Hearing Komisi I Bersama Walhi dan LALH Riau, DPRD Inhil Diminta Segera Bentuk Pansus Lahan

Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat meminpin hearing. Foto: Adi
Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat meminpin hearing. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera membentuk Pansus Lahan.

Permintaan tersebut disampaikan Direktur Organisasi dan Kampanye dari Lembaga Advokasi Lingkungan Hidup (LALH) Provinsi Riau, Joni Setiawan Mundung saat hearing bersama Komisi I DPRD Inhil, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, HM Yusuf Said didampingi anggota Malian Ghazali dan Hj Bungatang Rosman, Jum’at (10/4/15).

Hearing yang digelar di ruang Komisi I Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini, turut dihadiri Pengurus LALH Riau lainnya, yakni Indra Jaya (Direktur), Suryadi (Deputi Direktur) dan Syukri (Direktur Advokasi), serta Perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Riau, Ardiansyah Julor.

Suasana hearing di Komisi I DPRD Inhil
Suasana hearing di Komisi I DPRD Inhil

Dikatakan Joni, dalam upaya menuntaskan berbagai permasalahan yang menyangkut dengan agraria di Negeri Seribu Parit ini, maka pihak DPRD Inhil perlu segera membentuk Pansus Lahan.

“Kami mendorong DPRD Inhil membentuk Pansus, supaya penyelesaian masalah konflik agraria di Inhil ini dapat lebih komprehensif,” tutur Joni.

Dijelaskan Joni, untuk menyelesaikan konflik ini, pihak DPRD Inhil harus melakukan monitoring dan pengawasan langsung di lapangan, dengan memanggil berbagai pihak terkait. Jika tidak disikapi dengan serius, maka konflik ini akan terus berlangsung dan dikhawatirkan akan semakin meluas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said berjanji akan segera menyampaikan permintaan pembentukan Pansus Lahan kepada pimpinan di DPRD.

“Dalam menyikapi permasalahan ini, kita juga sudah meminta kepada Pemkab Inhil dan perusahaan, supaya menempuh cara-cara yang prosedural serta tidak merugikan masyarakat dalam memperoleh lahan, sehingga tidak menimbulkan konflik di lapangan,” imbuhnya.(adi/adv)




Kadinkes Imbau Masyarakat Lapor Jika Ada Warga yang Dipasung

“Menuju Inhil Bebas Pasung 2017”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau, untuk segera melapor ke petugas kesehatan terdekat apabila mengetahui atau menjumpai orang dengan penyakit gangguan kejiwaan yang dipasung.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi dalam upaya mendukung dan mensukseskan program Inhil Bebas Pasung 2017, yang telah dicanangkan oleh Pemkab Inhil beberapa waktu lalu.

Dikatakan Alvi, jika ada masyarakat yang salah satu keluarganya mengalami gangguan kesehatan kejiwaan dan dipasung, hendaknya dapat segera mendatangi petugas kesehatan, untuk meminta pelayanan kesehatan bagi pasien tersebut.

“Jangan takut datang ke petugas kesehatan, karena persoalan kejiwaan ini mulai dari yang ringan sampai yang berat. Kadang-kadang karena ketidaktahuan kita, justru yang ringan diperlakukan sama dengan kejiwaan yang berat, sehingga mereka semakin stres,” tutur Alvi saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Oleh karena itu, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini sangat mengharapkan kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat di Negeri Seribu Parit, untuk memberikan jaminan dan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada siapapun juga tanpa mengenal perbedaan.

“Marilah sama-sama kita membantu mereka (pasien gangguan kejiwaan, red), untuk kembali sehat atau menuju sehat dan bisa berbaur serta bersosialisasi kembali dengan masyarakat sekitar,” imbuhnya.(adi/adv)




Tuntaskan Krisis Listrik, Bupati Inhil Temui Dirut PLN Sumbagut

BUPATI BESERTA JAJARAN SAAT MELAKUKAN PERTEMUAN DENGAN DENGAN DIRUT PLN BESERTA JAJARANNYA UNTUK MEMBICARAKAN MASALAH LISTRIK DI KAB INHILTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memintakan penjelasan sekaligus mendesak pihak PLN untuk segera menuntaskan persoalan krisis listrik yang sudah berlangsung cukup lama di Ibukota Kab Inhil, Tembilahan. Orang nomor satu di Kabupaten berjulukan seribu parit ini juga meminta pihak PLN untuk membangun jaringan baru agar dapat mengalirkan listrik ke desa-desa yang selama ini belum teraliri.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam pertemuan dengan Manajer PLN Wilayah Sumbagut di Jakarta, Kamis (9/4) kemaren. Dikatakan Bupati, pemberlakuan pemadaman bergilir akibat krisis listrik sudah sangat mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakatnya.

Selaku kepala daerah Bupati berjanji untuk memberikan support kepada PLN dalam menyelesaikan permasalan krisis listrik di Tembilahan. Ia berharap PLN untuk bersikap serius dan Professional dengan secepat mungkin menyelesaikan persoalan ini.

Menanggapi hal ini, Dirut PLN Sumbagut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dengan terjadinya krisis listrik tersebut bahkan ia berjanji dalam waktu dekat persoalan ini akan segera teratasi.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala PLN Region Pekanbaru, Kepala PLN Rengat dan Kepala PLN Rayon Tembilahan, Asisten II Setda Inhil, Kadis Tamben Inhil dan Kaban Perizinan Inhil (mirwan/adv pemkab inhil)




Nama-Nama Ini Sebaiknya Dihindari Untuk Diberikan Kepada Putra-Putri Anda

Foto: net
Foto: net

Nama merupakan doa yang bisa mempengaruhi gambaran bagi sifat, gaya hidup dan pemikiran. Nama seperti Rozana, Suzana atau yang menggunakan nama ‘zana’, bunyinya memang enak didengar dan disebutkan tapi maknanya ‘berzina’ atau pun nama ‘wathi’ yang berarti ‘bersetubuh’. Jadi hindarilah memberi nama anak dengan nama-nama tersebut.

Dalam Islam juga terdapat beberapa nama yang sebaiknya dihindari untuk diberikan kepada putera-puteri anda kerana maknanya yang tidak baik, buruk dan bisa mendatangkan masalah di kemudian hari.

Kita tentu pernah mendengar ungkapan, “Apalah arti sebuah nama?” Bagi orang muslim nama sangatlah penting bagi diri seseorang karena nama adalah doa yang bisa mempengaruhi jalan hidup seseorang.

Berikut nama-nama yang sering digunakan yang ternyata merupakan nama-nama yang digunakan di kalangan kaum Jin:

1. Zaqwan/Zaquan – anak jin
2. Qistina/Kistina – penghulu jin
3. Balqis – ketua jin
4. Najwa – bisikan
5. Haikal/Haiqal – tengkorak
6. Badrisha/Badlisha/Herisha

Bagi mereka yang mempunyai nama-nama seperti di atas hendaknya diganti, namun jika tidak memungkinkan karena sudah tercatat di ijazah maupun akta kelahiran dan berkas-berkas administrasi lain tidak perlu untuk ganti nama tetapi cukup dengan mengganti nama panggilan.

Sebagai contoh, kalau nama Nur Najwa. Kalau selama ini nama panggilannya adalah Najwa, nama panggilannya cukup diganti menjadi Nur. Namun nama adalah doa, bisa terkabul maupun tidak. Sesungguhnya segala macam penyakit atau kejadian-kejadian buruk yang menimpa, semuanya datang dari Allah SWT. Bukan semata-mata akibat dari nama seseorang, semuanya ketentuan-Nya.

Hanya sebagai peringatan bagi para orang tua agar ketika memberi nama pada putra-putrinya hendaknya menghndari penggunaan nama-nama yang bermakna buruk.

Ibn Umar berkata: “Anak perempuan Umar dinamakan dengan nama ‘Asiah (wanita yang derhaka), lalu dinamakan oleh Rasulullah SAW dengan Jamilah (cantik).”  (riwayat Tirmidzi dan Ibn Majah).

Disunatkan mengubah nama yang buruk atau yang tidak baik kerana Nabi SAW telah melakukannya kepada para sahabat baginda, di mana Rasulullah SAW pernah menukar nama seorang yang bernama Abdul Hajar (hamba batu) kepada Abdullah. Ada yang bernama ‘Asi (yang durhaka) lalu ditukar menjadi Muti’ (yang taat).
Aishah r.a berkata: “Rasulullah telah menukar nama-nama yang buruk.” (riwayat Tirmidzi).”

Berikut adalah beberapa nama yang harus dihindari ketika menamai bayi anda :

A
Abiqah Hamba yang lari dari tuannya
Afinah Yang bodoh
Amah Hamba suruhan perempuan
Asiah Wanita yang durhaka
Asyar Paling jahat
Asyirah Yang tidak bersyukur atas nikmat
Aznie Aku berzina

B
Baghiah Yang zalim, jahat
Bahimah Binatang
Bakiah Yang menangis, merengek
Balidah Yang bodoh, bebal
Batilah Yang batil, tidak benar

D
Dahisyah Goncang, stress
Dahriyah Yang mempercayai alam wujud dengan sendirinya
Dami’ah Yang mengalir air matanya
Daniyah Yang lemah dan hina

F
Faji’ah Kecelakaan
Fajirah Yang jahat, yang berdosa
Fasidah Yang rosak, yang binasa
Fasiqah Yang jahat, si fasik
Fasyilah, Gagal, kalah

G
Ghafilah Yang lalai, yang leka
Ghaibah Hilang
Ghailah Kecelakaan, bencana
Ghamitah Yang tidak mensyukuri nikmat
Ghasibah Perampas, perompak
Ghawiah Yang sesat, yang mengikut hawa nafsu

H
Haqidah Yang dengki
Hasidah Yang hasad
Hazinah Yang sedih

J
Jafiah Yang tidak suka berkawan
Jariah Hamba suruhan perempuan

K
Kafirah Yang kafir, yang ingkar
Kaibah Yang sedih
Kamidah Yang hiba, yang sangat berduka
Kazibah Pendusta, pembohong
Khabithah Yang jahat, yang keji
Khali’ah Yang tidak segan silu, mengikut hawa nafsu
Khamrah Arak
Khasirah Yang rugi
Khati’ah Yang bersalah, yang berdosa

L
Lahab Bara api
Lahifah Yang sedih, menyesal dan dizalimi
La’imah Yang tercela
Lainah Yang terkutuk

M
Majinah Yang bergurau senda tanpa perasaan malu
Maridah Yang menderhaka
Musibah, Celaka, bencana, kemalangan

N
Nariah Api
Nasyizah Yang menderhaka dan melawan suami

Q
Qabihah Yang buruk, hodoh
Qasitah Yang melampaui batasan dan menyeleweng dari kebenaran
Qatilah Pembunuh

R
Rajimah Yang direjam, yang dilaknat
Razani Kepala zakar lelaki
Razi’ah Kecelakaan, musibah
Razilah Yang keji dan hina

S
Safih Insan Manusia bodoh
Safilah Yang rendah dan hina
Sahiah Yang pelupa
Sharrul / Sharru Jahat
Sakirah Pemabuk
Syafihah Yang bodoh
Syani’ah Yang buruk
Syaqiyah Yang menderita
Syaridah Yang diusir
Syariqah Pencuri
Syarisah Yang buruk akhlak
Syarrul Bariyyah Sejahat-jahat manusia

T
Tafihah Karut
Talifah Yang rosak, yang binasa
Talihah Yang tidak baik
Tarikah Anak dara tua

W
Wahiah Yang lemah, yang jatuh, yang buruk
Wahimah Yang lemah
Wahinah Penakut
Wailah Bencana, keburukan
Wajilah Penakut
Waqihah Yang kurang sopan dan malu
Wasikhah Yang kotor
Wasyiah Yang mengumpat, yang mengadu dombakan orang
Wati/Waty Nama Hindu/tiada makna
Wathy / Wathi Bersetubuh

Y
Yabisah Yang kering, yang sedikit kebaikannya
Yaisah Yang berputus asa

Z
Zalijah Kebinasaan
Zalilah Yang hina
Zalimah Yang zalim
Zaniyah Penzina, pelacur
Zufafah Racun pembunuh

Untuk para orang tua namailah anak-anak anda dengan nama yang baik. Jangan hanya memberi nama dengan nama yang enak didengar namun buruk maknanya. Karena di suatu hari nanti ketika seseorang meninggal dunia dan ruhnya diangkat maka para malaikat akan menyebutkan namanya.

Setiap melewati sekelompok Malaikat di langit, mereka bertanya, ‘Ruh siapakah yang menyebarkan bau harum ini?’ Para Malaikat yang membawanya menjawab, “Ini adalah ruh fulan bin fulan’, seraya mereka menyebutkan nama-nama panggilannya yang terbaik yang biasa dipanggilkan kepadanya ketika di dunia. (aminin/erteerwe)




Diikuti 65 Ibu Hamil, Puskesmas Kempas Jaya dan Pengalihan Enok Lakukan Pemeriksanaan HIV AIDS

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puskesmas Kempas Jaya bekerjasama dengan Puskesmas Pengalihan Enok melakukan pemeriksaan HIV AIDS khusus bagi ibu hamil, kemarin.

Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Kempas Jaya ini, diikuti sebanyak 65 ibu hamil di daerah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari seminar pentingnya nutrisi di masa hamil dan menyusui, yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Dari 210 ibu hamil yang terdata, hanya sebanyak 65 ibu hamil yang mau dan bersedia memeriksakan dirinya serta mengikuti tes ini,” tutur Munziarni.

image-1Dijelaskan Munziarni, tujuan pemeriksaan tersebut disamping untuk mendata dan menjaring jumlah ibu hamil, juga untuk mengetahui apakah kehamilan tersebut sehat dan tidak tertular berbagai penyakit berbahaya, seperti HIV AIDS.

“Jika kita mengetahui adanya penularan pengakit itu pada ibu hamil, maka bisa dilakukan penanganan dan pengobatan sejak dini,” terangnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak malu dan takut memeriksakan dirinya ke tempat-tempat pelayanan kesehatan. (adi/adv)




Disdik Inhil Cari Pelajar SMA Mahir Bahasa Inggris

salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan
salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencari bibit pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang handal pada mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Kita cari 1 regu, baik laki-laki maupun perempuan untuk mewakili Kabupaten Inhil pada lomba debat Bahasa Inggris untuk ketingkat Provinsi Riau,” kata Kepala Disdik Kabupaten Inhil Helmi D melalui Kabid Dikmen, Suwardi kepada awak media, Kamis (9/4/2015).

Dijelaskan, lomba debat tersebut diagendakan pihak Provinsi pada minggu ketiga bulan April ini, namun untuk tanggal penyelenggaraannya hingga saat ini Disdik Inhil masih belum bisa memastikan. Artinya, pihak Provinsi belum memberi edaran tanggal kegiatan tersebut.

Ia menerangkan, Disdik Inhil mencari bibit pelajar ahli dibidang Bahasa Inggris itu telah dilakukannya berupa debat yang serupa juga kemaren (8/4). Dan ini diakuinya telah sukses diselenggarakan hanya menunggu siapa yang bakal diberangkatkan untuk mengikuti lomba ditingkat Provinsi nanti.

“Pada lomba ditingkat Kabupaten kemaren itu setiap sekolah mengirimkan 3 siswanya yang diikuti sebanyak 15 sekolah se-Kabupaten Inhil,” sampaikannya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk kegiatan di Kabupaten, pihaknya menyelenggarakan setiap tahun dan ini menjadi agenda tahunannya. Sesuai dengan agenda Provinsi, terlebih ketingkat Nasional.(mirwan/adv pemkab inhil)