3 Hari Hilang di Air, Jasad Korban Tersambar Petir Ditemukan

disambar-petirReteh (detikriau.org) – Setelah melakukan pencarian selama 3 hari, akhirnya jasad Su (42),  seorang warga yang tersambar petir di Kecamatan Reteh berhasil ditemukan, Jum’at (3/4/2015).

Jasad korban ini ditemukan oleh anggota Basarnas Polsek Reteh bersama Pol Air Polres Inhil, yang dibantu masyarakat di perairan Sungai Gangsal, Parit Hidung Mancung, Desa Mekar Sari sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Paur Humas, IPTU Warno, setelah ditemukan jasad korban langsung dibawa anggota ke rumah duka di Jalan Bunga Padi, Kelurahan Pulau Kijang.

“Korban telah dikebumikan usai pelaksanaan Shalat Jumat siang tadi,” kata Warno.

Untuk diketahui, Anak Buah Kapal (ABK), Su (42) dan Nahkoda Kapal, Mu (30) yang merupakan warga Pulau Kijang, Kecamatan Reteh disambar petir pada Rabu (1/4/2015) kemarin.

Akibat sambaran petir itu, Mu mengalami luka bakar pada bagian leher, sedangkan Su terjatuh ke sungai dan baru ditemukan pada hari ini oleh aparat dan masyarakat yang ikut mencarinya.(adi)




Hasil Hearing Kerab diabaikan, Maryanto : Kami Tidak Akan Segan Gunakan Hak Angket

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Melihat tidak kunjung ditindaklanjutinya hasil hearing oleh sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) wacanakan penggunaan hak angket.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Maryanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Inhil, di ruang Baggar DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Maryanto, DPRD adalah mitra Pemkab Inhil dalam menjalankan pemerintahan. Oleh karena itu, hendaknya setiap hasil dan kebijakan yang diperoleh dari hasil hearing dapat segera ditindaklanjuti.

“Tapi nampaknya, saat ini selesai hearing tidak pernah ada tindakan nyatanya,” tutur Maryanto.

Untuk itu, lanjut Maryanto, sebelum mengeluarkan hak angkat tersebut, pihaknya terlebih dahulu akan mengeluarkan hak interplansi. Namun jika tidak ada juga tindakan nyata dari Pemkab Inhil, maka DPRD tidak akan segan-segan mengeluarkan hak angket.

“Selama ini, kita memang belum pernah menggunakan hak itu, karena masih toleransi, tapi nampaknya sekarang sudah tidak bisa lagi diberi tolerasi lagi,” tegasnya.

Selanjutnya, tambah politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Inhil ini, dirinya akan segera membicarakan usulan penggunaan hak interplasi kepada Ketua DPRD Inhil. (adi/adv)




Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 5 Rumah Warga Kuindra

gambar ilustrasi
gambar ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sedikitnya 5 unit rumah warga yang ada di Desa Tanjung Lajau, Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) rusak akibat dihantan hujan deras yang disertai angin kencang, Kamis (2/4/2015) siang kemarin.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini, merusakkan sebagian besar atap rumah warga setempat.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi melalui Paur Humas, IPTU Warno Akman mengatakan, musibah yang belakangan cukup kerap melanda di kab inhil ini untungnya tidak menimbulkan korban jiwa.

“Saat ini, Kades dan Kapolpos Tanjung Lajau telah melakukan peninjauan ke lokasi bencana, guna melakukan pendataan terhadap para korban dan melihat kondisi rumah yang sedang dalam keadaan rusak,” kata Warno kepada wartawan, Jumat (3/4/2015). (adi)




Meski UGD 24 Jam Belum Maksimal, Alvi Harap Penanganan Gawat Darurat di Puskesmas Tidak Terkendala

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi saat melakukan sidak ke Puskesmas Tembilahan Hulu
Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi saat melakukan sidak ke Puskesmas Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie berharap agar penanganan kondisi kegawatdaruratan di seluruh Puskesmas tidak mengalami kendala.

Hal itu disampaikan mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini, usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Puskesmas Tembilahan Hulu, kemarin.

Diakui Alvi, meskipun Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam sudah diterapkan di seluruh Puskesmas yang ada di Negeri Seribu Parit, namun masih ada beberapa Puskesmas yang belum maksimal dalam pelaksanaannya.

“Kondisi kurang maksimalnya penerapan UGD 24 jam ini, dikarenakan masih minimnya fasilitas kesehatan yang ada di sejumlah wilayah kerja Puskesmas setempat,” tutur Alvi.

Kendati demikian, ia menyatakan akan tetap melakukan upaya semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat setempat, baik untuk penanganan kondisi kegawatdaruratan di tempat maupun untuk rujukan.

“Yang jelas, kita berkomitmen untuk mewujudkan Inhil Sehat, sesuai dengan spirit baru menuju kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” imbuhnya.

Turut mendampingi Kepala Dinkes Inhil saat itu, Kepala Bidang PPSDK, Rahmi Indrasuri SKm, MKl, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Azri SSi Apt, serta Kasubbag Keuangan dan Perlengkapan, Feri Irawan, SE. MSi.(adi/adv)




Mahasiswa Pelangiran di Pekanbaru Budayakan Sikap Sosial

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekumpulan mahasiswa asal Kecamatan Pelangiran yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pelangiran (Hippmapel) di kota Pekanbaru belajar untuk mengutamakan budaya sosial.

Hal tersebut disampaikan Dewan Pembina Hippmapel Pekanbaru, Hamsan kepada awak media, Jum’at (3/4/2015). Diungkapkannya, rasa sosial itu seperti saling membantu terhadap sesama putra pelangiran, baik tingkat pelajar hingga lanjut usia.

“Kemaren saja contohnya, ada warga desa Wonosari Kecamatan Pelangiran ingin berobat tapi tidak paham. Para mahasiswa ini langsung tanggap untuk membantu, saat ini warga yang ingin berobat tersebut sudah mulai sehat, namun masih istirahat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru,” ceritanya.

Ditambahkan, hal serupa itu sepertinya kata Hamsan tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali saja, namun terus dilakukan dan dibudayakan para mahasiswa ini setiap diperlukan untuk membantu warga Pelangiran yang datang ke Pekanbaru.(mirwan)




Bupati Inhil Resmikan DMIJ dan SMK di Kecamatan Kemuning

-TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meresmikan Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kecamatan Kemuning. Peresmian ini juga beriringan dengan peresmian SMK Tuah Kemuning menjadi SMK Negeri bertempat di halaman gedung SMKN Tuah Kemuning, Kamis (2/4/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati memberikan apresiasi atas terlaksananya Program DMIJ 2014 di Kecamatan Kemuning ini dinilainya sudah berjalan 100 persen. Apalagi katanya, program ini merupakan program pemberdayaan bagi desa setempat.

“Pembangunan yang dilaksanakan bersama-sama masyarkat ini saya harapkan dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan sebaik-baiknya. Program ini tidak cukup sampai disini, namun akan lebih kita tingkatkan pada masa-masa yang akan datang,” katanya.

Terkait peresmian SMK Tuah Kemuning menjadi SMK Negeri. Dikatakan Bupati, setelah dinegerikan, maka mulai saat itu hingga kemasa mendatang sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, baik dari segi pengembangan tenaga pendidiknya, kelengkapan sarana-prasarana maupun lain sebagainya yang bisa menunjang untuk kemajuan dunia pendidikan.

Diketahui, untuk saat ini lanjut Wardan, SMK Negeri Tuah Kemuning tersebut memiliki luas tanah 2,5 hektar, dan ini sudah bersertifikat. Tentunya kata Wardan, kedepan tinggal pengembangan kelengkapan-kelengkapan lainnya sesuai luasan tanah tersebut.

“SMK Tuah Kemuning pada awalnya berada di bawah yayasan Tuah Kemuning yang didirikan pada tanggal 12 Juni 2003 atas prakarsa pemuka-pemuka masyarakat Kemuning dan ini merupakan Sekolah Swasta pertama yang ada di Kecamatan Kemuning, dan sekarang telah kita negerikan,” ungkapnya.

Selain Bupati Inhil, peresmian program DMIJ dan SMK Tuah Kemuning tersebut juga turut dihadiri anggota DPRD Daerah Pemilihan setempat, Sekda Inhil dan istri, serta Bunda PAUD Inhil Hj Zulaikhah Wardan, beberapa Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Camat serta Upika Kecamatan Kemuning.

Peresmian SMK Negeri Tuah Kemuning ini ditandai dengan Penggutingan pita oleh Bupati didampingi Bunda PAUD yang sekaligus menjabat sebagai Ketua TP PKK Inhil. Usainya dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Program DMIJ Kecamatan Kemuning.

Pada kesempatan ini juga, diserahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Bunda PAUD Inhil Hj Zulaikhah Wardan yang diterima Perwakilan 24 pengurus PAUD yang ada di Kecamatan Kemuning. (mirwan/adv pemkab inhil)