ISPA Duduki Peringkat Teratas dari 10 Penyakit di Kecamatan Tempuling

ispaTEMPULING (detikriau.org) – Insfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Untuk itu Puskesmas Sungai Salak, Kecamatan Tempuling berupaya keras mengatasi penyakit tersebut.

Penyakit ini menempati posisi teratas dari 10 jenis penyakit yang dikeluhkan masyarakat setempat. Salah satu penyebab penyakit ini adalah udara yang tidak sehat dan cuaca ektrim dalam setiap musim.

“Udara tak sehat dan cuaca yang terkadang ektrim bisa mengakibatkan timbulnya penyakit ISPA,” ujar Kasubag Tata Usaha Piskesmas Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Azmir, kemarin.

Untuk dapat mengatasi penularan penyakit ISPA, Azmir mengajak masyarakat untuk berhati-hati terhadap perubahan cuaca ektrim.

Secara persentase penderita penyakit ISPA sangat tinggi dengan jumlah 23, 2 persen, Gastiris dan Duodenitis 16, 2 persen, Gangguan Jaringan Lunak (Rematik) 15,1 persen, Hipertensi Esensial (primer) 9,9 persen, Dermatitis dan Eksim 8,4 persen, Diare Dangas 6,7 persen.

“Dan Infeksi Kulit dan Jaringan Subkutan/Pioderma 3,9 persen dan Asma sebanyak 2,5 persen,” tambah Azmir. Sejumlah penyakit itu merupakan kasus umum yang menurutnya sering terdapat di tengah masyarakat.(*/adv)




Bupati Belum pastikan Kembali maju Atau Tidak Sebagai Pemimpin Rohil

5Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno belum bisa memastikan dirinya apakah kembali akan ikut mencalonkan diri sebagai calon bupati Rohil pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Desember 2015 nanti. 

“Tak usah ditanya Itu sekarang. Saya belum bisa memastikan. Saya bisa memastikan tepat pada tanggal 23 Maret nanti dan aat ini kita fokus dulu ke acara kontes ini,” ujar Suyatno kepada wartawan di Bagansiapiapi, Kamis (05/03/15)  kemaren usai membuka kontes batu akik dan permata dan meninjau stand acara.

Dijelaskannya, tepat pada tanggal 23 Maret 2015 nanti, genap satu tahun masa kepemimpinannya sebagai bupati menggantikan Annas Maamun. Saat itulah dirinya akan menyampaikan apakah ikut bertarung atau tidak.

“Nanti saya undang semua wartawan pada tanggal 23, acaranya coffe morning. Nanti saya sampaikan semuanya,” ungkapnya mengakhiri. [tris/adv]




Semua Pihak diminta kawal Rencana Pemekaran Daerah Hingga Tuntas

Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam
Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam

TEMBILAHAN (derikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melalui Asisten I Sekretariat Daerah (Setda), Darussalam menyatakan bahwa proses pemekaran dua calon daerah otonomi baru di daerah tersebut untuk tingkat kabupaten secara administrasi sudah rampung, baik rekomendasi dari Pemkab maupun DPRD Kabupaten Inhil.

Oleh karena itu, seluruh pihak terkait diminta untuk terus mengawal serta mendukung kesiapan dan proses pemekaran Kabupaten Inhil ini hingga tuntas, sehingga nantinya ada dua kabupaten baru, yakni Kabupaten Indragiri Selatan (Insel) dan Indragiri Utara (Inhut).

“Saat ini, semuanya sedang dalam proses di Pemeritah Provinsi dan DPRD Riau. Jadi, harus terus kita kawal sampai selesai,” tutur Darussalam saat pertemuan membahas pemekaran Insel dan Inhut, di aula Kantor Bappeda Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, HM Lukman Edy sudah memastikan, Negeri Seribu Parit akan bisa dimekarkan tahun 2015 ini.

“Meskipun terdapat dinamika-dinamika, seperti perbedaan pendapat, namun hal itu akan dikembalikan ke Pemerintah Pusat dan DPR RI, untuk memberikan pertimbangan secara objektif dan dinilai opsi mana yang paling potensial untuk mewujudkan pemekaran secara ideal,” terangnya.

Berbagai dinamika tersebut, meurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tidak menjadikan suatu hambatan dalam proses pemekaran. Jadi seluruh pihak terkait diminta untuk bersepakat, karena apapun keputusan dan hasil dari pusat harus terima secara lapang dada.

“Kepada seluruh tim percepatan pemekaran harus terus berkoordinasi dan berkomunikasi. Jika terdapat persoalan internal, segera dituntaskan secara kekeluargaan. Karena, penilaian pemekaran ini salah satunya dilakukan secara teknis,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Kejaksaan Tembilahan Kembali Terima Pelimpahan 2 Tsk Kasus Korupsi dari Polres Inhil

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Wiliyamson SH
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Wiliyamson SH

Tembilahan (detikriau.org) – Kejaksaan Negeri Tembilahan membenarkan kembali menerima pelimpahan berkas perkara 2 Tersangka Kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 2 unit Kapal Motor (KM) berbobot 5 GT di Dinas Kelautan dan Perikanan Inhil. Kedua Tsk yang diserahkan oleh kepolisian Polres Inhil ini adalah pihak penyedia barang dan jasa setelah sebelumnya Kejaksaan juga telah menerima berkas perkara 1 Tsk, Ir MD sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada selasa (3/3) yang lalu.

“Benar, berkas perkara kedua Tsk berinisial H dan G sudah kita terima dari Polres Inhil, Kamis (5/3) kemaren. Keduanya adalah pihak penyedia barang dan jasa,” Ujar Kepala Kejaksaan Negri Tembilahan, Lulus Mustofa SH MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Wiliyamson, SH ditemui diruang kerjanya, Jum’at (6/3)

Bahkan dalam kesempatan komfirmasi saat itu pihak Kejaksaan juga mengakui dalam waktu dekat ini pihaknya berkemungkinan akan kembali menerima pelimpahan tersangka lainnya dari pihak kepolisian.

Menurutnya, dari kasus dugaan korupsi pengadaan kapal motor dari Dana APBD Inhil Tahun Anggaran 2012 itu melibatkan sebanyak 8 orang. Selain 3 tersangka yang telah dilimpahkan tersebut, kini Tsk lainnya masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

“kedua Tsk dijerat dengan pasal 2 jo pasal 3 jo pasal 18 UU no 31 tahun 1999 jo UU no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.” Tandasnya.

Untuk sekedar mengingatkan, kedua pihak penyedia barang dan jasa ini ditangkap jajaran Polres Inhil di Tembilahan, pada selasa (4/11/2014) yang lalu.

Sedianya, pengadaan kapal motor ini diperuntukkan kepada dua kelompok nelayan yaitu Kelompok Usaha Mandiri Sejahtera dan Kelompok Usaha Hikmah Mandiri. Namun dalam praktiknya kegiatan itu tidak pernah dilaksanakan karena kelompok nelayan tersebut fiktif dan tidak tercantum dalam database Dinas Kelautan dan perikanan Inhil.

Dalam pengadaan itu, selain penerima yang diduga fiktif, terjadi pula pemalsuan tandatangan kepala desa oleh pihak yang merekayasa. Akibat perbuatan ini, Negara dirugikan sebesar Rp 110 juta lebih. (dro/mirwan)




Curi Hp di Jok Motor, Warga GAS Diamankan Polisi

curi HPTembilahan (detikriau.org) – De (37), warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) terpaksa diamankan pihak kepolisian. Pekerja swasta ini ditangkap akibat terbukti mencuri 1 unit Handphone dan dompet milik tenaga guru honorer, Marni.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, kronologis kejadian berawal saat korban sedang memarkirkan sepeda motor miliknya di Jalan Swarna Bumi Tembilahan dan ditinggalkan jogging di seputaran jalan tersebut bersama temannya sekitar pukul 16.30 Wib, kamis (6/3) kemaren

Usai jogging, korban hendak mengambil Hp miliknya di jok motor, namun Hp tersebut sudah raib. Selain Hp, sebuah dompet miliknya berisikan uang tunai Rp 19 ribu juga lenyap.

“Mengetahui harta bendanya raib, korban mencoba bertanya dengan orang disekitar TKP. Kemudian secara bersama-sama mereka melakukan pencarian dan akhirnya pelakupun ditemukan,” kata Warno.

Setelah menemukan pelaku pencurian, tersangka langsung digiring ke Mapolres Inhil bersamaan dengan barang buktinya. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 ribu.

“Pelaku sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.”Akhiri Paur Humas. (mirwan)




Ratusan Masyarakat di Tempuling Ikuti Bhakti Sosial Tajaan Yayasan SPMAA

“Kerjasama Dengan Dinkes dan Puskesmas”

Ket foto : Terlihat masyarakat sedang mengikuti proses pengobatan alternatif, dengan cara bekam.
Ket foto : Terlihat masyarakat sedang mengikuti proses pengobatan alternatif, dengan cara bekam.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan masyarakat di Kecamatan Tempuling mengikuti kegiatan bhakti sosial yang ditaja oleh Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) cabang Provinsi Riau, Kamis (5/3/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Bumi Asih, Desa Karya Tunas Jaya ini, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil dan Puskesmas setempat.

Adapun kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan saat itu, diantaranya pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata, serta bekam secara gratis bagi masyarakat sekitar.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Dasar, Hayandi menyatakan sangat menyambut baik penyelenggaraan bhakti sosial tersebut, karena memberikan dampak positif bagi upaya peningkatan pelayanan dan kesehatan masyarakat.

“Jadi, siapapun dan dimanapun pelaksanaannya, kami dari Dinkes dan Puskesmas siap mendukung serta bekerjasama,” tutur Hayandi.

Selanjutnya, ia juga mengimbau dan mengajak berbagai pihak lainnya, untuk turut bersama-sama dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.

“Kita harapkan yayasan dan pihak lainnya dapat menjadikan ini sebagai contoh, sehingga dapat juga dilaksanakan di daerah masing-masing,” imbuhnya. (adi/adv)