Pj Bupati Inhil Sebut Pelayanan Imigrasi Sangat Baik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II TPI Tembilahan,Yoga Aria Prakoso Wardoyo, tampak melakukan kunjungan ke kediaman dinas Pj Bupati Indragiri Hilir, Selasa (16/7/2024).

Kedatangan Kakanim disambut dengan hangat oleh Pj Bupati H Herman, dan pada kegiatan kunjungan ini Kakanim dan Pj Bupati duduk bersama membahas beberapa hal terkait pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian, salah satunya yaitu pelayanan keimigrasian.

Pj Bupati menyampaikan apresiasai terhadap kualitas layanan Imigrasi Tembilahan, “Saya sudah melihat sendiri layanan di Imigrasi Tembilahan sudah sangat baik, fasilitas layanan lengkap dan nyaman, selain itu pelayanan yang diberikan juga cepat dan tepat waktu,” ujar Pj Bupati.

Salah satu yang menjadi perhatian Pj Bupati adalah fasilitas layanan di Imigrasi Tembilahan yang sudah mengikuti standarisasi pelayanan ramah HAM.

Untuk diketahui, Imigrasi Tembilahan sendiri dalam 3 tahun terkahir berhasil memperoleh penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik Berbasis HAM (P2HAM) dari Meneri Hukum dan HAM. (Arb)




Perkuat Sinergitas, Kakanim Tembilahan Sambangi Polres Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Tembilahan, Yoga Aria Prakoso Wardoyo menyambangi Polres Indragiri Hilir. Kunjungan Kakanim disambut langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan, Selasa (16/07/2024).

Kunjungan Kakanim kali ini selain sebagai bentuk silaturahmi juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas dan koordinasi bersama Polres Inhil.

Kakanim Tembilahan, Yoga Aria Prakoso Wardoyo mengataka dalam hal tugas dan fungsi pengawasan, penegakan hukum keimigrasian, peran dan kerjasama dari jajaran POLRI di wilayah kerja menjadi sangat penting.

“Dalam pengawasan orang asing, Polri tergabung kedalam Tim Pengawasan Orang Asking (TIMPORA), dan dalam beberapa operasi gabungan Imigrasi dan Polri telah banyak bekerjasama dalam mengungkap dan menindak pelanggaran ataupun pidana oleh orang asing,” ujar Kakanim.

Selain itu dalam permohonan paspor hilang, salah satu persyaratan wajib yang dilampirkan oleh pemohon paspor adalah Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian setempat.

“Diharapkan melalui kegiatan ini sinergi antara Imigrasi Tembilagan dan Polres Inhil dapat berdampak pada optimalisasi penegakan hukum dan pelayanan keimigrasian bagi masyarakat Indragiri hilir,” tutup Yoga Aria Prakoso Wardoyo. (Arb)




Turun Dimalam Hari, Pj Bupati Inhil Tinjau Pengerjaan Jalan HrlR Soebrantas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah memantau pengerjaan peningkatan jalan HR Soebrantas beberapa waktu yang lalu, Pj Bupati, H Herman kembali melakukan peninjauan kelokasi pengerjaan jalan tersebut, Selasa, (16/07/2024) malam.

Seakan tak pernah letih Pj Bupati Inhil, H Herman terus mengupayakan percepatan pengerjaan infrastruktur terutama sekali akses jalan yang sangat di butuhkan masyarakat.

Malam ini saat pengerjaan sedang berlangsung, Herman yang hadir dilokasi mengatakan pengerjaan jalan HR Soebrantas dengan panjang kurang lebih 503 meter ini akan terus kita kebut pengerjaannya.

“Kalau setiap hari dilakukan rijid 80 meter diperkirakan satu bulan akan selesai,” ungkapnya.

Disamping itu, jalan-jalan dalam kota yang hancur kata H Herman pelan-pelan akan diperbaiki segera, dan semua itu tidak menunggu akhir tahun baru kerja.

“kita juga melakukan evaluasi dan melihat progres terhadap setiap OPD sampai semester pertama tahun ini, apabila lambat dalam bekerja maka akan kita refocusing artinya saya melihat yang mana pekerjaan yang skala prioritasnya kurang maka akan kita hapuskan mengingat itu sekarang sangat ditunggu masyatakat,” tutupnya. (Galeri Foto- Diskominfops Inhil)




Dinkes Inhil Berbagai Inisiatif Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif: Mari Kita Membangun Kesejahteraan Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pelayanan kesehatan pada usia produktif merupakan hal yang krusial dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. 

PemerintahbKabupaten Indragiri Hilir, yang terletak di Provinsi Riau, Indonesia, telah mengambil langkah progresif dalam memperluas dan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan bagi mereka yang berada dalam usia produktif. 16/07/24

Menjangkau Masyarakat Produktif

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk memastikan bahwa setiap individu yang berada dalam rentang usia produktif, yang umumnya didefinisikan sebagai usia 15-64 tahun, mendapatkan akses yang mudah dan menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan. Langkah-langkah tersebut meliputi:

1. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Terjangkau : Kabupaten ini telah membangun dan meningkatkan jumlah Puskesmas di berbagai kecamatan, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses pemeriksaan kesehatan rutin, konsultasi medis, dan layanan dasar lainnya tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

2. Promosi Kesehatan : Dinas Kesehatan aktif dalam melakukan kampanye promosi kesehatan yang berfokus pada gaya hidup sehat, pencegahan penyakit, dan pentingnya deteksi dini. Ini termasuk edukasi tentang diet seimbang, olahraga teratur, serta penggunaan layanan skrining untuk penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

3. Program Vaksinasi : Upaya vaksinasi secara massal dilakukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi terhadap penyakit yang dapat dicegah, seperti campak, rubella, dan hepatitis. Ini tidak hanya melindungi individu tetapi juga komunitas secara keseluruhan.

Fokus pada Kesehatan Reproduksi dan Mental

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir juga memperhatikan aspek kesehatan reproduksi dan mental pada usia produktif:

Klinik Kesehatan Reproduksi : Menyediakan layanan konseling reproduksi, pemeriksaan kehamilan, serta informasi tentang keluarga berencana untuk memastikan kesehatan reproduksi yang optimal.

Layanan Kesehatan Mental : Meningkatkan kesadaran tentang kesehatan mental, menyediakan layanan konseling dan dukungan psikologis bagi individu yang membutuhkan.

Tantangan dan Langkah Ke Depan

Meskipun telah mencapai banyak kemajuan, masih ada tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan sumber daya dan kesadaran masyarakat. Untuk itu, langkah-langkah berikut direkomendasikan untuk masa depan:

Penguatan Infrastruktur Kesehatan: Perluasan jaringan Puskesmas dan pengadaan peralatan medis yang memadai untuk mendukung layanan kesehatan yang lebih baik.

Peningkatan Edukasi Masyarakat: Melalui kampanye pendidikan dan program komunitas untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kesehatan pada usia produktif.

Kolaborasi dan Kemitraan : Melibatkan sektor swasta, LSM, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.

Dengan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan pada usia produktif, Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera dalam jangka panjang. (Adv) 




Dinkes Inhil Menggelar Pertemuan Strategis untuk Program Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar acara penting: Pertemuan Pengelola Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Tembilahan pada 16 Juli 2024 pagi.

Sebagai bagian dari kegiatan Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Inhil menyelenggarakan pertemuan tingkat provinsi selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2024, di Hotel Harmona Iin Tembilahan. Acara ini dihadiri oleh 30 peserta dari Puskesmas se-kabupaten Inhil, dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan lintas sektoral tingkat provinsi.

Pertemuan ini dibuka resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencapai kesamaan persepsi dalam perencanaan anggaran dan rencana kerja promosi kesehatan di Kabupaten Inhil dengan kegiatan serupa di Kabupaten/Kota lainnya.

Menurut Rahmi Indrasuri, “Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran bersama, sehingga mereka dapat mandiri dan mengembangkan kegiatan sesuai dengan nilai budaya lokal, didukung oleh kebijakan publik yang berfokus pada kesehatan.”

Promosi kesehatan ditekankan dalam kerangka prinsip kemitraan, partisipasi, dan perlindungan aktif untuk mencapai kesejahteraan maksimal.

Rahmi Indrasuri menutup dengan menyatakan, “Pertemuan ini di Kabupaten Indragiri Hilir tidak hanya membantu petugas promosi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman dan penginputan data, tetapi juga memberikan tambahan pengetahuan yang berharga.” Tutunya (Adv) 




Sumber Dana Tidak Diketahui, Pengerjaan Jalan Sidodadi Buat Warga Kecewa

ARB INdonesia, BENGKALIS – Warga di Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis mengaku kecewa atas pengerjaan timbunan jalan Sidodadi yang diduga tidak sesuai spesifikasi perencanaan.

Akibatnya kualitas pada pembangunan jalan tersebut tidak memuaskan hasilnya, bahkan warga setempat juga tidak mengetahui kapan pengerjaan timbunan itu dilaksanakan. Anehnya lagi warga juga tidak mengetahui berapa dan darimana sumber anggaran pembangunan tersebut karena tidak memiliki papan plang pengerjaan.

Seperti yang diungkapkan Ketua RT 02 Jalan Sidodadi Desa Kesumbo, Paimin mengaku tidak mengetahui sumber dan besaran anggaran pembangunan jalan tersebut bersumber darimana.

“Saya tidak tau ini anggaran dari mana dan berapa anggaran nya,” ujar Ketua RT 02 Paimin saat dijumpai awak media untuk mempertanyakan terkait pembangunan Jalan Sidodadi tersebut, Selasa (16/7/2024).

Sebelum pengerjaan jalan, Paimin juga mengaku merasa aneh saat anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Jumiran dan Musliman sempat memerintahkan dirinya untuk mengumpulkan fotocopy KTP warganya sebanyak 40 lembar.

“Saya tanya, untuk apa fotocopy KTP masyarakat ini. Katanya untuk pembuatan surat ubah Jalan Sidodadi,” ungkapnya.

“Sementara jalan ini adalah jalan utama, sudah lama ada dan setiap surat tanah masyarakat tercantum dalam surat tanah masyarakat,” tambah Ketua R.

Tak hanya itu, dari keterangan yang didapat Paimin dari anggota BPD bahwa Jalan Sidodadi ini akan di bes 150O Meter atau 1,5 kilo meter. Akan tetapi ditimbun bes hanya lebih kurang 250 meter .

“Itupun hanya asal-asalan saja, makanya masyarakat kecewa. Sementara masyarakat sudah berkorban sawitnya ditumbangkan yang dipinggir jalan itu agar tidak menggangu alat berat untuk mendoser jalan tersebut. Tapi ternyata pekerjaan jalan nya tidak seperti yang diharapkan masyarakat,” ungkap Paimin dengan nada kesal.

Dari keterangan itu, beberapa awak media mencoba untuk menjumpai Jumiran Anggota BPD, namun sangat disayangkan yang bersangkutan tidak berada ditempat dan awak media juga tidak memperoleh nomor kontaknya.

Tak sampai disana, awak media juga menghubungi Pj Kepala Desa setempat untuk dikonfirmasi terkait jalan tersebut. Dari keterangan yang disampaikan Pj Kades Kesumbo, Febriatul Akmal mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan Jalan Sidodadi tersebut.

Begitu juga halnya dengan perangkat desa bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Hendri juga mengaku tidak mengetahui adanya pengerjaan Jalan Sidodadi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mengetahui kepastian darimana sumber anggaran pengerjaan Jalan Sidodadi tersebut, dan awak media masih berupaya mencari informasi dan narasumber lain terkait pembangunan jalan tersebut. (Dedi & TIM)