orang yang terinfeksi. Untuk mengurangi risiko penularan:

   – Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah menggunakan toilet atau sebelum makan.

   – Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit, terutama jika Anda belum divaksinasi atau memiliki sistem kekebalan yang lemah.

4. Edukasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang polio, gejalanya, dan pentingnya vaksinasi adalah kunci untuk mengurangi risiko penularan. Bagikan informasi yang akurat dan dukung program vaksinasi yang ada di komunitas Anda.

5. Partisipasi dalam Program Eradikasi Polio: Mendukung upaya global untuk membasmi polio adalah langkah penting. Berbagai organisasi kesehatan sedang berupaya untuk mengurangi prevalensi polio melalui vaksinasi massal dan pemantauan kasus. Dukungan terhadap program ini, baik melalui donasi atau partisipasi aktif, dapat berkontribusi pada pencapaian tujuan global untuk menghapus polio dari muka bumi.

Meskipun kasus polio telah berkurang secara signifikan, waspada terhadap penyakit ini tetap penting. Vaksinasi tetap menjadi langkah pencegahan utama, bersama dengan praktik kebersihan yang baik dan pendidikan masyarakat yang komprehensif. Dengan berkolaborasi dan mengambil langkah-langkah ini, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat dari risiko polio serta berkontribusi pada upaya global untuk menghapus penyakit ini secara permanen. (Adv) 




Kaban Kesbangpol Dampingi Pj Bupati Inhil Menyambut Kedatangan Pj Gubri

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kaban Kesbanpol Inhil, H Arifin, S.Sos., MM dampingi Pj Bupati Inhil, H. Herman, SE.,MT menyambut kedatangan Pj Gubernur Riau SF Hariyanto di Halaman Kantor Bupati, Jum’at (12/07/2024).

Menggunakan Helikopter, kedatangan Pj Gubernur Riau turut didampingi Anggota DPR RI Abdul Wahid, Danrem 031 Brigadir Jenderal TNI Dany Rakca Andalasawan, dan DPS Bank Riau Kepri Zulhendri Rais.

Selain itu, hadir juga menggunakan jalur darat, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau dan Ketua BAZNas Provinsi Riau.

Diagendakan Pj Gubernur Riau akan melakukan kunjungan ke Inhil selama 1 hari, dan dijadwalkan dengan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya, penyerahan SK PKKK, dan peninjauan musibah tanah longsor. (adv)