Asisten II Setdakab Inhil Hadiri Milad HMI Ke-68

Asisten II Setdakab Inhil saat menyampaikan sambutan. Foto: Mirwan
Asisten II Setdakab Inhil saat menyampaikan sambutan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil ) H Fauzar hadiri milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-68 yang digelar oleh HMI Cabang Tembilahan bertempat di aula STAI Auliaurrasyidin Kec Tembilahan Hulu, Kamis (26/2/2015).

empena milad, HMI Cabang Tembilahan juga menggelar dialog pemantapan strategi Kabupaten Inhil dalam menghadapi Masyarapat Ekonomi Asean (MEA) yang dibuka langsung oleh Asisten II Setdakab Inhil.

Mewakili Bupati Inhil, Asisten II menyampaikan sangat mengapresiasi dengan apa yang diselenggarakan oleh para Kader HMI Cabang Tembilahan ini dengan melakukan dialog bersama yang bertujuan bersama-sama memantapkan daerah Kabupaten Inhil kedepannya.

“Ini merupakan satu langkah daya saing dalam menghadapi pasar bebas Asean nantinya, dan juga untuk meningkatkan kekuatan ekonomi di tingkat Asean. Maka demikian melalui acara seperti ini sudah saatnya pemantapan dalam menghadapi MEA agar dapat diterapkan dalam peningkatan daya saing nanti,” katanya.

Menurut Fauzar, dalam menghadapi daya saing ekonomi Asean tersebut tentunya ada beberapa hambatan yang dialami. Diantaranya, masih lemahnya dunia pendidikan, dan juga dunia industri yang masih rapuh dalam memanfaatkan bahan mentah yang belum bisa dikelola dengan baik oleh negeri ini.

Sebab itu, ia sangat menyambut baik dengan diselenggarakannya dialog tersebut dengan narasumber cukup ternama di Kabupaten Inhil ini yang merupakan guru dari salah satu Universitas di kota Tembilahan.

“Sudah saatnya segala stekholder yang ada untuk siap dan mampu bersaing dalam menghadapi pasar bebas Asean dalam meningkatkan mutu perekonomian yang meningkat,” tandasnya(mirwan/adv pemkab inhil).




Dani: Program Penyelamatan Perkebunan Kelapa Harus Tetap Jadi Prioritas

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) bagi Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) juga diharapkan oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam juga tidak akan berpengaruh pada program penyelamatan kebun kelapa masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menggelar diskusi bersama perwakilan mahasiswa, di ruang kerjanya, kemarin.

Dikatakan Dani, program penyelamatan kebun kelapa masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama Pemkab Inhil. Pasalnya, sekitar 70 persen lebih masyarakat di Negeri Seribu Parit ini berprofesi sebagai petani, yang menggantungkan hidupnya pada hasil perkebunan kelapa.

“Walaupun DBH kita berkurang, program penyelamatan kebun kelapa masyarakat jangan sampai dipangkas dari usulan kita semula, seperti pembangunan tanggul sepanjang 400 km,” tutur Dani.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, ke depan pihaknya akan terus mendorong pemda untuk lebih maju, sehingga tidak hanya berkutat pada permasalahan tanggul dan trio tata air saja, tetapi sudah masuk pada peningkatan kualitas dan hasil perkebunan kelapa.

“Kondisi perkebunan kelapa masyarakat yang semakin kritis saat ini harus menjadi prioritas utama penyelesaiannya oleh seluruh pihak terkait, khususnya Pemkab Inhil selaku pelaksana dan pengambil kebijakan,” imbuhnya.(adi)




Disbun Salurkan Bantuan 12 Ribu Batang Bibit Sawit

26Bagansiapapi (detikriau.org) – Kurang lebih 12 ribu bantang bibit kelapa sawit disalurkan oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Rokan Hilir kepada empat kelompok tani Kecamatan Simpang kanan Rohil,riau.

“Bantuan bibit kelapa sawit ke masyarakat untuk meningkatakan kualitas sawit masyarakat sehingga kedepan dengan meningkatanya produksi sawit masyarakat,perekonomian masyarakat terdorong,” kata Kepala Dinas Perkebunan H.Syahril  kepada wartawan, Kamis (26/2/15).

Syahrial menambahkan, ada empat kelompok tani kecamatan simpang kanan yang mendapatkan bantuan bibit kelapa sawit. Ia berharap bantuan itu akan dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok tani penerima.

“Adapun maksud program bantuan bibit sawit yang diserahkan kepada masyarakat kelompok tani untuk meningkatakan kwalitas tanaman mereka. penyaluran diutamakan kepada tanaman yang layak diremajakan sehingga dengan harapan impian petani untuk mendapatkan hasil yang lebih tinggi dapat terwujud,” ucap Syahril.

“Mudah-mudahan bantuan itu dapat berguna untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat simpang kanan,kususnya kepada empat kelompok tani simpang kanan.saya juga meminta kepada kelompok tani,jagan ada jual beli bantuan bibit kelapa sawit tersebut,” pungkasnya. [tris/adv]




Kembalikan Kejayaan Pertanian, Wabup Inhil Pinta Generasi Muda Ikut Berperan Aktif

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo menyatakan bahwa Negeri Seribu Parit ini bisa kembali meraih kejayaannya di bidang pertanian seperti dahulu kala apabila generasi muda mau ikut bertani.

“Kejayaan masa lalu bisa terulang kembali, asal generasi muda mau turut serta untuk bercocok tanam,” tutur Wabup Rosman, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Wabup, generasi muda Inhil seharusnya tidak melulu ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), apalagi meninggalkan kampung halaman untuk mencari peruntungan di Negeri orang. Pasalnya, jika  mau bercocok tanam, pasti juga kelak akan menjadi orang sukses.

“Inhil telah dianugrahi lahan yang bagus untuk bercocok tanam, seharusnya ini dimanfaatkan dengan baik oleh generasi muda. Karena sampai kapanpun juga, selama masih ada manusia, selama itu pula dibutuhkan padi yang merupakan hasil dari bercocok tanam,” terangnya.

Sementara itu, Pemkab Inhil telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghidupkan kembali sektor pertanian ini, seperti memberikan bantuan alat dan mesin pertanian, mengaktifkan peran kelompok tani dan mempermudah akses permodalan Bank dengan sistem pengembalian uang dan bunga perperiode.

“Kita harapkan apa yang kita bantu dapat memudahkan petani dalam bercocok tanam, dan yang paling penting peran aktif generasi muda juga sangat dibutuhkan,” imbuhnya(adi/adv pemkab inhil)




Tingkatkan Produktifitas Kelapa, Petani Harus Gunakan Bibit Unggul

wakil-ketua-dprd-inhil-h-feriandiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama para petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau agar menggunakan bibit kelapa yang baik, untuk ditanam di lahan perkebunan kelapa milik mereka.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Ferriyandi saat melakukan diskusi bersama perwakilan mahasiswa, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Ferriyandi, tumbuh kembangnya perkebunan dan pohon kelapa masyarakat, sangat bergantung dan ditentukan oleh bibit yang digunakan oleh para petani, serta ditambah perawatan yang intensif.

“Jadi, supaya hasil perkebunan kelapanga maksimal, petani harus menggunakan bibit kelapa yang unggul dan berkualitas,” tutur Ferriyandi.

Sedangkan selama ini, kata Ferriyandi, para petani kebanyakan hanya menggunakan bibit kelapa yang sudah tua dan jatuh dari pohonnya, sehingga tidak bisa diketahui apakah bibit itu bagus atau tidak.

“Hal inilah yang membuat hasil produksi kelapa masyarakat menurun dan tidak sesuai dengan harapan,” terangnya.

Kondisi tersebut, lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, diperparah lagi dengan adanya serangan berbagai hama dan intrusi air laut, yang membuat keberadaan perkebunan kelapa masyarakat semakin mengkhawatirkan.

“Karena itu, juga diperlukan dukungan dari seluruh pihak terkait, khususnya Pemkab Inhil, dalam upaya penyelamatan perkebunan kelapa milik masyarakat ini,” imbunya. (adi)




Warnet di Tembilahan Kata Satpol PP Sudah Patuhi Aturan

Gbr Ilustrasi
Gbr Ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) nilai warnet yang ada di kota Tembilahan sudah patuh dengan peraturan yang telah diberlakukan Pemkab Inhil setahun belakang.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Satpol PP TM Syaifullah melalui Kabid Perundang-undangan Daerah, Hady Rahman kepada awak media, Rabu (25/2/2015). Menurutnya, dari hasil razia pada Selasa (24/2/2015) sore. didapati mayoritas warnet di Ibu kota kab Inhil ini sudah mematuhi aturan yang ada.

“Kemaren kita telah melakukan razia pukul 18.00 sampai pukul 19.30 WIB, hanya terdapat satu warnet saja yang masih beroperasi pada jam tersebut, selebihnya tutup sesuai surat edaran kita,” terangnya.

Sebelumnya lanjut hady, warnet-warnet yang ada ketika dirazia, sering kali terdapat anak-anak hingga remaja yang kedapatan sedang buka situs porno. Namun kini, hal itu sudah tidak pernah lagi ditemukan, yang ada hanya sebatas permainan game biasa.

Ia juga menjelaskan, untuk satu warnet yang masih beroperasi tersebut saat itu hanya diberi teguran secara lisan. Diharapkannya pemilik usaha dapat mematuhi dan tidak mengulang kesalahannya .

Jika ini terulang beberapa kali, ia menegaskan usaha warnet akan diberi sanksi berupa surat pernyataan bahkan bisa saja hingga pencabutan perizinan usahanya.

“Untuk saat ini belum ada warnet yang diberikan sanksi pencabutan izin karena peraturan ini masih baru diberlakukan setahun belakangan. Kedepan, sanksi pencabutan izin akan diberlakukan jika memang masih didapati ada yang tidak mematuhi aturan,” Ancam Hady. (mirwan)