Masyarakat Minta Kerusakan Jalan Lintas Batang Tuaka-GAS Segera Diperbaiki

“Kalau Hujan Seperti Kubangan Kerbau”

image-1Gaung Anak Serka (detikriau.org) – Kondisi jalan lintas yang menghubungkan Kecamatan Batang Tuaka dan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sungguh sangat memprihatinkan.

Betapa tidak, disepanjang jalan tersebut banyak ditemukan lubang-lubang besar yang menganga dan dalam. Belum lagi kalau hari hujan, jalan yang berlubang itu akan menjadi sangat licin seperti kubangan.

Kerusakan jalan tersebut mulai terasa dari Desa Gemilang, Kecamatan Batang Tuaka hinga memasuki Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan GAS. Dimana-mana banyak terdapat lubang yang besar dan sulit dilalui oleh para pengendara, sehingga bagi para pengguna jalan harus sangat berhati-hati agar tidak terjatuh dan terperosok di dalam lubang.

“Sekarang sudah tidak bisa lagi memilih jalan mana yang bagus, sebelah kiri lubang dan sebelah kanannya juga berlubang. Jadi terpaksa kita hantam saja, yang penting harus hati-hati karena lubangnya ada yang dalam dan tak kelihatan,” tutur Rahmat saat ditemui detikriau.org ketika melintas di jalan tersebut, kemarin.

Menurutnya, jalan berlubang yang ada disepanjang jalan tersebut sudah banyak memakan korban pengendara yang melintas, baik sepeda motor ataupun mobil angkutan penumpang dan barang. Para pengendara, terutama sepeda motor banyak yang jatuh akibat terperosok ke dalam lubang yang tertutup dan tergenang air, sehingga menyebabkan jalanan tersebut licin.

“Pokoknya kondisi jalan ini sudah sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan para pengguna jalan. Apalagi kalau hujan turun, jalan yang berlubang akan tertutup genangan air dan menjadi licin, sehingga mirip seperti kubangan saja,” keluhnya.

Keluhan senada juga disampaikan Ramli, warga Kelurahan Teluk Pinang lainnya. Dijelaskannya, ketika melewati jalan tersebut, para pengendara harus ekstra berhati-hati, karena di beberapa titik jalan terdapat kerusakan yang cukup berat.

“Untuk itu, kita berharap kerusakan jalan ini cepat diperbaiki oleh pemerintah, karena keberadaan jalan sebagai sarana transportasi merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, baik untuk lalu lintas pengangkutan hasil-hasil pertanian dan perkebunan ataupun kegiatan ekonomi masyarakat lainnya,” imbuhnya. (adi)




Bhakti Sosial Pengecatan Masjid, Satpol PP Tuai Apresiasi Positif

foto: Mirwan
foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kegiatan Bhakti Sosial oleh Sejumlah personil satuan Polisi Pamong Praja menuai tanggapan positif.

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil TM Syaifullah, Bhakti Sosial pengecatan di dua mesjid itu sempena rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP yang ke-65 tingkat Provinsi Riau yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil.

“Hanya kita laksanakan di dua mesjid sebagai bentuk salah satu rangkaian kegiatan Bhakti Sosial pada HUT Satpol PP,” terang Syaifullah.

Pengurus masjid Al Jihad jalan tanjung harapan, H Edi Putra memberikan apresiasi positif. ”Kami berikan acungan jempol untuk kegiatan ini.”Pujinya, ahad (29/3)

Senada, Ketua pengurus Mesjid Al-Muqarrabin Sungai Beringin Tembilahan, H Sabran Ahmad juga menyatakan hal yang serupa.

“Ini rumah ibadah, kami sangat mengapresiasi kegiatan mereka,” ungkap H Sabran. (mirwan)




Ridwan Harap Aula Kantor Dinkes Inhil Dibangun Lebih Refresentatif

Ridwan, S.Sos, M. Kes memeberikan pengarahan pada evaluasi program tribulan
Ridwan, S.Sos, M. Kes memeberikan pengarahan pada evaluasi program tribulan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mendukung tugas dan kinerja jajaran di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), maka keberadaan aula kantor tersebut diharapkan dapat dibangun dengan lebih refresentatif lagi.

Permintaan tersebut disampaikan Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes saat membuka rapat evaluasi tribulan program Puskesmas se-Kabupaten Inhil, di aula Kantor Dinkes, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Ridwan, seharusnya keberadaan aula kantor ini dapat memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang sedang melaksanakan tugas dan pekerjaan didalamnya, terutama saat menggelar rapat yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan program kesehatab di lapangan.

“Dengan suasana yang nyaman dan sejuk, kita akan lebih fokus dalam merencanakan dan mengambil berbagai kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutur Ridwan.

Apalagi, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan di Dinkes Inhil sangat berpengaruh dan memberikan dampak yang besar bagi masyarakat di Negeri Seribu Parit, sehingga hasil yang didapatkan nantinya harus benar-benar telah melalui pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak terkait.

“Jika kita sudah merasa nyaman, tentu akan banyak bermunculan ide-ide cemerlang, yang bisa diterapkan di setiap program kesehatan dan muaranya pada peningkatan kinerja serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” imbuhnya. (adi/adv)




Dani : DMIJ Harus Berikan Kepastian dan Keadilan Bagi Masyarakat

daniTEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun baru memasuki tahun kedua penerapannya di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), namun Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang saat ini sedang digalakan oleh pemerintah daerah (pemda) diharapkan dapat terealisasi dengan baik dan maksimal di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat berbincang dengan detikriau.org usai memimpin rapat di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Dani, pelaksanaan program unggulan Pemkab Inhil periode 2013-2018 ini harus mampu memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat, khususnya dalam upaya membangun dan memajukan Negeri Seribu Parit.

“Seperti dulu, ketika nama programnya Desa Mandiri, masih ada juga desa yang tidak tersentuh pembangunan. Jadi, kita harapkan ini tidak terulang pada pelaksanaan Program DMIJ,” tutur Dani.

Apalagi, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, dalam penerapannya Kabupaten Inhil juga mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat, sehingga dana yang akan dikelola desa nantinya sangat besar.

“Dengan dana yang besar ini, kita harapkan pemda melalui dinas terkait bisa menyediakan apa-apa yang menjadi kebutuhan dan prioritas masyarakat, seperti keberadaan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan dan lain-lain,” pungkasnya. (adi/adv)




Bupati Inhil Hadiri Acara Pengukuhan Pengurus KBB Kepri 2014-2019

Bupati Inhil (4 dar ikiri) Foto Bersama Pengurus KKB Propinsi Kepri dengan Para Gubernur dan Sultan Malakal
Bupati Inhil (4 dar ikiri) Foto Bersama Pengurus KKB Propinsi Kepri dengan Para Gubernur dan Sultan Malakal

Batam (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Propinsi Kepri Priode 2014-2015 di salah satu Hotel Berbitang di Kota Batam. Pengukuhan pengurus baru ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Kerukunan Bubuhan Banjar H.Rudi Arifin yang sekaligus juga mejabat sebagai Gubernur Kalimantan Selatan. Minggu (29/3/2015).

Acara pengukuhan pengurusan KBB Propinsi Kepri Priode 2014-2019 yang di ketua oleh H.Syamsuddin Uti ini juga di hadiri Sultan Perak Malaka, Firmansyah, Gubernur Kepri, Walikota Batam, Anggota DPR dan DPD RI, Bupati Karimun, Bupati Inhil serta Istri, Ketua dan Anggota DPRD Inhil, Ketua KPU Inhil, serta SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam dan beberapa Pejabat eselon di lingkungan PEMKAB inhil.

Kegiatan yang mengangkat tema “Acara Aruh Ganal (Kenduri Besar)” ini sekaligus diserangkaikan dengan Pengukuhan Pengurus Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Kota Batam Priode 2014-2019 serta pelaksanaan pangelaran seni budaya banjar. (humas pemkab inhil)




Waspada! ini cara agen travel umroh tipu jamaahnya

wasapada-ini-cara-agen-travel-umroh-tipu-jamaahnyadetikriau.org – Mengunjungi Tanah Suci menjadi kerinduan bagi setiap orang beriman. Namun apa lacur, jika niat beribadah malah berujung pada musibah. Sudah mengeluarkan jutaan rupiah untuk berangkat umroh tapi ternyata tertipu travel palsu.

 

Dari tahun ke tahun korban jamaah umroh yang tertipu terus bertambah. Travel bodong masih berkeliaran menipu para jamaah yang ingin pergi ke tanah suci. Banyak cara yang mereka lakukan hingga mampu menjebak jamaah ke lubang musibah.

 

Direktorat Jendral Haji dan Umroh Abdul Jamil juga mewanti-wanti agar jamaah waspada dengan munculnya travel-travel umroh penipu. “Jamaah jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan. Ada pula yang pakai sistem MLM dan sebagainya. Nyatanya banyak kasus jamaah yang terlantar bahkan tidak jadi berangkat,” ungkap Jamil, Jumat (27/3).

 

Para penipu berkedok travel umroh ini memiliki banyak modus untuk menjerat korbannya. Ada yang bekerja sendiri dan ada juga yang berkelompok. Bahkan ada yang memiliki sistem serta manajemen yang sangat rapih hingga banyak korban yang masuk perangkap.

 

Berikut ini hasil penelusuran yang dilakuka merdeka.com yang ditemukan di lapangan mengenai berbagai cara agen travel umroh menipu jamaahnya:

 

 

  1. Menggunakan figur yang mengesankan

 

Berawal dari seorang figur yang hadir dengan memiliki berbagai kelebihan. Kelebihan figur inilah yang membuat jamaah terkesan hingga mau mengikuti apa yang ditawarkan. Misalnya seperti yang terjadi di Jawa Timur, seorang lelaki yang mengaku akan mendapatkan warisan dari ayahnya yang kaya raya.

 

Dengan dalih akan meng-umrohkan jamaah dan melunasi hutang mereka, lelaki ini meminta setoran Rp 150 ribu kepada jamaahnya. Tidak besar memang, tapi jika jumlahnya sampai 600 orang maka uang yang didapat bisa sebesar Rp 90 juta. Jamaah yang kini jadi pengikutnya pun hanya terlunta-lunta tanpa pernah berangkat umroh.

 

Para agent travel penipu ini memang telah menyiapkan orang-orang yang kompeten di bidang marketing. Mereka memiliki tenaga marketing yang sudah terlatih sehingga bisa memperdayai para calon jamaah dengan janji-janji yang menjerat. Di Palembang, Hamzah (25) terpaksa harus kehilangan Rp 154 juta uang miliknya dan 7 jamaah yang ingin umroh. Hamzah ditipu oleh seorang wanita berinisial AM yang mengaku karyawan KBIH dari Jakarta.

 

 

2.Harga murah yang menggiurkan

 

Masyarakat banyak yang tergiur dengan tawaran paket umroh murah. Biaya yang ditawarkan benar-benar miring hingga mampu menarik perhatian calon jamaah. Biaya yang ditawarkan berkisar antara Rp 8 juta hingga 15 juta. Padahal berdasarkan informasi dari beberapa travel resmi biaya termurah yang boleh ditawarkan minimal 1850 USD. Untuk biaya normal dengan pelayanan yang prima biasanya jamaah harus mengeluarkan sekitar 1900 USD hingga 2000 USD.

 

“Banyak yang menawarkan 1100 USD, 1200 USD. Nggak logic, harga tiket aja 1200 USD. Terus gimana buat bayar hotel, akomodasi, muthawif di sana. Kalau kami sudah dimoratorium asosiasi minimal biaya paling murah 1850 USD,” kata Amin Ahmad, Direktur Utama Balubaid Tours & Travel.

 

Amin menambahkan banyak jamaah yang akhirnya terlantar karena menggunakan paket murah tersebut. Menurut Amin biasanya travel yang jual paket murah menggunakan pesawat yang sering transit di berbagai negara. Hal ini tentunya akan memakan banyak waktu sehingga jamaah tidak bisa maksimal melakukan perjalanan umroh. Parahnya, ada yang transit di negara lain kemudian jamaah ditinggal begitu saja.

 

Selain itu tentu saja biaya yang murah akan berimbas pada pelayanan yang minim. Yang paling memprihatinkan adalah jamaah yang sudah di bandara tapi ternyata tidak bisa berangkat karena terhambat masalah perijinan.

 

 

3.Umroh plus city tour hanya modus

 

Ada travel yang menawarkan paket murah dimana selain umroh, jamaah juga bisa melakukan tour ke berbagai kota di negara lain. Nama programnya adalah Umroh Plus City Tour. Ternyata penawaran tersebut hanyalah modus dari travel untuk mengelabui jamaah.

 

Seperti juga disampaikan oleh Novia Syahidah, Marcom Asia Wisata, bahwa paket seperti itu hanya satu bentuk pengalihan saja. “Paket murah kan biasanya pakai pesawat yang sering transit di sana-sini. Jadi biar jamaah tidak bosan, agen bikin semacam city tour di tempat transit. Kesannya keren sih, tapi itu cuma akal bulus aja,” ungkap Novia.

 

Travel yang profesional dan memberikan pelayanan yang baik biasanya tidak akan menggunakan pesawat yang sering transit. Paling banyak transit 2 hingga 3 kali saja. Sedangkan travel abal-abal dengan paket murah bisa gonta-gonti pesawat 5 hingga 6 kali. Akibatnya banyak waktu dan tenaga jamaah yang terbuang.

 

 

4.Target korban masyarakat awam

 

Para penipu berkedok travel umroh ini lebih banyak ekspansi di daerah. Target mereka memang masyarakat daerah yang masih awam. Masyarakat beriman yang memiliki kerinduan yang besar untuk berkunjung ke Tanah Suci tapi belum memiliki biaya dan pengalaman yang cukup. Kemudian mereka diiming-imingi umroh dengan biaya yang jauh lebih murah dari biaya normal.

 

Pelaku juga tak jarang mendekati tokoh masyarakat setempat untuk menarik simpati korban. Agar lebih meyakinkan pelaku membuka kantor travel dan menunjukkan surat ijn palsu. Jamaah yang mendaftar biasanya tidak dijanjikan untuk berangkat dalam waktu dekat. Waktu yang ditawarkan paling cepat satu tahun. Ada pula yang menawarkan dalam hitungan bulan, namun saat waktu dijanjikan tiba pihak travel mengulur kembali waktu keberangkatan. Begitu seterusnya hingga akhrinya jamaah tidak pernah diberangkatkan.

 

 

5.Sistem MLM umroh yang merugikan

 

Umroh dengan menggunakan sistem Multi Level Marketing (MLM) masih diperdebatkan karena banyak kontroversi di sana. Banyak masyarakat yang kecewa dengan sistem umroh melalui cara MLM. Bahkan kuat dugaan, MLM ini mengandung unsur money game. Sedangkan money game itu jelas dilarang di dalam hukum Islam.

 

Tawaran MLM umroh memang cukup menggoda. Hanya dengan membayar Rp 2-3 juta, member bisa berangkat umroh. Syaratnya, member harus mencari member baru lainnya sebanyak 10 atau 11 orang. Jika sudah mencapai target, maka member bisa berangkat umroh. Kenyataannya, tidak pernah ada member yang berangkat. Umroh hanya menjadi kedok perputaran money game saja.

Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/wasapada-ini-cara-agen-travel-umroh-tipu-jamaahnya/sistem-mlm-umroh-yang-merugikan.html