Bupati dan Wabup Pantau Pelaksanaan UN Hari Pertama

DSC_3071TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan pantau pelaksanaan UN dibeberapa sekolah setingkat SMA di Kecamatan Tembilahan Hulu. Sementara Wakil Bupati, H Rosman Malomo di Kecamatan Tembilahan. Dalam kesempatan itu Bupati menghimbau kepada seluruh peserta Ujian Negara (UN) untuk tetap percaya dengan kemampuan diri sendiri dan tidak terpengaruh dengan isu bocoran soal.

Himbauan ini disampaikan Bupati saat memantau pelaksanaan UN setingkat SMA hari pertama di Kota Tembilahan, Senin (13/4)

Dalam kesempatan itu, Bupati tampak didampingi oleh Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam, Asisten II Afrizal, Kadisdik Helmi D, Kabag Humas Ahmad Ramani serta beberapa pejabat lainnya.

Beberapa sekolah yang dikunjungi Bupati diantaranya adalah MAN 039 Jalan Pelajar Tembilahan Hulu, MA Sabilal Muhtadin di Jalan Sabilal Muhtadin Tembilahan dan SMAN 1 Tembilahan Hulu.

“Saya himbau agar seluruh peserta UN untuk percaya dengan kemampuan sendiri, jangan percaya dengan isu yang tidak benar seperti adanya bocoran kunci jawaban,” pesannya.

ditambahkan Bupati, dari tinjauannya, pelaksanaan UN hari pertama berjalan lancar dan sukses dalam pelaksanaannya. Baik dari segi pengawasaannya maupun kelengkapan sarana yang didistribusikan oleh panitia UN.

“Setelah saya tanyakan langsung tadi dengan peserta UN, tidak ada persoalan dengan ujiannya hari ini. Begitu juga dari pantauan umum saya meninjau dibeberapa sekolah,” kata Wardan.

Meski demikian katanya, salah satu sekolah yang dipantaunya itu terdapat satu peserta yang mengundurkan diri mengikuti UN, dengan alasan faktor kesehatan yang tidak mendukung.

“Jangan sampai ada lagi yang gagal ikut UN karena faktor kesehatan, untuk wali murid agar menjaga anaknya di rumah jangan terlalu banyak main, dan kontrol juga jam belajarnya agar  tidak terlalu larut malam. Yang penting cukup waktu istirahat,” pesan Bupati.

Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Helmi D juga menyebutkan secara umum  pelaksanaan UN hari pertama di semua sekolah setingkat SMA di Inhil berjalan aman dan lancar.

Sementara itu dihari yang sama Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo beserta beberapa pejabat melakukan pantauan  di SMA 1, SMA Muhammadiyah dan SMA PGRI yang semuanya berada di Kecamatan Tembilahan. (Mirwan/adv pemkab inhil)




Bangun Daerah, Ketua DPRD Ajak Semua Pihak Bergandengan Tangan

Ketua-Sementara-DPRD-Inhil-Dani-M-NursalamTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir, Dani M Nursalam mengajak seluruh pihak bergandengan tangan serta saling memberi dukungan dalam upaya membangun dan memajukan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Dani, pembangunan dan kemajuan suatu daerah akan sangat mustahil bisa tercapai, apabila hanya dilakukan oleh satu atau sebagian pihak saja, tanpa adanya dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak yang ada di daerah tersebut.

Oleh karena itu, seluruh pihak mulai dari lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif hingga komponen masyarakat harus sama-sama berjuang dalam mengembangkan berbagai potensi dan sumber daya yang telah tersedia.

Adapun beberapa hal yang bisa dan harus dilakukan dalam rangka membangun dan memajukan daerah, diantaranya menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat terutama pada generasi muda.

Selain itu, sumber daya alam harus digunakan untuk sebesar-besar­nya kemakmuran masyarakat, lingkungan hidup harus dijamin kelestariannya, infrastruktur ekono­mi dan sosial harus ditata, birokrasi pemerintahan harus didorong agar lebih dinamis dalam menyerap aspirasi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sukses atau tidaknya membangun dan memajukan daerah ini di masa mendatang, akan sangat bergantung pada hasil dari sebuah kebersamaan dalam perencanaan, kinerja dan mau belajar dari kesalahan. Karena itu, marilah kita bekerja dan berikhtiar bersama-sama dalam membawa daerah ini menuju ke arah yang lebih baik lagi,” kata Dani.(adi/adv)




Wabup Tinjau Pelaksanaan UN SMA Sederajat

13aBagansiapiapi (detikriau.org) – Wakil Bupati Rokan Hilir Erianda.SE Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Di SMU N 1 Bangko, MAN Negeri Bagansiapiapi, Perguruan Methodist, Muhammadiyah Bangko, Perguruan Wahidin dan SMU N 2 Bangko dan SMK Negeri 1 Bangko.

Pada peninjauan itu,Wabup Erianda Didampingi Plt.Sekda Drs.H.Surya Arfan.Msi,Kepala Dinas Pendidikan Ir.H.Amiruddin.MM,Kandepag H.Agustiar.Sag dan Kapolsek Bangko Kompol.Nurhadi.

Erianda mengaku dirinya mendapat laporan bahwa ada beberapa siswa/siswi yang tidak mengikuti ujian.”Ada Beberapa alasan mereka tidak ikut,yang lebih tahu itu pihak sekolah.alhamdulillah lancar tadi saya lihat cuma ada 1-2 orang saja yang tidak ikut ujian,mungkin karna sakit atau apa,kita tak tahu,” ujarnya.

Erinada juga meminta dan berharap kepada seluruh siswa/siswi yang sedang melaksanakan ujian nasional untuk tidak keluar pada malam hari.”Belajarlah yang tekun,rajin dan yang paling utama hindari narkoba itu yang kami harapkan,jangan sampai terjadi hal itu,” pinta Wabup.

Ditempat sama, Kadisdik Rohil, H.Amiruddin mengatakan Ujian Nasional Tahun 2015 tingkat SMA, Madrasah Aliyah dan SMK diikuti lebih kurang 7830 Siswa/siswi. “Itu seluruh kecamatan yang ada di Rohil,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada laporan dari pihak sekolah tentang kekurangan soal maupun kesalahan dalam memberi materi jawaban.

Terkait adanya beberapa siswa yang tidak mengikuti ujian, Amiruddin menjelaskan, kalau namanya sudah terdaftar didaftar UN, tapi tidak bisa mengikuti akan ada ujian susulan.”Mungkin mereka sedang sakit,” kata Mantan Kadisdukcapil Ini.

Dalam peninjauan UN, terdapat 2 orang siswa SMA N 1 Bangko tidak mengikuti ujian dan 2 orang di SMK N 1 Bangko. “Di sekolah lain belum ada,” tambahnya.

Untuk pegawas ujian, menurut Amiruddin, seluruh guru yang ada di kabupaten Rokan Hilir dilibatkan dalam pengawasan, sesuai intruksi dari mementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Tapi sistem pengawsannya sistem silang, contohnya guru SMA 1 mengawas di SMA 2,” imbuhnya.

Sambungnya, untuk mata pelajaran hari pertama ujian, Amiruddin menerangkan bahwa tergantung dengan jurusan.”Bermacam-macam, kalau jurusan IPA, Bahasa Indonesia dan Kimia. Kalau jurusan IPS Bahasa Indonesia dan Geografi, sedangkan jurusan Bahasa, Bahasa Indoensia dan Sastra,” terangnya.

Tambahnya lagi, Ujian Nasional ini tidak menentukan kelulusan sekolah,ini hanya untuk pemetaan oleh Kemendikbud terhadap kemampuan anak didik pada ujian ini. “Dari situ bisa memetakan kemampuan anak didik dari daerah timur, barat dan tengah. UN ini hanya sebagai pemetaan dan persyaratan masuk ke Perguruan Tinggi,” katanya. [tris/adv]




Kapolda Sambang Nusa ke Panipahan

13Bagansiapiapi (detikriau.org) – Kapolda  Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan melakukan sambang nusa ke Panipahan,Kecamatan Pasir Limau Kapas,Rohil,(Sen.13/04/15).Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suyatno curhat kelangkaan bahan baku galangan kapal.

“Pengusaha galangan kapal terancam gulung tikar, karena bahan baku harus didatangkan dari luar Provinsi Riau,” ujar Suyatno dihadapan Kapolda dan masyarakat Panipahan.

Disambungnya, saat ini, staf ahli Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang mengkaji kemungkinan mendapatkan bahan baku dari  HPH PT Diamond Raya Timber, karena berdasarkan ketentuan menurutnya 5 persen bisa dimanfaatkan kebutuhan masyarakat lokal.

Terkait curhat bupati tersebut, Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengaku memang ada ketentuan sekian persen lahan HPH tersebut bisa dimanfaatkan, namun harus sesuai dengan aturan yang berlaku. [tris/adv]




6.658 Pelajar SLTA di Inhil Esok Ikuti UN

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 6.658 pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2015 yang akan dimulai tanggal 13 April besok.

6.658 peserta UN itu terbagi kepada 4 bagian, yakni untuk siswa SMA Negeri dan Swasta sebanyak 3.110, SMK Negeri dan Swasta sebanyak 1.128 siswa, MA Negeri dan Swasta sebanyak 2.053 serta peserta ujian paket C sebanyak 367.

“ jumlah tersebut berdasarkan Daftar Nominasi Tetap (DNT) yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu. DNT itu tidak lagi bisa diganggu gugat dengan alasan apapun. Sebab, DNT tersebut merupakan hasil akhir pada pendataan peserta UN,” Terang Kadisdik Inhil, Helmi D melalui Kabid Dikmen, Suwardi, Ahad

“Jika terdapat kendala di lapangan, saya minta sesegera mungkin mengkoordinasikan dengan kami, umpama jika ada kekurangan soal,” harap Suwardi yang juga menjabat sebagai Koordinator Pelaksanaan Lapangan UN 2015 Kabupaten Inhil.

Suwardi juga berharap pelaksanaan UN tahun 2015 ini dapat berjalan dengan lancer tanpa kendala apapun. “Dari semua persiapan yang sudah kita lakukan tentu kita berharap pelaksanaan UN yang akan dimulai esok hari akan berjalan dengan baik hingga usai.” Tandasnya. (mirwan/adv)




Samino : Untuk Apa Dibuat Program dan Perencanaan Kalau Tidak Terlaksana

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kesuksesan dan keberhasilan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat dilihat dari peningkatan kinerja dan kemajuan pembangunan di daerah setempat.

Oleh karena itu, sangat diperlukan komitmen dan keseriusan dari aparatur terkait dalam melaksanakan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.

Seperti dalam hal penyelamatan perkebunan kelapa masyarakat, yang saat ini kondisinya makin memprihatinkan, baik itu karena intrusi air laut maupun usia pohon kelapa yang sudah tua dan lain sebagainya.

Anggota Komisi II DPRD Inhil, Samino mengatakan, mengingat luasnya kerusakan lahan perkebunan kelapa masyarakat, maka proses perbaikannya harus dilakukan secara bertahap oleh SKPD terkait.

“Dengan keterbatasan dana dan anggaran yang kita miliki, program perbaikan perkebunan kelapa masyarakat ini harus dilakukan secara bertahap dan serius,” tutur Samino di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dijelaskan Samino, program ini tentunya harus melalui perencanaan dan pengkajian yang matang, dengan memperhatikan berbagai aspek yang sesuai dan berdasarkan kebutuhan daerah masing-masing.

“Apabila seluruh program telah terencana dengan baik, harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Jika tidak, lanjut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Inhil ini, maka pembangunan dan kemajuan daerah tidak akan terwujud, sebagaimana yang dicita-citakan Pemda dan sangat diharapkan oleh masyarakat.(adi/adv)