Asisten II Setdakab Inhil Buka Resmi Purnama PA Riau IV

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Fauzar membuka secara resmi Purnama Pecinta Alam (PA) Riau ke-IV di gedung Engku Kelana jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan, Sabtu (2/5/2015).

Purnama pecinta alam Riau ke-IV ini digelar Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indragiri (Unisi) yang diikuti Mapala se-Riau. Adapun purnama tersebut diselenggarakan selama satu minggu hingga tanggal 6 Mei mendatang di Kampus Unisi.

Asisten II saat menanda tangani Deklarasi bersama Purnama PA Riau IV. Foto: Mirwan
Asisten II saat menanda tangani Deklarasi bersama Purnama PA Riau IV. Foto: Mirwan

Mewakili Bupati Inhil, Asisten II menyambut baik dan dinilainya kegiatan tersebut sangat positif. Kenapa tidak, yang biasanya masyarakat acuh terhadap keindahan alam, namun organisasi mahasiswa satu ini malah mencintai terhadap lingkungan sekitar, terkhusus pada penghijauan.

“Apalagi daerah kita ini merupakan daerah pesisir yang memang membutuhkan sekelompok manusia yang mencintai terhadap alam sekitar. Maka demikian, saya atas nama pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan purnama pecinta alam ini,” kata Fauzar.

Disamping itu, Asisten perekonomian dan pembangunan ini mengharapkan kepada sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mapala tersebut untuk benar-benar berbuat sesuai dengan misi organisasi.

Artinya, kegiatan yang diselenggarakan tidak sebatas seremonial saja, namun kerja nyata yang diinginkan oleh Pemkab Inhil ini. “Harus ada bukti nyata di lapangan, minimal seusai kegiatan purnama pecinta alam, bukan untuk pemerintah, tapi demi kenyamanan kita bersama, terutama kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Mapala Unisi Roma Irama menyatakan dengan kehadirannya di negeri ini semata-mata untuk menjaga kelestarian alam. Disampaikannya, berdasarkan pengalamannya di lapangan bahwa masyarakat sangat banyak yang memanfaatkan alam, namun yang menjaga kelestarian alam masih terbilang sedikit.

“Oleh sebab itu, kami dari Mapala se-Riau bersatu padu untuk bersama-sama berpartisipasi menjaga alam, semoga bermanfaat untuk daerah Provinsi Riau,” imbuh Roma.

Untuk diketahui, acara peresmian Purnama Pecinta alam Riau ke-IV ini dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Inhil Dany M Nursalam, Sekretaris Yayasan Tasik Gemilang Elda Suhanura dan Wakil Rektor I Unisi Wandi.(mirwan/advetorial)




Bupati Inhil Irup Peringatan Hardiknas dan Otda

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan jadi inspektur upacara pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015 sekaligus disejalankan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-19 di lapangan Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Sabtu (2/5/2015).

Pada upacara ini, tampak ramai diikuti seluruh instansi, mulai dari unsur Forkopimda Inhil, seluruh pejabat jajaran Pemkab Inhil, PGRI Kabupaten Inhil, serta seluruh lembaga pendidikan dari tingkat SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi se-kota Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

Dalam upacara, Bupati Inhil tampak serius menyampaikan amanat pidato dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI serta Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait dengan Hardiknas serta Hari Otonomi Daerah ini.

Usai upacara, Bupati mengatakan kepada sejumlah awak media bahwa Hardiknas serta Hari Otonomi Daerah ini satu momen dalam menyatukan persepsi dari segala pihak dengan tujuan tercapainya pembangunan Kabupaten Inhil lebih baik lagi.

Tentu katanya, SDM di lingkungan masyarakat Inhil ini harus berkualitas dan ini juga ditingkatkan secara bersama-sama. Pada intinya, Bupati menginginkan SDM yang berpendidikan di Inhil benar-benar mampu membantu pemerintah meningkatkan kemajuan daerah.

“Apalagi Inhil ini daerahnya luas dan juga begitu subur, sangat diperlukan bagi mereka yang memiliki pendidikan agar Inhil ini bisa lebih baik kedepannya,” kata Wardan.

Berdalih pada otonomi daerah, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini sangat menginginkan Inhil bisa memacu dan menggali potensi-potensi yang ada dan dikembangkan. Lagi-lagi katanya, dalam pelaksanaan tersebut tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah, namun harus ada peran semua pihak yang bisa saling membahu dan bergandengan tangan.

Jika semua pihak di Inhil ini bersatu, ia sangat yakin dan percaya dari segala hambatan dari program Pemkab yang telah disusun akan terlaksana dengan baik dan sukses. (mirwan/advertorial)




Bupati Minta Semua Satker Total Bantu Sukseskan HPN

4319996898presssTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan meminta kepada semua Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemkab Inhil untuk membantu mensukseskan peringatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Tembilahan.

Hal ini dikatakannya pada saat rapat usai pelaksanan upacara Hardiknas tahun 2015 di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Sabtu (2/5/2015).

“Saya tegaskan kegiatan ini adalah tentang marwah daerah, jadi saya minta semua satuan kerja melalui semua pimpinan masing-masing untuk total membantu semua pelaksanaan, jangan membebankan semuanya kepada Panitia Pelaksana dan PWI, “tegas Wardan.

Lebih jauh bupati juga meminta dengan tegas bidang perlengkapan dan bagian umum Setda Inhil bertindak cermat mempersiapkan semua sarana dan prasarana tempat pelaksanaan kegiatan.

“Khusus untuk menyambut para tamu, saya minta bagian umum dan rumah tangga bertanggungjawab penuh demikian juga perlengkapan, siapkan dengan maksimal semua lokasi acara, ” papar bupati.

“Terus terang saya lihat partisipasi sejauh ini masih sangat kurang, tolong hal itu dipercepat, “tegasnya. (advetorial)




Dahniar: Majukan Pendidikan Harus Melibatkan Semua Pihak

2Bagansiapiapi (detikriau.org) – Asisten IV Setda Kabupaten Rohil, Dahniar meminta semua pihak terlibat dalam gerakan memajukan pendidikan. Pasalnya, pendidikan menurutnya tidak terbatas hanya pada sebuah program, melainkan gerakan menumbuhkan rasa  memiliki pada semua kalangan.

Permintaan tersebut disampaikan Dahniar, saat menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2015 bertteemakan “Pendidikan dan Kebudayaana Sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila”, Sabtu (2/5/15) bertempat di kantor bupati, sesuai sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan.

“Kata kunci dari tema tersebut adalah “Gerakan”. Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar  kolektif seluruh bangsa. Karena itu,  pendidikan  tidak bisa dipandang sebagai sebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat terlibat,” katanya.

Usai menggelar apel didepan kantor bupati, peserta upacara  melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP). Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Nasrudin Hasan.[ tris/adv]




Ada Banyak Limbah Racun Bersarang di Usus Anda. Ini Cara Membersihkannya

usus besarUsus besar adalah bagian penting dari sistem pencernaan manusia. Usus besar terletak membentang dari sekum ke rektum. Jika sebuah usus tidak bekerja dengan baik maka kotoran yang mengandung racun akan lebih lama tersimpan di dalamnya. Jika limbah tertahan tertahan lama dan tidak bergerak akhirnya limbah beracun ini diserap oleh dinding usus besar ke dalam aliran darah.

Kebiasaan makan orang sekarang yang serba instant (makanan olahan yang tidak memiliki enzim, serat dan nutrisi) mengakibatkan waktu transit kotoran melambat sampai 70 jam tertahan di dalam usus. Hal ini menurut peneliti menyebabkan kondisi usus makin beracun dan bahkan jika diakumulasi limbah racun yang mengendap dapat mencapai 8 kilogram pada orang dewasa.

Sembelit adalah salah satu kondisi akibat dari banyaknya limbah beracun yang tersimpan di usus. Sembelit terjadi ketika bahan limbah bergerak terlalu lambat melalui usus besar, sehingga hanya sedikit yang dikeluarkan lewat buang air besar.

Gejala usus dengan banyak limbah racun yang lain antara lain:

  • Mual, muntah, perut kembung, diare, sakit perut
  • Nyeri sendi, nyeri otot
  • Gejala perilaku Depresi, kelelahan, kecemasan, perubahan suasana hati / mood.
  • Sistem kekebalan tubuh lemah, infeksi vagina/keputihan atau infeksi kandung kemih / saluran kencing
  • Terdapat ruam merah dan alergi pada kulit

Bernard Jensen DC, ND, PhD penulis buku “Tissue Cleansing Through Bowel Management”  menjelaskan pentingnya pembersihan usus. Sebab jika limbah racun dalam usus tidak dibersihkan dapat diserap oleh kapiler darah yang akhirnya limbah-limbah yang mengandung racun tersebut merembes melalui dinding usus dan menyebar ke semua jaringan organ tubuh melalui darah. Akumulasi racun pada tubuh sedikit demi sedikit akan menyebabkan kerusakan yang berarti pada organ tubuh kita.

Lalu bagaimana cara membersihkan usus besar agar bersih dari racun? Berikut ini metode atau program pembersihan usus dalam jangka waktu 10-16 hari yang dikembangkan pada tahun 1940 oleh Stanley Burroughs, seorang praktisi kesehatan alternatif. Pada tahun 1976, Burroughs mempresentasikan program pembersihan untuk dunia melalui sebuah buku berjudul Master Cleanser.

Bahan yang digunakan untuk membuat ramuan:

– 2 sendok makan jus lemon  (sekitar 1/2 Lemon)
– 2 sendok madu murni
– 1/10 sendok teh merica bubuk
– 1 liter air

Cara membuat:
Campur semua bahan di atas hingga larut. 1 liter ramuan dapat diminum 5 sampai 8 kali per hari selama minimal 10 hari.

Selain ramuan di atas, Anda juga dapat menggunakan jus biji pepaya untuk membersihkan usus anda.
Begini cara pembuatannya:

Cuci biji pepaya lalu jemur selama 2-3 hari hingga benar-benar kering. Setelah kering haluskan dengan cara ditumbuk atau diblender hingga jadi tepung.
Campurkan satu sendok teh serbuk biji pepaya tadi dan campur dengan satu gelas air hangat. Minum larutan biji pepaya tersebut sebanyak 2 gelas per hari. Buktikan dalam 14 hari pencernaan anda makin sehat tubuh makin bugar. [erteerwe/WT]

 

 

 




Tampar Perempuan, Seorang Lelaki Diamankan Polisi

Gbr ilustrasi. Net
Gbr ilustrasi. Net

GAUNG (detikriau.org) – Seorang laki-laki HR (26) warga Kuala Lahang Kecamatan Gaung diamankan pihak kepolisian karena terbukti telah melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan Jumiati (20) yang juga merupakan warga kuala Lahang, Rabu (29/4/2015) kemaren.

Berdasarkan keterangan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, Jum’at (1/5/2015). Kejadian tersebut merupakan penganiayaan berupa tamparan tangan oleh pelaku terhadap korban.

Waktu itu, sekitar pukul 17.00 WIB korban sedang berada disebuah warung karena ingin membeli gorengan. Tak lama kemudian, pelaku datang menghampiri dan langsung memegang tangan korban. Sebelumnya kata Warno, korban mengaku si pelaku suka mengungkapkan ucapan tak sedap terhadap korban.

“Saat itu korban menepis tangan pelaku yang ingin memegang tangan si korban dan langsung menunjuk pelaku dengan jari seraya mengatakan jangan suka bilang cewek suka main ke Tembilahan,” terangnya.

Terpancing emosi, pelaku langsung menampar korban dengan tangan kirinya hingga terjatuh dan terjepit ke meja disekitarnya. Atas kejadian tersebut korban mengalami pendarahan di mata sebelah kanan, memar di lengan kanan dan luka lecet serta memar di kaki sebelah kiri.

“Atas kejadian ini si korban merasa tidak senang langsung melaporkan ke petugas kepolisian minta diusut lebih lanjut. Dan saat ini, pelaku sudah kita amankan,” kata Warno.(mirwan)