Tolak Beli Sawit Rusak, Kepala Karyawan PT BSS di Pentung Besi

Foto Ilustrasi: net
Foto Ilustrasi: net

KERITANG (detikriau.org) – Seorang karyawan PT BSS desa Petalongan Kecamatan Keritang Kabupaten Inhil RG (28) ini terpaksa dirawat di rumah sakit, sebab mengalami luka lebam dibagian di kepalanya karena dipentung seorang penjual kelapa Sawit Zu (24), Kamis (23/4/2015).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, awalnya sekitar pukul 12.30 WIB pelaku datang membawa buah sawit dan akan dibongkar di tempat korban kerja, yakni tempat sortiran buah sawit. Saat hendak dibongkar, korban menolak karena sawit yang dibawa pelaku banyak yang rusak.

“Penolakan korban membuat pelaku emosi dan saat itu juga pelaku memukul korban mengunakan besi tojok buah sawit. Akibatnya korban mengalami  luka lebam pada bagian kepala,” kata Kapolres Inhil AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Jum’at (24/4/2015).

Mendapat hantaman dibagian kepala, lanjut Warno, korban langsung terjatuh ditempat kemudian dilarikan oleh kerabat kerjanya ke Rumah Sakit Seberida Kabupaten Inhu untuk mendapatkan perawatan. “Kejadian ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Sek Keritang Res Inhil, untuk tersangka telah diamankan oleh Polsek Keritang,” sampaikannya.(mirwan)




Bupati Inginkan PNS Lanjutan Pendidikan Minimal Ke Jenjang Magister

Tampak Bupati yang di dampingi Kepala BKD Inhil serta Direktur Pasca Sarjana UR saat Sosialisasi ke PEMKAB Inhil. Foto: Mirwan
Tampak Bupati yang di dampingi Kepala BKD Inhil serta Direktur Pasca Sarjana UR saat Sosialisasi ke PEMKAB Inhil. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menyambut kedatangan tamu dari Universitas Riau (Unri) ke Inhil. Kedatangan rombongan ini dalam rangka sosialisasi Program Megister (S2) dan Program Doktor (S3) di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilaha, Jum’at (24/4/2015).

Dalam pemaparannya, Bupati mengatakan adanya kegiatan sosialisasi pasca sarjana ini satu kesempatan yang sangat positif. Sehingga, bagi putra Inhil yang telah menyandang sarjana akan terinsfirasi untuk melanjutkan pendidikan ke Megister bahkan meraih gelar Doktor.

“Apalagi kita ketahui berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Inhil ada 3.309 jumlah PNS di Inhil ini. Tentu kita menginginkan dari jumlah tersebut mampu melanjutkan kejenjang minimal Megister,” kata Wardan.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini sangat menginginkan kualitas daerah Inhil ini lebih meningkat, salah satunya dari segi Sumber Daya Manusianya.

Sementara itu, Direktur Program Pasca Sarjana Unri, Prof Dr Zurkarnain saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya melakukan sosialisasi ini terbagi pada tiga zona di Provinsi Riau. Salah satunya ada pada Kabupaten Inhil. Sebab katanya, putra Inhil ini memiliki potensi SDM yang cukup luar biasa untuk ditingkatkan, dicontohkannya dalam hal membangun daerah, baik Kabupaten, Provinsi hingga secara Nasional.

“Amat disayangkan jika sosialisasi kami ini tidak sampai ke Kabupaten Inhil, karena saya cukup tau bagaimana pola pikir putra Inhil untuk berkembang, dan ini salah satu langkah yang kami sajikan,” tuturnya.(mirwan/adv pemkab inhil)




Disdik Inhil Gelar Rapat Persiapan Hardiknas 2015

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 yang dihadiri seluruh kepala SD, SMP dan SMA sederajat se-kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Jum’at (24/4/2015).

Rapat yang berlangsung di aula Kantor Disdik Kabupaten Inhil jalan Veteran Tembilahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Disdik Inhil Helmi D. Dimana, pada rapat ini menarik beberapa kesimpulan bahwa, akan digelar upacara Hardiknas pada tanggal 2 Mei mendatang di lapangan upacara jalan Gadjah Mada Tembilahan.

Selain itu, juga akan dilaksanakan jalan santai pada hari berikutnya, yakni pada tanggal 3 Mei. Menurut Kadisdik, dalam peringatan Hardiknas tahun ini akan terasa lebih ramai. Sebab, kegiatan tersebut bersempena dengan acara Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Riau yang berpusat di Kabupaten Inhil.

“Kita dari Disdik bekerja sama dengan semua pihak, seperti dengan Bagian Humas Setdakab Inhil yang sekaligus meramaikan peringatan HPN di kota Tembilahan nantinya,” kata Helmi.

Selain itu, ia menyatakan acara ini akan diramaikan seluruh lembaga pendidikan di Tembilahan kota serta Tembilahan Hulu, baik lembaga pendidikan dibawah Disdik Inhil maupun Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Inhil.

Sebab saat itu, tidak hanya sebatas kesepakatan kepala Satuan Pendidikan kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu saja, namun juga tampak hadir Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Inhil, perwakilan Bagian Humas Setdakab Inhil, serta Pengurus PGRI Kabupaten Inhil




Zulaikhah: P2TP2A Upayakan Cegah Kenakalan Remaja

Sosialisasi di SMP 2 Tembilahan
Sosialisasi di SMP 2 Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Hj Zulaikhah Wardan berkomitmen untuk mencegah kenakalan terhadap para remaja Kabupaten Inhil, khususnya remaja setingkat SMP.

Pernyataan ini disampaikannya pada acara sosialisasi perdana pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak di halaman gedung SMP Negeri 2 jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Jum’at (24/4/2015).

“Kita lakukan sosialisasi ini terkait semakin maraknya masalah sosial yang dihadapi para remaja, khususnya remaja SMP. ini merupakan sosialisasi perdana yang kita lakukan,” katanya.

Menurutnya, selama ini pesatnya arus globalisasi globalisasi remaja Tembilahan dan Inhil pada umumnya sudah pada kenal dengan berbagai barang haram, dicontohkannya seperti Narkoba dan lain-lain.

Hal itu sangat  menghawatirkannya bagaimana nasib penerus Kabupaten Inhil kedepan. Dengan demikian, ia mencoba melakukan satu langkah untuk memberi pemahaman terhadap remaja setingkat SMP ini, dengan harapan terhindar dari berbagai persoalan yang tidak diinginkan.

“Tentu kita ingin anak-anak bisa memahami serta menjadi satu tambahan wawasan agar mereka sadar dengan sendirinya untuk menghindari hal-hal negatif, tidak hanya satu masahalah, namun berbagai persoalan terkait kenakalan remaja,” tutupnya. (adv pemkab inhil)




Dinkes Inhil Imbau Masyarakat Gunakan Jamban Dengan Teknologi Tripikons

Terlihat sejumlah petugas sedang membuat sanitasi jamban dengan teknologi tripikons
Terlihat sejumlah petugas sedang membuat sanitasi jamban dengan teknologi tripikons

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk menggunakan jamban dengan teknologi tripikons.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan, Herman Mahat, SKM, MM dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kualitas kesehatan masyarakat di daerah pesisir.

Dikatakan Herman, cukup banyak kendala yang ditemui pihaknya dalam penerapan sanitasi keluarga yang bersih dan sehat, salah satunya yang berkaitan langsung dengan kondisi alam sekitar, seperti daerah rawa-rawa dan perairan.

“Kebanyakan masyarakat kita yang tinggal dan bermukim di pinggiran sungai belum atau tidak menggunakan teknologi penampungan tinja yang baik, sehingga kebiasaan mereka membuangnya langsung ke aliran sungai,” tutur Herman saat berbincang dengan detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Inilah salah satu contoh sanitasi jamban dengan teknologi tripikons
Inilah salah satu contoh sanitasi jamban dengan teknologi tripikons

Oleh karena itu, untuk daerah pesisir di Negeri Seribu Parit ini, Dinkes Inhil coba menerapkan pembangunan dan penggunaan jamban dengan teknologi tripikon, yang dibuat dari pipa berbagai macam ukuran.

“Kita sudah buat contohnya sekitar 10 unit, ini untuk menstimulus masyarakat, sehingga mereka mau menerapkannya di lingkungan rumah masing-masing,” terangnya.

Apalagi, lanjut Herman, jamban dengan teknologi tripikons ini sudah pihaknya presentasikan hingga ke tingkat nasional. Dimana untuk Provinsi Riau, Kabupaten Inhil menjadi acuan terhadap pengembangan teknologi tersebut.

“Jadi, jangan ada lagi alasan masyarakat untuk tidak menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama di lingkungan rumah tangganya, karena asal ada kemauan, pasti semua itu bisa terwujud,” imbuhnya.(adi/adv)




Edy Ingatkan Perusahaan Jangan Bodohi Masyarakat

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh perusahaan yang akan masuk maupun yang sudah berdiri dan beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diingatkan, untuk tidak melakukan pembodohan terhadap masyarakat, khususnya dalam pola kerjasama yang ditawarkan kepada para petani dan pemilik lahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Inhil, Edy Haryanto saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Edy, Saat ini pola kemitraan yang banyak ditawarkan oleh pihak perusahaan kepada masyarakat terutama para petani, dinilai sangat memberatkan dan merugikan kalangan petani.

Seperti pola kerjasama 65-35 (perusahaan 65 persen dan petani 35 persen) yang diiming-imingi perusahaan, menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, kerjasama itu tentu saja akan membunuh dan membinasakan masyarakat secara perlahan-lahan.

“Belum lagi jika ditambah keterpurukan perekonomian masyarakat sekarang, yang disebabkan berbagai permasalahan di bidang perkebunan dan pertanian,” tutur Edy.

Dengan kerjasama seperti ini, dicontohkan Edy, ada lahan masyarakat seluas 10 hektar, Kalau hanya 3,5 hektar yang diberikan kepada masyarakat, sementara ada kewajiban yang harus masyarakat bayarkan, yakni kredit kepada pihak lainnya, tentu masyarakat akan menjadi pihak yang dirugikan.

“Jika sudah begitu, masyarakat dua kali kena. Sudah bayar hutang ke pihak bank, lahannya juga habis. Kalau ini dibiarkan terus, apa yang akan terjadi dengan masyarakat kita,” imbuhnya.(adi/adv)