Bupati Rohil: APBD Rohil 2015 Sudah Berjalan
Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp mengatakan bahwa Anggaran Pembelanjaan Biaya Daerah (APBD) Rokan Hilir Tahun Anggaran 2015 sudah mulai berjalan.
Hal Itu dikatakannya dalam sambutanya sebelum membuka Musrenbang secara resmi di gedung Serbaguna, Bagansiapiapi, Selasa (07/04/15) kemaren.
“Tadi saya sudah meneken Uang Persediaan (UP), APBD sudah mulai dan sudah bisa dijalankan,” ujar Bupati dihadapan para peserta dan tamu undangan yang hadir pada Musrenbang.
Untuk itu tambah Suyatno, semuanya segera menjalankan program yang telah direncanakan.”Sekarang sudah agak terlambat, karena sudah masuk April,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan beberapa program yang harus digesa pembangunannya, seperti pembangunan Jalan Lintas Pesisir. Tahun ini saja, pemerintah Provinsi Riau telah menganggarkan dana sebesar 62 milyar, dana itu untuk membangun Jalan dari Tugu Ayam Putih Pungguk Kecamatan Tanah Putih Sampai keTugu Petani Rimba Melintang.
“Sedangkan anggaran dari Pemerintah pusat sebesar 80 milyar, Itu untuk membangun Jalan dari Teluk Bano 1 menuju Bandara,” jelas Bupati.
Mengenai Pendapatan Asli daerah ( PAD ), tambah bupati mengatakan ada didepan mata.”Harus diangkat dan di gali sehingga tidak bergantung pada dana perimbangan dari pusat yang berasal dari DBH,” Imbuhnya.
Harapnya, Dinas Pendapatan Daerah harus terus menggenjot PAD.”Apabila diharuskan di buat Perda, kita akan kerjasama dengan DPRD,” pungkasnya.
Mengeai Alokasi Dana Desa (ADD) yang dianggarkan melalui Bapemas,diharapkan terus dilakukan pembinaan baik untuk penghulu maupun lurah.
“Karena hal yang bersangkutan dengan keuangan terkadang terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Suyatno. [tris/adv]
Tahukah Kamu Arti Dibalik Sticker Kode Pada Buah-buahan
Jika anda berbelanja buah-buahan di supermarket maupun di kios buah, anda akan mendapati label yang menempel pada buah yang anda beli. Mungkin anda tak pernah memperhatikan kode angka yang terdapat pada sticker label tersebut dan menganggapnya tidak penting bahkan mengganggu karena anda dibuat repot harus melepas sticker tersebut ketika hendak memakan langsung buah yang anda beli.
Meskipun tampak sepele dan seperti mengganngu, stiker atau label yang melekat pada buah tersebut mengandung kode yang berisi informasi penting tentang identitas produk buah yang akan anda konsumsi. Kode berupa angka pada sticker memberitahu Anda bagaimana buah itu tumbuh. Dengan membaca kode, Anda dapat mengetahui apakah buah itu hasil rekayasa genetika, organik, atau diproduksi dengan pupuk kimia, fungisida, atau herbisida.
Berikut adalah makna kode angka pada buah yang perlu Anda ketahui:
Jika kode angka hanya ada empat digit, ini berarti bahwa produk itu tumbuh secara konvensional atau “tradisional” dengan menggunakan pupuk pestisida ataupun pupuk organik. Empat angka dari kode tersebut juga menginformasikan jenis dari masing-masing buah. Sebagai contoh, kode untuk buah pisang adalah 4011, 4032 untuk semangka dan melon, 4139 untuk apel hijau dan 4131 untuk apel Fuji.
Jika kodenya lima digit dan nomor dimulai dengan angka “8”, ini memberitahu Anda bahwa buah tersebut adalah hasil modifikasi genetika. Modifikasi genetik artinya telah direkayasa, bukan alamiah lagi.
Jika kode angka lima digit dan nomor dimulai dengan “9”, ini menginformasikan bahwa produk itu tumbuh secara organik dan tidak dimodifikasi secara genetik.
Sebagai contoh dan supaya anda tidak terlalu repot mengingatnya, perhatikan angka pertamanya saja. Berikut contohnya:
- 4139 artinya buah apel hijau tersebut ditanam secara konvensional dan tidak organik karena diberi pupuk pestisida.
- 84139 artinya buah apel hijau tersebut ditanam secara konvensional, tidak organik dan hasil rekayasa genetik
- 94139 artinya buah apel hijau tersebut ditanam secara konvensional dan menggunakan pupuk organik
atau contoh pada pisang:
- 4011 artinya buah pisang tersebut ditanam secara konvensional dan tidak organik karena diberi pupuk pestisida
- 84011 artinya buah pisang tersebut ditanam secara konvensional, tidak organik dan hasil rekayasa genetik
- 94011 artinya buah pisang tersebut ditanam secara konvensional dan menggunakan pupuk organik
Berdasarkan label tersebut dapat disimpulkan bahwa buah berlabel 5 angka dengan angka 9 didepan adalah buah paling sehat. Hindari yang berlabel 5 angka dengan angka 8 diawal karena buah tersebut merupakan hasil rekayasa genetika yang tentunya tidak lebih baik dan tidak lebih sehat dari buah yang tumbuh secara organic.
Sumber: erteerwe.com
Undang Tukul Arwana, Kata Dewan, PLTU Parit 23 Akan Jadi Lokasi Uka-uka

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat belum adanya kejelasan tentang proses kelanjutan pembangunan PLTU yang terletak di Parit 23 Tembilahan, maka keberadaannya dikhawatirkan akan menjadi tempat uka-uka atau lokasi berkumpulnya para makhluk astral.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, Ferriyandi saat menghadiri hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD dengan PLN Area Rengat dan PLN Rayon Tembilahan, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.
Dikatakan Ferriyandi, pihaknya sangat berharap agar pembangunan PLTU tersebut dapat segera dilanjutkan. Apalagi berdasarkan janji dari pihak terkait sebelumnya, pembangunan PLTU seharusnya sudah dilanjutkan pada Bulan Februari lalu.
“Kalau tidak dilanjutkan pembangunannya, kita khawatir bangunan yang sudah ada itu akan menjadi tempat uka-uka. Jika sudah begitu, sebaiknya kita mengundang Tukul Arwana, supaya bisa diliput dan masuk dalam acaranya,” tutur Ferriyandi.
Dijelaskan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, kesiapan dan pengoperasian PLTU di Parit 23 itu, tentunya sangat ditunggu dan dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya, karena kebutuhan akan ketersediaan pasokan listrik semakin hari semakin besar.
“Jika pembangunannya dilanjutkan, tentu akan cepat selesai dan bisa segera dioperasionalkan, sehingga kondisi kekurangan pasokan listrik seperti yang terjadi di Kota Tembilahan dan sekitarnya saat ini tidak terjadi lagi,” terangnya.(adi/adv)
Bukan Hanya Mesin Pembangkit, Gangguan Listrik PLN Juga Terjadi Pada Sistem Proteksi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampaikan bahwa gangguan listrik yang dikelola PLN Rayon Tembilahan ini tidak sebatas pada mesin pembangkit namun juga terjadi pada sistem proteksi yang dilakukan pada PLN.
Penyataan ini diungkapkan Kepala Bidang Kelistrikan Distamben Kabupaten Inhil Yusnaldi saat menghadiri hearing Komisi III DPRD Inhil bersama perwakilan PLN area Rengat dan PLN Rayon Tembilahan di kantor DPRD Inhil jalan HR Soebrantas Tembilahan, Selasa (7/4/2015) kemaren.
“Kalau sistem proteksi yang dilakukan PLN bagus, mungkin tidak separah ini kondisi listrik kota Tembilahan,” katanya dengan tegas.
Dijelaskan, jika memang gangguan tersebut hanya sebatas pada mesin saja. Mungkin listrik Tembilahan sudah bisa difungsikan secara maksimal. Sebab dinilainya, sampai saat ini PLN belum berbenah maksimal pada sistem.
“Proteksi itukan secara umum ada pada mesin. Pada intinya, sistem pembangkit listrik kurang diperhatikan sepenuhnya oleh PLN,” katanya.
Dan ini lanjutnya, menjadi satu beban tambahan pada pemerintah daerah, khususnya pada dinas terkait yakni Distamben.
“Jika pengaman pembangkit listrik itu bermasalah, maka akan merambah ke travo dan aliran listrik ketempat pelanggan. Apalagi beban listrik melebihi kapasitas” pungkasnya.(mirwan)
Ralat Berita
Ralat berita beberapa kesalahan informasi data baik nama, gelar maupun posisi jabatan pada pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Inhil di aula Kantor Bappeda jalan Akasia Tembilahan, Selasa (7/4/2015) kemaren
- Kabag Humas Setdakab Inhil, Ahmad Rahmani Spd, Mpd.
- Sekretaris Disdik, Drs M Hatta MH
- Sekretaris DTPHP, Sudinoto SP MM
- Sekretaris Dinas Perkebunan, Ramdani SP MSi
- Sekretaris BP3AKB, Ir Afriani
- Kabid Geologi Air Tanah dan Pemukiman Dinas Pertambangan, H Syahbudi S.Sos
- Kabid Kedaruratan & Logistik BPBD, Syofran S.Sos MM
- Kabid KPPM BPMPD, Fahmi S.Sos
- Kabid Pengelola SDA Sarana & Prasarana Teknologi Tepat Guna BPMPD, Yulida Purba SE MH.
- Sekcam Tembilahan Hulu, Arsipudin S.Sos
- Sekam Concong, Drs Hamlan.
- Sekcam Mandah, Riyad Rahim S.Sos
- Sekcam Kateman, Erwandi S.Sos
- Sekcam Gaung, Abdul Pani S.Sos
- Sekcam Pelangiran, Supartin S.Sos
- Sekcam Kempas, Drs Junaidi. (*)
